NovelToon NovelToon
I LOVE MY UNCLE

I LOVE MY UNCLE

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:6.9M
Nilai: 5
Nama Author: din din

follow Ig 👉 dindin_812
New Adult romance
WARNING!!! Sebelum baca siapkan hati, karena dijamin bakal kesel, baper, tegang dan lain lain.

Setting di London.
Jovanka adalah seorang gadis manja, ia memiliki paman bernama Jody yang begitu sangat menyayangi dirinya sejak kecil. Entah hanya sebuah perasaan sayang terlalu besar atau apa, membuat Jovanka sering merasa cemburu jika sang paman dekat dengan wanita lain.

Hingga suatu ketika karena akal bulus seseorang, membuat Jovanka dan Jody mengalami tragedi satu malam. Jovanka yang tidak ingin Jody merasa bersalah pun memilih pergi, tahu jika tidak mungkin baginya bisa bersama adik sang mamah, meski bunga-bunga cinta tumbuh di hatinya.

Namun, siapa sangka dibalik itu semua, Jovanka tidak tahu kalau Jody ternyata bukanlah adik kandung sang mamah. Lalu bagaimana kisah mereka selanjutnya? Baca selengkapnya di sini.



Pict from Pinterest editing by Din Din

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon din din, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35 Menerima lamaran

Meski ada sedikit keraguan, tapi di lamar oleh pemuda yang ia kagumi sejak dari dia remaja adalah hal yang luar biasa. Kini jiwanya melambung tinggi hingga ke awang-awang, di temani ribuan kupu-kupu dan bunga-bunga yang bertebaran menemani hati yang tengah bahagia.

Jovanka menganggukan kepala dengan mata berbinar, tidak percaya jika semuanya terjadi bagai dalam sebuah mimpi. Meskipun itu mimpi, maka ia menolak untuk bangun dan meninggalkan hal yang begitu terasa manis untuk dirasakan.

Mendapatkan jawaban dari gadis kesayangannya, Jody langsung mengambil cincin dari kotaknya menyematkannya di jari manis Jovanka. Rasa haru dan bahagia itulah yang tengah Jovanka rasakan, hingga tanpa terasa buliran kristal bening menetes dari ujung mata gadis itu.

Jody bangkit dan langsung memeluk tubuh Jovanka, merengkuhnya penuh kasih sayang. Sesekali di kecupnya ujung kepala gadis itu dengan penuh rasa tidak percaya, petaka yang datang di antara mereka ternyata membuahkan hasil manis, membongkar isi hati mereka hingga akhirnya bisa mengerti satu sama lain.

Jovanka duduk di sofa bersama Jody, ia menyandarkan kepalanya di dada bidang pemuda itu. Netranya menatap ke arah jari manis yang sudah disematkan cincin sebagai tanda cinta pemuda yang ingin menikahinya.

"Jo."

"Hmm ...." Jovanka hanya mendeham.

"Malam itu, meski aku melarangmu kenapa kau masih bertekad untuk masuk? Apa kau tidak takut sama sekali?" tanya Jody yang diiringi dengan sebuah kecupan di pucuk kepala Jovanka.

Mendengar pertanyaan Jody membuat rona wajah Jovanka kembali memerah, ia langsung bangun serta menangkupkan kedua telapak tangannya untuk menutup wajah yang merona karena malu.

"Kenapa Paman menanyakan hal itu?" tanya Jovanka mencoba menahan rasa malunya.

Jody terkekeh, kemudian ia mencoba menyingkirkan kedua tangan Jovanka agar tidak menutupi wajah cantik yang selalu membuatnya terpesona serta enggan melirik gadis manapun.

Mereka saling bertatap, Jovanka mengalihkan wajahnya ke arah lain, ia benar-benar merasa malu. Saat itu ia tidak berpikir takut atau apapun, yang ada di benaknya hanyalah bagaimana cara menolong pamannya.

Jody mengangsurkan jemarinya dari sisi wajah Jovanka hingga ke dagu, sedikit menyentuhnya agar Jovanka kembali menatap ke arahnya. Ditatapnya manik indah yang terlihat begitu memabukan membuatnya terlena serta hanya ingin memujanya.

"Kau tahu, saat aku tahu jika itu kau. Rasa bersalah terus menghantui pikiranku, aku tidak tahu apa kau tersiksa dengan kejadian itu. Aku tidak bisa melihatmu menderita, Jo!" ungkap Jody.

Jovanka tersenyum manis, dikecupnya kening Jody dengan penuh kasih sayang. "Aku memang takut saat itu, tapi rasa itu mengalahkan segalanya. Rasa sayangku mengalahkan rasa takutku, bagiku Paman adalah segalanya, aku tidak akan bisa jika Paman harus menderita," tandas Jovanka seraya membelai mesra pipi Jody.

Jody memegang tangan Jovanka yang ada di wajahnya, di kecupnya tangan itu berkali-kali. "Terima kasih, Jo! Jika malam itu aku tidak bertemu denganmu, mungkin sekarang aku akan terjebak dengan gadis lain, dan aku tidak akan rela seumur hidupku," ungkap Jody.

"Aku pun sama."

Jody meraih tengkuk leher gadisnya, menyentuhkan bibir hangatnya ke bibir ranum Jovanka, mengulum serta menyesap merasakan manis bibir yang membuatnya tergoda. Hal itu juga tidak mendapat penolakan dari sang empu, Jovanka memejamkan matanya, merangkulkan kedua lengannya pada leher pemuda itu, merasakan tiap sentuhan bibir hangat Jody yang sarat akan kasih sayang, berbeda dengan malam dimana hanya ada nafsu sesaat yang menguasai jiwa.

Aiden baru saja keluar dari sebuah minimarket dengan kantong belanjaan di tangannya, malam itu ia berniat untuk mengunjungi Jovanka dan mengajak gadis itu membuat makan malam bersama, sesaat setelah memasukan barang belanjaan ke bagasi, matanya menangkap sesosok gadis yang ia kenal. Jiwa penasarannya meronta, ia pun akhirnya mengikuti sebuah taxi yang membawa seorang gadis di dalamnya.

Aiden terkesiap karena tempat yang di datangi adalah sebuah Rumah sakit, ia tidak turun dari mobil hanya menerka-nerka apa yang akan di lakukan di sana.

"Perawatan, konsultasi Atau-" Pikirannya mencoba menebak hingga matanya tertuju pada sesuatu.

Sebuah boneka melambai dari dalam tas yang di bawa gadis itu, karena semakin penasaran akhirnya Aiden turun dari mobilnya dan membuntuti gadis itu lagi.

Langkahnya begitu ringan, mengendap-endap seakan sedang membuntuti kekasih yang ingin bertemu dengan selingkuhannya. Matanya terperangah ketika mengetahui bangsal apa yang di tuju gadis itu.

"Bangsal anak?"

Aiden masih tidak berhenti, hingga gadis itu masuk ke dalam sebuah kamar inap. Ia mengintip dari kaca kecil yang berada di pintu, ditatapnya gadis itu yang terus tersenyum bahagia bertemu dengan gadis kecil yang di perkirakan baru berumur sekitar 12 tahun. Bahkan ia melihat gadis itu memberikan boneka yang tadi berada dalam tas dengan senyum yang terus tersirat untuk menutupi sebuah kesedihan.

"Apa yang Anda lakukan disini, Tuan? Kalau mau mengunjungi pasien, Anda bisa langsung masuk saja." Suara perawat mengagetkan Aiden.

Belum sempat menjawab perkataan perawat itu, Aiden dikejutkan dengan suara pintu terbuka dari ruangan yang ia intip. Tentu saja gadis yang berada di dalam ruangan langsung keluar begitu mendengar suara ribut di luar.

"Ada apa?" tanya Thalia begitu membuka pintu. Ya, gadis yang di buntuti oleh Aiden adalah Thalia.

Thalia terkesiap ketika melihat Aiden yang berada di sana dan tampak kebingungan ketika melihat dirinya.

"Tuan ini dari tadi berada di depan pintu ruangan adik Anda, saya pikir Beliau ingin mengunjungi adik Anda," ungkap perawat itu.

"Baiklah, terima kasih," ucap Thalia dengan seulas senyum.

"Kalau begitu saya permisi." Perawat itu meninggalkan Aiden dan Thalia.

Kini rasa canggung melanda Aiden, ia harus mencari alasan yang pas agar Thalia tidak curiga jika dirinya membuntuti gadis itu.

"Apa yang Anda lakukan disini? Apa Anda sendiri?" tanya Thalia seraya mengamati sekitar.

"A-aku baru menjenguk temanku, dan ya, aku sendiri," jawab Aiden dengan mengusap tengkuk lehernya.

"Ohh ... kalau begitu saya masuk lagi," pamit Thalia tetap sopan dengan pemuda yang menjadi atasannya itu.

"Apa dia adikmu? Adik yang kau bilang waktu itu?" tanya Aiden ketika Thalia sudah membuka pintu untuk masuk kedalam.

Thalia menoleh dan tersenyum pada Aiden, tapi dalam senyumnya sarat akan kesedihan yang ia coba tutupi.

"Boleh aku melihatnya?" tanya Aiden lagi. Sekeras apapun Aiden dalam pekerjaan, akan tetapi ia akan melembut jika menyangkut tentang perasaan, terlebih ia juga memiliki adik yang sama dengan Thalia.

Thalia hanya mengangguk mempersilahkan Aiden masuk, ditatapnya gadis yang tengah duduk di atas ranjang pesakitan dengan wajah yang begitu pucat, kantung mata hitam dan tubuh yang kurus kering, membuat hati Aiden merasa bergetar dan sakit ketika menatapnya.

*

*

*

*

*

*

Note Author:

Terima kasih atas dukungannya, Saya sangat menghargai setiap like koment kalian, karena like koment itu adalah sebuah Mood Booster untuk saya. lope lope sekebon bunga mawar melati 😘😘

1
Sari Ana
kalau kisah tentang orang tuanya jovanka itu,, judulnya apa thor??
.: chasing past love, Kak
total 1 replies
Mumu Mujayanah
ku baca ulang g bosen 😄😄🤣
.: makasih🥰🥰
total 1 replies
Mumu Mujayanah
suka ceritay bgus bgt
Diah Mitha
hadeehh si luna udah punya warisan langsung dari ibunya 😂
Qaisaa Nazarudin
Apay kasusnya selesai gitu aja,Hanya dgn ancaman gitu,Menurut ku Alice cewek yg nekat,Aku pasti setelah ini dia akan melakukan yg lebih parah lg,Tanpa memikirkan resikonya,Percaya deh..
Qaisaa Nazarudin
Thalia adalah strinya Aiden nanti kan??👏🏻
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk mampos kau Alice,Target mu sudah dibawa kabur,Biasanya rencana jahat mmg selalunya gagal Tapi berhasil ke org yg tepat,Biasanya yg ku baca di mana2 novel kan gitu 😂
.: wkwkwkwkw
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Pastinya ubat perangsang,Di sini kan Jo dan Jody melakukannya sampai Jo bisa hamil..
Qaisaa Nazarudin
Ingin menjodohkan kamu dgn anaknya,,Ternyata CEO yg sukses dlm bisnis TAPI Bodoh dan gak Peka dlm soal hati dan perasaan,ckck 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Masih aja gengsi yg di gedein,Ego nya terlalu tinggi,.
Qaisaa Nazarudin
Ke london ngejar2 Jo tapi malah nikah dgn org lain,Aiden..Aiden..😅
Qaisaa Nazarudin
Ih pantesan Aiden bilang ke Malik kalo Susan itu tukang malak 🤣🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
Ternyata Jody juga punya rasa yg sama tapi Jody takut mengungkapkan nya, mungkin dia pikir dia hanya paman angkat, Ortunya Jo sudah banyak menolongnya, Jadi dia merasa gak pantas aja sama Jo..
Qaisaa Nazarudin
Itu pasti Jo kan 😂
Qaisaa Nazarudin
Di novelnya Malik dan Susan aku gak liat dan tak tau wajahnya Aiden, Nih baru nongol babang Aiden..👏🏻👏🏻👍🏻😍😍
Qaisaa Nazarudin
Pertama kali ketemu novel yg pameran utamanya visual nya emang cantik..👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Aiden kakaknya Susan kah?
susi 2020
🥰🥰🥰😍
susi 2020
😍😍🥰😘
susi 2020
😍😍🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!