NovelToon NovelToon
Ardanium'S Tale Online

Ardanium'S Tale Online

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Contest / Sci-Fi / Vrmmorpg / Game / Tamat
Popularitas:444.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: lutf

Erlangga Saputra, tampak seperti mahasiswa normal. Namun nyatanya, ia seorang penderita penyakit.

Suatu hari, ia mendapatkan sebuah hadiah ulang tahun berupa perangkat AFDVR yang memungkinkannya untuk menjelajahi dunia virtual. Ia pun memilih untuk menjelajahi Ardanium's Tale Online.

Dengan tujuan menyembuhkan penyakitnya, ia bertualangan di dunia fantasi itu dan mengumpulkan orang-orang berharga baginya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lutf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

1. Bab Metamorfosis - Akhir dan Awal

Tentunya, bagi setiap mahasiswa, acara wisuda adalah yang acara yang paling dinantikan. Karena acara wisuda adalah suatu acara yang menjadi penanda dan perayaan keberhasilan setiap mahasiswa melewati perjuangan menjalani masa kuliah selama bertahun-tahun.

Hari ini, adalah hari diselenggarakannya acara wisuda di kampus Er. Dan Er menjadi salah satu wisudawannya.

Di luar, para wisudawan kebanyakan memasang wajah bahagia. Tapi ada juga sebagian yang memasang wajah tegang. Dan ada sebagian kecil yang memasang wajah datar. Tapi sebenarnya di dalam hati mereka merasakan hal yang sama.

Mereka semua merasakan kebahagiaan yang besar, karena perjuangan mereka selama masa kuliah sampai pada garis akhirnya. Sebagian dari mereka merasa tegang, karena menghadapi acara besar ini. Sebagian lagi tegang, karena menyadari bahwa acara ini bukanlah sebuah akhir perjuangan. Melainkan awal dari perjuangan baru. Sebuah perjuangan di dunia kerja, sebuah perjuangan menghadapi kenyataan hidup yang sebenarnya.

Lalu bagaimana dengan Er?

Wajah apa yang ia pasang sekarang?

Perasaan apa yang dirasakannya sekarang?

Kalau dibandingkan dengan ratusan wisudawan dan wisudawati hari ini, bisa dibilang wajah Er adalah yang paling santai. Tidak ada ketegangan sama sekali yang terlihat pada dirinya. Ia juga tak terlihat begitu bergembira.

Sebenarnya, Er sama tegangnya dan sama senangnya dengan yang lain. Tapi Er punya cara yang tidak umum dalam menunjukkan ekspresinya. Cara Er menunjukkan ekspresinya ini, bukan sesuatu yang ia atur, melainkan sesuatu yang alami. Dan hanya orang terdekat yang tahu arti ekspresinya.

Er akan terlihat tenang, santai, seperti tak merasakan apa pun saat ia merasa tegang. Ia akan memasang wajah datar kalau sedang senang. Sebenarnya kalau rasa senangnya itu kecil, ia akan tersenyum seperti orang pada umumnya. Tapi semakin senang dia, maka semakin datar ekspresi wajahnya.

Dan yang paling tidak umum adalah di saat ia merasa sedih atau marah. Saat ia merasakan dua emosi negatif ini, ia malah akan tertawa. Kalau ia sedang sedih, ia masih akan menangis meski masih sambil tertawa jika rasa sedihnya sungguh besar. Tapi di saat ia marah, ia akan tertawa makin lantang saat ia makin marah.

"Erlangga Saputra."

Akhirnya tiba waktunya bagi Er untuk naik ke atas panggung dan menerima ijazahnya. Sekarang semua orang bisa melihat, Er sebagai wisudawan paling santai dan tenang. Setelah turun dari panggung, Er kembali ke tempat duduknya.

Beberapa waktu kemudian, akhirnya acara utama selesai. Kini para wisudawan dan wisudawati bebas bergerak. Mereka pun dengan segera bercengkrama dengan keluarga mereka, begitu juga dengan Er.

Er langsung menghampiri ibu dan bibinya yang menghadiri acara wisuda ini. Er dikagetkan dengan sesosok gadis muda yang berdiri di antara ibu dan bibinya.

Gadis muda itu punya sosok cantik. Dengan wajah yang sedikit kenakan. Membuatnya terlihat lebih muda dari usianya. Kalau membandingkan antara gadis muda itu dan ibu Er, maka bisa dibilang si ibu adalah versi yang lebih tua, dan si gadis adalah versi muda. Karena mereka berdua sangat mirip.

"Selamat, ya! Kakak!"

Si gadis muda tak sabar menunggu Er mendekat, Er bahkan malah berhenti berjalan saat melihat si gadis muda. Maka si gadis muda memutuskan untuk menghampiri Er. Sembari menyodorkan sebuah karangan bunga, si gadis mudah mengucapkan selamat pada Er.

Menanggapi itu, Er hanya terpaku. Ia tak bisa berkata apa-apa. Sampai si gadis muda yang tidak lain adalah adiknya sendiri berkata,

"Halo~ Kakak, kenapa kakak melihatku seperti melihat hantu?"

Si adik menggembungkan pipinya yang memang sedikit tembam. Membuat pipinya terlihat seperti balon.

Er akhirnya bereaksi. Ia menarik napas dalam-dalam kemudian menghembuskannya perlahan. Lalu ia pun menyebut nama adiknya.

"R-rara, terimakasih. A-apa kabar?"

Er mengatakannya sambil menerima karangan bunga dari Rara, adiknya.

"Huh! Kakak ini, mengahadapi acara wisuda tenang saja. Menghadapiku terlihat tegang begitu. Kakak itu seperti sedang bertemu dengan kekasih hati setelah tak jumpa bertahun-tahun saja."

Rara berkata dengan nada dan wajah yang mengejek, sambil menyilangkan kedua tangannya di depan dada. Er menanggapi itu dengan tersenyum tipis, lalu ia berkata,

"Ya, memang kamu itu kekasih hati kakak yang sudah lama tak jumpa, kan?"

"Eh!?"

Mendengar tanggapan Er, wajah Rara memerah dan ia salah tingkah. Tak terpikirkan olehnya, si kakak akan menggodanya seperti itu.

Di saat yang bersamaan, si ibu dan si bibi mendekati pasangan kakak dan adik itu. Mereka mendekat sambil tersenyum lembut pada keduanya.

"Saling godanya sudah selesai?" tanya si ibu.

"Ah, ibu."

Er meraih tangan ibunya, dan segera menciumnya. Ibu dan anak pun berpelukan. Ucapan selamat dan doa mengalir dari sang ibu, dan anaknya hanya bisa berterimakasih atas segala hal yang telah ia terima dari ibunya.

Kemudian, Er juga mencium tangan dan memeluk bibinya. Bibinya mengucapkan selamat dan doa juga. Er pun hanya bisa berterimakasih. Bagi Er, bibinya yang satu ini sudah seperti ibu kedua baginya.

Selepas Er berpelukan dengan bibinya,

"Huh! Ibu dan bibi dipeluk! Aku tidak!" Rara merajuk.

Tanpa kata, Er meraih tubuh mungil adiknya dan memeluknya seerat mungkin, seakan ia tak akan pernah bisa memeluknya lagi. Rara kaget untuk beberapa saat, dan akhirnya balas memeluk Er. Rasa rindu pada sang kakak membuat Rara meneteskan air matanya.

Keluarga kecil Er pun menikmati sisa acara bersama.

......................

"Jadi... "

" ...di mana aku sekarang?"

Mundur beberapa bulan ke belakang, di saat Erra baru mengalahkan Schwarzerritter.

Setelah Erra melewati portal yang terbuka, ia berada di dalam sebuah bangunan tua. Ruangan tempat Erra keluar dari portal adalah ruangan yang terbuat dari bata yang berbahan batu. Ruangan ini punya ukuran kurang lebih lima kali lima meter. Dan tinggi langit-langitnya sekitar tiga meter. Terdapat empat buah obor dengan api normal di setiap sudut ruangan.

Erra mengambil salah satu obor dan memeriksa setiap sudut ruangan. Dan ia menemukan satu-satunya jalan keluar. Jalan keluar itu berupa tangga curam yang mengarah ke atas. Tak ada pilihan yang bisa dipilih, Erra mulai mendaki tangga itu.

Ternyata tangga itu sangat panjang. Lebih dari setengah jam Erra mendaki, ia belum melihat ujungnya. Erra pun mulai menggerutu kesal. Dan setelah hampir sejam mendaki tangga itu, akhirnya Erra sampai pada ujungnya.

Erra tiba di sebuah ruangan yang serupa dengan ruangan sebelumnya. Tapi tak ada obor di sini. Selain itu, pintu keluarnya terlihat jelas, langsung di depan mata. Erra pun segera berjalan ke arah pintu keluar itu.

Saat Erra melewati pintu keluar, ia mendapati dirinya berada di tengah hutan rimba. Ia melihat ke sekelilingnya dan hanya mendapati pohon besar dan semak tinggi.

Saat masih berpikir apa yang akan ia lakukan selanjutnya, ia baru ingat kalau ia harus segera beristirahat. Erra pun kembali ke tempat sebelumnya. Ia sedikit menuruni tangga dan segera log out.

Erra percaya diri meninggalkan tubuh avatarnya di sini, karena ada penanda kalau tempat ini adalah sebuah zona aman.

Bersambung...

**Salam sejahtera untuk semua pembaca Ardanium's Tale Online.

Sebagai penulis cerita ini, saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya sudah membaca sampai pada titik ini.

Setelah Bab Pelahap Jiwa selesai, kini dimulai Bab Metamorfosis.

Pada bab ini, Er akan dihadapkan dengan lebih banyak tantangan. Baik di dunia nyata atau pun di dunia Ardanium's Tale Online.

Nantikanlah petualangan Er yang lebih seru lagi!!!

Mohon dukungannya dengan klik tombol Like.

Tinggalkan pendapatmu dalam kolom komentar.

Dan kalau ada yang punya persediaan Vote yang belum terpakai, bolehlah dibagi untuk Ardanium's Tale Online.

Sampai jumpa di kisah berikutnya**...

1
Bagus Prakoso
mengapa erra tidak terfikir untuk memncing earth dragon ke arah pasukan lawan ya, dengan demikian bisa mengurangi jumlah dengan cukup signifikan
Janu Ary
bukannya boink lv 1-2 tapi kenapa cepet naik lvnya gak salah nih ???
Midpear
To the point bgt.
Midpear
Ga kebayang naek status brp setelah ngebantai pasukan level 200an
Moca Mix Max
alon alon asal kelakon 🙊
Moca Mix Max
👍
Moca Mix Max
👍👍👍👍👍
Moca Mix Max
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Moca Mix Max
👍
Adryan Eko
wohoo.. ketemu lagi.. gak minta kontak lu tong? ntar nyariin lagi, galau lagi.. gak gercep ni mc nya
Adryan Eko
good.. alur yg menarik dan sedikit unpredict.. karena awalnya gw kira ezzza itu Esa temennya ternyata bukan yak.. nice chapt
Adryan Eko
ezzza.. wkwkwk
masa Er gak ngeh juga yak
lutf ariangga: Er cuma cuek setengah gak peduli...
total 1 replies
Adryan Eko
sistem borong sendiri.. wkwkwkw
cuan cuan.. wkwkw
Adryan Eko
lanjoot.. mantap dah.. tulisan nya gurih
Adryan Eko
gak ada detail levelling nya kah??
Adryan Eko: wkwkwk.. pantesan..
tapi dari novel lain kan ada referensi juga thor..
but its oke lah, udah good kok
total 2 replies
Adryan Eko
itu si Aruni ya Arun ya kan??
karena karakter avatar nya banyak berubah kali ya makanya dia gak kenal.. terus yg penyanyi dia kenal itu siapa dong?
Adryan Eko
bisa aja selingan nya.. angan dan mimpi mungkin bisa jadi nyata di masa depan
Adryan Eko
helehh.. malah di tinggal, minta kontak kek.. mc nya introvert nih.. wkwkwkw
ambil sub nya Smith biar bisa buat dan repair senjata
Adryan Eko
wohoo.. ada aroma heroine sampe dunia nyata ni.. wkwkw
Adryan Eko
wohoo.. ada heroine menyerahkan diri.. wkwkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!