NovelToon NovelToon
Akulah Malaikat Penolongmu

Akulah Malaikat Penolongmu

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Balas Dendam / Cintapertama / Nikahmuda / Romantis / Chicklit / Tamat
Popularitas:256.3k
Nilai: 5
Nama Author: ummi asya

Alisa adalah gadis biasa yang berwajah jelek dan cacat. Dia juga mempunyai saudara kembar bernama Alena yang rupa dan wataknya berbeda dengan Alisa.
Karena suatu kejadian sewaktu masih kecil, wajah Alisa jadi cacat dan jelek.
Semua teman kampusnya tidak ada yang mau berteman dengannya, namun Alisa selalu percaya diri meski berwajah jelek, meski perlakuan ibunya selalu berbeda jauh padanya di banding kembarannya yang berwajah cantik.
Apakah Alisa bisa merubah dirinya menjadi cantik, setelah dia bertemu dengan Richard sang bintang kampus?
Bagaimanakah jadinya jika Alisa benar-benar berubah jadi cantik?
Cuus, pantau terus kisah Alisa si buruk rupa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummi asya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35. Rencana Licik Alena

Alisa menghampiri Richard yang berada di depan rumah sedang menelepon seseorang menghadap pagar rumah Alisa. Alisa tersenyum dan dia memeluk Richard dari belakang membuat Richard kaget dan berbalik menghadap ke arah Alisa yang sedang tersenyum padanya.

Richard mencium bibir Alisa sekilas dan menyudahi obrolannya di telepon. Dia masukkan ponselnya ke dalam saku celananya dan merengkuh pinggang Alisa. Rasanya dia ingin memeluk dan mencium Alisa terus, namun dia sadar sedang berada di mana.

"Kamu sudah lebih baik setelah libur satu minggu?" tanya Richard membelai pipi Alisa.

Persis seperti anak kecil yang sedang bermanja manja pada ayahnya, begitulah posisi Alisa pada Richard. Sangat lucu dan menggemaskan, membuat Richard tidak bisa menahan untuk terus mengecup bibirnya.

"Lumayan, setelah kamu datang aku tambah lebih baik." jawab Alisa.

Dia lalu mengajak Richard duduk di kursi teras rumahnya, dia duduk di sebelah Richard masih memegang tangan kekasihnya itu.

"Aku sedang mengurus para wartawan untuk memblow up beritamu itu sejak dua hari yang lalu, sekarang sedang berkembang adalah tentang rumah produksi Symonesta Stars. Kamu jangan khawatir, Raya juga Anindya sudah melakukan pres konfres. Janga bersedih lagi ya." kata Richard pada Alisa.

"Aku ngga sedih, cuma kecewa aja." kata Alisa.

"Maaf ya, gara-gara kamu jadi saksi di persidangan membuat kamu jadi terbawa berita yang tidak benar." ucap Richard menatap Alisa.

Dia merasa bersalah, dia juga tidak tahu kalau Alisa pernah di dorong oleh pamannya itu hingga wajahnya terbakar. Jika dia tahu seperti itu, tidak akan membawa Alisa sebagai saksi. Tapi tuduhan pada tuan Rendra jadi bertambah, dengan adanya pengakuan Alisa itu tuan Rendra di jerat hukuman tujuh belas tahun penjara.

Lama juga Richard berada di rumah Alisa, karena hari Minggu Richard sengaja datang ke rumah Alisa agak siang menjelang makan siang. Dia juga makan siang di rumah Alisa, Alisa senang Richard bisa mencicipi masakannya siang ini.

"Enak ngga masakanku?" tanya Alisa.

"Emm, enak banget. Kamu pandai memasak?" tanya Richard menyuap makanannya.

"Ya, dulu yang masak di rumah mama adalah aku. Pembantu di rumah mama cuma beres-beres aja, lebih tepatnya sih cuma bantu sekedarnya aja. Aku yang jadi pembantu di rumah mama, semuanya aku yang kerjakan." ucap Alisa lirih.

Richard menghentikan kunyahannya, dia menatap Alisa. Sangat sakit mendengar kekasihnya bercerita kalau selama hidup di rumah ibunya jadi pembantu tanpa bayaran. Dia membelai pipi Alisa dengan lembut, membuat Alisa tersenyum padanya.

"Jangan sedih, aku tidak akan membiarkan tanganmu sakit dan kasar lagi nanti setelah kamu menikah denganku." kata Richard.

"Tapi aku pengen masakin kamu terus nanti, pengen jadi istri yang sesungguhnya. Karena itu cita-citaku kecilku juga." ucap Alisa.

"Jadi cita-cita besarnya apa?" tanya Richard menatap Alisa.

"Emmm, rahasia deh." jawab Alisa lucu dan menyembunyikan wajahnya di lengan Richard yang menempel di kursi.

"Lho, kok rahasia? Biar aku tahu dan siapa tahu aku bisa membantumu untuk mewujudkannya. Apa cita-citw besarnya?" tanya Ruchard lagi masih penasaran.

"Ngga mau, nanti aja kalau memang sudah pasti dan yakin." ucap Alisa membuat Richard semakin penasaan.

"Jadi, aku ngga boleh tahu?"

"Belum saat ini, nanti jika aku benar-benar yakin dan mengharapkan itu terjadi. Aku akan katakan sama kamu kok."

"Ya sudah, semoga cita-cita besar kamu secepatnya tercapai." doa Richard dengan tulus untuk kekasihnya.

Alisa menengadahkan tangannya untuk mengaminkan doa Richard untuknya. Lalu dia tersenyum manis pada Richard.

_

Kini Alena sudah ada di studio poto di kantor agensi, hari ini ada pemotretan untuk menggantikan Alisa yang sedang cuti libur. Dia senang bukan main menggantikan Alisa selama seminggu ini. Dia akan berusaha semaksimal mungkin untuk menaikkan karirnya dalam akting juga model.

Selama ini dia hanya sebagai pengganti model yang tidak bisa hadir di waktu itu. Dan saat ini Alena sedang sesi pemotretan. Banyak model yang melihat gaya dan pose Alena agak kaku, tidak seperti adiknya Alisa.

Dua jam melakukan sesi poto, kini waktunya istirahat selama sepuluh menit. Mereka berkumpul di bagian ruang khusus istirahat bagi para model.

Alena duduk dengan merapatkan diri dengan model lain. Lalu dia ikut berbincang-bincang dengan rekan model yang mengobrol.

"Alena, kamu kenapa waktu itu bilang kalau Alisa itu melakukan operasi plastik. Nona Raya mengatakan kalau Alisa itu dia yang menemani le salon setiap minggunya untuk perawatan. Apa kamu berbohong?" tanya Manda, model seangkatan dengan Alisa.

"Tentu saja aku yang benar, karena aku saudaranya. Jadi aku yang lebih tahu, sedangkan Raya itu cuma temannya. Managernya saja, jelas aku yang tahu banyak." kata Alena dengan percaya diri.

"Di mana Alisa operasi plastik?" tanya Selly di sebelah Manda.

"Ya, pasti di klinik kecantikan atau ke rumah sakit bedah." ucap Alena dengan angkuh dan sinis.

"Tapi pernah aku tanya sama Alisa duku, dia hanya perawatan ke salon. Apa kamu yang bohong?" tanya Manda.

"Eh, ya jelas dia yang bohong. Mana ada orang operasi plastik mengaku."

"Tapi anehnya kenapa manajemen Symonesta Stars memenangkan Alisa sebagai juara waktu itu. Sedangkan waktu itu penilaian sangat ketat, dan memang menurutku Alisa pantas jadi juara. Bukan hanya cantik, tapi juga gaya dan penampilan Alisa memang pantas jadi juara menurutku." kata Manda lagi.

"Mungkin dia main belakang sebelumnya dengan manajemen Symonesta Stars. Aku dengar Raya itu saudara Anindya pemilik Symonesta Stars." kata Alena lagi meyakinkan Manda dan Selly untuk percaya dengan ucapannya.

"Tapi aku lebih menilai Alisa memang berbakat, menurutku tidak peduli dia cantik karena operasi plastik atau tidak. Alisa memang berbakat dalam bidang modeling." ucap Manda lagi.

"Ya, aku setuju." Selly menimpali.

Alena terdiam, dia kesal dengan ucapan Manda dan Selly yang tetap mendukung Alisa.

"Ayo guys, kita mulai lagi sesi potonya. Jangan sampai potografer menunggu lama." ucap penanggung jawab sesi pemotretan hari ini.

_

sekalian promo punya teman othor nih kaka, karya dari Reni T, ceritanya oke lho ya..

_

Selama seminggu itu, Alena gunakan untuk mempengaruhi teman-teman model agar membenci Alisa. Dan rencana Alena berhasil, ada dua orang yang awalnya tidak terlalu suka dengan Alisa kini terhasut oleh ucapan Alena.

Alena memperngaruhi model lain dengan mendekati mereka saat istirahat pemotretan.

"Kamu yakin Alisa itu operasi plastik?"

"Tanya aja sama dia, tapi percuma juga tanya dia. Pasti jawabannya juga menyangkal. Dia juga sengaja mengajak Raya untuk jadi managernya agar memuluskan dia menjadi model terkenal. Karena dia tahu Raya itu dekat dengan Anindya." kata Alena dengan antusias.

"Emm, jadi begitu caranya agar jadi model terkenal. Licik juga ya, kalau begitu caranya aku juga bisa mendekati potografer kita itu. Dia juga bisa lho di negoisasi untuk membuat kita terkenal, dia punya koneksi untuk menawarkan kita pada produk iklan yang akan di lakukan oleh model yang dia mau." kata salah satu model.

"Ooh, begitu ya. Baru tahu, tapi mungkinkah Alisa juga melakukan negoisasi dengan potografer itu?" tanya Alena membuat opini baru agar mereka menyangka Alisa memang melakukan hal yang buruk.

"Bisa jadi, soalnya dia sering lho aku lihat berdiskusi dengan potografer itu atau bercanda." kata satu model lainnya menimpali.

Senyum Alena mengembang puas, rencana Alena berhasil membuat teman-teman model tidak menyukai Alisa. Dan nanti tiba saatnya Alisa mulai aktif lagi, dia tinggal melihat bagaimana reaksi teman-teman model itu menyudutkan Alisa.

_

_

_

\=> jangan lupa like and komen yaa..😊😊

1
Muna Junaidi
❤️❤️❤️❤️
Capricorn 🦄
keren
𝄟⃝Ruby࿐
terlalu lemah.. mls kali apalgi bakal jodph sama ricard.. iyuuhhh
melting_harmony
Luar biasa
Khalil Abraham Hardin
ceritanya bagus cuma tokoh ibunya ricard ga di munculin sampai nikah jg ga ada
ummi a-sya: meninggal kaka, kebakaran d gudang sm ayahnya..😊
total 1 replies
Lisna Wati
terimakasih ceritanya
ummi a-sya: sama2 kaka, boleh baca karya othor yg lainnya kaka. banyak yg udah tamat juga kok..😉😊
total 1 replies
Matus Cutee Wp
mampir juga di karya ku thor, mungkin seputar novel FIKSI REMAJA, tapi gak ada salahnya kan mampir di karya ku
langitsenja
sukakk banget sama PU cew yang tangguh tegar seperti ini 💕💕💕
мєσωzα
raya baiknya itu tulus kan?
agak takut sama orang yg baiknya sedikit over kaya gini 😥
мєσωzα
tega banget iiih 🥺
мєσωzα
punya pembantu ko kerjaan rumah dikerjain alisa? tega amat
widi
menuntutu : mentuntut
*~W¥^ Al~*
kok aku mikirnya dulu rata mau menjodohkan sama kakaknya ya

berjodoh gk ya
*~W¥^ Al~*
mengakui bahwa dirinya itu jahat
*~W¥^ Al~*
kenapa gk dijelaskan sih kak
Rachel Gurning
bagus ceritanya
Dede Rosnawati
bagus, suka dengan ceritanya
Nur Adam
smgt untuk krya mu thor
andin
alur maupun gaya bahasa lumayan bagus lho. bahkan tema nya. tapi napa like nya dikit ya. apa kurang promo
Mien Mey
ya ampuun ini mahasiswa tp ko klkuanya ky bocah sd ngbully teman sgutunya 😥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!