Mengisahkan tentang kisah cinta Daniel David Johanes seorang perwira angkatan laut yang bertemu dengan teman masa kecilnya Joanna Josephine Josep mahasiswi semester akhir fasultas kedokteran jurusan dokter gigi di Universitas Negeri Surabaya. Apakah Daniel bisa merebut hati Joanna yang sering dipanggil Anna ini ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tempat Tugas Baru
Tidak terasa sudah dua tahun Anna dan Daniel menikah. Dan selama dua tahun ini dia menemani suaminya menjalankan tugas sebagai kepala seksi Intelejen di Pasmar dua. Setiap hari Jumat Anna dan Daniel akan pulang ke rumah di Surabaya. Dan sekarang kondisi Anna sedang hamil tiga bulan. Dan Anna tahun lalu ikut seleksi calon pegawai negeri di lulus dan surat penempatan di Puskesmas kota yang ada di kota Sidoarjo.
Papa Dony sudah mendapat bocoran bahwa Daniel akan di pindahkan ke kota sorong. Dan mama sudah mendapat informasi dari papa. Namun yang pasangan suami istri ini tahu bahwa besok ada upacara kenaikan pangkat dari kapten menjadi Mayor. Mama dan papa dari Surabaya datang bersama mas jefry, mba Cindy dan si kecil David. Anna sangat bangga atas keberhasilan suaminya dan juga senang karena keluarga selalu ada bersamanya. Moment ini juga dia abadikan dan bagikan kepada papa dan mamanya.
Rumah dinas kepala seksi intelejen Mayor Marinir Daniel Johanes sangat ramai dengan kehadiran orangtua dan kakak - kakak juga keponakan tercinta. Anna pintar masak dia sudah menyiapkan makan siang buat mereka semua. Selesai makan kami masih duduk - duduk bercerita. Keluarga belum balik ke Surabaya.
"Dek, sepertinya kamu akan di tugaskan ke pasmar tiga." Papa bersuara. Dan Daniel tahu jika papa sampaikan seperti itu, kemungkinan besar pasti itu kebenarannya sembilan puluh persen.
"Adek siap ditempatkan dimana pun pa."
"Terus Anna gimana??"
"Adek ngak bisa pisah dari Anna ma. Jadi Anna harus temani kesana. Ambon dan Sorong itukan kebiasaannya hampir sama."
"Pekerjaan Anna??"
"Adek akan mengurus Anna pindah kesana ma."
"Dia lagi hamil sayang."
"Karena itu, adek ngak bisa tinggalin dia sendiri."
Usaha mama untuk menahan Anna gagal, suaminya tidak mau berpisah dari istrinya. Mas Jefry dan Mba Cindy hanya tersenyum. Begitu juga papa.
"Nanti kita akan kesana ma." papa menghibur mama.
"Mas juga mau kesana. Kalau kalian berdua sudah disana, kami akan jalan - jalan kesana."
Papa Dony Johanes kemarin lulus tes perwira. Dan akan berangkat ke Jakarta untuk pendidikan. Untungnya mas dan mba sudah ada di Surabaya jadi kami tidak begitu kuatir, mama ada yang menjaga. Tuhan sudah mengatur semua.
Dua hari kemudian Daniel mendapat surat perintah pindah tugas bersamaan dengan pelantikan komandan Pasmar tiga yang baru. Jabatan yang Daniel jalankan adalah sebagai Komandan Batalyon Infantri Marinir. Dan waktu yang di berikan dua minggu dari sekarang. Mendengar berita itu, bertepatan dengan jam makan siang, Daniel menjemput istrinya di puskesmas kota Sidoarjo untuk pulang makan siang bersama di rumah.
"Benar sayang, mas sudah dapat surat perintah."
"Maksud mas, kita jadi pindah ke Sorong."
"Iya sayang, mas di percaya menjadi komandan batalyon Infantri Marinir disana." Anna langsung memeluk dan mencium suaminya.
"Puji Tuhan. Selamat ya suamiku sayang. Semoga tanggung jawab ini, bisa kita jalankan dengan baik."
"Amin."
Saat mendapat berita itu, Daniel sudah mulai mengurus kepindahan istrinya mengikutinya ke kota sorong. Berita ini sudah Anna sampaikan kepada orangtuanya di Ambon. Malah mama rencana mau temani Anna dan Daniel di kota Sorong. Namun Anna sedikit kurang setuju, karena takut papanya tidak ada yang urus. Kalau berlibur beberapa minggu Anna akan ijinkan datang bersama papa.
Barang - barang pribadi Anna di rumah ini, sudah Anna rapikan di masukan kedalam kontainer terutama barang - barang dapur. Namun ada sebagian yang Anna berikan kepada istri anggota suaminya jika mereka mau. Rencananya barang - barang ini akan di bawa dengan kapal perang. Rumah dinas Danyonif Marinir sudah kosong dan sudah di bersihkan oleh anggota.
Semua surat kepindahan Anna sudah selesai terurus dan di sorong dekat Kompleks Pasmar tiga Sorong, juga ada puskesmas dan Dokter gigi Joanna Josephine Josep akan bekerja di puskesmas itu.
Perpisahan dengan anggota di pasmar dua ,khususnya bagian intelejen sudah dilakukan. Berat namun harus di jalani. Mengingat tentara harus siap di tempatkan di mana saja.
Tepat waktu dua minggu waktu yang diberikan semua urusan Anna di Sidoarjo sudah selesai. Hari ini mereka akan berangkat dengan pesawat milik angkatan laut menuju kota sorong Mama, mas dan mba serta si kecil David yang mengantar kami.
"Mas, kasihan mas dan mba, harus membujuk mama dan David."
"Mama itu maunya kamu ngak usah ke sorong. Tetapi mas ngak mau sayang. Tenang sayang ada David dia itu penghibur mama."
Anna dan Daniel sudah berada di atas udara bersama komandan pasmar tiga yang baru. Seorang perwira bintang satu bersama istri dan dua anaknya yang masih usia sembilan dan tujuh tahun. Mereka ikut pindah bersama kedua orangtuanya. Bocoran yang Anna dengar bahwa komandan ini adalah Family man, dia sayang keluarganya. Tadi Daniel dan Anna sudah hubungi papa Dony di Jakarta dan meminta restu.
btw turut berdukacita juga atas dipanggil pulang Opa tercinta
sayang sekali, Alena sudah tidak perawan, kalau masih perawan, meskipun orang tua sudah setuju, tinggalkan saja Daniel, biarkan Daniel berjuang untuk mendapatkan Alena , ini ya sudah sulit
Anna harus jual mahal, supaya Daniel dapat pelajaran, kalau untuk mendapatkan kamu, Daniel harus berjuang
mestinya ceritanya Daniel dan Anna tidak tinggal satu rumah dulu yah, meskipun ada orang tua, biarkan Anna kost di luar, dan mereka berdua harus menjaga kekudusan mereka sampai selesai pemberkatan