Rianti Kusuma Wardani si gadis playgirl yang punya banyak pacar, tapi dia sangat patuh kepada kedua orang tuanya.
dia sebenernya gadis yang pekerja keras, di usianya yang baru menginjak 19 tahun dia sudah bekerja,
dia memilih bekerja karna dia tidak mau merepotkan orang tua nya,
pada suatu hari Rianti di minta untuk menikah oleh orang tuanya, karna dulu ayah Rianti pernah berjanji kepada temannya yang pernah menolong dai dari jambret, akan menikahkan anak mereka suatu saat nanti agar silahturahmi mereka tetep terjalin.
apakah Rianti akan menerima permintaan ayahnya atau tidak??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jero rina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 35
setelah mendengar cerita dari Dika pak Adi nampak memikirkan perasaan dua orang anak muda yang sudah mereka pisahkan karna ke egoisannya, pak Adi tidak menyangka bahwa keputusan yang telah dia ambil itu sudah menyakiti sepasang kekasih yang saling mencintai,
betapa jahatnya dia sudah membuat pasangan yang tidak bersalah menderita karna ke egoisannya,
"om akan kasih kamu kesempatan untuk menjadi calon menantu om asal kamu bisa membawa orang tua kamu untuk melamar Rianti nanti malam, tapi kalo masalah pernikahan om serahkan sama RIanti," kata pak Adi dan di sambut senyum oleh Dika
"makasih om, saya akan membawa orang tua saya nanti malam kesini" kata dika bersemangat
kenapa Rianti jadi lebih mencintai Dika ketimbang David , karna setelah David tau kalo Rianti di jodohkan perlahan dia menghilang dan tak pernah menghubungi Rianti lagi, memang awalnya dia tidak mau putus tapi selang beberapa hari David tidak pernah lagi memberikan Rianti kabar bahkan kini nomor David pun sudah tidak aktif, itu yang membuat cinta Rianti pada David menghilang dan tergantikan oleh sikap lembut Dika dan selalu membuat Rianti aman berada di d dekat Dika dengan kasih sayang yang jauh lebih besar dari yang Rianti dapatkan dari David
*
setelah dari rumah Rianti , Dika langsung pulang ke rumahnya untuk memberi tahu keluarganya bahwa nanti malam dia akan melamar Rianti, dan juga menghubungi sanak saudaranya untuk ikut kerumah Rianti menyaksikan dia melamar sang pujaan hatinya,
setelah semua urusannya sudah di urus oleh orang tuanya, kini dika tengah dalam perjalanan untuk bertemu Rianti sang pujaan hati,
setelah sudah berada di depan cafe tempat Rianti bekerja, Dika menunggu Rianti di depan cafe agar pas Rianti keluar dari cafe Rianti langsung melihatnya. bener saja baru sepul menit menunggu, Rianti keluar dengan wajah lesu dan tertunduk tidak menyadari keberadaan Dika yang sudah menunggunya
"sayang,," panggil Dika pada Rianti
Rianti yang mendengar suara yang sangat dia tunggu - tunggu itu langsung mendongakkan kepalanya dan menatap lurus kedepan tempat Dika Berdiri dengan senyum manisnya.
Rianti langsung mempercepat langkah kakinya agar bisa lebih cepat sampai di hadapan Dika,
dengan senyum manis RIanti langsung berhambur memeluk Dika dengan erat, dia sudah tidak peduli lagi kalo dia akan jadi tontonan geratis, yang dia fikirkan saat ini adalah memeluk tubuh Dika menyalurkan rasa Rindu yang sudah dia pendam beberapa hari belakangan ini,
"sayang malu dilihatin banyak orang" bisik Dika di telinga Rianti,
dengan enggan Rianti melepaskan pelukannya dengan wajah cemberut,
"mukanya jangan cemberut gitu sayang,, entar tak cium disini mau??" tanya Dika yang sudah gemas melihat muka cemberut Rianti
"kita jalan - jalan yuk,, kangen tau pengen menghabiskan waktu sama tuan putri" kata Dika merayu Rianti
"mau kemana kita? aku laper,, belum makan siang, tadi pagi juga cuma sarapan pake segelas susu saja, gak nafsu makan," tanya Rianti
Dika yang mendengar Rianti belummakan nasi dari pagi langsung memberhentikan matornya di sebuah rumah makan, dan langsung menggandeng tangan Rianti masuk dan memesankan Rianti makanan.
setelah makanan datang RIanti makan dengan lahap,,
"sayang.. sudah dari kapan kamu tidak nafsu makan?" tanya Dika sambil memperhatikan Rianti yang kelihatan lebih kurus dan juga wajahnya lebih pucat dari yang terakhir kali mereka ketemu
"sejak aku baca pesan terakhir yang kamu kirim buat aku, pesan perpisahan yang membawa separuh hati aku pergi bersama mu" jawab Rianti tanpa menatap wajah Dika, krna dia lagi sangat - sangat kelaparan.
mendengar jabawab Rianti membuat Dika terdiam, ternyata bukan hanya dia yang tak bisa makan dengan enak, ternyata Rianti juga mengalaminya, bahkan Rianti lebih tersiksa darinya karna harus menerima pria lain yang akan jadi calon suaminya,
Dika berjanji akan menjadikan Rianti wanita satu - satunya dalam hidupnya setelah ibunya
bersambung....
lh author ma sukanya di gantung LG asik asik baca tau taunya udh selesai
mohon komen, vote, like, shere, dan follow.
MOHON SARAN DAN KRITIKANYA DAN JUGA MOHON DUKUNGANNYA.
jgn lupa visual nyaa juga.