Selama lebih dari sepuluh tahun Jia Fei mencintai Shen Yuwen. Namun Shen Yuwen tidak pernah mencintainya, dia hanya mencintai kekasihnya Xin Qian.
Hingga suatu hari mereka berdua di jodohkan oleh kedua orang tua mereka.
Shen Yuwen tidak bisa menolak begitu juga Jia Fei. Perjalanan rumah tangga Jia Fei penuh dengan kepahitan. hingga suatu saat Shen Yuwen menceraikannya.
"Jia Fei, Kau harus sadar jika aku dan dirimu itu berbeda, aku bangsawan sedangkan kau rakyat jelata, aku sangat membencimu hingga ke pembuluh darahku.
Zhang Hongli mencintai Jia Fei namun dimasa lalu Jia Fei hanya mencintai Shen Yuwen.
Tiga tahun kemudian takdir mempertemukan mereka kembali.
"Ji-Er, Aku menyesal membiarkanmu menderita, juga menyesal karena aku tidak menjemputmu lebih awal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ningrum arumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 35 - Jia Fei kabur (1)
...........
...Hari ini Shen Yuwen terbangun lebih awal, dia tidak tau kenapa dirinya bisa bangun lebih awal. Mungkin jika dia bangun lebih siang itu akan sedikit lebih masuk akal....
...Shen Yuwen akhirnya pergi mandi dan berpakaian dengan rapi. Setelah selesai Shen Yuwen bergegas ke lantai bawah, ketika dia melangkah dia berdiri di kamar Xin Qian dia bermaksud membangunkannya namun, dia berpikir ini masih terlalu pagi, mungkin Xin Qian belum bangun, Shen Yuwen mengurungkan niatnya, dia tidak ingin mengganggu istirahat Xin Qian....
...Shen Yuwen berjalan pelan menuruni tangga ke lantai bawah. Dia melihat kamar Jia Fei yang masih tertutup. Dia lupa jika Jia Fei sudah pindah kamar, dan kamarnya di tempati Xin Qian. pantas saja semalam dia melihat lampu kamar Jia Fei tidak menyala....
...Kamar yang di tempati Jia Fei sebelumnya adalah kamar yang berada tepat di sebelah kamar Shen Yuwen, kamar itu sama luasnya dengan kamar Shen Yuwen. Namun kamar Jia Fei yang sekarang luasnya hanya setengah dari kamar tidurnya yang dulu....
...Karena kamar itu memang di khususkan untuk tamu yang mungkin tidak perlu tempat yang luas, jadi Shen Yuwen sengaja tidak membuatnya terlalu luas hanya menampung satu buah tempat tidur ukuran Queen dan juga satu buah lemari baju....
...Tidak ada sofa di dalam kamar juga tidak ada kamar mandi di dalam kamar. Jadi jika ingin pergi ke kamar mandi maka dia bisa menggunakan kamar mandi yang terletak di dapur. Karena kamar ini jaraknya sangat dekat dengan dapur....
...Shen Yuwen menatap kamar Jia Fei, tidak ada tanda-tanda Jia Fei akan keluar dari kamarnya. Shen Yuwen berpikir mungkin ini masih terlalu pagi, jadi Jia Fei masih tidur, "Pikirnya....
...Shen Yuwen akhirnya pergi ke dapur dan berniat membuat secangkir kopi. Dia melihat banyaknya macam-macam bubuk kopi di rak khusus kopi. Di sana juga terdapat satu buah mesin kopi otomatis....
...Shen Yuwen tidak tau ternyata banyak sekali macam-macam kopi di rumahnya. Itu karena dia jarang sekali pergi ke dapur, kecuali untuk mengambil minum....
...Jia Fei selalu menyiapkan apapun macam kopi yang dia minta. Dan rasanya selalu membuat dia puas....
...Shen Yuwen adalah seorang penikmat makanan juga penikmat kopi, tidak banyak peracik kopi yang bisa membuatnya puas. Namun Kopi yang selalu di buat Jia Fei untuknya selalu membuatnya puas. Jia Fei tidak hanya pandai memasak dia juga pandai sebagai barista....
...Shen Yuwen akhirnya memilih membuat Cappucino. Dia memasukan bubuk kopi murni dan juga susu ke dalam mesin press. Setelah selesai dia mencobanya, dia mengerutkan keningnya terlalu manis....
...Rasanya berbeda dengan yang Jia Fei selalu buat untuknya, akhirnya dia menyerah kemudian dia membawa kopinya berbalik berjalan ke arah sofa, dia duduk di sana dan mengambil koran kemudian dia membacanya....
...Sembari menunggu sarapan yang di siapkan Jia Fei, Shen Yuwen membaca koran. Dia merasa kesal karena bangun lebih awal, dan dia tidak bisa lagi memejamkan matanya....
...Shen Yuwen membacanya hingga tidak terasa sudah waktunya bagi dia untuk sarapan. Dan Xin Qian pun sudah turun ke lantai bawah dengan dress mininya....
...Shen Yuwen sudah biasa dengan pakaian yang di kenakan Xin Qian. Karena dia seorang model, dia selalu memamerkan bentuk tubuhnya yang ramping juga memamerkan kaki jenjangnya yang mulus....
...Xin Qian mengucapkan selamat pagi kepada Shen Yuwen, Shen Yuwen membalasnya dan tersenyum lembut ke arahnya....
...Xin Qian kemudian menatap ke arah meja makan, tidak ada makanan di sana, semuanya kosong benar-benar bersih bahkan satu butir debu pun tidak ada....
...Kemudian dia bertanya, "Shen Yuwen, dimana sarapan kita,"...
...Shen Yuwen juga melihat meja makan yang masih kosong kemudian dia berkata, "Mungkin hari ini Jia Fei kesiangan....
...Xin Qian dengan kesal berkata, "Setiap bulan kau selalu memberi Jia Fei uang untuk makan. Namun bahkan dia tidak menyiapkan sarapan. Shen Yuwen sepertinya kau terlalu lembut padanya, kau harus tegas."Ucap Xin Qian....
...Shen Yuwen merenung sejenak kemudian berkata, "Baiklah, mulai saat ini aku akan bersikap tegas padanya,"...
...Xin Qian merasa puas mendengarnya, hatinya merasa senang. Mereka berdua duduk di meja makan dan menunggu Jia Fei keluar dari kamarnya. Namun setelah beberapa lama dan waktu Shen Yuwen sudah hampir mepet. Shen Yuwen tidak bisa lagi menahannya dia harus segera berangkat ke kantor....
...Akhirnya Shen Yuwen memanggil Jia Fei dengan suara yang keras "Jia Fei apa kau mati di dalam sana. Kenapa kau masih belum juga keluar. Cepat buat sarapan untukku dan Xin Qian, kami berdua sudah lapar,"...
...Shen Yuwen menunggu Jia Fei menyahutinya. Namun tidak ada jawaban dari Jia Fei. Shen Yuwen sudah habis kesabarannya. Akhirnya dia berjalan ke arah kamar Jia Fei. Dia mengetuk pintu kamar Jia Fei,...
..."Jia Fei cepatlah keluar, sebelum aku benar-benar marah, sepertinya akhir-akhir ini aku terlalu lunak padamu. Aku memberikanmu uang untuk kita makan sehari-hari namun kau bahkan malas membuat sarapan. Kau ingin aku bermain keras padamu,"Ucap Shen Yuwen dengan nada marah....
...Setelah menunggu tetap tidak ada jawaban dari Jia Fei. Shen Yuwen merasa marah karena dia di abaikan. Akhirnya Shen Yuwen memutar gagang pintu dan masuk ke kamar Jia Fei....
...Betapa terkejutnya Shen Yuwen, dia melihat kamar Jia Fei yang kosong, tidak ada tanda-tanda bekas orang tinggal di sana. Seprei nya masih sangat rapi seperti tidak tersentuh....
...Shen Yuwen merasa kesal kemudian dia berteriak, "Jia Fei kau dimana,"...
...Masih tidak ada jawaban, Shen Yuwen akhirnya berkeliling rumah mencari keberadaan Jia Fei, dia bahkan mencarinya ke setiap kamar mandi. Namun tidak ada tanda-tanda Jia Fei....
...Apakah Jia Fei sudah pergi pagi-pagi sekali, tapi dia tidak melihatnya, dia bangun lebih awal, namun dia tidak melihat ada Jia Fei di sana. Dia tidak melihat ada yang keluar dari pintu rumahnya. Jadi dimana Jia Fei sebenarnya. Apa dia tidak pulang ke rumah....
...Akhirnya setelah dua tahun lebih dia dan Jia Fei menikah, Jia Fei memberontak kepadanya sampai Jia Fei tidak pulang ke rumah....
...Namun kemudian Shen Yuwen ingat jika semalam di acara reuni Jia Fei pergi bersama Mu Qi Shen. Memikirkan ini membuatnya marah, apakah Jia Fei pergi menginap bersama Mu Qi Shen. Shen Yuwen mengepalkan tangannya. Jia Fei si wanita itu dia apakah dia lupa jika dia sudah menikah, beraninya dia bermalam bersama pria lain....
...Shen Yuwen ingin sekali memukul wajah Mu Qi Shen, dia masih ingat tatapan permusuhan dari Mu Qi Shen. Dia juga ingat Mu Qi Shen sengaja menyindirnya di acara reuni. Memikirkannya kembali membuat amarahnya meningkat....
...Mu Qi Shen adalah temannya, namun kemarin malam dia malah membela Jia Fei, dan mengatakan jika dia membelikan cincin itu kepada Jia Fei. Shen Yuwen merasa ingin memukul wajah Mu Qi Shen....
...Shen Yuwen kemudian menutup pintu kamar Jia Fei dengan kencang. Dia benar-benar marah. kemudian Shen Yuwen kembali ke meja makan....
...Shen Yuwen berkata, "Kita tidak bisa sarapan, Jia Fei tidak pulang....
...Xin Qian berkata, "Apa...Dia tidak pulang, bagaimana bisa, semalam bukankan dia bersama Tuan Muda Mu, apakah Jia Fei pergi dengan Tuan Muda Mu,...
...Sudah kuduga wanita dari kalangan rakyat biasa sangat rendahan. Meskipun dia sudah memiliki seorang suami. Namun dia masih menginap dengan pria lain,"...
...Xin Qian mengompori Shen Yuwen....
...Dia melihat raut wajah Shen Yuwen yang menghitam, dia tau Jika Shen Yuwen sedang menahan amarahnya. Diam-diam hatinya menjadi senang karena Shen Yuwen sangat membenci Jia Fei, dan sekarang Jia Fei tidak pulang ke rumah dan pergi bersama pria lain. Dengan begini Shen Yuwen akan cepat menceraikannya....
...Namun dia juga merasa kesal karena sarapan paginya tidak ada, namun setelah dia berpikir dia akan segera menyingkirkan Jia Fei perasaannya menjadi membaik. Dia akan memesan makanan saja dari luar...
...Shen Yuwen menahan amarahnya kemudian mengambil tas kerjanya dan berkata, "Xin Qian kau pesanlah makanan untuk hari ini. Aku tidak yakin jam berapa dia akan pulang, aku juga akan sarapan di kantor."Ucapnya....
...Xin Qian mengangguk mengerti "Baiklah,"...
...Shen Yuwen berjalan dengan langkah kaki yang besar. Jia Fei sudah berani berselingkuh darinya, maka tidak ada lagi alasan untuknya mempertahankan rumah tangganya bersama Jia Fei....
sapa jua yg mau mungut x lg ...
pastiii seruuu tuuh