NovelToon NovelToon
Jodoh Yang Tertunda

Jodoh Yang Tertunda

Status: tamat
Genre:Komedi / Contest / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / CEO / Office Romance / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Nun

"Kakak, aku hanya sementara di sana. Sebelum aku mengurus perusahaan papah yang lain aku akan mencari pengalaman di kantor yang berbeda." Jelas nya membuat Alex mengerang prustasi.

"Tapi kau bisa menjadi sekertaris ku Flo! Kau tahu sendiri CEO di sana seperti apa! Dan lagi, semua pegawai di sana juga seperti apa! Dengan dandanan mu yang seperti ini kau akan di bully dan di ejek oleh mereka semuanya, kakak tidak mau itu terjadi!" Marah nya membuat Flo Cemberut.

"Bukankah kakak sudah menyetujui nya" Cemberut Flo.

"Kakak menyetujui nya karena kakak kira kau akan bekerja di perusahaan lain, bukan di Perusahaan itu!" Balas nya dengan cepat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Momen

Kai mendengus sebal saat mereka membahas tentang kekasih Flo, dia memilih untuk menikmati suasana pulau tersebut yang nampak indah. Meskipun banyak sekali yang memperhatikan nya namun dia tidak peduli karena pikirannya sedang kacau.

"Kai?" Panggil Flo dan segera menghampirinya.

"Hmm" Balas Kai dengan menatap Flo.

"Kenapa kau pergi duluan?" Heran Flo meskipun kedua Sekertaris nya sudah mengatakan alasannya namun dia tidak percaya sama sekali.

"Tidak apa-apa, apa kau ingin naik Gibbs Biski?" Tanya Kai dengan menunjuk sebuah benda seperti motor itu namun akan berada di atas air.

"Hmm aku tidak bisa menaiki nya" Keluh Flo.

"Kau akan naik bersama ku, ayo" Ajak Kai dan segera menyeret Flo untuk menyewa Gibss Biski.

Setelah selesai bertransaksi dengan pemilik, Kai memasangkan pelampung untuk Flo dan dirinya. Setelah selesai Flo langsung naik di belakang Kai, meskipun posisi nya sangat dekat namun tidak di permasalahkan oleh Flo.

"Aaaaaaaaaaa......... Ini benar-benar menyenangkan hahhaa" Tawa Flo setelah benda tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan berputar-putar di wilayah yang sudah di tetapkan.

"Apa kau menyukai nya?" Tanya Kai dengan sedikit berteriak.

"Ya...." Angguk Flo, dia memilih untuk berdiri dengan tangan yang memegang pundak Kai. Penampilan keduanya tak lepas dari perhatian orang-orang yang ada di sana. Mereka menatap keduanya dengan penuh kekaguman dan keromantisan nya membuat mereka iri.

Kai memberhentikan Gibss Biski nya di tengah-tengah, mereka menikmati keindahan pulau tersebut dengan saling diam. Flo sendiri sibuk melihat-lihat mereka yang berada tak jauh dari nya, banyak pasangan juga yang bermain seperti nya.

"Kai!!!! ayoooooo" Teriak Flo dengan menggoyang goyangkan puncak Kai.

"Kemana?" Tanya Kai.

"Seperti mereka" Tunjuk Flo pada sepasang kekasih yang sedang melajukan Gibss Biski nya namun saat Flo menunjuk mereka, tanpa di duga ternyata mereka sedang berciuman mesra di sana.

"Kau ingin seperti mereka dengan ku?" Tanya Kai dengan senyum jahil.

"Iya Seperti mereka, ayoooo" Balas Flo tanpa sadar dengan apa yang dia minta.

"Lihatlah..... Mereka sedang apa, apa kau mau seperti mereka juga?" Balik tanya Kai dengan menunjuk mereka berdua.

"It.......APAAA?" Kaget Flo dan segera memalingkan wajahnya yang memerah, bahkan telinga nya pun ikut memerah karena malu.

Akhirnya Flo memilih untuk duduk kembali dengan perasaan malu nya, dia tidak ingin jika Kai berfikiran yang tidak tidak tentang nya.

"Kai.... Itu, aku tidak berm......."

Belum selesai Flo berkata, Kai sudah lebih dulu membungkam bibir nya hingga membuat wanita itu terkejut dan berkedip-kedip lucu. Dia melihat mata Kai yang terpejam, jarak yang begitu dekat bahkan sangat dekat membuat Flo bisa melihat wajah Kai dengan jelas.

Kai ******* bibir Flo dengan lembut tanpa adanya nafsu yang tersirat di sana, setelah beberapa saat baru lah Kai melepaskan nya dan tersenyum manis pada Flo yang masih diam dengan pikirannya yang sedang berbincang.

"Manis, Seperti semalam...." Bisik Kai dengan menjilat bibirnya sendiri yang terdapat bekas nya dan mengusap bibir Flo dengan ibu jari nya sendiri.

"Kai!!!!!!!!!" Kesal Flo dengan memukul mukul punggung Kai, Flo baru sadar bahwa laki-laki di depannya sudah mencium nya lagi tapi kenapa dia tidak melawan? Justru menikmati nya?

Sedangkan di pinggir pulau, kedua laki-laki itu hanya berdehem dengan wajah yang malu. Mereka saling pandang kemudian kembali memalingkan wajahnya lagi untuk menghilangkan rasa malu itu.

"Ehmmm Aku tidak melihat apapun....." Ucap sekertaris Roy.

"Ya, aku juga..... Aku hanya melihat..... Burung, yah burung. Bukankah burung di sana sangat indah?" Balas Sekertaris Harun dengan mengusap tengkuknya.

"Hmm ya....." Angguk Sekertaris Roy dengan bodoh.

"Sebaiknya kita menunggu di sana" Ajak Sekertaris Harun dengan menunjuk sebuah kursi di bawah pohon.

"Hmm" Angguk Sekertaris Roy dan mereka pun memilih untuk menunggu keduanya di sana, meskipun masih ada perasaan canggung untuk keduanya.

Sedangkan di tengah-tengah pulau itu, Flo terus memukuli Kai yang terus saja tertawa lepas. Dia sangat senang melihat Flo Seperti saat ini.

"Flo, diamlah.... Apa kau mau kita berdua jatuh?" Tanya Kai dengan menatap Flo.

"Cih...." Dengus Flo dan memilih untuk melipatkan kedua tangannya di dada.

"Pegangan, kita akan ke darat" Ucap Kai.

"Tidak ma..... Akhhh....." Kaget Flo dan segera memeluk Kai dengan refleks.

"Aku sudah menyuruh mu untuk berpegangan, tapi kau tidak mau dan memilih untuk memeluk ku? Tidak buruk" Senyum Kai dengan menggoda Flo, Flo yang mendengar itu menepuk mulut Kai dengan tangannya

"Jika kau terus mengatakan hal yang tidak-tidak maka jangan salahkan aku jika saat itu juga aku akan menendang mu!" Kesal Flo.

"Benarkah?"Ledek Kai membuat Flo semakin kesal.

Tangan Flo yang berada di pinggang Kai pun mulai menyusup dan masuk kedalam pelampung. Kai yang merasakan itu sedikit menggeliat karena geli, dia kira Flo akan menggodanya lagi namun ternyata dugaan nya salah.... Flo mencubit perut nya dengan kencang hingga membuat Kai sedikit meringis.

"Kenapa perut mu sangat keras dan ,susah untuk di cubit?" Kesal Flo.

"Kau tidak melihat jika perut ku penuh dengan otot?" Tanya Kai dengan mengelus perutnya yang terasa sedikit perih

"Benarkah?" Tanya Flo dan kembali meraba-raba perut Kai hingga membuat laki-laki itu sedikit menggeram, tangan halus Flo membuat nya terpancing dan ada bagian tubuhnya yang menegang.

"Flo! Jangan bermain-main dengan ku!!" Geram Kai dengan menatap Flo di belakang.

"Kenapa? Aku hanya ingin merasakan nya" Balik tanya Flo tanpa menghiraukan geraman Kai yang terlihat tersiksa itu.

Sedangkan di darat, mereka kembali memerah karena kedua nya terus memperhatikan Kai dan Flo yang sudah semakin mendekat. Namun bukan itu yang membuat mereka malu melainkan kedua tangan Flo yang menyelinap ke depan.

"Ukhuk ukhuk ukhuk ukhuk..... " Batuk Sekertaris Harun.

"Sepertinya cuaca disini sedang buruk, apa kita kembali ke mobil saja?" Tanya sekertaris Roy dengan memerah.

Mereka memikirkan sesuatu yang iya iya tentang keduanya, terlebih mereka melihat ekspresi Kai yang menurut mereka....... Sedang bergairah!

"Itu lebih baik...." Angguk Sekertaris Harun dan segera pergi dari sana dengan terburu-buru, begitu pun dengan Sekertaris Roy yang langsung pergi dengan membawa barang-barang keduanya.

"Kai? Kenapa telinga mu merah? Apa kau sakit?" Heran Flo setelah selesai memeriksa perut Kai yang terasa kerasa dan berbentuk itu.

"Hmm.... Tidak apa-apa, apa kau puas merasakan nya?" Tanya Kai dengan nafas yang sedikit memburu.

"Ya, ternyata benar. Perut mu sangat keras dan berbentuk, namun terasa hangat seperti semalam" Jawab Flo tanpa sadar perkataannya.

"Apa kau menyukainya?" Goda Kai dengan terkekeh.

"Ya..... TIDAK!!!!" Teriak Flo yang baru sadar apa yang sudah ia katakan, hal itu membuat Kai kembali tertawa senang. Bagi nya melihat Flo Seperti ini saja sudah cukup untuk nya.

1
Lia Kiftia Usman
Luar biasa
Wiliam Zero
Novelnya bagus 👍
meimei
ahh co cweet
meimei
visual thor
Maya Zamala
Luar biasa
Ari_nurin
kasar ya klu pakai kata mati untuk orang tua. harusnya meninggal.. ga enak bacanya
yanti
Luar biasa
Aretta Velika Izaura Ponorogo
😭😭😭😭😭😭
Yulya Muzwar
Kai cemburu liat flo sama alex.. nyesel ntar pas tahu.. /Grin/
Ira
keren
Elyza Fatma Ningtyas
kasihan kai
Agung Antarini
sama kai aja Thor...
Tri Aulia
jngan bilang mora bkal nikah sama nicko, terus kai gmna? ktanya judul jodoh yang tertunda, berarti sma kai dong endingnya
Tri Aulia
mora sama kai aja thor
Atun Ismiyatun
usul aja kak itu si flo gunakan budaya timur dan menghormati yang lebih tua dg panggilan kak..bang ataupun mas...walaupun itu kesekertaris dan bawahan dia
Atun Ismiyatun
maaf kak typo..yang memeluk flo kaisar bukan alex
Nining Haryani
pdahal judulnya jdoh yg trtunda.shtusnya KAI itu yg mmpunyai cinta yg sjti.dari masih gadis trus jadi janda ttp aja mnunggu cinta nya flo.huhhhhhh.....aku kcwa nyesel aku baca sumpah
Nining Haryani
tumben aku seumur baca novel g prnh komen....dan tumben aku kcw dgn alur crtanya......bgtu susah payahn besar pngorbann kay tapi ttp g dgn Flo.sharusnya Kay dgn Flo Krn AP judulnya.tapi ini malah brtmu dgn sng mafia baru muncul lagi aktornya hehhhh...... mmbuat ku kcewa aja yg ada.saya mhon jgn lagi bkin alur bgini.g sesuai dgn judulnya....
Ulul Azmi: betul, ceritanya jadi TDK sesuai dgn judul
total 1 replies
Darni Sugiono
aku kecewa dengan nopel ini karna dari awal kupikir flo akan berjodoh dengan kai apapun halangan dan rintangan nya tapi ternyata ditengah cerita dia kecelakaan dan hilang ingatan dan lebih buruknya dia menikah dalam keadaan tidak ingat siapa dia dan maaf aku tidak melanjutkan membaca karna kecewa 🙏
Bechtelin Elline
Pertanyaannya, Thor.. sebenarnya Jodoh siapa Yang Tertunda? 😄
Btw saya suka alur ceritanya yang anti mainstream.. semangat berkarya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!