NovelToon NovelToon
Terjerat Perjodohan Sang CEO Mafia

Terjerat Perjodohan Sang CEO Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Aliansi Pernikahan / Bad Boy / Action
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Orang_Cuman_Cerita

​"Aku bisa membeli apa pun di dunia ini, termasuk dirimu dan kebebasanmu. Mulai detik ini, kamu adalah milikku."
​Kehidupan tenang Aletta hancur lebur dalam semalam ketika ayahnya menjaminkan dirinya demi melunasi hutang triliunan rupiah. Tanpa bisa menolak, Aletta dipaksa menandatangani kontrak perjodohan dengan Xavier—seorang CEO miliarder berdarah dingin yang memimpin perusahaan raksasa di siang hari, dan menjadi ketua sindikat mafia paling ditakuti di dunia bawah tanah pada malam hari.
​Di dalam mansion mewah yang terasa seperti sangkar emas berlapis berlian, Aletta harus bertahan dari sikap arogan dan posesif sang suami. Xavier awalnya hanya menganggap Aletta sebagai jaminan hutang belaka. Namun, sifat keras kepala dan ketangguhan Aletta perlahan mengusik hati es sang penguasa kegelapan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Orang_Cuman_Cerita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

​Bab 35: Runtuhnya Sang Penguasa Bayangan

Jeritan histeris dari para tamu VIP pecah memenuhi ballroom yang berlapis emas itu. Di bawah sorotan proyektor raksasa yang masih terus menampilkan daftar dosa-dosa Il Morte, Xavier Vassiliev berdiri bagaikan malaikat pencabut nyawa.

​Tangan kanannya mencekik leher Lord Arthur Sterling, mengangkat pria tua itu hingga ujung sepatu pantofelnya menendang-nendang udara. Wajah sang Menteri yang tadinya memancarkan arogansi kini berubah menjadi ungu kemerahan. Matanya melotot dipenuhi teror murni.

​"V-Vassiliev..." Sterling tersedak, kedua tangannya yang keriput mencengkeram lengan kekar Xavier, berusaha mati-matian mencari udara. "A-Aku bisa memberimu uang... kekuasaan... apa pun yang kau mau..."

​Xavier menatap pria itu dengan kekosongan yang membekukan darah. Senyum miring yang kejam terukir di bibirnya.

​"Uangmu sudah lenyap hingga sen terakhir, My Lord. Istriku baru saja merampasnya dari server abadimu," bisik Xavier tepat di wajah Sterling, suaranya mengalun seperti melodi kematian. "Dan kekuasaan? Setelah malam ini, namamu hanya akan diingat sebagai sampah pengkhianat di buku sejarah."

​"K-Kumohon..."

​"Permintaan maaf tidak akan membawa ibuku kembali," desis Xavier. Matanya memancarkan kilatan iblis yang tak kenal ampun. "Salam dari klan Vassiliev."

​KRAK!

​Suara patahan tulang leher yang brutal itu terdengar nyaring bahkan di tengah kepanikan ruangan. Tubuh Sterling seketika terkulai layaknya boneka rusak. Xavier melepaskan cengkeramannya, membiarkan mayat sang dalang utama Il Morte itu jatuh membentur lantai marmer dengan suara gedebuk yang keras.

​Lima tahun pencarian berdarah. Ribuan malam tanpa tidur. Semuanya berakhir di bawah kaki sang Raja Mafia malam ini.

​"Bos! Pasukan lapis kedua mereka bergerak masuk!" teriak Diego dari balik pilar. Ia baru saja menembak lutut dua pengawal Sterling yang mencoba mencabut senjata.

​Xavier mendongak ke arah tangga utama, tempat Aletta berdiri. "Diego! Asap!"

​Diego dan dua agen elit Vassiliev serentak menarik pin granat asap dari balik jas mereka dan melemparkannya ke tengah ballroom. Dalam hitungan detik, kabut asap putih tebal menelan ruangan, membutakan pandangan para penjaga keamanan Sterling dan kamera CCTV.

​Xavier melesat menaiki tangga marmer itu dengan kecepatan yang tidak masuk akal untuk pria sebesar dirinya.

​Di atas, dua penjaga keamanan bayangan Sterling muncul dari lorong sayap timur, mengangkat senapan serbu mereka ke arah Xavier yang sedang berlari naik.

​Namun sebelum mereka sempat menarik pelatuk, dua letusan tembakan teredam terdengar.

​Pew! Pew!

​Kedua penjaga itu ambruk dengan lubang peluru presisi di bahu dan paha mereka. Aletta menurunkan pistol mikro Sig Sauer di tangannya, asap tipis mengepul dari laras polimernya. Gadis dalam balutan gaun sutra emerald itu tidak bergeming sedikit pun.

​Xavier mencapai puncak tangga, menyeringai bangga melihat istrinya. Pria itu langsung merengkuh pinggang Aletta dan menariknya ke dalam pelukan pelindungnya.

​"Tembakan yang indah, Ratuku," puji Xavier di tengah hujan peluru yang mulai menghantam dinding marmer di bawah mereka.

​"Kita harus pergi lewat jalur utara. Aku sudah meretas pintu daruratnya," balas Aletta cepat, memasukkan kembali senjatanya ke holster di paha.

​Mereka berdua berlari menyusuri lorong berkarpet merah. Pasukan bayangan Il Morte yang tersisa mencoba mengejar, namun Diego dan timnya memberikan tembakan perlindungan yang mematikan dari bawah, memastikan tidak ada satu pun musuh yang bisa mendekati tuan dan nyonya mereka.

​Begitu Aletta mendorong pintu darurat yang mengarah ke lorong servis, mereka menuruni tangga beton yang langsung terhubung ke garasi bawah tanah mansion. Mobil Rolls-Royce Phantom antipeluru mereka telah menunggu dengan mesin menyala. Salah satu agen Vassiliev berada di balik kemudi.

​Xavier membuka pintu belakang, mendorong Aletta masuk dengan aman sebelum ia melompat menyusul.

​"Jalan! Ke safe house sekarang!" perintah Xavier.

​Ban mobil mewah itu berdecit keras, melesat menembus palang pintu garasi dan menghilang ke dalam jalanan kota London yang gelap dan diguyur gerimis, tepat saat puluhan mobil polisi dengan sirene meraung-raung tiba di gerbang utama Sterling Manor.

​Di dalam kabin mobil yang kedap suara dan temaram, napas keduanya masih memburu. Adrenalin pasca-pertempuran mengalir deras di pembuluh darah mereka.

​Aletta menyandarkan punggungnya ke kursi kulit, lalu menyalakan layar tablet di tangannya. Senyum kemenangan terukir di bibir merahnya.

​"Dunia sedang terbakar, Xavier," ucap Aletta, memutar layar tablet itu agar suaminya bisa melihat.

​Seluruh stasiun berita global sedang melakukan siaran darurat. Layar-layar menampilkan wajah Lord Sterling dengan tajuk utama berwarna merah menyala: SKANDAL ABAD INI: MENTERI INGGRIS DALANG SINDIKAT TEROR GLOBAL. Data dari Buku Besar yang Aletta retas telah diunduh oleh ribuan jurnalis dan lembaga intelijen di seluruh dunia. Il Morte tidak hanya dihancurkan secara fisik, tapi mereka dibumihanguskan hingga ke akar-akarnya.

​Xavier menatap layar itu, lalu perlahan menoleh menatap istrinya.

​Lima tahun lalu, hidup Xavier hancur berkeping-keping. Dan wanita di sebelahnya inilah—putri dari pria yang tanpa sengaja memulai mimpi buruk itu—yang menjahit kembali jiwanya dan memberinya kemenangan yang paling sempurna.

​Xavier mengambil tablet itu dari tangan Aletta dan melemparnya sembarangan ke kursi seberang. Pria itu menarik Aletta ke pangkuannya.

​"Semuanya sudah selesai," bisik Xavier, suaranya yang serak dan dalam bergetar oleh emosi yang sangat jarang ia perlihatkan. Badai kegelapan yang selalu membayangi mata kelabunya kini telah memudar, menyisakan kelegaan yang absolut. "Aku sudah membalaskan dendamnya, Aletta. Iblis itu sudah mati."

​Aletta menangkup wajah tegas suaminya dengan kedua tangannya yang lembut. Ibu jarinya mengusap tulang pipi Xavier dengan penuh kasih sayang.

​"Ibumu pasti sangat bangga padamu, Xavier," balas Aletta tulus, matanya berkaca-kaca menatap pria yang sangat ia cintai ini. "Kau sudah membebaskannya. Dan kau telah membebaskan dirimu sendiri."

​Xavier memejamkan mata sesaat, menyerap sentuhan hangat istrinya yang menjadi jangkar kewarasannya. Saat ia membuka matanya kembali, hanya ada cinta posesif, gairah, dan pemujaan mutlak untuk sang istri.

​"Kau bukan hanya Ratuku, Aletta Vassiliev. Kau adalah penyelamatku," gumam Xavier tepat di depan bibir Aletta. "Mulai malam ini, dunia bawah tanah tidak lagi dikendalikan oleh bayangan. Dunia ini adalah milik kita berdua."

​Xavier menyatukan bibir mereka dalam ciuman yang dalam, menuntut, dan penuh rasa syukur. Di luar kaca mobil yang tebal, kota London dilanda kekacauan politik terbesar dalam sejarah modern. Namun di dalam sini, sepasang penguasa baru mafia telah menemukan kedamaian dan takhta abadi mereka.

1
Nurwana
go go go Alleta....
Nurwana
semangat Alleta......
Nurwana
kayaknya makin berat hidupmu alleta....
Nurwana
alleta......
Nurwana
jangan cepat percaya alleta, selidiki dulu tentang kebenarannya. jangan sampai itu surat tipuan dari musuh suamimu.
Nurwana
saya mampir Thor.
Orang_Cuman_Cerita: Ok Semagat Ya 💪
total 1 replies
fatmawati (pipit)
disini aletta blm menguasai dunia IT apa untuk menemukan siapa yg menjadi dalang penjebakan
Orang_Cuman_Cerita
GOKIL💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!