Bagaimana jika menderita Hypnophobia? Yaitu sebuah ketakutan untuk tidur.
Hingga akhirnya menjadikan seorang wanita bernama Azalea Bloom menjadi seorang workaholic karena begitu takut dengan tidur.
Kedatangan Julian Kingsford di apartemennya, membuat dia cukup merasa aman dan nyaman karena akhirnya dia bisa tertidur nyenyak setelah cukup lama mengalami hal ini.
SETTING LUAR NEGERI (jangan samakan dengan budaya indo ya.. yg ga suka di skip aja)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Semakin dekat dan tak bisa lepas
Julea
"Kalian menginap di sini saja malam ini," kata Beau pada Julian dan Lea.
"Oke," jawab Lea.
"Tidak," jawab Julian.
Jawaban tak kompak itu membuat Beau mengerutkan keningnya.
"Kalau begitu Lea saja yang menginap di sini," kata Beau.
"Aku tak bisa tanpa Julian, Aunty," jawab Lea tersenyum.
Julian melihat ke arah Lea.
"Kalian berpacaran?" tanya Beau sembari mengoleskan butter pada rotinya.
Lea dan Julian sama-sama tak menjawab.
"Oke, Mommy tak akan mencampuri urusan kalian, tapi Mommy ingatkan agar tak mempermainkan sebuah hubungan," ucap Beau.
Lea dan Julian hanya mengangguk. Adrian tertawa melihat itu.
"Tak ada yang perlu ditertawakan, Adrian," ucap Julian.
Lea pun tertawa lirih dan Julian melihat ke arahnya.
"Lea, apa yang kau tertawakan?" tanya Julian.
Lea hanya mengedikkan bahunya lalu Julian menghampiri kursinya yang ada di sebelah Beau.
Lea beranjak berdiri dan berlari menghindari Julian.
"Jangan lari," ucap Julian.
"Aku tak akan lari jika kau tak mengejarku," sahut Lea dan menuju ke arah kolam renang.
Julian mengejar Lea ke area kolam.
"Mereka seperti anak TK saja," kata Beau.
"Mereka sudah saling ketergantungan, Mom. Tapi masih terjebak dalam friend zone mereka," kata Adrian dan beranjak dari duduknya dan pergi dari sana.
Beau duduk di sofa sembari melihat ke arah kedua sejoli yang sedang berkejaran di sekeliling kolam hingga akhirnya Julian melompat ke arah Lea yang ada di pinggir kolam.
Hal itu membuat keduanya jatuh ke dalam kolam renang dan saling tertawa setelah itu.
Beau tersenyum melihat kedekatan keduanya dan Beau yakin bahwa Julian sudah melupakan Cindy sepenuhnya setelah kehadiran Lea yang mengisi hari-harinya.
"Ya, mereka harus menikah. Aku akan mencari cara agar hal itu terlaksana. Aku akan telepon Vea dulu. Dia partner terbaikku," ucap Beau yang segera beranjak dari sofanya karena akan mengambil ponselnya di kamar.
Vea adalah menantu Beau yang paling dekat dengannya karena Beau sudah bersamanya sejak bayi. Vea juga yang biasanya memiliki banyak ide gila tapi cukup brilian.
*
*
"Julian, sudah, aku akan naik," ucap Lea yang menghindar dari Julian.
"Kita pulang ke penthouse," sahut Julian dan mengikuti Lea di belakangnya dan menarik lagi pinggangnya.
"Julian ..."
Julian tertawa pelan dan membawa Lea menyelam hingga wajah mereka saling menatap di dalam air lalu pria itu memagut bibir Lea.
Tak lama kemudian kepala mereka kembali muncul ke permukaan air.
Lea memukul lengan Julian dan sedikit terbatuk. Sedangkan Julian hanya tertawa saja.
"Stop it," sahut Lea mengusap wajahnya dan menuju tangga kolam.
Julian mengikutinya dan naik juga ke atas. Julian tak melihat ibunya lagi di sofa tadi. Lalu Julian mengangkat Lea dan membawanya ke sebuah kamar yang ada di paviliun yang ada di dekat taman belakang.
"Hei, apa yang kau lakukan?" tanya Lea.
"Bercinta denganmu," jawab Julian to the point.
"Sepertinya kau sudah tergila-gila padaku," jawab Lea tertawa renyah.
"Hmm," sahut Julian dan membuka pintu paviliun lalu mengunci pintunya dan membuka baju Lea yang basah. Bibirnya kembali memagut bibir Lea hingga punggung Lea menempel di belakang pintu.
Julian kemudian membuka bajunya sendiri lalu melanjutkan penyatuan tubuh mereka untuk yang kesekian kalinya.
Lea mendorong Julian dan membuat pria itu terjatuh ke atas ranjang dan Lea naik ke atasnya.
“Aku yang memimpin," ucap Lea dengan senyum nakalnya.
Julian tersenyum dan kemudian menepuk pinggul seksinya.
gntung bgt kk