Hai Readers, Untuk kalian yang baru bergabung saya sarankan untuk membaca Season 1 dari kisah Eric ya! agar memahami alur cerita yang ada di Season 2 ini.
Adapun Season 1 ada di profil saya ya!
Happy reading
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nemonia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 35
Setelah melihat Eric sudah pergi, sara kemudian berbalik untuk masuk universitas. Tetapi alangkah begitu sangat terkejutnya sara, melihat seluruh pasang mata dari atas gedung sampai bawah sedang memandanginya dengan sangat tajam dan penuh ketidakpercayaan.
Mereka semua sangat terkejut dan tidak percaya dengan pandangan mereka. Ini adalah momen pertama kali mereka melihat sara diantar oleh seorang pemuda yang masih sangat muda bersamanya.
Dapat mereka semua pastikan, kalo sara pasti mungkin memiliki hubungan dengan laki-laki itu.
Dari dulu mereka lihat, tidak ada laki-laki yang berhasil mendapatkan hati sara. Dan sebagian laki-laki tidak ada yang berani mendekati sara karena pengaruh ayahnya.
Mereka semua takut akan membuat sara terluka atau lainnya, ketika itu terjadi mereka semua takut kalo sara akan menyuruh ayah untuk menghabisi mereka. Bagaimanapun ayah sara Frank begitu sangat mendominasi dua tahun terakhir di kota Leonard.
Sara melihat ekspresi semua orang memandanginya seperti itu tidak membuatnya malu. Malahan sara sangat senang jika mereka semua melihat momen kedekatannya bersama Eric tadi.
Pasti semua orang akan sangat senang jika dilihat oleh banyak pasang mata menyaksikan kedekatan dengan orang yang kita sayangi.
Begitupun sara, dia sangat senang dan bersemangat ketika menyadari kalo mereka semua melihatnya tadi bersama dengan Eric.
Kemudian beberapa dari teman dekat sara mendekati nya, "Siapa laki-laki tadi bersamamu sara?" Tanya seorang pria bernama porno. Dia adalah salah satu pengagum sara dari dulu, tetapi dia tidak memiliki keberanian untuk mengungkapkan nya.
Sara mendengar itu buru-buru berkata dengan penuh semangat," Dia adalah calon suamiku dimasa depan!" Ucap sara tanpa ada sedikit keraguan. Sebab sara benar-benar sudah terobsesi dan mulai tertarik dengan sosok Eric. Jadi dia tidak akan ragu-ragu mengakui Eric didepan semua temannya.
"Aahh benarkah itu?" Tanya porno dengan ketidakpercayaan.
Sara mengangguk dan berkata, " Tentu saja! "
Setelah mengatakan itu, sara berbalik dan dengan dingin meninggalkan teman-tamannya.
"Bos? Bukankah kamu sangat menyukai nona sara? Lalu apakah kamu membiarkan dia dimilik oleh laki-laki lain?" Tanya teman didekat porno.
Porno saat ini dipenuhi dengan amarah saat mendengar kalo laki-laki yang mengantarkan sara tadi adalah calon suaminya. Porno benar-benar tidak bisa menerima hal ini, sebab keluarga nya mendukung penuh dirinya untuk mendapatkan sara menjadi istrinya.
Porno mengepalkan tinjunya dan berkata dengan marah, "Tenang saja. Aku akan berusaha mencari identitas anak itu dan akan menghabisinya supaya tidak ada sainganku mendapatkan nona sara kedepannya." ucap porno dengan penuh kemenangan.
Saat ini Eric sedang menuju rumah Lyra sehabis dia tadi mengantarkan sara ke Universitas.
Tak membutuhkan waktu yang lama, Eric tiba di rumah Lyra dengan sangat cepat. Eric kemudian turun dari mobil dan akan masuk kedalam rumah Lyra. Tetapi tanpa sengaja, dia bertabrakan dipintu dengan Lyra yang sudah berdandan bersiap menemui Bella.
Lyra sangat terkejut dengan kemunculan Eric tiba-tiba didepannya. Bagaimanapun dia juga tidak mau memberitahu Eric tentang kesempatan dia menemui Bella hari ini. Jadi Lyra akan berusaha menyembunyikan masalah ini.
"Eric? Ada apa kamu tiba-tiba datang pagi-pagi sekali?" Tanya Lyra dengan gugup.
Ekspresi Lyra ketika saat mengalami sebuah masalah tidak bisa disembunyikan dari raut wajahnya.
Eric tersenyum dan berkata, "Aku cuma mau datang bermain denganmu! "
Lyra tersenyum dan malu-malu berkata, "Ooo jadi seperti itu."
Eric memandangi Lyra yang memakai penampilan seperti akan bertemu dengan seseorang, lalu Eric buru-buru bertanya, "Sepertinya kamu sedang ingin menemui seseorang ya?"
Lyra mendengar itu ini menjadi sangat gugup. Bagaimanapun dia harus menyembunyikan masalah ini dari Eric," Aaku tidak sedang menemui seseorang. Aku cuma ingin jalan-jalan keluar sendirian! "
Eric menyerngit mendengar itu, jadi Eric buru-buru bertanya dengan dengan nada sedikit marah, "Owh! Apakah kamu tidak mau mengajakku jalan-jalan juga? Atau.... Kamu sedang menemui seorang pria ya? makanya diam-diam pergi sendirian " Ucap Eric dengan ekspresi memaksakan senyum.
Mendengar Eric mengatakan ini, Lyra menjadi panik setengah mati. Bagaimanapun jika dia tidak menjelaskan masalah ini kepada Eric dengan masuk akal, maka ini akan menjadi sebuah kesalahan pahaman.
Lyra tertegun sejenak menundukkan kepalanya karena tidak berani menjawab pertanyaan dari Eric.
Melihat Lyra tidak menjawabnya, Eric berkata tersenyum sambil membalikan badannya pergi," Kamu boleh menemui siapa saja, aku tidak apa-apa . Semoga sukses pertemuan nya."
Setelah mengatakan itu. Eric langsung memutar badannya untuk pergi.
Melihat Eric yang ingin pergi membuat Lyra sangat ketakutan setengah mati. Dia benar-benar takut jika Eric pergi meninggalkan nya dengan kesalahpahaman.
"Eric tunggu dulu.. Aku bisa menjelaskan nya! Ini hanya salah paham! "Ucap Lyra sambil menarik tangan Eric.
Eric memutar badannya menghadap Lyra dan bertanya dengan serius," Ayo jawab pertanyaan dengan jujur kalo begitu. Kemana kamu akan pergi pagi-pagi seperti ini? Aku sedang tidak melarang mu, tetapi aku cuma ingin mengetahuinya."
Lyra tiba-tiba menangis panik mendengar pertanyaan Eric, "maafkan aku... Maafkan aku karena tidak memberitahumu sebelumnya." Lyra menundukkan kepala lalu berkata dengan nada bersalah," Aku sebenarnya ingin bertemu dengan Bella, dia mengajakku untuk bertemu, tetapi aku takut kamu tahu ini dan lalu ikut menemui Bella. "
Mendengar Lyra mengatakan itu, hati Eric sekarang menjadi tenang. Bagaimanapun alasan ini sangat masuk akal bagi Eric. Lalu Eric buru-buru bertanya dengan lembut, "Kenapa kamu takut aku ikut menemui Bella?"
Lyra menggelengkan kepala nya dan berkata dengan cemberut, " Aku tidak mau melihatmu bertemu dengan Bella lagi... Nanti dia akan mengambil mu... Dia nanti akan memeluk ketika bertemu... Aku tidak bisa membiarkan kamu dipeluk oleh Bella itu."ucap Lyra sambil terisak sedih
Eric mendengar ini tidak bisa menahan tawanya. Jadi alasan Lyra tidak mengajak Eric karena dia tidak siap mempertemukan Eric dan Bella. Jika itu terjadi, yang paling Lyra takuti adalah Bella melakukan sesuatu yang berlebihan kepada Eric.
Eric tersenyum buru-buru memegangi pipi Lyra dengan kedua tangannya sambil menatap Lyra dengan sangat serius, " Lyra... Aku tidak akan pernah tertarik dengan wanita manapun selain kamu, sampai kapanpun itu.
Tuhan mungkin menciptakan ku untuk kamu miliki. Aku sendiri tidak mau dimiliki oleh wanita lain selain dirimu!" Eric menghela nafas lalu melanjutkan," Apalagi Bella, dia sudah memiliki suami. Jadi bagaimana mungkin aku berani menyentuh dia.."
Eric mengusap air mata Lyra dan berkata dengan serius," Kamu tidak perlu cemburu dengan siapapun termasuk Bella. Aku hanya mencintaimu, tidak ada yang lain, kamu dapat mempercayai ku. "
Lyra yang mendengar itu menjadi sedikit tenang.
saat baru ketemu mereka saling balas mencium.
kok sekarang tiba² gitu..
konyol.. konyol..😄