NovelToon NovelToon
Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 5
Nama Author: Gek Nanie

Nuna, gadis cantik berhidung mancung dengan kulitnya yang putih bersih, diam diam menyukai seorang laki laki yang biasa ditemuinya di cafe langganannya, dalam diam nuna hanya bisa memperhatikan pujaan hatinya tersebut,
Tanpa berusaha untuk mengenalnya lebih dalam, tak jarang Nuna mencuri curi foto dengan kamera ponselnya...

Dimas, laki laki yang dcintai nuna dalam diam, seorang pengusaha di bidang properti, tampan, kaya dan arogan dan dia tak mudah jatuh cinta.


Akankah mereka bisa slaing mengenal dan jatuh cinta satu sama lain????

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gek Nanie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bag.35

Setelah meeting selesai, aku segera menghampiri Bila dengan membawa minuman dan beberapa cemilan, pasti dia sudah sangat kehausan karena tadi aku lupa membawakannya minuman.

"Bila.... minum dulu sayang" kataku memanggil Bila yang tengah asik bermain.

"Bila ga haus maa..." sahut Bila sambil menghampiriku.

"kok bisa ga haus? daritadi kamu main terus dan mama lupa ga membawakan kamu minuman" sahutku heran.

"tadi Bila minta minum sama om om yang disana ma..." jawab Bila dengan polosnya.

"ya Allah nak, kok kamu ga minta sama mama aja? sekarang mana orangnya?" kataku sambil mencari cari sosok yang dipanggil om oleh Nabila.

"mama tadi kelihatannya sibuk, jadi Bila takut ganggu mama..."

"mama minta maaf ya sayang..." kataku sambil memeluk Bila.

Siapa orang tadi? bukan hal biasa Bila mau menerima pemberian oranglain yang baru saja dikenalnya.. lebih tepatnya Bila dengan tidak canggung meminta sesuatu kepada oranglain..padahal selama ini Nabila tidak pernah mau menerima pemberian orang yang tak dikenalnya ataupun yang baru dikenalnya.

Wah jadi penasaran... siapa kira kira orang itu? gumamku.

🥃🥃🥃🥃🥃🥃

"hei.. kok bengong" kata Dika membuyarkan lamunanku.

"ish... bikin kaget aja!" ketusku.

"abisnya ngelamun aja" sahutnya.

"kita kembali ke hotel ya.. Bila kayaknya kecapean..." kataku

"ga mau jalan jalan dulu?" tanyanya.

"besok aja kali ya.. kasihan Nabila"

"baiklah... Nabilaaa... ayooo sayaaang" kata Dika lalu memanggil Nabila, dan Bila langsung berlari kearah Dika dengan riangnya, aku yang menyaksikannya hanya menghela nafas, sepertinya Nabila bahagia sekali berada dekat dengan Dika.

Tiba di hotel, aku langsung menuju kamarku sendiri dan membersihkan diri, setelah mandi dan berdandan tipis, aku hendak melihat Nabila dikamar Dika.

Aku mengetuk pintu kamar Dika tapi tak ada jawaban, lalu aku masuk, ternyata Nabila sedang terlelap di pelukan Dika, benar benar pemandangan yang sangat indah jika Dika adalah ayah kandung Nabila, tapi...ayah kandungnya sendiri tak mau mengakui keberadaannya.

Dika yang belum tidur, membuka matanya dan melihatku yang hendak keluar dari kamarnya,

"kamu mau kemana?" tanyanya.

Aku langsung membalikkan badan menatap Dika,

"Nabila sudah tidur, aku rasa aku juga harus kembali ke kamarku dan beristirahat" jawabku dengan tidak semangat.

"apa kamu sudah mengantuk?" tanya Dika sambil beranjak dari sisi Nabila dengan hati hati agar Nabila tidak terbangun.

"Belum..." sahutku sambil memperhatikan gerak gerik Dika yang sangat menyayangi Nabila bahkan dia bergerak dengan sangat hati hati agar Nabila tidak terganggu.

"mau nonton?" tanya Dika.

"nonton?" kataku dengan heran.

"nonton disini, di laptopku ada beberapa film yang bagus untuk di tonton" jawabnya sambil mengambil laptop dari tas kerjanya.

"hmm.... kalo filmnya bagus aku minat.. kalo ga.. mending aku tidur aja" jawabku dengan malas.

"train to busan?" sahutnya.

"okee..." jawabku.

"kamu nonton aja dulu.. aku mau keluar sebentar beli minuman dan snack" kata Dika mengambil dompet di saku celana kerjanya dan bergegas keluar.

Ketika Dika keluar, aku tak langsung menonton, aku malah mengutak atik isi laptop Dika terutama Galeri,

"coba kita lihat, apa yang disimpan pria di dalam laptopnya" gumamku sendiri.

Sebagian besar galeri di laptopnya, hanya ada foto Nabila dan fotoku, dari sebelum aku melahirkan Bila sampe terakhir foto Nabila hari ini di arena bermain, segitu sukanya kah dia padaku dan Nabila? sampai foto kami memenuhi galeri laptopnya, aku malah senyum senyum sendiri melihat foto satu persatu, setiap foto punya cerita tersendiri.

"kenapa senyum senyum sendiri" kata Dika yang tiba tiba sudah duduk di sampingku dengan sekantong belanjaan yang entah apa saja isinya.

"eh... kamu udah dateng" sahutku kelabakan lalu dengan cepat menekan tombol keluar berharap Dika tidak tahu jika aku melihat isi galeri laptopnya.

"kenapa wajahmu jadi tegang begitu? suka sama foto fotonya?" katanya dengan ramah membuatku semakin kikuk karena ketahuan.

"hemm.. tadinya aku mau nonton duluan.. tapi rasanya ga enak kalo kamu ga nonton bagian awalnya juga" kataku beralasan.

"ouuhhh... wahh seneng deh rasanya di perhatiin" sahutnya dengan senang.

"ish.. apaan sih GR banget" sahutku sebal, aku memukul mukul bahu Dika karena malu.

"auw.. sakit..." kata Dika sambil mengelus bahunya.

"sukurinnn..." sahutku sambil menjulurkan lidah mengejeknya.

Kami mulai serius menonton, adegan adegan menegangkan membuatku hanyut dalam cerita,sedang Dika dengan leluasanya memandangiku yang serius menonton.

"cantik...." lirihnya tapi aku masih bisa mendengarnya.

"ah...siapa? dia? mana ada sih artis korea yang jelek? bahkan aktornya pun banyak yang cantik" kataku tanpa menoleh.

"kamu...." katanya sambil menopang dagu menatap kearahku.

"apaa..." kali ini aku melihat ke arah Dika dan salah tingkah karena mendapati Dika menatapku dari jarak yang sangat dekat.

"kamu cantik... Nuna.." lanjutnya membuatku makin salah tingkah saja.

"eh.. anu.. apaan sih!" sahutku gelagapan.

"Nun... aku sayang sama kamu" kata Dika tiba tiba, kini tangannya menggenggam tanganku dengan lembut.

Aku hanya diam dan menunduk menatap tangannya yang menggenggam tanganku dengan penuh perasaan, membuatku sedikit terbawa suasana.

Dika mengangkat daguku,

"apa aku boleh bermimpi untuk bisa memilikimu?" lirihnya penuh keputus asaan.

Aku hanya bisa diam membalas tatapan matanya yang sendu,

"apa sedalam itu traumamu sehingga tak bisa melihat cintaku yang begitu dalam untukmu?" kata Dika yang tak melepas tatapannya walau sedetik.

"ehmmm.. Dik..."

"apa kamu tak bisa memberiku kesempatan sekali saja untuk menunjukkan betapa besarnya rasa cintaku padamu?" katanya memotong ucapanku.

"Dik...."

"aku akan membahagiakan kamu Nun.. apapun akan kuberikan termasuk nyawaku" lagi lagi Dika memotong pembicaraanku.

"ttta... tapi...." kataku makin gugup.

"tapi apa?"

"entahlah..." sahutku bingung.

Dika secara tiba tiba menyambar bibirku dan melumatnya, aku yang awalnya terkejut hanya diam tak merespon, Dika yang tak mendapat penolakan dariku,mulai menggigit bibirku dan bermain dengan lidahnya, membuatku terlena, tanpa sadar aku membalas ciumannya bahkan tanganku kini ada ditengkuknya.

Lama kami berciuman seakan mencurahkan segala isi hati kami selama ini, aku melepas ciuman dengan paksa karena mulai merasa sesak , aku terengah engah kehabisan nafas, Dika menatapku dengan senyuman manisnya mengusap bibirku yang sedikit membengkak akibat ulahnya.

"maafkan aku Nun.. aku tak bisa menahan diri" ucap Dika.

Aku hanya mengangguk dan tertunduk,

"apa ini merupakan jawaban atas kesempatan yang aku minta Nun?" tanya Dika bersemangat.

Aku kembali mengangguk pelan, Dika yang melihatku langsung memelukku dan mencium puncak kepalaku berkali kali, dia terlihat sangat bahagia.

Mungkin sudah saatnya aku memberinya kesempatan, batinku.

Tanpa sadar film yang kami tonton sudah selesai, akupun berpamitan untuk kembali ke kamarku, Dika mengantarku sampai depan pintu, dengan berani dia mengecup bibirku berkali kali karena terlalu bahagia, aku membalasnya dengan senyuman manis.

🍫🍫🍫🍫🍫🍫

1
namia khira
Luar biasa
Oktavia
selama setahun gmn hidup… langsung aja thor
Betty Nurbaini
wanita gampangan ya... gampang dicampakan dan gampang dijamah dan terbuai padahal dan di buang 🤣🤣🤣 gambaran jaman now
Betty Nurbaini
benerkan pasti balikan 🤣🤣🤣 tdk peelu lanjur da rau endingnya
Betty Nurbaini
mungkin dika nnti meninggal dan nuna balikan ma dimas... huuu sllu ending bgitu.. kayaknya wanita gampang disakiti dan gampang jga dirayu unt balikan lgi ya... APA SEPERTI ITUKAH ?
Betty Nurbaini
hemmm gpang banget ya membuka hati kembali hahaha
Kadek Bella
lanjut thoor critanya bian dan Nabila
Maryana Fiqa
bagus banget ceritanya 👍👍
semangat Thor dgn karya selanjutnya 💪💪
terimakasih banyak Thor dah buat kami terhibur 🙏🙏🙏
Maryana Fiqa
😭😭😭😭😭😭😭 banyak sekali penderitaan nuna
Reni Anggraeni
cinta dalam diam yg kek gini cuma ada di novel....kalo di dunia nyata cinta dalam diam tuh nyesek😅
Hera sasuwe
akhirnya endingnya happy
Fa Rel
biarin deh mati sebel ma dia
Fa Rel
zinah kok bangga nun
Fa Rel
skip lahh alurnya gk sesuai ekpektasi
Fa Rel
laki2 lembek gt gk usah ma nuna
Fa Rel
ma dika ajaa dia aja biarin nuna berjuang sendiri lelaki lemah
Fa Rel
novel yg uda ketebak alurnya 😂😂😂balikan gk beda ma novel.lain alias cwek lemah dan mudah maafin pdhl realita cw3k gk bodoh2 amat
Fa Rel
gampang amat nerima murahan nuna jual.mahal dikit neng
Fa Rel
persis film india 0😂😂😂saling fto kenalan ehh jadian
alfi
🤣🤣🤣🤣 cuna gores pisau blm 5 menit masuk ugd 🤣🤣🤣🤣🤣 nonsen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!