Genre: Fantasy, Xianxia, Romance, Over Power, Sad, Love, Teen.
Judul awal: Penakluk Dewa
Bercerita seorang anak yang lahir dengan kecacatan, seumur hidupnya ia tak bisa menjadi seorang kultivator seperti kebanyakan orang. Namun siapa sangka, ditengah maut melanda, ia menemukan benda yang dapat mengubah seluruh takdirnya, bahkan dunia.
Perlahan ia mulai menguasai teknik demi teknik yang diajarkan, namun saat ia bertanding di turnamen antar desa terjadi sesuatu yang tak pernah ia duga di desa Tiangyun, tempat ia dilahirkan.
Sebuah bencana membuat kedua orang tuanya terluka dan ayah nya tewas ditempat, sedangkan ibunya, Fang Nan masih bisa diselamatkan.
Hao Li murka, ia semakin ingin menjadi raja diantara raja untuk menghapuskan kejahatan dan membalaskan dendam kedua orang tuanya.
**
!!JANGAN MINTA CRAZY UP YA KALO NGGAK KASIH APA-APA BUAT AUTHOR!!
Update gak nentu, tergantung mood author hehe😅
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syafir Yahya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35. Permintaan Tao Shi Lin
"Tetua Qin sepertinya terlalu terkejut saat mendengar kalau Hao Li sekarang sudah menjadi murid ku..." Ucap Minghao.
Hao Qin sendiri tertawa pelan, "Aku tak menyangka murid mu akan bertambah denga kedatangan anak muda ini..." Imbuh Hao Qin.
"Saudara Hao, asal kau tahu, semua murid tetua Quon memiliki kekuatan yang sangat hebat dan semuanya masuk di daftar 10 murid terkuat Air Terjun Surgawi. Tidak salah memang tetua Quon memilih mu sebagai murid barunya, potensi mu dalam dunia persilatan juga sangatlah baik..." Yang Huan memperkuat tanggapan gurunya dengan argumen yang ia berikan.
Hao Li menggeleng, "Kalian semua terlalu memuji keberuntungan ku, aku hanya kebetulan ingin menjadi murid tetua Quon, sehingga aku menawarkan diri untuk menjadi muridnya, syukurnya tetua Quon menerima ku sebagai muridnya..."
"Aku tidak tahu seberapa kuat dirimu, tapi aku yakin apa yang diucapkan muridku benar, untuk menjadi murid tetua Quon setidaknya mempunyai potensi untuk memasuki peringkat 20 besar di pertarungan Naga Jiwa nanti. Aku akan menantikan penampilanmu..."
Ucapan Hao Qin membuat Hao Li berpikir, 'Apa sekuat itu semua murid guru Qin? Aku jadi merasa tak enak saat meminta nya menjadi guru ku...' Pikirnya.
**
Disebuah kota kecil, tepatnya di kota Wanghao, Tao Shilin atau seorang pendekar yang dikenal sebagai Pimimpin Agung sedang melakukan sesuatu yang bersangkutan mengenai kemakmuran Air Terjun Surgawi dimasa depan mendatang.
"Salam Pemimpin Agung..." Seorang pemuda berpenampilan biasa saja membungkukkan badannya hormat saat kedua matanya menangkap kehadiran Tao Shi Lin di tempat mereka.
"Dimana ketua kalian? Aku ada urusan sebentar dengan nya." Tanya Shi Lin sambil menatap pemuda itu tajam.
Pemuda itu langsung saja memberitahukan lokasi ketua mereka setelah melihat sorot kedua mata Shi Lin sangat menusuk dan tajam.
"Ketua sedang berada di ruang bawah tanah, beliau sedang berlatih untuk meningkatkan level pelatihannya..."
Tao Shi Lin langsung melesat pergi menuju ruang bawah tanah yang pemuda tadi katakan. Tujuan dirinya ke tempat ini adalah untuk melakukan kesepakatan yang mungkin akan membuat Air Terjun Surgawi semakin makmur.
Setibanya di ruang bawah tanah, Tao Shi Li melihat seorang pria yang sudah sangat tua juga kulit yang sudah mengkerut dan berkeriput.
"Hoho... Ternyata aku kedatanga Pemimpin Agung, apa yang ingin kau sampaikan sampai harus mendatangi diriku secara langsung?" Tanya orang tua itu dengan nada sedikit bercanda.
"Salam Tengkorak Hitam, hamba datang kesini untuk meminta bantuan supaya sekte Air Terjun Surgawi semakin makmur..." Tao Shi Lin bersujud memohon kepada orang tua yang dikenal sebagai Tengkorak Hitam.
Tao Shi Lin sendiri sedang berada di tempat terlarang bagi orang-orang dari aliran kesucian yaitu berada di markas tersembunyi Kelompok Kerangka Hitam.
Kelompok Kerangka Hitam sendiri merupakan kelompok dari aliran kematian yang akan menumbalkan banyak bayi untuk dikuliti dan mengecat tulang mereka menjadi hitam lalu dibakar di tempat keramat mereka, Gua Iblis Tengkorak.
Kedatangan Tao Shi Lin merupakan hal yang sudah biasa ditempat ini, Tao Shi Lin bisa masuk dan keluar dari markas atas izin Tengkorak Hitam yang umurnya sudah hampir memasuki 2 abad.
"Apa kau sudah melakukan tugasmu di Alam Spiritual?" Tanya Tengkorak Hitam sambil mengelus dagunya dengan mata kanan yang sedikit terangkat.
"Hamba sudah menyelesaikan perintah tuan Tengkorak Hitam, hamba ingin balasan dengan memakmurkan Air Terjun Surgawi..."
"Aku bisa saja memakmurkan sekte mu dengan kekuatan iblis ku, namun resikonya adalah sekte mu akan berubah menjadi aliran kematian setelah menerima bantuanku, apa tidak apa-apa?"
Tao Shi Lin terdiam sejenak setelah mendengar perkataan Tengkorak Hitam. Ia jelas tahu kalau Air Terjun Surgawi merupakan sekte yang lumayan besar di aliran kesucian. Maka akan sulit bagi dirinya untuk menerima resiko berat seperti itu, tapi tidak ada pilihan lain, sekte aliran kesucian lainnya mulai merendahkan dan meremehkan kekuatan Air Terjun Surgawi.
--TBC--