NovelToon NovelToon
DENDAM TAK BERTUAN

DENDAM TAK BERTUAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:354.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Mickey Mouse24

ketika hati dibutakan oleh dendam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mickey Mouse24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Waktu Berlalu

kata Paulo Coelho, Jika ada kemungkinan menemukan penghiburan dari tragedi kehilangan seseorang yang amat kita cintai, itu adalah harapan yang perlu ada, bahwa barangkali semua yang terjadi adalah yang terbaik

tapi pepatah itu tidak berlaku mengenai kematian seorang gadis yang namanya memiliki arti jalan penghidupan yang tentram, Anita. sebab gadis itu pergi meninggalkan berbagai penyesalan bagi orang yang pernah abai terutama seorang yang pernah memberi luka padahal gadis itu tak semestinya mendapatkan perlakuan bejadnya.

meski telah termakan bulan bahkan sudah berganti tahun, nyatanya bayangan gadis itu tak juga bisa hilang dalam benak mereka, tawa, tangis, binar matanya yang menggemaskan, sorot mata sendunya, suaranya, selalu menjadi irama syahdu yang menyayat hati bagi mereka yang ditinggalkan dengan rasa penyesalan.

sosok gadis yang mereka yakini raganya sudah bercampur dengan tanah dan telah bahagia di keabadian namun masih menjadi sosok yang terus menyiksa kalbu kala rindu dan rasa penyesalan membaur jadi satu dalam benak. setiap waktu, setiap kesendirian menyapa maka sosok itu selalu menari-nari dalam memori.

dan karna itu, Max membenci kesendirian. sebab gadis itu selalu datang, datang menertawakan penyesalannya yang sudah tak berarti.

"tuan, barang dari Meksiko"

mata jeli Max meneliti serbuk yang disodorkan salah satu bawahannya, lalu yakin jika barang itu adalah yang dicarinya, Max lantas mengangguk

"jual dengan harga terbaik, jangan lupa simpankan 15 gram untuk saya" titahnya yang langsung di indahkan

sembari menghirup barang serbuk kristal itu, Max memerhatikan bagaimana gesitnya puluhan bawahannya mengatur pesanan konsumen yang berasal dari berbagai negara itu.

ada yang hanya di bungkus plastik hitam terus di rapikan dengan lakban, ada pula yang harus kemas serapi mungkin hingga tak memiliki celah. seperti membelah berbagai macam buah lalu isinya di keluarkan sebagian yang kemudian digantikan barang yang sudah di bungkus rapi ke dalamnya sehingga barang tetap aman hingga sampai ke konsumen. lihat saja bahkan markasnya kini sudah di penuhi berbagai harum segar dari buah-buahan bercampur aroma serbuk yang jika di hirup akan membangkitkan rasa bahagia tak terkira

sebab tak semua negara melegalkan barang tersebut. namun para pengonsumsi dari negara yang jelas memiliki undang-undang larangan penggunaan barang tersebut tetap ngeyel pengen konsumsi, dan Max sebagai pebisnis tentu tak menolak rejeki dari mereka. seperti konsumen terloyalnya dari negara kepulauan, Indonesia, dari sejak menjadi budak pengedar dari ayah angkatnya hingga ia memiliki bisnis sendiri, konsumen Indonesia tak pernah alpa memesan barangnya dalam seminggu. bahkan Max pernah sampai mengantar langsung ke negara yang terkenal dengan banyak pulau itu. dan... tujuannya bukan hanya mengantar tapi ia memiliki tujuan lain... tujuan yang sekarang menjadi penyesalan terbesarnya.

ah! kenapa lagi-lagi ingatan itu tak bisa tak merecokinya dalam sehari saja? bahkan dalam keadaannya yang tengah diliputi euforia dari serbuk kristal yang lima tahun ini menjadi candunya

"S*it!!" umpat Max sembari melempar barang di tangannya lalu berjalan ke kursi kebesarannya, membuat para preman yang sebelumnya saling melempar canda kini terdiam, mereka sontak bekerja tanpa sepatah kata, bahkan beberapa diantaranya menahan napas dan bergerak sepelan mungkin.

bosnya yang asik kini menjadi tempramental, perubahan itu nyata sejak mereka melakukan kesalahan, sejak mereka gagal dalam menjalankan perintah bosnya lima tahun lalu mengenai seorang gadis yang bosnya akui sebagai adik.

mereka jelas merasa bersalah sebab ketidak becusan mereka membuat sang adik yang begitu disayang bosnya harus menjadi korban bom bunuh diri. adik yang disayang, ya, mereka beranggapan demikian sebab nama Anita sering kali menjadi racauan dari mulut bosnya entah tersadar maupun tengah tertidur.

mereka masih beruntung sebab bosnya masih sudi memperkerjakan mereka setalah kesalahan fatal yang mereka perbuat di masalalu.

sedang Max tengah menenggelamkan wajahnya di meja dengan beralaskan kedua lengannya yang ditekuk

"tenang disana Anita, tolong jangan mengusik lagi" lirih Max dengan nada tercekat

"aku bahkan jadi pecandu hanya demi terbebas dari ingatan itu, barang yang harusnya jadi uang malah aku makan sendiri. aku jadi boros tahu, pulau yang aku inginkan akan jadi lama kebelinya. tolong enyah! arwahmu begitu jahat padaku" racau Max frustasi "tapi...aku pantas mendapatkan hukuman ini, bukan?.. aku lebih jahat" lanjutnya lalu menghela napas panjang

Max menegakan tubuhnya ketika deringan ponsel mengembalikan kesadarannya. ia tatap layar dengan tatapan datar, kembali menghela napas panjang sebelum mengangkat panggilannya

"ada apa dengan ibu saya?" tanyanya langsung

'ibu tuan mengamuk, dia terus memanggil nama Pratama. sebaiknya tuan mempertemukan beliau agar ibu anda...'

"suntikan saja obat penenang seperti biasa, sus. orang itu tidak akan sudi bertemu ibu" potong Max lalu mematikan sambungan

Nasya, bukannya Max tak peduli pada ibunya itu, hanya saja permintaan Nasya sungguh tak bisa Max kabulkan. Max akan mengabulkan apapun asalkan jangan kehadiran Pratama, bahkan jika Nasya meminta hidupnya pun Max akan berikan tapi tidak dengan mengahdirkan lelaki paru baya itu di depan sang ibu, Max tahu diri jika ia telah menorehkan banyak luka di hati ayah kandung dari seorang gadis yang pernah Max nikahi karna balas dendam. tidak lagi Max ingin berurusan dengannya selain meminta pengampunan, karna sampai detik inipun lelaki itu tak sudi mengampuninya.

ibunya memang kurang waras sekarang hingga harus terjebak di balik kamar pasien rumah sakit jiwa. wanita itu sudah jadi penghuni selama empat tahun di sana. ya setahun sejak kematian Anita. bukan gila karna kematian Anita tapi karna gila akibat mendapat penolakan dari Pratama.

ingat kepergian Nasya saat Max koma akibat pukulan dari Pratama?

waktu itu ternyata Nasya datang ke Indonesia, menyusul Pratama dan mengemis cinta dari lelaki yang sudah beristri tersebut. Nasya bahkan melakukan segala cara termasuk mencelakai Angraini demi mengantikan posisi wanita itu disisi Pratama. bukannya mendapatkan cinta Pratama malah kemarahan dan kebencian yang Nasya peroleh hingga berujung Nasya kehilangan kewarasan.

Nasya memang sudah kelewat batas akan obsesinya terhadap lelaki yang pernah Max benci karna cerita karangan wanita yang Max panggil ibu itu.

malu? tentu saja ia begitu malu pada Pratama

bersalah? sudah jelas ia merasa bersalah dan didera rasa penyesalan pada Pratama juga pada sosok yang sudah damai di atas sana

benci? tidak, ia tidak mau jadi anak durhaka membenci ibu kandungnya sendiri. apalagi hanya Nasya yang ia punya sebagai orang tua, sebab keberadaan sang ayah kandung ia tidak tahu dimana rimbanya. ibunya tidak mau mengaku, Max tak mungkin memaksa sebab wanita itu sudah tidak sehat saat Max menjemputnya di Indonesia, sedang ia tak mungkin bertanya pada Pratama mengenai siapa lelaki yang bernama dimas itu.

lagian Max sudah enggan mengetahui siapa ayah brengseknya itu. ia tak lagi menaruh dendam sebab ayah dan ibunya sama-sama brengsek sehingga dirinya harus lahir diluar pernikahan karna perselingkuhan yang terjadi 31 tahun lalu.

kisah cinta terlarang antara pria beristri dan seorang pembantu sungguh sangat menggelikan bagi Max. yang ada sekarang ia menyesal telah lahir namun tetap tak bisa membenci sang ibu walau ia tak menampik menyimpan rasa kecewa, kecewa terhadap masalalu ibunya dan kecewa telah dibohongi dengan cerita palsu sang ibu sehingga ia menaruh dendam pada orang yang salah...

dan Max sungguh tersiksa akan hasil dari pembalasan dendamnya yang salah alamat. telah lima tahun berlalu dan dia terus dibayangi penyesalan itu.

Bersambung

1
senjasabdaalam
sakit banget jadi anita
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
penyesalan kalian semua tdk ad gunanya
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
separah itu traumanya 😭😭😭
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
kamu salah paham Anita, mereka begitu karna rasa rindu dan rsa bersalah padamu
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
ya Tuhan.. jngan2 Max anaknya yg hilang dri kecil?
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
mereka jg merindukan mu 😔😔😔
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
wah jd remaja laki2 itu si Ezar toh😁😁
made astiti
kasihan anitanya terus😭😭😭🤦🤦🙏
ayu irfan
😢😢😢
Alia Canim
Anita
Alia Canim
dendam apa max sama keluarga pratama
Naura Ar-rahman
ini beneran tamat...??
jdi ini sad ending..? 😭
Naura Ar-rahman
halaaaaaahh. . ngapain pd menyesal. . . selama ini Anita yg paling menderita.... nyesek bgt bacanya...
Naura Ar-rahman
kamu se trauma itu, Anita. . . merasa menjadi orang yg terbuang tdk diharapkan. .. tp itu salah paham. . . tuan Pratama, kenapa dulu kamu egois... sekarang baru menyesal setelah kehilangan anak....
Shin Gao: sampai sekarang max masih egois cb dia kasih tau Pratama pasti Anita gak bunuh diri
total 1 replies
Naura Ar-rahman
kamu jangan terlalu dendam, Anita. . . kasihan psikis mu. . . sekarang kn Max udah lumpuh. . . kamu hrs mengikhlaskan yg sudah2...
Naura Ar-rahman
sekarang kamu menyesal,, Max. . . penyesalan mu terlambat krn Anita mengalami trauma berat...
Naura Ar-rahman
dia adl istri yg kau sia2 kan. . . krn dendam yg slh alamat...
Naura Ar-rahman
dia adl istri mu yg kau sia2kan,, Max...
Naura Ar-rahman
terus istri siri Max kemana selama ini..??
apa Max tau klo istri siri nya ga peduli dg ibu Max... pas diajak membesuk dia ga mau..
Nur Mei
ceritanya seru dan menegangkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!