Seorang gadis datang ke sekolah ini menjadi murid baru ... namun , banyak hal ganjil tentang nya..
Sifat dingin dan cuek nya membuat seorang pangeran es yang terkenal dingin dan tegas menaruh sedikit rasa penasaran.. hingga akhirnya jatuh hati..
tapi , apakah si gadis menerima nya.. dan siapa kah gadis itu.. ?????
tunggu saja episode nya..
please like komen , saran , bintang dan juga jangan lupa tip nya jika berkenan 😊
terima kasih 😍😍😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sartika Dhewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35
Bintang pun menghiasi gelapnya langit malam.
Seluruh makhluk hidup yang lelah beraktivitas pun kini sudah terlelap dalam alam mimpi.
Namun tidak untuk seorang gadis yang saat ini tengah mengayunkan pedang yang berlumuran noda merah itu.
Wajah gadis itu tak terlihat jelas karena hanya cahaya rembulan yang menjadi penerang di gedung itu . Sosok gadis itu berpakaian serba hitam membuat beberapa pria didepan nya itu ketakutan.
" apa salah kami ? kenapa kamu memperlakukan kami seperti ini " ucap seorang pria bertubuh gemuk .
" Tolong ampuni semua kesalahan kami. Kami janji tidak akan mengulanginya lagi " sambung pria di belakang nya.
" Kami juga tidak akan pernah menginjakkan kaki di negara ini lagi.. kami mohon lepaskan kami !!! " seru yang lainnya.
Gadis itu jenuh dan bosan mendengar kata itu , karena hampir setiap orang yang ia 'temui' akan berkata seperti itu tapi itu semua hanyalah tipu muslihat.
" segera bereskan . lebih cepat kita pulang " seseorang berbicara pada gadis itu melalui sebuah mini earphone di telinga nya.
" Kalian tau , kalau kalian sudah berjanji akan meninggalkan negara ini.. kalau begitu , kita mulai dari kau !! " ucap Gadis itu mengarah kan pedangnya ke pria gemuk yang berada tepat didepannya.
" baik saya akan segera pergi dan tidak akan mengganggu anda lagi " ucap Pria gemuk itu sedikit lega.
SYAATT !! BRUGG !!
Dua pria lainnya langsung tercengang melihat kepala pria gemuk itu kini bergelinding dilantai.
" hanya orang mati yang bisa menjaga janjinya. selanjutnya kalian berdua " ucap Gadis itu dingin dan..
SYAAT BRUG BRUG !!
Dengan satu kali ayunan kepala 2 pria itu pun juga terpisah .
Gadis itu berjalan keluar dari gedung itu , ia berjalan dengan santainya melewati puluhan mayat yang berserakan dimana-mana.
Sebuah mobil sudah menunggunya di parkiran bawah.
Begitu gadis itu masuk , Mobil van hitam itu melaju meninggalkan tempat tersebut.
#
Keesokan harinya .
Peter dan Aditya yang menonton siaran berita di televisi pun sedikit kaget dengan berita yang saat ini ramai di layar kaca itu.
" PIHAK KEPOLISIAN SAAT INI SUDAH MENGAMANKAN TEMPAT KEJADIAN PERKARA. MENURUT INFORMASI KEPOLISIAN , SELURUH KORBAN KINI SUDAH SELESAI DI IDENTIFIKASI DAN DIKETAHUI JIKA SELURUH KORBAN ADALAH BURONAN DAN JUGA PELAKU KRIMINAL YANG SELAMA INI DICARI POLISI. DITEMUKAN JUGA SEJUMLAH BARANG BUKTI OBAT TERLARANG DAN UANG TUNAI . DEMIKIAN BERITA INI DI SAMPAIKAN...... " ucap pewarta di layar kaca itu.
" kau lihat , pihak berwajib aja belum bisa nangkap pelaku yang membantai gembong nark*b* itu. tapi apa mungkin pelakunya itu justru dari kelompok mereka sendiri " ucap Aditya menuangkan saus ke nasi nya.
Sedangkan Peter malah salah fokus pada sesuatu yang ditampilkan dilayar.
Dengan lensa kamera , ia menangkap gambar itu.
Dengan rasa penasaran , Peter pun memperbesar gambar yang ia ambil.
Tak terasa , air mata nya justru keluar padahal tidak ia izinkan. Aditya kaget melihat Peter justru nangis tanpa sebab.
" Hey !! kau kenapa ?! Oi , jangan buat aku takutlah " ucap Aditya berusaha menyadarkan sahabatnya itu.
Dan disaat itu pula , Reno masuk ke rumah itu dengan niat mengejutkan kedua sahabatnya . Namun malah ia yang kaget saat melihat Aditya yang panik dan bingung sedangkan Peter yang menangis tanpa suara.
" OI OI !! kalian berdua berantem !! hah !! " teriak Reno membuyarkan perhatian Aditya dan Peter.
" gak lah.. noh bocah kulkas ni nangis tanpa sebab. ya bingung lah gue " ucap Aditya membela dirinya sendiri.
" gue gak apa-apa. sorry tapi gue ada urusan mendadak. gue cabut duluan " ucap Peter pada kedua sahabatnya lalu pergi dengan sepeda motor nya.
" salah makan obat kah ? " tanya Reno.
" jangan tanya gue.. ah gue harus laporan sama bokap tu bocah dulu , kalau enggak habis gue diceramahin " ucap Aditya menelpon Tuan Siloka , Ayah kandung dari Peter.
Sedangkan di sisi lain .
Sebuah televisi berukuran besar pun menyala dan juga tengah menayangkan berita yang sama .
Di kursi malas itu , tampak seorang pemuda tengah mendengarkan berita itu.
" memangnya apa yang mereka lakukan. kalau bukan karena kita yang memberi info dan langsung eksekusi mereka. mana mungkin pihak itu bisa masuk berita utama begini . " ucap pemuda itu.
" kita ? hello.. aku sendirian yang masuk kesana. kalian berdua yang kemana , giliran udah selesai baru nongol . kalau mau jadi berita utama juga , noh sana balik ke kantor mu. jangan cuma mau malas-malasan disini " gerutu Gadis yang menyajikan minuman pada pemuda itu.
" hahaha. maaf ya dek. kakak baru aja selesai syuting . agak telat sih karena ada anak baru yang sok bertingkah . maaf ya " ucap pria yang lebih dewasa dibanding pemuda tadi.
" To the point aja , Kak Rai sama Kak Dave. kali ini , kalian ngapain kesini ?! " tanya gadis itu tak mempan dengan jurus dari kedua pria didepannya.
" Ta , Ayah mau ketemu sama kamu. Jadi , sekali ini aja. mau ya , pulang bareng kami " ucap Rai membujuk gadis didepannya yang tak lain adalah Akita.
" kenapa ? mau di sodorin ke siapa lagi aku ? apa yang dulu itu gak cukup ? " tanya Akita sedikit menahan emosi.
" Ta ayah begitu juga demi kamu !! " kesal Dave.
" iya demi aku. Demi aku ayah sampai rela ngelepas wilayah kita , yang udah susah payah ayah dapatin. tapi apa , cuma karena aku gak mau sama orang br****** itu , ayah malah kasih wilayah kita sebagai tanda minta maaf. kakak pikir aku mau kayak gitu.. gak kak !! coba aja kakak yang ada di posisi ku !! kakak bakal tau gimana kecewa nya aku. " ucap Akita melepaskan emosinya.
Rai yang melihat dua adiknya malah berargumen pun jadi tidak sabar .
BRAAKK !! KRETEEK !!
Dave dan Akita diam karena takut sekaligus kaget karena Rai menggebrak meja kayu itu hingga terbelah dua.
" kalau kamu mau tau alasan ayah lakuin itu , tanyakan sendiri ke ayah. jangan lampiaskan ke kami. kami juga kecewa dengan putusan ayah. Tapi kami yakin ada alasan kuat untuk itu. Satu lagi , terlepas dari ayah dan aku. Kalian berdua itu saudara sedarah , jangan hanya karena ini kalian jadi renggang !! " bentak Rai sudah tak bisa menahan kekesalan nya.
" YANG DILUAR !! CEPAT MASUK DAN BAWA MEREKA BERDUA !! " teriak Rai sedetik kemudian belasan orang berbadan tinggi kekar pun masuk dan membawa Dave serta Akita pergi dari apartemen Akita itu.
" hah !! beginilah kalau ngurus 2 bocah yang masih labil , eh salah . kalau yang satu sih telat labil " gumam Rai lalu juga keluar dengan dikawal bodyguard nya.
Beruntung area Apartemen itu sudah di kondisikan , jadi area itu sedang sepi , memudahkan mereka pergi dengan kondisi dikawal.
To Be Continue 😊😘🤗
trus ayah angkat akita dimana?
buktikan pada mama nya peter kalau dirimu juga kaya dan tdak butuh harta keluarganya siloka
jangan bilang kalau ibunya peter tdak restui nanti hubungan akita sama peter
next next next
ditunggu up slnjutnya kk.
smngatt truss