NovelToon NovelToon
Salahkah Aku Mencintaimu

Salahkah Aku Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Penyesalan Suami / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:226.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: mamie kembar

Apakah perceraian harus menjadi jalan satu-satunya saat rumah tangga tertimpa masalah? Jika benar seperti itu, maka tidaApakah perceraian harus menjadi jalan satu-satunya saat rumah tangga tertimpa masalah? Jika benar seperti itu, maka tidak akan ada ucapan sakinah mawadah warahmah, dalam pernikahan.

Bertahan dalam pernikahan yang memberi tangis kesedihan bukan hanya bentuk kebodohan, tetapi bentuk dari perjuangan dalam mencapai pernikahan yang bahagia. Karena tidak ada pernikahan yang berjalan mulus tanpa masalah. Begitu juga pernikahan antara Zaara dan suaminya–Arjuna.

Malam pertama pernikahan yang harusnya memberikan Zara kebahagiaan, justru memberikan luka yang begitu menyakitkan untuk Zara, saat Zara mengetahui jika suaminya mencintai wanita lain.

Apakah Zara memilih menyerah? Tidak. Karena Zara mencoba bertahan dan berjuang untuk pernikahannya.

Apakah perjuangan Zara akan berbuah manis? Entahlah.
Ikuti ceritanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mamie kembar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Juna pergi ke ruang kerjanya, berusaha untuk menyibukkan dirinya dengan bekerja, agar pikirannya tak memikirkan hal-hal yang tidak seharusnya dia pikirkan. Sekeras apapun usaha Juna untuk mengalihkan pikirannya dari sosok gadis yang bahkan belum genap sehari tinggal bersamaan, semua ucapan Zara tetap saja terngiang-ngiang di telinga Juna.

Saat pekerjaan sama sekali tak membantunya, Juna mengambil ponselnya dan membuka galeri yang ada di sana, menatap foto-foto kebersamaannya dengan Laura, berharap dapat mengalihkannya dari Zara. Juna mengerjapkan matanya saat melihat foto yang dilihatnya justru berubah menjadi wajah cantik Zara yang terlihat begitu anggun. "Ada apa denganku?" gumamnya menutup kembali ponselnya. 

Juna baru saja meletakan ponselnya di atas meja, suara dering panggilan masuk terdengar.

Juna yang sedari tadi mengabaikan pesan ataupun panggilan masuk dari Laura akhirnya memutuskan untuk menjawab telepon dari Laura saat gadis itu terus saja menghubunginya.

"Kamu bersenang-senang di sana tanpa menghiraukan perasaanku? Apa ini yang kamu sebut dengan mencintaiku?" tanya Laura langsung saat panggilan terhubung.

Juna merasa sesak di dadanya saat mendengar suara wanita yang dicintainya terdengar bergetar, dapat Juna tebak jika Laura pasti menghabiskan waktunya dengan menangis.

Juna yang mendengar itu menghela nafas kasar. "Aku tidak sedang bersenang-senang, Sayang. Kami baru saja tiba di rumah, aku sangat lelah karena acara hari ini.Maaf karena aku terpaksa mengabaikan mu hari ini," ucap Juna menjelaskan dengan sangat lembut pada Laura.

"Ya, kamu mengabaikanku. Kamu bersenang-senang menikmati semua itu, tetapi aku di sini justru menangisi semuanya. Aku mencintaimu, Juna. Rasanya begitu sakit membayangkan pria yang aku cintai bersanding dengan wanita lain," ucap Laura melepaskan tangisnya, membuat perasaan Juna semakin tak menentu mendengarnya.

"Maafkan aku, Sayang. Kamu tahu aku juga sangat mencintaimu. Aku terpaksa melakukan semua ini. Tolong jangan menangis." Juna berusaha untuk tetap tenang menghadapi Laura, sebab Juna sangat mengerti apa yang dirasakan oleh kekasihnya itu.

"Jangan tidur dengannya. Aku hampir gila membayangkan kamu akan tidur bersamanya, aku mohon jangan lakukan itu. Jangan hancurkan aku, Juna. Jangan!" pinta Laura membuat Juna terdiam mendengarnya, saat Juna sendiri tidak tahu apa yang harus dia katakan. 

Sejak awal sama sekali tidak ada niat Juna untuk menyentuh Zara, tetapi mendengar ucapan Laura yang melarangnya menyentuh Zara seakan sesuatu yang sulit untuk dia turuti. Hatinya seakan tidak dapat setuju dengan ucapan Laura dan itu membuat Juna merasa bingung sendiri pada dirinya.

"Arjuna! Kenapa diam? Jangan katakan kamu berpikir untuk menyentuh dia!" tuding Laura terdengar kesal.

"Ti-tidak. Aku tidak akan melakukannya. Aku tidak akan menyentuh wanita yang tidak aku cintai. Hanya kamu yang akan aku sentuh dan aku cintai," jawab Juna mampu menenangkan Laura meskipun rasa cemburu masih menyelimuti Laura.

"Kamu sudah menghabiskan waktu seharian dengannya, sekarang datanglah padaku! Aku tidak akan bisa tidur membayangkan ini malam pertama pernikahan kalian. Kamu harus bersamaku, aku tidak ingin kamu menghabiskan malam pertama dengannya," ucap Laura lagi dengan suara kembali terdengar serak.

"Sayang, tolong jangan menangis. Aku pasti akan ke sana setelah makan malam. Aku janji."

"Janji?"

"Ya, aku janji. Aku sudah sangat merindukanmu," ucap Juna lagi-lagi berhasil meluluhkan hati Laura.

Juna dan Laura masih terus berbicara tanpa memperdulikan perasaan seorang wanita tak bersalah yang tengah berusaha mencoba menjadi seorang istri yang baik untuk Juna. Entah apa yang akan terjadi jika Zara mendengar suaminya tengah berbicara dengan sangat mesra bersama wanita lain. 

Setengah jam berlalu, Juna melirik jam di pergelangan tangannya lalu mulai mengakhiri pembicaraan dengan Laura sebelum Zara selesai dengan masakannya. Juna akui Juna mencintai Laura, tetapi Juna juga berusaha untuk tetap menjaga perasaan Zara sekalipun tanpa dia sadari sikapnya yang bermain di belakang Zara tetap saja menyakiti Zara.

"Ingat. Setelah makan malam langsung kemari! Aku menunggumu," ucap Laura.

"Tentu saja aku akan datang. Persiapkan dirimu! Aku sangat merindukanmu," balas Juna tersenyum sendiri mengatakannya.

1
Kasmawati S. Smaroni
sekali2 thor bikin ceruta pemeran wanitanya menerima segalanya sampai akhir.tidak selamanya pemeran wanitanya endingnya bahagia😁
@ni
sepertinya author ini nggak niat untuk bikin novel, karena cerita yang dibuatnya selalu gantung 😔
Sri Tati
Luar biasa
Sri Tati
Lumayan
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
terlalu naif dgn cinta Zara.. perjuangkan klau suami mu memang dari mula mencintai mu.. ini tidak dari awal sdh tau kn..
Jolanda Lengkey
wanita tak tahu diri tuh si laura/Toasted/
Diana
Jangan bermain api di belakang sitrimu Juna.
Diana
Jangan pernah sekalipun mempermainkan perasaan seorang wanita apalagi wanita itu adalah istri sendiri. Awas hukum karma menantimu Juna, kau sia-siakan Zara yg baik, setia, sopan dan ramah juga tanpa memandang status seseorang.
Perfect deh.....
Herta Siahaan
mami Camilla the best... Juna tuh otaknya lg eror mam... mau Laura n Zara ... waduh nggak adil thor... serakah ma perempuan...
Siti Anizah
Cewe bego
Sriani Dewi
ceritanya. bagusss bikin penasaran m tiap episode nya
Bahari Sandra Puspita
super sekali ceritanya thor..
ada season kedua kah???
Dian Agustiningsih
lanjut kak blm kelar ceritax
Teh Yen
kak.knp blom.up lagi ,,aku nungguin loh
💞🖤Icha
Mam belum up lagi...sehat dan semangat berkarya 😘😘
Lilis Lilis Lisna
kok tamat sih gqk jelas ceritanya
Erni Purwaningsih
ko belum update Thor, aku nungguin loh
Umisah Asther
Zara km bodoh atau apasih...padahal km dapet dukungan keluarga mu tap malah milih Kabur ...dan hidup menderita km GK mikirin perasaan keluarga mu...itu akibatnya rasain..di kasih pilihan Juna buka. saumi yg baik tp tetep maksa
Rokhyati Mamih
Nara Juna Zara
Yuli maelany
anaknya Zara dan Juna harus saling d kenalkan supaya terhindar pernikahan sedarah apalagi kalo anaknya Laura lelaki...


ternyata selama itu kamu pergi , gimana keadaan papa Emir juga Juna sekarang....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!