NovelToon NovelToon
Gadis Kecil Sang Tuan Muda

Gadis Kecil Sang Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Erna Surliandari

Dijodohkan dari sebelum lahir, dan bertemu tunangan ketika masih di bangku SMA. Aishwa Ulfiana putri, harus menikah dengan Halim Arya Pratama yang memiliki usia 10tahun lebih tua darinya.

Ais seorang gadis yang bersifat urakan, sering bertengkar dan bahkan begitu senang ikut tawuran bersama para lelaki sahabatnya.

Sedangkan Halim sendiri, seorang pria dingin yang selalu berpembawaan tenang. Ia mau tak mau menuruti permintaan Sang Papi.

Bagaimana jika mereka bersatu? Akankah kehangatan Ais dapat mencairkan sang pria salju?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gaun pengantin si kecil

Satu hari terasa bagai mimpi. Ketika kamu pulang sekolah dalam keadaan normal, dan mendadak kamu berstatus calon istri sang Tuan muda. Berkali-kali Ais mencubiti pipinya, bahkan tak segan menampar diri sendiri. Tapi, semua memang nyata.

"Kenapa pipimu merah?" tanya Lim.

"Di gigit nyamuk." jawab Ais.

"Nyamuk raksasa?"

"Iya, nyamuk yang monster yang biasa lawan sama ultramen. Tau?"

"Oh...."

"Oh? Hanya Oh? Ngga ada perhatian, gitu? Elus pipi, cariin minyak telon, atau..... Ah, menyebalkan." gerutu Ais dalam hati.

Mereka yang telah tiba di butik, lalu disambut sang pramuniaga dengan ramah. Mereka mulai memilih berdua, apa yang mereka cari disana. Terlebih lagi, Ais. Bayangan menganai apa yang Ia pakai pun belum jelas. Ia hanya bengong, menatap gaun indah yang berjejer dengan rapi di sana.

"Kakak ngga pilih?" tanya Ais.

"Sesuaikan saja dengan gaunnya. Toh, lelaki hanya memakai setelan jas."

"Oh..." jawab Ais.

"Hmmmm..." balas Lim lagi dengan tatapan dinginnya.

Ais berkeliling, di temani snag pramuniaga. Sedangkan Lim, duduk santai dengan Hpnya. Ia mengurusi perusahaan sang Papi yang tengah berkembang, karena Papi Tama harus benar-benar istirahat dalam beberapa bulan ini.

"Kak... Ini gimana?" panggil Ais, dengan mengenakan salah satu gaun cantiknya.

"Yang mana saja." jawab Lim.

"Lihat dulu. Ais lapor Papi nih." ancamnya dengan keras.

Lim pun mengalihkan pandangannya. Menatap calon istri kecil yang ada di depan mata. Matanya membulat, terbelalak dengan sebuah keajaiban yang baru saja Ia lihat.

"Ais, kenapa mencoba nya?" tanya Lim.

"Badan Nona begitu kecil. Sehingga harus mencoba beberapa yang cocok. Setelah itu, saya akan menyesuaikan dengan lekuk tubuhnya nanti." ujar sang pramuniaga.

"Ais cantik." jawab Lim.

Ais senang pada pujian itu. Meski hanya Dua kata, tapi tampak tulus.

"Terimakakasih, Calon suamiku." jawab Ais, dengan membungkukkan badan penuh hormat dan sanjungan. Membuat Lim tersenyum tipis di ujung bibirnya.

"Dasar, anak kecil." ucap Lim dalam hati.

Usai dengan semua pilihan. Ais mengajak nya segera pulang. Semua tugas sekolah, dan hafalan harus Ia kerjakan untuk setoran menuju ujian akhir. Beruntung saja, karena semua guru mengadakan rapat, hingga tadi Ia diperbolehkan pulang siang hari.

Motor berhenti, tepat di depan rumah Ais. Heran, dari mana Lim tahu rumahnya, padahal belum pernah sama sekali berkunjung kesana. Ais pun turun dari motor, dan menatap Lim penuh tanya.

"Sebelum setuju untuk menikah, aku mencari tahu tentangmu. Bahkan, kenakalanmu di sekolah pun aku tahu." jawab Lim.

"Kenapa masih mau, kalau tahu Ais nakal? Suka berantem? Bukan istri idaman."

"Karena aku tak pernah bisa memilih lagi." jawab Lim, dengan membukakan helm yang di pakai Ais.

Lim menggantungkan helm itu dibelakang, lalu bersiap pergi lagi tanpa mampir. Ketika Ia mulai menyalakan motornya, Ais menjulurkan tangan kanan padanya.

"Apa?" tanya Lim.

"Salim, cium tangan. Katanya calon suami?"

Lim mematikan motornya lagi, lalu membuka sarung tangannya. Menjawab uluran tangan Ais padanya. Dan benar saja, Aiswa mencium tangan Lim dengan wajah yang manis. Hatinya langsung bergetar, tercengang dengan perlakuan bocah tengil yang Ia tahu urakan itu.

"Tak seperti, apa yang diceritakan orang tentangnya. Gadis yang kasar, dan suka berkelahi. Apa mereka salah, atau hanya dia belum menunjukkan wujud aslinya?" tanya Lim dalam hati.

1
juwita
mampir
Bunda Fariz
Luar biasa
febby fadila
ngapain diam klw harus ditindas trus...
febby fadila
bapak tuan gimna ini thor
febby fadila
jangan judes2 lim
febby fadila
mantap yg satu bar2 yg satu kutub es
febby fadila
kayakx seru ni
3sna
baru bc sampe sini,visualny gk ada apa dihapus thor
3sna
lha td bapak skrng tuan
3sna
karakter lim gk dingin cm irit ngomongnya kykya jg ramah
Jesi Ka
Luar biasa
shanshiree
Kecewa
shanshiree
aku temukan karyamu kak Erna,
sharvik
wau tmbah pnsaran . .visual ais y mn dong thor??
L A
Biasa
L A
omongan org tak kan buat kita kaya....
biar je...
Qaisaa Nazarudin
Kenapa manggilnya kakak suami sih,gak enak aja dengernya,kalo kakak ya kakak aja,kalo mas ya mas aja...kenapa mesti ada kata suami nya di belakang..
Qaisaa Nazarudin
Padahal Ais udah gede,gak perlu di ajar juga,Harusnya dia udah tau,Bisa baca juga kan,gak bodoh2 amat..🤦🤦
Al^Grizzly🐨: aduh..kalau yg namanya nakal...akan terbawa terus mbak...apalagi ada DNA bapaknya yg mantan preman kampung....dia tidak akan terubah sifatnya jika tdak ada yg merubahnya...
total 1 replies
Noer Hidayah
hah sampe disini aja thor...kirain asa bulan madu selanjutnya😄😄
Noer Hidayah
dugaan q benar ayu oplas mirip Al krn ayu sbnrnya suka ama lim
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!