NovelToon NovelToon
Perfect Husband

Perfect Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / CEO
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: MissTheolland_Reihan

Hani tidak menyangka dia akan menikah di saat karirnya sedang bagus-bagusnya dengan Alex — seorang CEO yang tanpa sengaja dia temui di Paris.

Pertemuan mereka awalnya tidak bermakna, tetapi anehnya Alex melamarnya begitu sampai di Indonesia.

Awalnya Hani menolak tetapi karena umurnya sudah menginjak 27 tahun, kedua orangtuanya menyetujui lamaran Alex Dan dimulailah kehidupan pernikahan yang penuh keanehan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MissTheolland_Reihan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PH | 35

Sepeninggal Chelsa, Alex tidak bisa fokus pada pekerjaannya lagi. Ucapan wanita itu terus tergiang di pikirannya, seolah wanita itu baru saja meracuni pikirannya dengan mengungkit masa lalu yang sejak lama sudah ia lupakan. Bahkan Alex membutuhkan waktu selama 3 tahun hingga ia benar-benar bisa melupakan masa lalu pahit itu dan memulai kehidupannya sebagai Alex yang baru, bukan dia yang dulunya lagi. Meskipun dalam hatinya dia tidak bisa benar-benar melupakan kejadian itu.

Tiba-tiba pintu ruangannya terbuka dan terlihat Chris yang menatapnya heran. Chris tahu jika kedatangan Chelsa selalu saja membuat Alex tidak nyaman. Entah hal apa lagi yang dikatakan wanita itu hingga Alex terlihat frustasi sekarang.

"Apa yang dikatakan Chelsa?" tanya Chris sembari duduk di sofa sembari menatap Alex yang tengah berpikir keras di kursi kebanggaannya itu.

"Apa itu memang kesalahanku, Chris?" ucap Alex seraya menatap sahabatnya itu nanar.

Chris menghela napas panjang, "Apa ini tentang Irene lagi?"

Alex mengangguk kecil, "Padahal waktu sudah berlalu, tapi rasanya kejadian itu masih beberapa hari yang lalu, Chris. Apa itu memang salahku?"

"Tidak, Alex. Itu bukan salahmu. Keadaan sudah berbeda," jawab Chris menenangkan meski dia sendiri tahu jawaban itu tidaklah berarti bagi Alex.

"Jika bukan salahku, kenapa dia seolah selalu menghantuiku? Kenapa aku merasa bersalah?" ucap Alex frustasi. Dia mengusap wajahnya kasar lalu menghela napas panjang.

Chris menghampiri Alex, menepuk pundak pria itu, "Tenanglah, Alex! Jangan biarkan dirimu terprovokasi dengan semua kebohongan Chelsa."

"Tapi kurasa dia benar, aku yang membuatnya seperti itu. Jika tidak, kenapa hingga saat ini aku bahkan tidak berani menemuinya?" oceh Alex kelihatan cemas.

"Sudahlah, Alex. Ini sudah sore, bukankah kau berjanji menjemput Hani? Pergilah, dia menunggumu."

Alex menatap Chris sesaat. Dia baru ingat jika dia berjanji akan mengantar Hani pulang hari ini. Tapi melihat keadaannya sepertinya dia hanya akan membuat Hani khawatir. "Katakan pada Hani jika aku ada rapat mendadak, aku tidak ingin dia melihatku seperti ini. Entah apa yang akan kukatakan jika dia menanyakan keadaanku. Kabari dia Chris dan sampaikan maafku padanya."

***

Hani berhenti sesaat setelah Chris menelponnya dan mengatakan jika Alex tidak bisa menjemputnya hari ini. Meskipun dia mengatakan tidak apa-apa pada Chris namun ada sedikit rasa kecewa karena bukan Alex yang mengatakannya langsung. Namun pekerjaan Alex bukanlah pekerjaan biasa, akan selalu ada hal-hal tidak terduga yang terjadi dan sebagai calon istri, Hani hanya bisa memaklumi calon suaminya itu.

*Akhirnya Hani kembali duduk di kursinya dan menatap pantulan wajahnya di cermin kecil di atas meja kerjanya. Bahkan dia sudah memakai riasan tipis agar terlihat lebuh cantik di hadapan Alex, namun dia bisa apa jika keadaan tidak mendukung. Seharusnya dia ada shift* malam hari ini dan dia sudah meminta Grace—teman dekatnya sejak koas untuk menggantikannya. Tetapi dia tidak jadi pergi dengan Alex sehingga dia kembali menemui Grace untuk membatalkan pertukaran shift mereka. Padahal Alex tidak bisa sering menjemputnya sehingga itulah alasannya mengapa dia sangat bersemangat saat menerima pesan jika pria itu akan menjemputnya. Entah kapan lagi Alex ada kesempatan menjemputnya karena pria itu selalu sibuk mengurus pekerjaan sebelum pernikahan mereka.

Setelah menemui Grace, Hani bergegas mencari Aldo karena dia tahu sahabatnya itu juga sedang ada shift malam hari ini. Bangsal sedang tidak sibuk dan dia bisa bersantai sebentar sebelum memeriksa beberapa pasien. Tidak menemukan Aldo dimanapun, dia berniat menelpon pria itu.

"Aldo, kau di mana? Bukannya kau ada shift malam juga hari ini?" cerocos Hani begitu Aldo menerima panggilannya.

*Aldo terkekeh, "Han, bisa nggak usah cerewet. Aku di ruanganku, datanglah jika kau merindukanku*, aku sendirian di sini," ucapnya membuat Hani ingin muntah saat itu juga.

Tanpa berkata apa-apa lagi, Hani bergegas pergi ke ruangan Aldo. Seperti biasa dia tidak akan mengetuk saat masuk karena yakin hanya Aldo yang ada di dalam sana. Begitu masuk, Hani langsung disapa dengan senyum manis Aldo. Dia terlihat sedang mengobati tangannya yang terluka entah karena apa.

"Kau kenapa?" tanya Hani mendekati pria itu.

Aldo hanya terkekeh lalu mengolesi obat merah di lengannya yang terluka, "Aku terjatuh dari motor saat pergi ke minimarket."

"Eish, dasar," Hani langsung mengambil alih lalu mengobati Aldo. Melihat luka di tangan Aldo membuatnya teringat akan luka tusuk di lengan Alex. Apa lukanya baik-baik saja? batin Hani.

"Kenapa kau bisa jatuh?" tanya Hani berusaha mengabaikan lamunannya tentang Alex.

Aldo terdiam sesaat sebelum akhirnya menjawab, "Aku sengaja jatuh karena kalau tidak, aku pasti sudah menabrak pelajar itu."

"Maksudmu?"

"Ada pelajar SMA yang melanggar lampu merah dan dia tepat melintas di hadapanku. Untung saja aku membawa motor dengan kecepatan yang lumayan pelan jadi aku bisa selamat. Kalau tidak kau pasti sedang menangisiku saat ini," jelas Aldo.

"Kebiasaan," sindir Hani, "nih udah selesai."

Saat ingin bangkit dari duduknya, Aldo tiba-tiba mencekal pergelangan tangan Hani. Itu membuat Hani menatapnya heran dan risih. "Kenapa?" tanya Hani.

"Sebenarnya kita ini apa, Han? Aku ini sebenarnya kau anggap apa?"

"Apa maksudmu?" Hani mengerutkan dahinya karena bingung ke mana arah ucapan Aldo. Dia melepas pegangan Aldo di tangannya lalu meletakkan peralatan medis yang digunakannya pada tempatnya. "Aku tidak mengerti apa maksudmu, Al. Jangan membuatku bingung," ucapnya santai.

"Aku hanya bertanya bagaimana pendapatmu tentangku? Kita sudah mengenal sejak lama. Bahkan saat kita masih di sekolah kedokteran kita sudah dekat. Ini tahun ke-9 kita kenal dan aku hanya ingin tau, bagaimana pendapatmu tentang aku," ucap Aldo ikut berdiri lalu mendekat pada Hani.

Hani mengangkat kedua alisnya, "Kau itu sahabat pria terbaikku. Kau itu lucu, baik, dan sedikit aneh," kekeh Hani sembari menatap Aldo, namun dia melihat ketidakpuasan di sana, "dan, menurutku kau cukup tampan untuk perempuan cantik di luar sana," tambahnya lagi.

"Lihat aku sebagai pria, Han, bukan sebagai sahabatmu. Apa selama ini kau tidak tau bagaimana perasaanku?"

Hani semakin bingung, "Apa maksudmu, Al? Kau aneh. Apa ini efek kau jatuh tadi, ya?" ia lantas mengecek suhu dahi Aldo dengan tangannya.

Namun Aldo menahan tangan itu lalu menatap Hani lekat, "Apa aku tidak bisa menjadi pria untukmu, Han? Apa aku tidak pantas untukmu hingga kau mengabaikanku selama 9 tahun ini? Apa memang tidak ada kesempatan untukku, Han? Lihatlah aku sebagai pria untuk sekali saja, aku mohon."

***

semoga kalian suka dengan ceritanya ya!

1
Agna
yessss
Eviidolarr Eddo
lanjutttt , greget banget sama Chelsea
Maizuki Bintang
bgs
Ayaka Yang
up dong thor
Bunga
udah ditunggu2 ...
lanjut...
Bunga
knp ulat bulu muncul lagi...
selamatkan alex... jangan biarkan bersama ulat bulu... kasian hani
Yani Cuhayanih
kirim chelsea ke RSJ terdekat
Yani Cuhayanih
Aku hadiir .lannjuuutkan
chantri
gk pernah lanjut lgi ya thor...kemana...
yuli ana
up
yuli ana
next
yuli ana
lanjut dong
yuli ana
up
yuli ana
lanjut lg
yuli ana
seru
yuli ana
lanjut
chantri
sudah lama sekali tidak up thor..apa sampai sini saja ceritanya...
chantri
Kok gak up lagi thor...udah berapa bulan lho...kenapa lama thor,semangat ya thor...💪💪💪💪
Ronik Fadillah
9
Fia Rasit
Alex bodoh,di gertak gitu ajj down.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!