NovelToon NovelToon
I'M Sorry My Wife

I'M Sorry My Wife

Status: tamat
Genre:Obsesi / Tamat
Popularitas:942k
Nilai: 4.7
Nama Author: AFI_18

Hallo semua yuk mampir di karya pertama aku, mohon dukungannya ya, beri like, comment and vote

Bagaimana jika pernikahan yang baru berumur satu hari tandas begitu saja

Azril baru saja menyempurnakan separuh agamanya dengan wanita yang amat dia cintai justru harus bercerai karena kejadian malam pertamanya, malam yang harusnya di nikmati oleh sang istri justru malah ia nikmati dengan wanita lain yang sama sekali tidak ia kenal

Azril terbangun dengan keadaan yang mengenaskan, dia di pergoki oleh seluruh keluarganya serta keluarga istrinya

Begitupula dengan wanita di sebelahnya yang kerap kali di panggil Rara, niat hati ingin menghindar dari perjodohan orang tuanya justru malah terbangun dengan pria yang sangat asing

"Akhh apa yang kamu lakukan padaku?" pekik Rara terkejut

"Harusnya saya yang bertanya kenapa kamu bisa masuk ke kamar orang sembarangan" bentak Azril

Bagaimana kisah selanjutnya yuk baca novel ini, jangan lupa tinggalkan jejak okhey

Follow ig 👉 habr_zayf

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AFI_18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sepucuk Kertas Yang Dibaluti Amplop

Sekitar pukul 12 malam Azril pergi ke pesantren untuk mengemasi semua barang milik Rara, dia memasuki kamar yang saat ini sudah kosong tanpa penghuni, kamar yang dulu Rara singgahi sekaligus kamar yang menjadi saksi bisu tangisan malam Rara di bawah selimut, teman sekamarnya Lesy dan Tari sudah resmi di keluarkan dari pesantren tanpa ijazah kelulusannya

Azril membuka lemari Rara, dia memasukkan satu persatu baju gamis milik Rara ke dalam koper, dia juga mengemasi semua barang milik Rara, Azril membuka lemari bagian atas yang berisikan buku-buku pelajaran, dia merapikan buku-buku tersebut dan menaruhnya di dalam kardus, saat dia mengemasi buku Rara ada sepucuk surat yang jatuh ke lantai, perlahan tangan Azril mengambil surat tersebut, kertas yang dibaluti dengan amplop berwarna putih itu menarik perhatian Azril apalagi terukir nama Azril di amplop tersebut, dengan lincah tangannya mengeluarkan kertas yang bersembunyi di dalamnya

Assalamualaikum

Bagaimana kabar ustadz hari ini? saya harap ustadz baik-baik saja, ustadz kapan mau ke sini katanya mau sering mengunjungi ku, bisakah kamu ke sini sebentar dan membawa hp ku aku ingin menelpon papa dan mama, sudah 5 bulan aku berada di sini dan belum memberi kabar apapun pada papa dan mama aku takut mereka mengkhawatirkan ku, oh ya sama bawakan makanan yang enak ya untuk Zelin dan Shella aku sungkan sama mereka yang selalu memberiku makan bahkan memberiku uang, ustadz Azril habis acara kelulusan bisakah kamu membawaku pergi dari sini aku sudah bisa membaca Al-Qur'an dengan lancar dan sudah mempelajari beberapa ilmu agama, jadi sudah pantaskah aku menjadi istrimu? jika belum aku mau di bimbing sama kamu aja aku gak mau di atur sama mantan adik ipar kamu boleh ya, oh ya surat ini aku titipin ke ustadz Afham ku dengar dia sepupumu

Wassalamu'alaikum

Tanpa diminta air mata Azril keluar menerobos begitu saja, bulir-bulir itu berjatuhan membasahi surat yang diukir oleh Rara, di pojok surat itu tertulis tanggal jika di hitung dari sekarang berarti tulisan ini di tulis dari sebulan yang lalu, tapi ntah kenapa Rara mengurungkan niatnya untuk memberikan surat itu pada nama yang tertera di bait tulisan tersebut

Hati Azril terasa ngilu bisa-bisanya dia makan enak di saat istrinya kelaparan bahkan tidak memiliki uang

Setelah selesai merapikan semua barang milik Rara dia segera kembali ke rumah sakit untuk duduk di samping istrinya, matanya sama sekali tidak lelah memandangi wajah istrinya padahal sedari kemarin dia sama sekali belum memejamkan matanya

***

Tok tok tok

Suara ketukan pintu kamar hotel terdengar di pagi buta membuat sang pemilik kamar hotel bertanya-tanya siapa subuh-subuh gini mengetuk pintu kamarnya bahkan dia tidak memesan pelayanan servis

Clek

"Loh Azril kamu ngapain ke sini subuh-subuh" tanya papa Rara yang heran melihat menantunya datang

Azril hanya diam sembari menundukkan kepalanya

"Ayo masuk dulu, mama kamu lagi berdoa" ujar papa Rara yang mempersilahkan Azril masuk dan duduk di sofa yang tersedia

"Siapa pa?" tanya mama Rara yang masih mengenakan mukenanya, matanya sudah bengkak akibat terus menangis

"Loh Azril wajah kamu kenapa?" mama Rara juga ikut duduk di samping suaminya, dia heran melihat wajah Azril yang memar

Sedetik kemudian Azril langsung berlutut di hadapan mertuanya

"Pa ma maaf kan aku ini semua salah ku" ujar Azril memohon di hadapan kedua mertuanya

"Kamu kenapa Azril" papanya mencoba membantu Azril berdiri namun Azril tetap kekeh berlutut

"Maaf kan aku ini semua salah ku, aku mohon maaf kan aku" Azril terus memohon

"Maksud kamu apa Azril kami tidak mengerti?" tanya mama Rara bingung

"Seandainya aku tidak meninggalkan Rara sendiri di sana dia tidak akan mengalami kecelakaan" ujar Azril, air matanya mulai berjatuhan

"Kamu ninggalin Rara sendiri dimana, kenapa kamu ninggalin dia sendiri?" tanya mama Rara dengan mata yang berkaca-kaca kala teringat akan kondisi Rara

"Aku minta maaf, waktu itu aku pergi ke luar kota, aku tidak bisa menjaganya dengan baik hingga dia pergi dari pesantren itu dan mengalami kecelakaan" ujar Azril lagi

"Kenapa dia pergi?" tanya papa Rara

"Karena.... karena ada orang yang menyakitinya bahkan memotong rambutnya ini semua salah ku yang tidak bisa menjaganya dengan baik" ujar Azril sendu

"Jadi rambut Rara seperti itu bukan karena kondisi kecelakaan melainkan ada orang yang memotongnya, siapa dia?" tanya papa geram

"Aku akan menyelidikinya pa, aku mohon maafkan aku" Azril menghapus air matanya dengan kasar kepalanya masih setia menunduk

Clek

"Cih ada orang yang tidak berguna disini" ujar Dariel sinis, dia baru saja memasuki kamar hotel kedua orangtuanya

Alfred yang berada di belakang Dariel langsung menarik Azriel kasar untuk berdiri, dia melempar dokumen hasil penyelidikannya

"Lo benar-benar keterlaluan ya, kenapa lo lebih mentingin pekerjaan lo dari pada Rara hah" Alfred menarik lengan baju Azril

"Kak kamu apa-apaan sih lepasin Azril nya" tegur sang papa

"Gara-gara dia pa, gara-gara dia yang gak becus jagain Rara jadi Rara mengalami kecelakaan" ujar Alfred

"Kerjaannya dia hanya bolak-balik Jakarta Surabaya pa hanya untuk bekerja mengurus restorannya, dimana kamu saat Rara membutuhkan mu hah, apa pekerjaan lebih penting dari pada istri lo sendiri" ujar Dariel sinis

"Apa itu benar Azril?" tanya mama kecewa

"Iya ma pa itu semua benar, aku minta maaf aku benar-benar minta maaf, aku tahu aku salah" ujar Azril sendu

"Azril papa harap kamu tidak melakukan kesalahan ini lagi" ujar papa Rara, ada guratan kekecewaan di wajah papa dan mama mertuanya

Azril kembali berlutut di hadapan mertuanya "Maaf pa maaf ma aku janji aku tidak akan mengulangi kesalahan lagi"

Mama Rara hanya diam saja tidak dapat berkata apa-apa hanya air mata yang mengalir yang dapat mewakili perasaannya saat ini

"Azril lebih baik lo tinggalin adik gue" ujar Alfred dingin

"Tidak saya tidak akan meninggalkannya, saya mohon beri saya kesempatan untuk menjaganya" ujar Azril lirih

"Menjaga apa yang lo maksud hah, menjaganya agar dia cepat berpulang ke pelukan Allah iya" bentak Alfred dengan keras

"Kak jika Azril meninggalkan Rara lantas bagaimana dengan Rara, apa dia harus menyandang status janda di usianya yang masih muda, apa Rara harus menanggung luka untuk kesekian kalinya" ujar mama yang menyeka air matanya

"Aku bisa carikan dia suami yang lebih dari segalanya ma" ujar Alfred

"Kita cukupi dulu masalah ini tunggu sampai Rara sadar dan pulih baru di bahas lagi, ini rumah tangga kamu Azril jika putriku memang sudah tidak tahan dengan pernikahannya maka dia berhak mengambil keputusan yang bisa membuat dia bahagia" ujar sang papa tegas

"Jam berapa penerbangannya?" tanya papa yang menghadap ke Dariel

"Jam 8 pa" ujar Dariel

"Ayo kita siap-siap"

1
Beti Hartati
kisah kakak nya azril judul nya apa thor
Inkcone: satu imam dua ikatan baca di aplikasi fiz**
total 1 replies
Beti Hartati
mang janin rara kenapa thor
Beti Hartati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ernita Anwar
Luar biasa
Wina Ningsih
Biasa
Wina Ningsih
Kecewa
Depp Kazieh
ko ymbh nyeleneh ya kwsini2 nab nya,mkin g jls
Depp Kazieh
aztil bego ny g sembuh2,udh cere aja pdhl
Linda Wati
🤣🤣🤣 keren juga kata2 ngasal dari ustad zidan.kan ngacir tu ustad azriel
Linda Wati
Biasa
Linda Wati
Kecewa
Ai Khoeriah
the best
asti tutik
thor harap adil ya masa dari awal cuma rara aja yang di siksa azril juga dong thor yang salah kan dia
asti tutik
dasar pengen tak becek2 itu ustad tau agama cuma buat alesan dasar...
asti tutik
ini kluarganya pada kemana masak gak mencoba nyari sih cuma gara2 udah nikah padahal udah tau klo nikahnya cuma paksaan dasar suami kejam tau agama gak punya akhlak kena azab sana...
Mama Nafis
walaupun in cma cerita, tpi saya kurang suka klo membawa kehidupan pesantren
Beti Hartati: tapi pada kenyataanya memang ada pesantren seperti itu
total 1 replies
Mama Nafis
seharusnya jgn bawa pesantren klo sikapnya begini..walaupun semua manusia ad yg baik dan ad yg buruk..TPI ini kesannya cerita disini para pesantren nggak ad yg baik..sungguh sangat disayangkan..tolong dperhatikn lg.karena saya lulusan pesantren.🙏🙏
Bella Handayani
akhirnya muncul juga
Kadek Bella
lanjut thoor
Mariana Frutty
✅✔️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!