NovelToon NovelToon
Menjelajah Dimensi Setelah Reinkarnasi: Akademik

Menjelajah Dimensi Setelah Reinkarnasi: Akademik

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Reinkarnasi / Chicklit
Popularitas:38k
Nilai: 5
Nama Author: Zaid Asyrof

Elena Madison (♀️) merupakan seorang dari bumi modern dan bereinkarnasi ke dunia fantasi abad pertengahan seperti kebanyakan cerita lainnya, dengan tujuan awal untuk sebagai subjek eksperimen.

Orang yang melakukan eksperimen adalah Spirit King of Dimension ( Spirit King of Darkness), yang mana dia memberikan kompensasi berupaya membuat kontrak spirit dengan Elena.

Setelah selesai bereinkarnasi, Elena mengetahui fakta jika orang yang membuat kontrak dengan Spirit King of Darkness ditakuti oleh mayoritas orang, karena kontraktor tersebut hampir menghancurkan satu negara sebelumnya.

Ini bukan kisah perjuangan Elena untuk bisa diterima. Dia malah mendapatkan perintah dari raja untuk memburu sebuah organisasi jahat, yang ternyata organisasi ini menggunakan alat dari berbagai dunia.

Maka dari itu, Elena pergi menjelajah ke berbagai macam dunia untuk mencari info mengenai peralatan milik organisasi tersebut. Mampukah dia melakukannya saat memiliki kewajiban bersekolah sebagai bangsawan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zaid Asyrof, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Evaluasi Hasil Penyerangan

“Hmm, jadi seperti yang sebenarnya terjadi. Saat ini, kamu sedang mengkhawatirkan kondisi Elena yang belum pasti.” Noctis memegangi dagunya, mencerna penjelasan Sophia sambil memikirkannya lebih dalam tentang ini.

“Ya, Sensei. Beberapa saat yang lalu setelah orang yang aku dan Spirit King of Light lawan mengatakan sesuatu tentang membawa Elena ke dunia lain, dia pergi menggunakan Teleportasi yang tebakanku adalah menuju ke tempat Elena. Jika aku benar, maka saat ini Elena seharusnya berada di dunia lain sebagai hasil dari rencananya. Tentu, aku juga tahu maksudnya tentang dari pada kalah tanpa melakukan apa-apa, dia memilih untuk membawa musuhnya ke medan yang jauh dari pertarungan,” kata Sophia yang terlihat lesu.

‘Ini menjawab rasa penasaranku tentang mengapa Gadis Kecil itu tidak bisa dihubungi. Saat dia berada di dunia lain, kontrak spirit dan kontraktor akan terputus karena atau menjadi sangat lemah. Jika itu hanya sekedar mengendalikan bayangan, seharusnya dia masih bisa melakukannya. Tapi jika membuka portal kembali, aku rasa itu mustahil dilakukan dengan kontrak yang telah melemah.’

‘Jalan lain yang bisa Gadis Kecil itu lakukan adalah menggunakan elemen dimensi yang berasal dari Dragon Vein miliknya. Itu akan memakan sedikit waktu sampai dia mengumpulkan cukup energi alam, tapi seharusnya dia bisa kembali ke dunia ini. Bahkan jika di sana tidak ada energi alam, dia tetap memiliki alternatif lain untuk dilakukan.’

Noctis mengangkat tangannya dan membelai rambut Sophia dengan lembut sambil mengatakan, “Tenang saja, aku yakin dia baik-baik saja. Kamu masih ingat jika dia memiliki Dragon Vein yang dapat membawanya kembali kemari, ‘kan?” Sambil berusaha membuat senyuman.

“Um.” Sophia mengangguk dengan pelan walau masih merasa risau tentang itu.

•••••

Di tempat lain yang masih sama di pengungsian, Theresa sedang bersama Andre yang merupakan kakak dari Elena. Ternyata dalam penyerangan kali ini, dia tetap berada di lingkungan akademi dan malah mencari-cari Elena sebagai kakak yang baik. Sebenarnya, beberapa saat yang lalu dia sudah meninggalkan area pengungsian ini untuk mencari Elena di tempat lain yang kemungkinan ada di sana. Sayangnya setelah berkeliling dia tidak menemukan adiknya, sehingga dia memilih untuk kembali ke pengungsian ini.

“Maaf, ya. Beberapa saat yang lalu juga ada yang menanyakan tentang keberadaan El-tan. Tapi aku masih memiliki jawaban yang sama dengan jawabanku ke pada orang itu. Sampai saat ini, aku masih tidak tahu di mana El-tan berada.” Theresa menyatukan telapak tangannya.

“Begitu ya.” Andre hanya memiliki ekspresi yang lelah saat menyembunyikan kerisauannya. “Aku sangat tahu jika adikku sendiri jauh lebih kuat dariku. Tapi tetap saja, aku tidak bisa berhenti khawatir ketika keberadaannya tidak diketahui.”

“Bu-Bukan hanya kamu yang mengkhawatirkannya, aku juga merasa khawatir pada El-tan saat dia tidak ketahui berada di mana sekarang. Tapi melihat banyaknya orang yang ada di sini, aku tidak bisa terus berlarut hanya pada satu orang saat terdapat banyak orang yang ada dalam masalah,” ucap Theresa.

“Hah, kau benar. Hanya ada sedikit orang yang dapat bertarung dengan setara melawan adikku di kerajaan ini. Aku masih sangat beruntung berhasil menghindari semua imbas pertarungan walau berada di medan yang tergolong dekat dengan lokasi pertarungan.”

•••••

“Ngomong-ngomong, Glence, apa yang akan terjadi setelah ini menurut pendapatmu? Memperhitungkan banyaknya kerusakan pada rumah warga, seharusnya ini tidak akan selesai hanya dalam beberapa hari, ‘kan?” tanya Angelica dengan penasaran.

“Jika kamu ingin tahu tentang pendapatku, menurutku ini akan berdampak dengan meningkatnya jumlah kawasan kumuh di ibu kota. Seperti yang sudah kamu ketahui, ibu kota kerajaan ini terbagi menjadi area tengah yang kebanyakan dihuni bangsawan dan relatif mempunyai keamanan terjaga, dan area luar yang menjadi tempat tinggal para kriminal dengan kejahatan yang tidak terjamin,” jawab Glence.

“Jumlah rumah yang rusak ada sekitar 33-36 rumah. Jika kita mengasumsikan ada 3 orang di setiap rumahnya, maka ini akan menjadi penambahan untuk penduduk area luar. Dengan kondisi uang khas kerajaan yang sedang kacau balau seperti ini, memelihara 100 orang tanpa keuntungan apapun akan menjadi sesuatu yang sangat buruk,” tambah Glence.

‘Kalian jangan salah sangka, ya. Kondisi keuangan kerajaan memburuk bukan karena kebanyakan dikorupsi, tapi arus urbanisasi ke ibu kota terlalu deras sehingga pembangunan infrastruktur memakan terlalu banyak biaya. Jika membicarakan tentang sikap bangsawan, syukurlah mayoritas masih membayar uang dengan takaran yang tepat dan patuh terhadap hukum. Ini semua sudah dijelaskan di animenya, jadi tugas heroine --aku-- adalah memimpin orang-orang untuk secara serentak melakukan pembangunan di daerah pelosok,’ batin Angelica.

“Apa kamu tidak ingin membantu pengungsi itu, Angelica? Aku sangat yakin, kontraktor Spirit King of Light sepertimu akan sangat dipandang oleh mereka dan bisa menenangkan mereka dengan mudah.” Glence menunjukkan senyumannya, menandakan dia sedang memberikan semangat.

“Aku memang berniat melakukannya, tapi Akari sedang tertidur karena kelelahan dalam pertarungan ini dan aku tidak ahli dalam sihir sehingga tidak dapat menunjukkan jika aku memiliki kontrak dengan Spirit King of Light.” Angelica mengangkat bahunya sambil menggelengkan kepalanya. “Justru, aku mungkin hanya akan dianggap sebagai orang aneh saat berbicara di depan mereka semua.”

“Setidaknya, kamu bisa membantu membawa barang, lho. Aku cukup kelelahan melawan beberapa spirit tingkat tinggi sebelumnya. Aku yakin kamu yang tidak memberikan kontribusi dalam pertarungan sebelumnya masih memiliki sangat banyak stamina.” Glence menatap tajam pada Angelica.

“Hehe, maaf. Aku rasa, aku akan mulai memasakkan makan malam untuk mereka semua. Itu merupakan keahlianku.” Angelica beranjak dari tempatnya dengan tawa kering itu.

•••••

Di markas Red Moon yang mereka gunakan sebagai tempat rapat, semua tetua dalam organisasi ini yang dapat hadir sedang berada dalam ruang rapat. Mereka bertiga adalah Dwa & Pięć, sedangkan Alvino masih tidur di atas kursi dengan kepala yang diletakkan di atas meja dan Sześć yang digantikan kertas bertuliskan “Absen”.

“Langsung saja ke intinya, pokoknya kita masih belum cukup kuat untuk mengalahkan mereka walau berhasil mengalahkan salah satu hambatan terbesar kita. Selain itu, kita juga malah kehilangan salah satu tetua dalam penyerangan kali ini. Apa ada yang ingin ditanyakan?” kata Dwa sambil menatap Pięć yang merupakan satu-satunya orang di sini yang dapat diajak bicara.

“Aku ada pertanyaan, apakah Senior ini tidak dapat mengetahui keberadaan kawan kita --Sześć--? Bukankah Anda yang telah memberikan alat itu padanya? Lalu, bukankah ini dapat dikatakan kalau kita berhasil menyingkirkan Elena dengan mengirimnya ke dunia lain dalam kondisi tanpa Dragon Vein?” tanya Pięć dengan tangan kanan yang diangkat.

“Tentu, aku tahu saja di dunia mana mereka pergi, tapi aku tidak tahu di mana lokasi detailnya mereka sampai di dunia itu. Lalu untuk Elena, aku yakin dia akan dapat menumbuhkan kembali Dragon Vein miliknya dalam beberapa minggu atau paling lama beberapa bulan. Karena itu kalau Sezesc sampai tidak kembali, maka ini akan menjadi kerugian untuk kita,” kata Dwa.

“Huh, harusnya kalau kita tahu begini, meminta bantuan dari “mereka” mungkin akan memberikan hasil yang lebih baik.” Pięć menggembungkan pipinya dalam kesal.

“Itu adalah ide yang buruk. Dengan jumlah dan kemampuan mereka saat ini, mereka hanya akan menjadi beban atau menjadi sasaran hidup. Dari pada itu, aku sudah memikirkan rencana kita untuk selanjutnya.” Dwa menyeringai dari balik topengnya.

“Apa itu, Senior?”

“Mudah saja. Sementara aku pergi ke dunia lain untuk membawa Sześć kembali, aku ingin kamu berlatih sekuat tenaga sampai setengah mati mendapatkan boneka lain untuk mengganti milikmu yang sebelumnya. Jika bisa, aku ingin kamu melatih mereka juga,” kata Dwa.

“Sungguh, cara sederhana yang tidak manusiawi.” Pięć menggelengkan kepalanya dan dengan terpaksa menyetujui rencana ini.

1
tHe aiSy
semangat thor
eRen Mamun
semangat Thor...!!
SiHantu_°∆°
Seru banget!
SiHantu_°∆°: Ok, siap
total 2 replies
~≈Prince of ice≈~
Chuunibyo.
~≈Prince of ice≈~
Hoki banget, ya.
~≈Prince of ice≈~
Judi!
~≈Prince of ice≈~
Ada yang meniru kelakuan Elena?
~≈Prince of ice≈~
Red = Aki
moon = Tsuki

Ini penulisnya pasti keinspirasi dari Akatsuki.
~≈Prince of ice≈~
Wibunya muncul....
~≈Prince of ice≈~
Apa anak perempuan lebih dekat dengan ibunya, ya?
~≈Prince of ice≈~
Jadi keinget saat akan masuk awal semester.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!