NovelToon NovelToon
Otherworldly Reincarnation

Otherworldly Reincarnation

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Kultivasi / Fantasi Timur
Popularitas:179k
Nilai: 5
Nama Author: A. Faisal Hazami

Xiao Feng berpindah ke dunia yang sangat kejam, dimana yang kuat akan di hormati dan yang lemah akan di tindas!

Xiao Feng terbunuh karena kucingnya yang dia beli di online shop setahun yang lalu. Jiwanya yang malang terombang-ambing di alam semesta dan tidak memasuki siklus reinkarnasi.

Namun, pada saat itu jiwanya bertemu dengan wanita misterius. Wanita itu sangat kuat, sehingga kekuatannya dapat memberikan Xiao Feng reinkarnasi dan menghubungkan Jiwanya dengan tubuh tanpa Jiwa seorang pemuda dari Rainwater Star atau juga di kenal sebagai dunia game Otherworldly Reincarnation.

Rainwater Star adalah dunia asli dari game Otherworldly Reincarnation.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A. Faisal Hazami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membunuh Tiga Tetua Keluarga Ye

"Apakah kamu menyukai nama yang kuberikan?" Kata Xiao Feng dengan senyumnya yang cemerlang.

"Xiao Ling'er..." Dia mengulangi nama yang di berikan olehnya dengan suara yang rendah. Lalu dia tersenyum hangat. "Aku sangat menyukainya." Katanya.

"Baiklah, Ling'er apakah kamu ingin ikut bersamaku ke kota?" Tanya Xiao Feng.

"Kota? Selama kakak bersamaku aku akan ikut kemanapun." Katanya dengan suaranya yang lembut.

"Baiklah, mari pergi." Xiao Feng menarik tangan Xiao Ling'er lalu dia berjalan masuk ke dalam Hutan Ilusi.

Ketika mereka berada di dalam Hutan Ilusi Xiao Feng teringat dengan Yanyan, sudah berapa lama dia menghilang? Kemana dia pergi? Apakah dia baik-baik saja? Xiao Feng sangat khawatir dengannya, tapi mau bagaimana lagi, karena di Hutan Ilusi ini dia tidak bisa melihat ke kejauhan, karena di sekelilingnya banyak kabut yang menghalangi penglihatannya.

"Ling'er apakah kamu yang menghisap darah ku ketika aku baru masuk ke Hutan Ilusi beberapa waktu yang lalu?" Xiao Feng bertanya kepada Xiao Ling'er, dia percaya bahwa yang menghisap darahnya beberapa waktu yang lalu adalah Xiao Ling'er.

Mata Xiao Ling'er berkedip, lalu dia menganggukkan kepalanya dengan ringan. "Iya, maafkan aku kakak laki-laki." Katanya sambil menundukkan kepalanya ke bawah.

"Tidak apa-apa, aku hanya bertanya. Dan apakah kamu melihat seorang wanita Rubah Berekor Sembilan yang cantik di sekitar sini?" Tanya Xiao Feng yang wajahnya sedikit khawatir.

"Aku tidak melihatnya." Xiao Ling'er menggelengkan kepalanya. Lalu dia menoleh menatap wajah Xiao Feng yang khawatir dia berusaha menyemangatinya. "Dia pasti akan baik-baik saja kakak, di Hutan Ilusi ini tidak ada Binatang Buas atau manusia yang sembarangan masuk kesini." Katanya dengan senyumnya yang menawan.

"Ya, aku percaya itu, tapi dia sedang terluka ketika masuk Hutan Ilusi..." Kata Xiao Feng.

Xiao Ling'er tidak tahu harus menjawab apa, dia hanya diam dan terus memegangi tangan kakaknya.

Xiao Feng menghela nafas dan hanya bisa berdoa agar Yanyan baik-baik saja.

"Ling'er apakah kamu tahu jalan keluar dari Hutan Ilusi ini?" Tanya Xiao Feng.

"Hmm, aku sedikit tahu. Akan tetapi, aku juga sering tersesat ketika memasuki Hutan Ilusi." Katanya.

"Baguslah, aku percaya padamu, sekarang kamu tunjukan jalan keluarnya." Kata Xiao Feng.

"Baik." Xiao Ling'er mengangguk.

Setelah beberapa waktu kemudian, mereka akhirnya keluar dari Hutan Ilusi. Xiao Feng menghela nafas lega lalu dia memperhatikan sekitarnya.

Tiba-tiba ada siluet melesat ke arah Xiao Feng, itu sangat cepat sehingga Xiao Feng terlambat menyadarinya.

Siluet itu adalah belati terbang yang beracun, belati itu mengarah ke jantung Xiao Feng, ketika Xiao Feng ingin menghindar dia melihat Xiao Ling'er maju ke depan dan memeluk Xiao Feng dengan erat. Lalu belati itu menusuk punggung Xiao Ling'er dengan tajam.

Shua...

Dunia Xiao Feng tiba-tiba langsung runtuh, dia melebarkan matanya dengan tidak percaya, tubuhnya bergetar hebat dan api di hatinya mulai menyala dengan ganas.

Pada saat itu Tiga Tetua Keluarga Ye yang sebelumnya menyerang Xiao Feng dan Yanyan beberapa waktu yang lalu muncul ke hadapan Xiao Feng. Mereka tersenyum mengejek kepadanya.

"Haha, akhirnya kalian keluar juga!" Kata salah satu dari mereka.

"Sialan! Seharusnya kamu tidak bersembunyi di Hutan Ilusi! Gara-gara kamu kami di hukum oleh Pemimpin Keluarga!" Kata Tetua yang lainnya.

"Apakah mereka yang di cari Pemimpin?" Salah satu Tetua baru yang di gantikan bertanya kepada temannya.

"Ya, tunggu... Dimana wanita Rubah Berekor Sembilan itu?!" Kata Tetua yang berjenggot panjang, lalu dia memperhatikan lokasi sekitar dengan cermat.

"Sialan! Pasti dia menyembunyikannya lagi!" Katanya dengan marah.

"BACOT BANGSAT!!! KUBUNUH KALIAN SEMUA!!!" Xiao Feng yang selama ini memegangi Xiao Ling'er yang sedang tertusuk belati melesat ke arah mereka bertiga. Dia mengeluarkan Artefak Pedang dari cincin penyimpanannya. Lalu dengan marah dia menebas tubuh salah satu dari tiga Tetua.

Slash! Slash!

Xiao Feng dengan kekuatan penuhnya menebaskan pedangnya yang tajam ke tubuh Tetua yang ada si hadapannya, dia memotong tubuhnya menjadi ribuan keping!

Tidak hanya itu, dia mengeluarkan api di telapak tangannya, lalu membakar potongan-potongan tubuh Tetua itu!

Dengan cepat dia beralih ke dua Tetua lainnya, kedua Tetua itu masih melongo karena tidak percaya dengan apa yang di lihatnya saat ini.

Lalu mereka menyadari Xiao Feng ingin menyerang, mereka mulai mengeluarkan Artefak Pertahanan Tingkat Tinggi. Itu adalah perisai besi yang memancarkan aura ungu.

Swoosh! Swoosh!

Xiao Feng menebaskan pedangnya lagi ke arah mereka berdua, tetapi serangannya berhasil di tahan oleh Artefak Pertahanan mereka.

Xiao Feng tidak peduli dengan itu, dia terbang ke langit dan membuat gerakan yang sangat indah, itu seperti tarian Dewa Pedang yang sedang dalam pertempuran besar, terlihat sangat indah ketika di lihat oleh mata.

Kedua Tetua itu terpesona dengan tarian pedangnya, mereka seperti tersihir oleh tarian pedang Xiao Feng yang memukau. Ketika mereka mulai kehilangan pikiran, Xiao Feng menebas mereka dari langit dengan indah.

Slash! Slash!

Terpotong!

Ketika kedua Tetua itu mulai menyadari bahwa mereka tersihir oleh tarian pedang Xiao Feng, tubuh mereka sudah terpotong menjadi beberapa bagian! Dan itu hancur berkeping-keping!

"Cih! Lemah!" Katanya dengan nada mengejek.

Teknik yang di gunakan Xiao Feng untuk membunuh kedua Tetua itu adalah Tarian Ilusi Pedang! Dia mempelajarinya dari Teknik Membalikkan Tebasan Pedang Tahap Kedua.

Xiao Feng membakar tubuh ketiga Tetua yang sudah terpotong-potong menjadi abu, lalu dia menghampiri Xiao Ling'er yang sedang duduk bersandar di pepohonan.

"Ling'er apakah kamu terluka? Coba kakak lihat, apakah itu sakit?" Tanya Xiao Feng yang saat ini sangat khawatir.

Xiao Ling'er menggelengkan kepalanya lalu dia memperlihatkan belati yang menusuk punggungnya.

"Ini... Kenapa tidak ada darah di belati ini? Ling'er, coba kamu berbalik." Xiao Feng cukup terkejut melihat belati yang menusuk punggung Xiao Ling'er tidak ada jejak darah sedikit pun.

Xiao Ling'er menuruti kata-kata kakaknya dan berbalik dengan patuh, ketika dia berbalik Xiao Feng melebarkan matanya dengan tidak percaya, tidak ada luka sedikit pun di tubuh Xiao Ling'er dan jubahnya pun tidak tergores sama sekali!

"Ling'er apa yang terjadi? Kenapa kamu tidak terluka sama sekali?" Jelas, tadi Xiao Feng melihat belati itu menusuk punggung Xiao Ling'er tetapi kenapa itu tidak terluka sedikit pun?

Xiao Ling'er menggelengkan kepalanya laku berkata dengan suaranya yang lembut. "Aku tidak tahu, sepertinya jubah ini yang melindungi ku." Katanya.

"Jubah?" Xiao Feng menatap jubah merah yang di pakai Xiao Ling'er, tetapi dia tidak melihat ada yang menarik dari jubah ini.

"Sudahlah, mari kita lanjutkan perjalanan kita lagi." Kata Xiao Feng, dia menarik tangan Xiao Ling'er lagi dan berjalan menuruni Puncak Gunung Kembar.

Lalu dia berkata dengan tegas. "Aku akan membalas semua yang telah kalian lakukan kepadaku, Yanyan dan Ling'er ketika saatnya tiba Keluarga Ye! Bersiaplah! Akan Aku Bantai Kalian Semua!" Mata Xiao Feng terlihat bersinar dengan kilatan yang ganas.

1
Zainal Tyre
mcnya lemah......
harusnya fokus utk meningkatkan kultv tp malah santai² aja... hadeh
Erna Anah
ditinggalkan pacar
𝐙⃝🦜🏘⃝AⁿᵘLennonk
lanjutkan Thor 😎☕🚬
Agus Pribadi
biasalah kalau orang munafiq
Agus Pribadi
miskin ikut lelang,gk sesuai tujuan
KadalKocak
YanYan bisa Kagebunshin..🤣🤣..mirip dah sama Jinchuriki nya..
アジ
ini cerita mirip sama cerita yg udah pindah deh
Cyber_In
wah bagus banget o
GACHA PINKY
hah gantung lg aja
Cyber_In
woow
Cyber_In
lanjutkan thor gass
Cyber_In
lanjutkan thor
Cyber_In
woow
ANDRIAN SRG
semangat
Katakiri
Juga sudah melihat nya mandi!!
Katakiri
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⣠⣴⣶⣶⣶⣶⣶⣤⡄⠀⠀⠀⠀
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢀⣾⣿⣿⣿⠉⠉⠉⠉⠉⠙⢢⠀⠀⠀
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢸⣿⣿⣿⠏⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠈⠀⠀⠀
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢘⡉⢻⡇⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢐⠀⠀
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠳⡦⣸⣷⣄⡀⢀⣀⡀⠀⠀⠀⡂⠀⠀
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⡊⣿⣿⣿⣿⣯⡩⣉⠹⢷⢦⠁⠀⠀
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢰⠀⢻⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣶⣶⡞⠀⠀⠀
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢀⡌⠀⠀⢀⠉⠻⣿⣿⣿⣿⣿⡇⠀⠀⠀
⠀⣀⠠⠤⠐⠚⠱⠀⠀⠀⠈⠀⠀⠀⠉⣻⠛⠋⠀⠀⠀⠀
⡇⠀⠀⡊⠠⠐⠁⠀⠀⠀⠀⢰⠀⢀⠆⠿⡀⠀⠀⠀⠀⠀
⡗⠒⠒⠀⠀⠀⠠⠤⢤⡀⠀⢸⠀⠘⠀⠀⢌⠑⢢⠀⠀⠀
⡇⠠⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠑⢺⠀⠐⠀⠀⠂⠀⠀⠉⠒⠢⣄
⡇⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠂⢰⠤⠀⠀⢦⠁⠀⠀⢂⠀⠀⠐⠄⠀⠠⠈⠉⠑⠦⡀
⡇⠀⡀⢀⠐⡀⠀⠀⠈⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠐⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠁⠄⠀⠀⠘
KENAPA GA LANGSUNG DI EUWE GBLK:)
Katakiri
Aurhor buat si MC hoki nya ga kira kira, nemu kitab legend berasa kek pungut koran njim, kira kira ada penjaga nya atau segel nya, enak bet si MC ck:)
shopie
semakin banyak kata kata yg gak penting di cerita ini thor
shopie
semakin lama semakin banyak keteranga keterangan yg membosan kan.
shopie: alur ceritanya kurang
total 1 replies
Antograb Ok
nasi goreng pedes gila sama es teh manis ya, emang dah ada kulkas buat bikin es, thor? jangan2 klo lagi mager bisa pesen lewat grabfood, hehe, btw ceritanya tetap keren, lanjut, cemangat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!