NovelToon NovelToon
MIRACLE (Love Of My Life Season2)

MIRACLE (Love Of My Life Season2)

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Suami amnesia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:61.2k
Nilai: 5
Nama Author: FT.Zira

JANGAN DIBACA! KALAU TIDAK AMU SAKIT KEPALA. TULISAN MASIH ANCUR, BANYAK TYPO DAN NARASI YANG TIDAK SESUAI.

SEDANG DALAM TAHAP PERBAIKAN



Nayrela Louise dan Rory Ace Jordan. sepasang kekasih yang akhirnya bisa menikah. Mereka berpikir kehidupan bahagia mereka akan di mulai, namun siapa sangka mereka masih harus menghadapi hal lain di luar dugaan mereka.

Sosok baru yang hadir dan mencintai mereka seolah menguji cinta mereka. Akankah Nayrela berpaling dan mengkhianati pernikahan mereka? atau justru Rory yang akan berpaling?

Apakah cinta mereka akan tetap utuh dan tetap setia pada cinta mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FT.Zira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. Cara Menghibur

Gloria dan Vincen tiba di rumah sakit beberapa menit setelah Martin dan yang lainnya tiba. Ia segera memeluk menantunya dengan raut wajah lega. Namun, Nayla hanya bergeming. Nayla menatap sekilas dua orang lagi yang baru saja datang, lalu memalingkan wajahnya dalam diam.

"Nay,,, apakah ada yang terasa tidak nyaman?" tanya Gloria.

Nayla menoleh menatap Gloria, mengelengkan kepalanya dan kembali memalingkan wajahnya kearah jendela.

"Apakah kamu tidak mau berbicara bahkan dengan Mama, sayang?" tanya Gloria merasa iba dengan keadaan menantunya.

"...."

Nayla tidak menjawab, juga tidak mengeleng ataupun mengangguk. Nayla hanya menatap jendela dengan tatapan yang tidak bisa diartikan. Ia akan merespon pertanyaan dan menjawab ketika jawaban dari pertanyaan itu adalah ya dan tidak. Namun tidak mengatakan apapun ketika pertanyaan itu memerlukan jawaban panjang.

Gloria meraih tangan menantunya, dan segera terkejut menyadari betapa berbedanya tangan yang ia genggam sekarang.

"Katakan sesuatu, Mama akan disini untuk mendengarkan semua yang ingin kamu katakan," bujuk Gloria berusaha menahan air matanya.

",,,"

Hening....

Gloria tertunduk sedih, tidak tau bagaimana membujuk menatunya untuk kembali bersuara. Ia mengingat peretemuan sebelumnya dengan menantunya masih berjalan dengan baik dan hangat, bahkan Nayla masih tertawa bersamanya, dan sekarang semuanya berubah. Hingga suara dibelakangnya membuat ia menoleh.

"Maaf tante, apakah tante keberatan jika ikut saya sebentar?" sapa Chris.

"Ah,, kamu sudah kembali, Chris?" sambut Gloria balas bertanya.

Chris memberikan anggukan ringan sebagai jawaban sebelum meneruskan menjawab pertanyaan.

"Saya tiba disini kemarin, dan saya ingin menyampaikan sesuatu," tutur Chris.

"Untuk sementara, biarkan hanya Kevin saja yang berada di sini," sambungnya berharap.

Mereka serentak mengangguk mengerti dan segera keluar dari ruang rawat Nayla. Mereka diarahkan untuk masuk kedalam ruangan Chris dan mulai menjelaskan tentang keadaan Nayla.

"Nayla memang sudah sadar, hanya saja tidak sepenuhnya," ungkap Chris memulai.

"Dia bisa mendengar dan mengerti apa yang kita katakan, bisa merespon meski sedikit lambat, dan bisa memberikan jawaban dari pertanyaan yang kita ajukan,"

"Namun, dia tidak memiliki keinginan untuk bicara terlalu banyak. Dia hanya akan memberikan jawaban singkat atau bahkan tidak sama sekali, dan kalian sudah melihatnya," tutur Chris.

"Dia menutup seluruh emosi yang hatinya rasakan, dan sejujurnya itu akan berdampak tidak baik jika hal ini berlangsung lama. Jika kita bisa membuat dia sekali saja mengeluarkan emosi hatinya, maka keadaannya akan membaik," ungkapnya.

Keheningan yang terjadi diantara mereka berlangsung cukup lama. Mereka sibuk dengan pikiran masing-masing, dan memikirkan cara apa yang bisa di gunakan untuk membuat Nayla kembali seperti sebelumnya.

"Kita hanya bisa mencari cara untuk mengalihkan perhatiannya, bukan?" tanya Ethan memecah keheningan.

"Benar," jawab Chris.

"Apakah kita harus menghindari apa saja yang berkaitan dengan penyebab dia seperti ini?" tanya Ethan.

"Akan lebih baik jika kita justru tidak menghindari apapun, atau dia akan menganggap kalian berusaha menjauhkan dia dari apa yang dia sukai," jawab Chris.

"Aku ada ide, hanya saja aku tidak tau apakah kalian akan setuju," ucap Nathan.

Mereka diam, namun mengarahkan pandangan mereka pada Nathan dengan tatapan bertanya tanpa menghakimi. Namun, tatapan Nathan justru berubah ragu ketika bertemu dengan Gloria.

"Katakan saja, tidak apa-apa," sambut Gloria tersenyum lembut.

"Uhm,, itu,, aku ada ide untuk meletakkan bunga yang pernah diberikan Rory untuk Nayla sebelum mereka menikah," papar Nathan.

"Kita mungkin tidak tau bunga apa, tapi aku yakin Adrian tau. Dia satu-satunya orang yang selalu mengurus apapun yang berhubungan dengan Nayla di kantor, bahkan di luar kantor,"

"Aku juga ingat Adrian sudah menjadi asisten Nayla bahkan sebelum Nayla menjalin hubungan dengan Rory," tutur Nathan.

"Aku setuju," timpal Thomas.

"Ini langkah terhalus yang bisa kita lakukan untuk saat ini," sambungnya.

"Tante setuju," sambung Gloria.

"Aku juga akan setuju," timpal Vincen.

"Itu layak untuk dicoba," sahut Chris.

Martin mengangguk setuju dan mengeluarkan ponselnya.

"Kalau begitu, aku akan menghubungi Adrian," ucap Martin.

Martin sedikit menjauh dari teman-temannya, berbicara dengan Adrian tanpa bisa mendengar dengan jelas apa yang dibicarakan. Mereka hanya mendengar jawaban singkat Martin tanpa mengerti apa maksudnya.

"Bagaimana?" tanya Nathan saat Martin telah selesai.

"Adrian hanya ingat Anyelir merah dan Gebera,"

"Dia mengatakan, saat itu Nayla menerima bunga yang dikirim langsung ke kantor, dan setelah membaca kertas yang terselip dibunga itu, Nayla tersenyum dan buru-buru pergi meninggalkan kantor," papar Martin.

"Dari caranya menanggapi hal itu, kita bisa menebak bukan?" sela Ethan.

"Itu jelas Rory yang mengirimnya dan dia menunggu didepan kantor Nayla," sambungnya.

Mereka kembali mengangguk sependapat dengan apa yang Ethan katakan.

"Apakah kamu bisa memperkirakan kapan Nayla diperbolehkan pulang?" tanya Martin menatap Chris.

"Jika kondisinya terus stabil, dia bisa pulang lusa," jawab Chris.

Mereka menghebuskan nafas lega. Selesai dengan apa yang mereka bicarakan, mereka segera keluar dari ruangan Chris dan kembali ke ruang rawat Nayla. Mereka mendapati Nayla kembali tidur dengan Kevin juga tertidur tanpa melepaskan tangan Nayla.

...@@@@@@@@...

Disudut tempat lain dipesisir pantai, seorang pria yang tengah menikmati pagi hari dengan berlari di pantai dikejutkan dengan tubuh seseorang tersengkut disebuah batu karang yang berada tidak jauh dari pesisir pantai dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Tanpa pikir panjang, pria itu menceburkan diri ke laut dan menarik tubuh seseorang yang ia temukan ke tepi pantai.

Tangannya dengan cekatan melakukan pertolongan dan segera membawanya ke rumah sakit terdekat. Hingga ia kembali di kejutkan dengan fakta bahwa keadaan orang itu cukup serius karena terlalu lama di dalam air.

"Bagaimana keadaannya?" tanya pria itu pada sang dokter kala pemeriksaan telah selesai.

"Anda membawanya tepat waktu. Dia selamat, hanya saja, apakah dia akan bertahan hidup atau tidak, kita hanya bisa berharap dengan kemauannya untuk tetap hidup," jawab Dokter.

"Sepertinya dia sempat terapung diatas sesuatu, dan bertahan cukup lama disana. Itu jelas membuktikan bahwa dia masih ingin bertahan hidup," paparnya.

"Namun, dia juga memiliki beberapa luka serius di tubuhnya," imbuhnya.

Pria itu mengangguk dan mengucapkan terima kasih. Selesai mengatakan itu, sang dokter pergi meninggalkan ruang rawat pasien, sementara pria itu masuk kedalam untuk melihat keadaan pria yang ia tolong.

"Syukurlah jika dia selamat," gumamnya.

"Semoga saja keadaannya membaik," imbuhnya penuh harap.

Jeda keheningan hanya berlangsung sesaat sampai suara ponsel di saku celananya membuat ia terlonjak kaget dan segera mengeluarkan ponselnya. Wajahnya berubah kesal kala melihat nama yang tertera di layar ponsel. Meski begitu, ia tetap menggeser ponsel untuk menerima panggilan dari temannya.

"Ya?" sambutnya dengan suara malas.

"KEMANA KAU, ROBERT???"

Suara melengking seorang wanita dari ponselnya membuat ia dengan segera menjauhkan ponsel dari telinganya.

"Wanita gila!" umpatnya sembari mengusap telinganya.

"Bagaimana bisa tubuh kecilnya tidak sesuai dengan suara mengerikan yang diamiliki?" rutuknya pelan sebelum kembali mendekatkan ponsel ke telinga lagi.

"Bersyukurlah telingaku masih selamat hingga saat ini," gerutu pria itu yang di sebut Robert.

"Apakah kau baru saja bangun?" tanyanya dengan intonasi kesal.

"Tentu saja tidak," sanggah Robert.

"Lalu, kenapa kau belum di cafe?" ujarnya.

"Aku melihat seeseorang tenggelam, jadi aku menolongnya dan sekarang masih di rumah sakit," terang Robert.

"Kau yakin itu bukan dalih agar kau terhindar dari tugas?" sindirnya.

"Astaga,,, Leoni, aku mengatakan yang sebenarnya," sambut Robert.

"Jika kau tidak percaya, datang saja ke rumah sakit," imbuhnya.

"Baik, kali ini kau kulepaskan. Tapi, jika aku tau kau berbohong, jangan harap kau bisa mendapatkan gajimu bulan ini," gertak Leoni segera memutuskan panggilannya.

"Hei,,, itu tidak ad_il,,," Robert mengerutkan keningnya dan segera melihat layar ponsel.

"Wanita gila itu,," geramnya sembari menatap kesal layar ponsel miliknya.

Robert beralih pada pria yang terbaring didepannya dengan pakaian khas rumah sakit. Dia hanya mengenakan celana pendek dan atasan pendek yang berbahan tipis dan tanpa alas kaki ketika ia menemukannya.

"Apakah dia turis yang tenggelam karena terseret ombak? Atau bagaimana?" gumamnya sembari memiringkan kepala.

"Jika dia seseorang yang jatuh dari kapal atau sesuatu, itu juga memiliki kemungkinan,"

"Dan melepaskan pakaian ketika tenggelam adalah langkah cerdas dimana tidak semua orang bisa berpikir tentang itu,"

"Hal itu bisa membuat dia terapung lebih lama. Tapi, aku takjub jika dia bisa bertahan lama di air seperti yang diperkirakan dokter,"

"Keajaiban," ujarnya.

Robert menikan bahunya diakhir gumamman yang ia katakan. Hingga, ia melihat pria itu menggerakkan bibirnya seolah akan mengatakan sesuatu, dan ia mendengarnya sebelum pria itu kembali kehilangan kesadarannya.

"Ma Chérie,,,"

...@@@@@@@@...

. . . . .

To be Continued

1
yetiku86
othor satu ini selalu luar biasa dlm berkarya. pokoknya rekomended utk dibaca. 👍👍👍🥰🥰🥰
terimakasih kak Zira 🙏🙏🙏
semoga selalu sehat dan bahagia 🤲🤗
〈⎳ FT. Zira
ya ampun/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/... kok ya aku baru sadar/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
terima kasih kaka..
yetiku86
jaket yg ia "kenakan", disitu tertulis "kenalan".
ikut bantu koreksi Thor🙏
〈⎳ FT. Zira: ya ampunnn/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
salah satu hurup aja artinya jauh yak/Facepalm//Facepalm/
terima kasih banyak kaka🫰🫰🫰
total 1 replies
yetiku86
jangan2 mereka udah nyadar tentang perasaan Val???
yetiku86
oke Thor 🥰
yetiku86
🤣🤣🤣🤣🤣 maaf ya Ethan aku tertawa di atas penderitaanmu 🤭🤭🤭
yetiku86
tolak Noel bukan Val Thor.
yetiku86
anak2 lain bangun tidur ngucek mata sambil bawa bantal atau boneka kucel, lah... Noel.... bawa buku 😍.
tahu ngga Noel , penelitian tentang literasi anak2 di Indonesia khususnya minat membaca buku itu cuma 0,01 % . dan mungkin kamu salah satu dari 0,01% itu. 👍👍👍
yetiku86
kenapa jangan lebih dari sembilan Thor?? kayanya pengalaman pribadi othornya neh 🤭🤭🤭✌✌✌
〈⎳ FT. Zira: /Shhh//Shhh/ jan keras keras
total 1 replies
yetiku86
menemimu Thor, siapa tahu mau di ganti 😁
yetiku86
lalu bgmn dengan Chris, sudahkah menikah kak Zira?? jangan kau biarkan dia menjomblo seumur hidup kak Zira, kasihanilah dia 🤭
yetiku86: nasibmu Chris... Chris... 😌
total 2 replies
yetiku86
kuharap ngga salah nyawel orang lagi 🤭
yetiku86
kenapa di buat sulit, ada tes DNA loh kalau kamu memang yakin bahwa itu Roy.
yetiku86
sekarang aja bilang nyaman, kemarin di peluk main dorong aja 😏
yetiku86
ternyata yg amnesia tdk hanya otakmu Rory tapi hatimu juga, sayang sekali.
yetiku86
mencintai dalam diam... sangat menyesakkan. semoga ada seseorang yg bisa membuatmu bahagia suatu saat nnti paman Ken.
yetiku86
jangan bilang nanti ketemu Edgar yg lagi nyari dompet 🤭🤭🤭
〈⎳ FT. Zira: kisah terulang dong kak😂
total 1 replies
yetiku86
ternyata Robert ikutan amnesia 😌
yetiku86
jangan lupa Sean, majikanmu itu cenayang😅😅😅
yetiku86
bersabarlah sebentar lagi Roy... semoga Othor berbaik hati segera mempertemukanmu dengan cintamu. 🤭✌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!