NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Varel Dan Vera

Kisah Cinta Varel Dan Vera

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO
Popularitas:86.9k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda waty

Varel dan Vera tinggal di ibu kota Jakarta , rumah mereka satu komplek yang hanya berjarak kurang lebih 100 meter, Varel dan Vera sering bermain bersama dari umur 3 tahun , karena tetanggaan, so pasti kedua orang tua mereka saling kenal satu sama lain.

Papa Vera adalah seorang pengusaha garmen yang cukup besar , dan juga punya banyak butiq di Jakarta ,Bandung dan kota kainnya, dan papi Varel bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang properti sebagai Direktur utama.

Varel dan Vera bersekolah di Taman kanak-kanak yang sama dan juga di SD yang sama, di sekolahpun mereka juga bermain bersama bak seperti anak kembar atau seperti lem sama kertas yang tak terpisahkan , saling menjaga dan saling melindungi, begitulah Varel sama Vera baik di rumah,maupun di sekolah sampai mereka kelas 5 SD ,mereka masih tetap bersahabat.

Suatu hari papi Varel di pindah kerja kan ke Surabaya saat Varel dan Vera kelas 5 SD semester pertama, dan otomatis Varel dan Vera pun terpaksa berpisah., karena perpisahan tersebut, watak Varel dan Vera berubah djngin dan tidak pernah tersenyum sampai mereka remaja

Bagaimana kisah persahabatan Varel dan Vera selanjutnya ? apakah mereka akan bertemu lagi suatu hari nanti ?

Yuk Readers ,,,ikuti kisahnya selanjutnya ,,
jangan lupa Komentar dan like nya ya , untuk penyemangat author biar bisa lebih maju lagi kedepannya

Wassalam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda waty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35 Isi Hati Varel

Hanifah lalu melayangkan pandangannya ke arah tepat tidur di ruangan tersebut ,dua melihat sahabatnya Felly sedang tertidur pulas setelah makan obat sore tadi

Vera dan dan papanya mengikuti pandangan mata Hanifah maminya Varel yang lagi memandang ke arah Felly yang lagi pulas tertidur itu

" Itu Felly lagi , setiap habis makan obat dia selalu pulas tidurnya ,sengaja dokter kasih obat tidur biar Felly banyak istirahat " ucap papanya Vera menjelaskan pada Hanifah dan Bara

Setelah mendengarkan penjelasan papa Vera , Bara ,Hanifah dan Varel lalu duduk di sofa yang ada di ruangan ruangan Felly tersebut

" Sudah 14 tahun ya Bara ,kita tidak pernah ketemu ? tidak terasa waktu begitu cepat berlalu , anak-anak kita dulu yang masih bocah cilik kini sudah dewasa dan sudah tamat kuliah dan sudah mandiri pula " ucap papanya Vera sambil mengenang masa lalu mereka dulu

" Iya Fit , waktu begitu cepat berlalu , dan tidak di sangka pula ,setelah 14 tahun kita di pertemukan di negara orang " jawab Bara papinya Varel juga sambil mengingat masa lalunya dulu saat masih bertetangga dan sahabatan dengan keluarga Fito karena anak-anak mereka bersahabat dari bayi waktu masih belajar ngesot sampai dewasa sekarang ini seakan mereka tidak terpisahkan

Hanifah dan Varel ikut duduk di sofa tersebut dan menyimak pembicaraan Bara dan Fito tersebut

Vera datang menghampiri para tamunya sambil membawa beberapa makanan dan minuman kaleng

" Silahkan minum dan di coba ,Tante , om , hanya makanan dan minuman ini yang bisa kami suguhkan pada Tante, om dan kak Varel" ucap Vera sopan mempersilahkan tamunya menikmati suguhannya,lalu Vera duduk di samping mami nya Varel

" Makasih Vera , tidak usah repot-repot , kamu tadi sebelum ke sini tadi sudah makan juga ko " jawab Hanifah sambil tersenyum pada Vera calon mantunya

" Iya Tante, tapi walau bagaimanapun juga,Tante harus tetap mencicipi hidangan yang Vera suguhkan" ucap Vera lagi dengan sopan

" Ok sayang Tante akan cicipi suguhan Vera ,terimakasih ya ?" jawab mami Varel lagi sambil tersenyum ramah penuh ke ibuan pada Vera

Mereka semua ngobrol dan dan bercanda dengan suara pelan

Mendengar suara brisik , Felly lalu membuka matanya , dia melayangkan pandangannya ke arah suara berisik yang telah membangunkan tidurnya

" Hanifah , ini kamu ya ? " ucap Felly sambil bergerak untuk duduk dari tidurnya

Vera dan Hanifah mendengar suara pelan Felly tersebut , lalu segera berdiri dan berjalan menghampiri ranjang Felly

" Mama , nama sudah bangun " ucap Vera sambil membantu namanya untuk duduk ,setelah itu menyandarkan punggung namanya pada bantal di kepala tempat tidur

" Terima kasih sayang , ini Hanifah ya ? kapan datang " ucap Felly memandangi Hanifah sahabat lamanya sambil tersenyum

" Iya Felly ,saya Hanifah sahabat kamu , maaf ya Felly ,kita kehilangan kontak karena handphone saya hilang tidak berapa lama tinggal di Surabaya, dan saat saya cari kamu ke Jakarta , ternyata rumah kamu orang lain yang menempatinya , dan tidak tau juga alamat rumah kamu di mana , Varel yang ada di sana waktu itu sampai pingsan dan sempat di rawat di rumah sakit karena putus asa kehilangan Vera " ucap Hanifah bercerita panjang lebar lalu memeluk Felly dengan rasa haru dan menitikkan air mata

" Maafkan kami Hanifah , kami terpaksa pindah dan menjual rumah itu , karena psikis Vera memburuk dan sempat depresi karena kepergian Varel ke Surabaya " cerita Felly sambil menangis mengenang masa lalu yang mereka alami

Semua yang hadir di ruangan itu merasa terharu menyaksikan pertemuan dua sahabat lama yang sudah seperti saudara tersebut setelah 14 tahun tidak bertemu tanpa ada komunikasi sedikitpun

" Sudah hampir jam 11 malam, yuk Fito ,Felly, dan Vera kita pamit untuk pulang dulu, insyaallah besok kita akan ke sini lagi " ucap Bara papinya Varel pamit pada Fito keluarga sekeluarga sambil melirik jam di tangannya setelah

puas melepas rindu

" Ok ..terimakasi Bara , Hanifa dan Varel ,atas kunjungannya menjenguk Felly , hati hati di jalan" balas Fito sambil menyalami Hanifah dan merangkul bara tamu atau sahabat lamanya itu

Hanifah juga pamit dan menyalami Felly lalu memeluknya ,lalu beralih pada Vera

" Vera , Tante pulang dulu ya nak " ucap Hanifah sambil memeluk Vera dan mencium pipi kiri dan pipi kanan Vera dengan rasa sayang

" Iya Tante , terimakasi atas kunjungannya , hati-hati ya Tante " jawab Vera sopan pada maminya Varel

" Vera ,om , Tante Felly , Varel pulang dulu " pamit Varel sopan

" Ya Varel, hati-hati di jalan " jawab papanya Vera sambil menyalami Varel

Setelah berbasa basi dengan keluarga Vera , Bara dan keluarganya pun pergi meninggalkan rumah sakit The Grace Hospital pulang ke rumah kontrakan Varel

" Mami , pi,, bagaimana pendapat mami dan papi mengenai Vera , dia baik dan cantik bukan ? " tanya Varel melai mengintrogasi kedua orang tuanya sambil melajukan mobilnya untuk pulang ke rumah

" Iya,, emang cantik ,baik dan sopan, bahkan teramat cantik lagi " jawab mami Varel lagi

" Kalau begitu mami lamaran donk buat Varel jadikan istri " jawab Varel to the point

Hanifah dan suaminya terdiam mendengar permintaan Varel anak semata wayangnya

" Oh tidak bisa Varel, kamu sudah mami jodohkan dengan anak teman mami, dia juga gadis cantik, pinter dan jenius seperti Vera dan dua juga tinggal di London ini , itulah sebabnya kami ke sini , iya kan Pi " ucap Hanifah mengerjai Varel sambil mencubit suaminya memberi kode untuk mengiyakan ucapannya barusan

" Iya Varel , benar itu yang di bilang oleh mami mu barusan" ucap papi nya ikut ngerjain anak semata wayangnya

' Rasain kamu Varel, kena tuh kamu kami kerjain ' ucap mami farel di dalam hati sambil tersenyum puas

" Papi,,, mami,, Varel tidak mau di jodohkan dengan siapapun , kecuali dengan Vera seorang , kalau mami dan papi tetap nekat jodohkan Varel dengan gadis lain, maka Varel akan menjomblo dan tidak akan menikah seumur hidup , dan otomatis papi dan mami tidak akan pernah mengendong cucu kandungnya seumur hidup " jawab Varel berapi-api

menolak perjodohannya dengan calon yang di Carikan maminya

" Ya ngak papa juga kalau kamu tidak mau di jodohkan dan menjomblo se umur hidup , mami dan papi kan bisa adopsi cucu buat menemani kami di hari tua nanti " jawab mami Varel pantang kalah dengan putra semata wayangnya

" Ya Allah ,, mami tidak boleh ngomong begitu donk mi , apa mami tidak sayang lagi sama varel? kasihani Varel mi , selama ini Varel tidak pernah jatuh cinta, tidak pernah dekat sekali pun dengan gadis ataupun janda , Varel tidak pernah macam-macam, Varel hanya fokus belajar dan bekerja karena hati Varel dari dulu sudah di isi oleh Vera tanpa menyisakan ruang sedikitpun gadis lain , coba deh mami dan papi fikirkan lagi " ucap Varel panjang lebar membuka rahasia hatinya pada maminya dan papi nya

1
Bilahayoe
Halo thor, Aku mampir 😁
adara
next bund semangat
Bunda Waty
Sabar dulu ya ,, Monica pasti nyusul kok
adara
Monica dan marschel kapan nyusulnya bund
adara: siap Bund di tunggu kabar bahagianya dri marschel dan Monica 🤭😁😁
total 4 replies
adara
lanjut bund semangat
adara
hemm.. sepertinya bakal ada cinta segitiga di antara vera - varel - dan Gibran 🤔🤔 walaupun Gibran tau klo Vera sdh menikah, TPI perasaan tidak bisa di paksakan
adara
lanjut bund
adara
semoga aja setelah penyatuan mereka semalam,, mereka bisa segera di beri momongan
adara
makasih bund buat double up nya
Bunda Waty: Sama-sama bund 🙏

Terimakasih telah mengikuti cerita novel KISAH CINTA VAREL DAN VERA
Dan jangan lupa baca
novel terbaru Bunda juga ya
MEMACARI ISTRI SENDIRI

Sehat selalu ya ..
total 1 replies
adara
akhirnya mereka bersatu juga setelah semua penderitaan yang mereka alami s'lama ini
adara
deg degan aku bund untung aja varel tidak kelepasan saat dia sedang berduaan di kamar dengan vera
adara
jangan sampai Varel kelewat batas hingga melakukan hal yg tidak seharusnya terjadi
adara
marshcel sesatt masa dia nyuruh Varel melakukan hal yg salah pada vera😬 ngak tau aja dia klo Varel juga pernah khilaf menyentuh milik Vera sebelum kmu melakukannya dengan Monica 😂😂
adara
ceritanya bagus bund kisah sepang sahabat yg sama sama tersakiti karena keadaan
adara
part varel dan vera dong bunda dah lama mereka ngak muncul
adara
bund kapan varel dan vera nikah gak sabar nunggu mereka bersatu biar gak ada lgi yg mendekati varel terutama di kantor saat dia bertemu dengan kliennya
adara
jangan lama-lama pacarannya marschel cepat susul varel dan vera untuk menikah setidaknya lamar Monica sebagai pengikat🤭🤭
adara
pergi satu datang lgi satu cewe yg terpesona dengan varel, emang susah punya wajah tampan banyak yg suka🤭😅😅😅
adara
persaudaraan mereka sangat harmonis moga aja tidak ada masalah yg akan menghancurkan persaudaraan mereka nanti
adara
makin gak sabar nunggu hari pernikahan varel dan vera

semangat bund 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!