NovelToon NovelToon
Dipaksa Menikahi Tuan Muda Duda

Dipaksa Menikahi Tuan Muda Duda

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan
Popularitas:55.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: duwi sukema

Humaira sejak kecil hidupnya dihabiskan di pesantren mencari ilmu, ia juga tidak pernah jatuh cinta hingga suatu saat ayahnya sakit ia harus kembali pulang menunggu ayahnya yang sedang koma.

Setelah ayahnya sadar ia harus dijodohkan dengan anak yang telah membantu biaya penyembuhan ayahnya harus menikahi seorang duda beranak.

Setelah melangsungkan pernikahan Raka membuat kontrak perjanjian selama satu tahun pernikahan setelah itu mereka akan bercerai.

Namun dengan seiringnya waktu Aira mulai jatuh cinta kepadanya tetapi Raka sangat membencinya, dan sering menyakiti Aira. Akankah cinta Aira terbalaskan atau sebaliknya yang membuatnya semakin terluka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon duwi sukema, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35.Kecupan

Raka yang melihat sikap Aira malu-malu seperti itu lansung menarik tangan Aira tanpa segaja ia malah terjatuh di pangkuannya, dengan wajah mereka saling bertemu hingga hembusan nafas mereka saling menyatu. Hingga mereka saling bertatap muka.

Jatung Aira berdetak sangat kencang, ia sangat malu, karena ia pertama kalinya duduk di pangkuan laki-laki.

Aira langsung berdiri dari pangkuan Raka, "Maaf mas, ngak sengaja! Ayo mas, sarapan dulu nanti ke buru ke siangan."

Raka mengeruti atas sikapnya barusan, bagaimana kalau saya sampai ke kelewatan menodai dia, tapi kalau iya pun itu sudah sah milikku gumam Raka.

Semua sudah berkumpul di meja makan, termasuk Ema, Nia, Haikal, Daniel, Raka, Pak Men. Kini mereka menikmati hidangan yang telah di siapkan oleh Ibu Aira dengan berbagai menu sederhana.

Di atas meja telah tersedia, pecel tumpang, tempe, tahu, rica-rica lele, kare bandeng, serta sambal terong, mereka menikmati makanan seadanya yang tanpa ada yang berbicara hanya detingan sendok dan garbu.

"Nathan kamu pulangnya sama papa!" ajak Raka. Raka melihat Nathan memakan dengan lahap di samping Fatih adik Aira mereka begitu akrab.

"Papa pulang! Pulang saja, jangan ajak-ajak Nathan! Nathan masih betah di sini, Nathan mau jalan-jalan sama om Fatih nanti pah!" hardik Nathan.

"Ok, papa pulang. Ingat jangan merepotkan oma opa, juga bunda, jangan nakal." Raka memberi penekan pada Nathan agar tidak menyusahkan semua orang.

"Yang nakal itu, papa!" ketus Nathan.

Semua orang di meja makan semua tertawa mendengar ucapan Nathan yang begitu lucu.

"Nak Raka, kembali ke Surabaya sekarang ya?" tanya Ayah Aira.

"Iya, Yah. Mungkin lusa saya ke sini lagi menjemput mereka, saya titip istri dan anak saya yah, saya harus kembali bekerja," kata Raka.

"Iya hati-hati nak Raka," kata Ayah.

Raka melihat arloji jamnya sudah menujukkan jam 7, ia segera berpamitan agar ia bisa melaksanankan meeting tepat waktu.

Raka berdiri menyalami kedua orang tuanya lalu, menyalami Aira, mengecup sekilas kening Aira. Lalu melirik Daniel sekilas, ia merasa penuh kemenang bisa membuat orang yang berjuang mati-matian mendapatkan Aira sakit hati.

Aira yang mendapatkan kecupan di keningnya ia sangat senang sekaligus malu karena Raka menciumnya di depan orang tua sekaligus para sahabatnya.

Aira mengantar Raka sampai di halaman depan, sambil membawakan bekal yang telah ia siapkan yaitu ayam rica-rica.

"Mas, hati-hati di jalan. Ini ayam rica-rica kesukaan mas," kata Aira menyodorkan kotak bekal kepada sang suami.

"Saya ittip Nathan, jaga diri kalian baik-baik," kata Raka.

"Iya mas, nanti jika sudah sampai jangan lupa hubungi saya," kata Aira.

"Iya," jawab singkat Raka.

Setelah kepergian Raka, kini Aira, Ema, Nia, Haikal serta Daniel berkumpul di gazebo di samping rumah Aira.

"Acara kita ke mana hari ini," tanya Haikal.

"Mumpung kita masih di sini kita jalan-jalan lagi ya," kata Nia.

"Kemana tapi?" tanya Ema.

"Bagaimana kalau ke taman Korea, terus kita ke kampung India," usul Aira.

"Boleh juga," kata Ema.

"Giman Niel," tanya Haikal.

"Saya terserah kalian saja," ucap Daniel.

Setelah setuju mereka semua bersiap untuk melakukan perjalanan menuju kampung Korea yang di katakan Aira. Di dalam mobil hanya ada canda tawa dari mereka serta ocehan dari Nathan.

Nia penasaran dengan suami Aira, ia mencoba mengorek informasi dari Nathan. Sebenarnya Aira apa hamil di luar nikah pikir Nia di dalam hatinya. Setelah ingat cerita Aira jika ia lulusan Tahun kemarin, tetapi kenapa sudah memiliki anak berumur dua tahun.

"Nathan, tante nanya boleh ngak?" tanya Nia.

"Boleh tante," jawab Nathan. Nathan sibuk memakan camilan yang Aira bawakan.

"Nathan, kalau bunda kuliah, Nathan di rumah bersama siapa?" tanya Nia.

"Sama oma lah tante, Nathan ngak mau sama baby sitter, Nathan sukanya sama bunda saja," jawab cuwek Nathan.

Daniel mendengar percakapan Nathan dengan Nia ia juga mencoba mengorek informasi tentang suami Aira.

"Papa Nathan kerja apa?" tanya Daniel.

"Ngak tahu," jawab Nathan.

"Kok ngak tahu, rumah Nathan seperti apa?" Tanya Ema juga tak kalah penasaran dengan ke hidupan sahabatnya yang sedikit tertutup.

"Rumah Nathan itu besar banget, mobil papa juga banyak, yang lebih bagus dari punya om ini juga ada, apa lagi mobil di rumah oma opa yang di Surabaya banyak banget om, tante," kata Nathan.

Jadi suami Raka orang kaya, perumahan elit bagaikan istana itu rumah suaminya batin Daniel.

"Kalian itu, kenapa bertanya seperti itu pada anak kecil," dengus Aira.

"Habis saya penasaran dengan hidupmu! Kamu kan ngak pernah cerita tentang kehidupan pribadimu," jawab Nia.

"Emang penting, kemarin saya bilang sudah punya anak kalian ngak percaya," jawab Aira.

"Tapi aneh Ra," jawab Nia.

"Kapan-kapan saya kasih tahu ceritanya panjang, sekarang kita senang-senang dulu," tegas Aira.

Mobil mereka telah sampai di taman Korea, yang terletak di desa Taman ini berada di kaki Gunung Kelud tepatnya di Semberurip, Desa Manggis, Kecamatan Ngacar, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur.

Aira membeli tiket untuk mereka sedangkan Nathan di gandeng oleh Nia sambil menunggu Aira membeli tiket.

Mereka berjalan bersama-sama, Daniel mencoba berjalan mendekat dengan Aira banyak hal yang ingin ia tanyakan padanya.

"Aira, sejak kapan kamu menikah?" tanya Daniel.

"Tidak penting sejak kapan, yang terpenting kamu tahu sudah menikah dan sudah memiliki anak," jawab Aira.

"Apa kamu hamil di luar nikah? Kamu baru lulus tahun kemarin tapi sudah memilik anak berumur dua tahun," tanya Daniel.

"Memang saya harus jawab pertanyaan dari kamu," hardik Aira jengkel.

Sedangkan Ema sedang sibuk berpose mengabadikan momen mereka saat liburan di kota Kediri, ia menyuruh Haikal untuk memotret dirinya

"Bagus ngak ini?" tanya Haikal. Haikal memperlihatkan hasil jepretanya di ponselnya ke Ema.

"Bagus banget, sana kamu saya fotoin ganti," ucap Ema.

Sedangkan Nia sibuk memakan camilan yang di beli oleh Aira sambil melakukan terapi ikan bersama Nathan serta Aira. Sedangkan Daniel perasaannya merasa jengkel marah ingin segera kembali ke Surabaya tapi ia tak tega melihat teman-temannya sedang menikmati liburan bersama.

"Kita ganti tempat yuk, bosen nich," kata Daneil.

"Kita kemana lagi Aira?" tanya Nia.

"Gimana kalau kita ke kampung Indian atau kampung angrek saja," saran Aira.

"Seperti apa tempatnya?" tanya Ema.

"Tidak tahu, saya juga ngak pernah ke sana, saya saja dari kecil di pesantren tidak pernah jalan-jalan," ketus Aira.

"Tapi kamu tahu jalannya," tanya Daniel.

Aira hanya mengelengkan kepalanya menujukkan bahwa ia juga tidak tahu arah jalan menuju wisata kampung India.

****

Jangan lupa like ya... 😘😘😘

1
syaharman sulthan
kata malaikat itu kan halal
Aminah Badai
#kaku
Aminah Badai
kamu bgt thor raka'a visual'a kurang pas ama aira.... maaf thor hanya berusaha mengutarakan isi hati aja kok
Warni Rizki
Kecewa
Warni Rizki
Buruk
Noerlina Akbar
Luar biasa
Dela Anisa
lama bngt ya 5 jam . saya dlu paling lama 3 jam untuk mnta kuliah bahasa .. trkecuali mata kuliah utama designer itu bisa 5 jam .
Dela Anisa
aktor Raka nya jgan dia Napa tidak cocok .. 😍
Aan Aminah
Lumayan
Gadis Puspa Kartika
Luar biasa
Warisah
sudah tanat kah
nurul nazmi
bagus
Dahlia Anwar
tolol si Aira bego harus nya di samperin kenapa di tinggal pergi
Dahlia Anwar
laki laki seperti dia itu harus nya di bumi hanguskan
Dahlia Anwar
laki laki tolol bego
beybi T.Halim
sangat membantu klo tempat wisata disebutkan siapa tau kita BS main2 berwisata kesana..,terbaiklah.,
Marhaban ya Nur17
kan keliatan banget ini mah yg nyosor ceweknya wkkwkkwkw , mahalan dikit lah napa masa pake hijab ko gamfangan se 😫🤔
Marhaban ya Nur17
kesane gampang y aira 😁
Marhaban ya Nur17
lebay amat se tokohnya
Marhaban ya Nur17
bahasa e g nyambung y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!