NovelToon NovelToon
Kaisar Penguasa Api & Es

Kaisar Penguasa Api & Es

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Barat
Popularitas:956.1k
Nilai: 4.6
Nama Author: Mhanks

"Kenapa, kenapa semuanya harus diukur dengan kekuatan?"
Alta bangun, dia benar-benar suram saat menerima takdir yang baginya benar-benar sangat buruk. Tapi dia sama sekali tidak menyerah.
Lagipula, dia percaya dengan sebuah keajaiban! ketika seseorang berkata tidak mungkin, maka dia percaya dengan teguh bahwa itu mungkin!
Katanya elemental adalah segalanya, baik, dia ingin menunjukkan dan mengikuti permainan itu, berusaha untuk menjadi kuat, dan pada akhirnya menjadi seorang paling tinggi di dunia itu!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mhanks, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12 Jam

Enevi kini terbaring. Beberapa balutan kain ada pada tubuhnya untuk menutupi bekas lukanya. Walaupun juga sudah berlalu satu hari, namun kondisi Enevi juga membaik. Ibu Enevi, Ariana juga duduk di samping putrinya untuk menemani proses kesembuhan.

Alias dia merawat sang putri seperti menyuapi. Bagaimanapun kasih sayang seorang ibu tak ada tandingannya.

“Bukankah ibu pernah berkata bahwa tidak perlu untuk melakukan hal yang seperti itu?”

“Aku sudah beranjak dewasa. Ya, bagaimana rasanya terkurung di dalam istana dan tak mengetahui dunia luar. Aku hanya ingin menjalankan misi yang ku buat sendiri saja untuk mempraktekkan teori yang ku pelajari selama bertahun-tahun.” Enevi mencoba untuk memberitahu ibunya.

Sang ibu hanya menghela napas sambil mendengar jawaban yang sama semenjak dulu. Dulu saat Enevi bersikeras untuk keluar dimana dia akan bertahan di hutan elemental beast dan setidaknya menyelamatkan ratusan manusia untuk menyeberangi hutan, Ariana adalah orang yang kukuh menentangnya. Bagaimanapun itu adalah misi yang cukup beresiko.

“Tapi ucapan ibu benar, kan. Kau pulang dalam keadaan kritis.” Ariana berkata, sambil mendengus kesal, menatap putrinya dengan tajam. Baginya, Enevi adalah seorang putri yang cukup keras kepala.

Tapi di sisi lain dia memiliki kebanggaan tersendiri. Putrinya kini telah tumbuh menjadi seorang remaja yang mempunyai pikiran dewasa, tak manja dan menunjukkan bagaimana pantasnya menjadi seorang tuan putri.

Itu sudah wajar karena Ariana memang berada di penjara suci dan ditempa baik fisik dan pikirannya hingga tak mengetahui dunia dan berita luar. Mungkin beberapa pangeran sana mengenal siapa sosok Enevi. Tapi Enevi sendiri, dia mungkin tidak mengenal beberapa pangeran di luaran sana.

“Enevi.”

Pintu kamar terbuka, bersamaan dengan suara berat terdengar. Itu adalah pangeran Leom yang baru saja kembali dari penjagaannya di lingkungan istana kekaisaran. Tidak, sebenarnya dia baru saja kembali setelah mengantarkan pangeran Alta menuju kediaman Eleria tanpa menyadari bahwa Alta tengah dilanda masalah yang besar.

“Leom, kau darimana saja.” Ariana bertanya sedikit khawatir.

“Hanya sekedar jalan-jalan ibu.” Pangeran tersenyum di hadapan ibunya.

“Enevi, aku sudah bertemu dengan orang itu. Sepertinya kaisar benar, dia tidak terlalu berbahaya. Jadi aku juga telah meminta maaf dan mengucapkan rasa terima kasih kepadanya.” Sambung Pangeran Leom.

Pangeran Leom, sebagai pangeran yang mengedepankan kebijaksanaan, dia jelas sama sekali tidak melanggar janjinya kepada Alta. Dimana dia tidak akan menguakkan siapa identitas Ego yang sebenarnya. Lagipula Ego, atau Alta benar-benar sangat ceroboh dimana dia mau melepas topengnya dan tak bersikukuh. Walaupun tujuan yang sebenarnya dia tidak ingin mendapatkan konflik dengan Leom.

“Syukurlah. Walaupun tampak mencurigakan, tapi ibu tahu bahwa sepertinya dia adalah orang baik.”

“Tapi bagiku tidak.” Enevi menyahut ucapan ibunya.

Raut wajah Enevi tertunduk melas. Dia masih mengingat tentang Ego yang seharusnya masih bisa menyelamatkan sosok yang bernama Alter. Jelas itu membuat ibu dan kakaknya menjadi terfokus kepada Enevi. Maksudnya apa yang terjadi sebenarnya? Karena orang yang bernama Ego itu menyelamatkan Enevi, tapi Enevi sendiri tidak menganggap bahwa orang itu adalah orang baik.

“Apa, apa yang terjadi?” Tanya Leom penasaran. Entah kenapa apabila memang ada suatu yang merugikan adiknya, maka Leom tidak akan melepaskan Altair.

Enevi menggelengkan kepalanya, menjawab pertanyaan dari kakaknya dimana dia menceritakan kejadian yang sebenarnya di hutan tersebut. Memang pada dasarnya orang yang bernama Ego itu sama sekali tidak memiliki kejahatan kepada dirinya, tapi Enevi masih tidak bisa menerima bahwa Ego sama sekali tak menyelamatkan Alter.

Leom terdiam sejenak. Altair, Alter, bukankah itu nama yang sama? Dan juga, apakah adiknya sama sekali tidak menyadari bahwa orang yang dia tolong dan orang yang menyelamatkannya adalah orang yang sama? Namun dia hanya diam saja dan tak berbicara apa-apa.

............

Malam hari, sudah hampir 12 jam dan Alta terbaring lemas dan tak bisa menggerakkan tubuhnya. Di sekitarnya hanyalah gelap dan tak ada pencahayaan sedikitpun yang membuat dia merasa direpotkan.

Selain itu, selama 12 jam dia seperti orang mati yang dipaksa sadar karena tidak bisa berbuat apa-apa. Alta mungkin hanya bisa berkata kepada dirinya sendiri, membatin dan mendengus kesal karena perbuatan dari Eleria.

Barulah, tepat saat itu juga, tubuh Alta mulai bisa digerakkan. Tapi hanya perlahan dimana dia bisa menggerakkan jarinya terlebih dahulu. Itu membuat dia senang dan geram secara bersamaan karena dia harus berusaha lebih keras lagi agar tubuhnya bisa bergerak sepenuhnya.

“Ayolah!”

Alta mulai memaksa dirinya sendiri. Mulai dari mendorong jarinya di atas kasur agar tubuhnya bergerak. Namun dia menyadari sesuatu bahwa otot-ototnya masih lemah karena pengaruh racun tersebut. Sulit dibayangkan, dalam posisi yang gelap, Alta harus berusaha untuk keluar dari cengkraman racun yang cukup kuat.

Awalnya dia mulai berpikir tentang bagaimana jika dia mengeluarkan chakra, dan menggunakan elemen api sebagai penerangan. Tapi itu tidak berlaku, dia masih diam membeku.

“Bagus, tanganku bisa digerakkan sepenuhnya!” Alta mulai berbicara dengan hati yang berbunga. Ini adalah kemajuan yang cukup bagus.

Namun apa yang membuat dia senang, ketika sistem sarafnya kembali normal. Dia merasa bahwa tidak hanya tangannya saja yang bisa digerakkan, kedua kaki dan kepalanya juga bisa. Sayangnya dia masih terlihat lemah dan tak sekuat sebelumnya. 

Tentunya dia harus bersabar, dia baru bisa bergerak hampir sepenuhnya. Sehingga apa yang dia lakukan adalah berdiri dan mulai olahraga ringan seperti push up agar tubuhnya bisa lebih leluasa dan juga untuk meregangkan otot-ototnya.

Wushh!

Barulah, setelah itu dia menyalakan sebuah api di tangannya untuk menerangi keadaan sekitar. Tapi dia sama sekali tidak akan bergerak ke istana kota kerajaan terlebih dahulu, melainkan dia melihat-lihat seisi rumah Eleria untuk melihat apakah ada barang yang berguna atau tidak? walaupun di hadapannya hanyalah beberapa tanaman, dan Alta sendiri tak tahu apa kegunaannya tapi siapa tahu memang berguna.

“Aku berharap ini bukan tanaman obat, tapi adalah tanaman beracun.” Pikirnya.

Masalahnya ini akan sangat berguna setidaknya melumpuhkan para prajurit yang mengekang Eleria apabila tanaman ini benar-benar tanaman racun. Maka dari itu, dia berharap lebih bahwa ini adalah tanaman racun.

Alta melihat sekeliling. Dia melihat sebuah lentera yang tak menyala. Sehingga apa yang dia lakukan adalah menyalakan lentera itu dan mematikan elemen api di tangannya. Ini dia lakukan daripada chakranya terbuang sia-sia, lebih baik api menyala pada lentera yang ada minyak tanah.

Namun tiba-tiba fokus Alta tertuju pada sebuah rak buku ketika dia melihat di sekitar. Ada begitu banyak yang membuat Alta yakin bahwa ini mungkin adalah buku yang berhubungan dengan alkimia. Setidaknya itu membuat Alta yakin bahwa kemampuan dari Eleria adalah turun temurun karena dia bisa melihat buku-buku tersebut terlihat begitu kuno.

1
Eda Eda
👍
spooky836
pengguna api xboleh nk panaskn badan sendiri. apa mc bodoh atau plagiat karya orang 100%.
spooky836
pengemis ke minta duit buat cerita sampah ni.
spooky836
cerita plagiat anak haram buat cerita ni sampah
Mamat Stone
moga sehat selalu Thor
Mia Sagitarius
bahasanya ketinggian...knp GK kayak di novel"sebelah...(elemen saja tak usah elemental....ini hanya contoh sebagian...
Cl00vEeyy
luar biasa
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Yeaaah
fitri
Luar biasa
RiellCh
Lanjut thor, seru banget novel lu, gw ikutin lu dari P5E, dan novel terbaru lebih seru cuy
Susi Liana sari
bagus,lanjutkan episodenya
Zaenal Abidin
lanjuuuut tooor
Ikram Dicky
penigkatan kekuatan nya seperti ap?
Ikram Dicky
lanjut
Ikram Dicky
Like 👍
Ikram Dicky
ngak pake tinggkat kultaifasi ya?
Ikram Dicky
mantap
Ikram Dicky
lanjut
Kemana Enevi
Yaaaa jangan kendor kayak kemaren Tor 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!