NovelToon NovelToon
Pembalasan Sang Penakluk

Pembalasan Sang Penakluk

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Reinkarnasi / Ketos / Tamat
Popularitas:414.5k
Nilai: 5
Nama Author: ruby kejora

⚠️⚠️⚠️ Di larang keras membaca bagi yang berusia di bawah itu karena terdapat adegan dewasa!!!

Mengisahkan seorang lelaki yang mendapatkan kesempatan hidup ke dua setelah mengalami penderitaan yang mendalam dari kompetitor bisnis ayahnya.

Nicky merupakan putra dari pemilik Sun Group yang merupakan salah satu orang terpandang di tempatnya.
Suatu ketika Star Group menghancurkan bisnis ayahnya dan membuat perusahaannya pailit. Bukan hanya itu saja, mereka juga berusaha membunuh Niky sekeluarga.
Beruntung dia bisa selamat meskipun akhirnya dia harus menjadi tulang punggung keluarga.
Demi menghidupi keluarganya dia pun menjadi seorang penghibur sambil menyusun rencana untuk membalaskan dendam ayahnya dan merebut kembali apa yang seharusnya jadi miliknya. Mampukah Niky mengembalikan keadaan seperti semula?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ruby kejora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps. 35 Janji Baru

Sisca tampak terkejut dengan apa yang dilihatnya. Lelaki yang ada di hadapannya memang benar Niky yang tampak berbeda sama sekali dalam balutan baju casual.

“Oh... nona Sisca... ini benar anjing mu ?” tanyanya Niky kemudian berdiri dan menunjukkan anjing pudel yang di pegang nya.

“guk... guk...” Anjing pudel itu menyalak saat Siska menyentuh kepalanya seakan menolak untuk ikut bersama dengannya.

“Pearl... kenapa kau jadi tidak menurut ?” ucap Sisca sambil mengelus lalu mengambil anjing itu dari tangan Niky.

Saat berada dalam dekapan Sisca tiba-tiba anjing pudel itu melompat turun dan kembali bersembunyi dibalik kaki Niky.

“Oh pearl.... kenapa kau begitu... Sepertinya kau menyukai lelaki cakep...” ucap Sisca lagi mengambil anjing pudel miliknya yang masih bersembunyi di balik kaki Niky. Tapi anjing itu terlihat masih tak mau ikut bersama Sisca kembali.

“Biar ku bantu...” ucap Niky kemudian mengambil anjing pudel itu yang menurut padanya. Niky lalu duduk kembali di kursi tempatnya duduk sebelumnya. Karena Pearl masih bersama Niky, terpaksa Sisca pun ikut duduk disebelah lelaki itu.

Tanpa sepengetahuan Niky yang masih asyik bermain dengan Pearl, Sisca memperhatikan Niky dari samping.

“Aku baru melihat dia dalam balutan baju santai seperti ini. Dan wow... dia terlihat luar biasa sekali.” batin Sisca yang masih menatap Niky dari samping dan membuatnya melihat dari dekat.

“Nona Sisca... sedang apa kau disini ?” tanya Niky memulai pembicaraan setelah sekian lama terdiam sambil mengusap anjing pudel milik wanita itu yang masih berada di pangkuannya.

“Ah ya... aku hanya jalan-jalan saja dengan Pearl... daripada bosan di rumah.” jawab Sisca yang sedikit gelagapan saat Niky menoleh padanya. Dia lalu menggeser duduknya lebih dekat dengan Niky.

“Kenapa dia keluar jalan-jalan dengan anjing, bukan dengan suami atau anaknya....” batin Niky menatap wanita itu karena tidak mengetahui status nya.

“Kau sendiri... ?” tanya Sisca lagi pada lelaki itu yang melihatnya juga berada di taman seorang diri.

“Aku hanya mampir sebentar ke sini sebelum pulang ke rumah.” jawab Niky apa adanya sambil menggeser duduknya menjauh dari wanita itu karena merasa tak nyaman saja saat wanita itu duduk dekat sekali dengannya.

“Oh begitu...” jawab Sisca sambil menganggukkan kepalanya. Dia kemudian menggeser duduknya lebih dekat dengan Niky lagi.

“Ehm... maaf Niky tempo hari yang lalu aku tidak sempat menemui mu karena ada meeting mendadak. Dan aku melihatmu sudah tak ada di sana saat aku keluar.” ucapnya yang teringat pada janji bertemu mereka dan merasa bersalah pada lelaki itu dengan sedikit tersenyum kaku.

“Ya tak apa nona Sisca....” jawab Niky singkat dan berpikir untuk menanyakan kembali proposal yang telah diajukan pada wanita itu sebelumnya.

“Lalu bagaimana apa kau sudah mendapatkan investor untuk proyek baru Wonderland ?” tanya wanita itu. Sementara itu Niky hanya tersenyum kecut sambil menggeleng menatapnya.

“Jadi... apa nona Sisca mau menerima pengajuan proposal aku dan menjadi investor di proyek baru Wonderland ?” tanya Niky bersemangat dengan mata yang berbinar-binar.

Sisca tampak tersenyum kecil sebelum menjawab kembali pertanyaan Niky. Wanita itu menggerakkan tangannya dan meletakkan tangannya di paha Niky.

“Niky... kurasa saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk membahas nya. Ini di luar jam kerja. Bagaimana jika besok saja kita bertemu dan kembali membahasnya....” jawab Sisca sambil merasa gemas dan mencubit paha Niky.

Niky tampak mengerutkan dahi pada apa yang dilakukan oleh wanita itu padanya.

“Kenapa tiba-tiba wanita ini perilakunya berubah seperti ini... ?” tanya batin Niky yang hanya menatap perbuatan Sisca dan membiarkannya saja tanpa berpikir negatif padanya.

“Oh ya boleh... ku harap nona Sisca menepati janji besok dan aku menunggu kabar bagus darimu.” ucap Niky tersenyum lebar karena merasa mendapatkan peluang besar dari wanita itu.

“Lalu kira-kira di mana kita akan bertemu ?” tanya Niky lagi yang penasaran dan antusias, tak sabar ingin segera bertemu kembali di esok hari.

“Yah... mengenai itu besok aku akan memberitahukan lokasi pastinya padamu. Tolong berikan nomor ponsel mu pada ku.” ucap Sisca sembari mengumbar senyum pada Niky.

Tanpa pikir panjang pun Niki segera memberitahukan nomor ponselnya pada Sisca. Setelah menyimpan nomor yang diberitahukan oleh Niky wanita itu mencoba menelepon nomor Niky.

“kring...kring...” ponsel di saku baju Niky berdering. Dia pun segera mengambilnya.

“Apa ini nomor nona Sisca ?” tanya Niky pada wanita itu sambil menunjukkan panggilan masuk di ponselnya.

Tanpa melihat panggilan yang ditunjukkan oleh Niky, Sisca kembali mengumbar senyum dari bibir merahnya sambil mengangguk. Dia kemudian mengakhiri panggilan dari ponselnya.

“guk.... guk...” Pearl tiba-tiba menyalak lagi dan lepas dari pangkuan Niky lalu melompat ke pangkuan Sisca.

“duk...” anjing itu kembali melompat turun ke tanah dan sekarang berada di kaki Sisca serta mendorong kaki Sisca agar wanita itu pergi dari sana.

“Oh Pearl... kau mengajakku pulang ?” ucap Sisca pada anjing pudelnya lalu berdiri.

“Guk... Guk...” anjing itu bagai menyala karena Sisca masih belum berjalan.

“Maaf Niky... aku harus kembali dulu. Pearl waktunya mandi dan minum susu.” jawab wanita itu yang akhirnya berjalan setelah Pearl terus menarik tali yang terikat di lehernya.

“Baik nona Sisca... sampai jumpa besok.” balas Niky sambil tersenyum lalu melihat kepergian wanita itu yang ikut berlari setelah anjing pudel coklat miliknya lari.

“glek... glek...” Niky meneguk air mineral yang dibawanya sampai habis karena merasa gerah.

Hari semakin siang, tampak beberapa orang yang keluar dari taman menuju ke tempat parkir dan menaiki kendaraan masing-masing.

“Ku rasa sebaiknya aku juga pulang karena hari semakin terik.” gumam Niky berdiri dari tempat duduknya lalu berjalan menuju ke maserati putihnya terparkir. Tak dia mengenakan kembali kacamata hitam dan topi yang tadi di lepasnya.

“broom....” Niky duduk manis di mobilnya lalu meluncur di jalanan menuju ke rumahnya untuk bertemu dengan keluarganya dengan senyum yang terkembang di bibirnya.

Keesokan harinya Niky pagi-pagi sekali segera bangun dan bersiap untuk berangkat kerja. Dia segera berangkat setelah menyantap sarapan pagi yang disiapkan oleh ibunya lebih awal untuknya.

“Ibu aku berangkat dulu...” ucap Niky berpamitan pada ibunya setelah menaiki maserati putihnya. Sementara itu ibunya Niky melambaikan tangan ke arahnya sampai maserati putih itu hilang dari pandangannya.

Di tengah jalan, Niky mendengar nada pesan masuk dari ponselnya namun dia tidak membuka pesan itu karena masih fokus mengemudi.

Beberapa saat kemudian dia tiba di tempat kerja dan barulah dia mengambil ponselnya serta membuka pesan masuk di ponselnya.

“Apa.... di hotel... ?” ucap Niky yang merasa sangat Iran setelah membaca pesan text masuk yang ternyata merupakan pesan dari Sisca.

Karena dia membaca pesan itu sambil berjalan di tengah keramaian, dia hanya membacanya sekilas dan memasukkan kembali ponsel yang dipegangnya ke saku baju nya.

BERSAMBUNG....

1
Mugiya
👍👍👍👍👍
Apud Tahu
dasar anak muda berbuat ceroboh sekali.
soetedjo
dinar apa bella sih seharusnya
soetedjo
mobil nya dinar
adi tarmizi
kok kesan MC dlm alur cerita nya Thor jadi lebay..di awal2 dia bisa gebukin CEO nya star group kok makin kemari jgn kan melawan menipis Airin bawa borgol aja gak sanggup..apa nda sekalian author ganti judul aja pemuas emak2 kesepian..🤔🤔🤔..biar sesuai dngn alur cerita nya author soal makin kemari dia cuma jadi pemuas emak2/tante jablay..
dementor
tamu undangan thor,typo ya!!
dementor
ingin kulari,lari dari kenyataan yang pahit ini.. curcol..
dementor
orang kaya mah bebas.. walaupun sudah gembel,uang tetap ada..
dementor
benar sekali itu.. sudah jatuh tertimpa rumah..
Ju Makram
Cuma di cerita ini cowok nya diperkosa terus 🤣🤣🤣🤣🤣 thor bikin atut uyut 😂😂
Robby
iya ya cuma modal tampan sama rudal doang, langsung dapat investor.😂😂😂😂
Suderajat Jajat
ok
Julio Denra
semangat terus pasangan berdua
Julio Denra
🤔
Julio Denra
Lumayan
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
Mampir Thor.... penasaran sm krya Othor 👍😎
🌻Ruby Kejora: Makasih kak
Sudah mampir di banyak karya
Bacanya cepet amat kak 💕
total 1 replies
Isno
babi
Isno
dasar anjing
wahyu wibowo
anak musuh dicari, haduuuh...!!
Siti Zubaidah
kurangkan bla...bla..

apa maksudnya itu?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!