Kisah ini menceritakan tentang dua orang putera seorang pendekar besar di dunia persilatan yang sudah lama pensiun ...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon slyterin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Istana Dingin.
Xuan Ji kembali memasuki ke Istana Kaisar Qing kali ini bersama Ah Pu pria yang telah menolong nya beberapa hari yang lalu di sungai jernih.
Ah Pu mengajak dia ke area istana dingin dimana tempat pembuangan atau tempat penyepi bagi para Selir atau wanita Kaisar di istana.
Xuan Ji bergidik merasa ngeri memikirkan hidup seorang wanita dalam istana.
Ah Pu mengajak nya ke bagian kediaman Selir Wu.
Selir Wu adalah wanita bangsawan Qing asli ia dahulu sangat di cintai,disayang,dipuja oleh Kaisar sampai ia melahirkan seorang anak perempuan yang bagi nya tidak berarti untuk mempertahankan kedudukannya di istana.Ia menukar bayi perempuan nya dengan bayi laki -laki dari rakyat jelata.
Namun,malang nasibnya ketahui oleh Kaisar.
Sang bayi di hukum mati,ia di buang ke istana dingin dan bayi perempuan di curi oleh ketua Sekte Pelangi untuk di jadikan dalang utama pemberontakkan terhadap Kaisar Qing.
Saat,Ah Pu datang bersama Xuan Ji.
Selir Wu sedang berdoa di hadapan patung Buddha.
Rambutnya di pangkas,penampilan bikhuni dan wajahnya masih segar tapi sayu dan lesu.
"Kakak Wu .aku datang",seru Ah Pu melaporkan kedatangannya kepada Selir Wu.
Selir Wu berbalikan badan menghadap Ah Pu dan melihat Xuan Ji hadir sana.
"Kau Putri Xuan Ji?",tanya Selir Wu lembut.
Xuan Ji menjura,"Iya,Ibu Selir Wu.Aku Xuan Ji",
Selir Wu memegang tangan Xuan Ji mengajak wanita untuk duduk di bangku kecil yang berhadapan dengan nya.
"Kau sudah dewasa juga sudah menikah ku dengar ah kau sedang mengandung.Kau harus berpakaian yang tebal dan hangat untuk menjaga janin mu dan juga dirimu",
Selir Wu sibuk mengambil pakaian tebal dan hangat untuk Xuan Ji lalu menyanggul rambut Xuan Ji secara anggun.
"Beginilah penampilan seorang wanita yang sudah menikah.Kau harus menjaga penampilan mu baik -baik supaya suami mu tidak bosan kepadamu oh tidak kau harus memberi nya seorang anak laki -laki pertama kali kau mengandung jika tidak kau akan seperti ku di istana dingin ini", kata Selir Wu menasihati Xuan Ji.
Xuan Ji menggangguk,"Tenang saja suamiku bukan seperti orang itu yang suka membuang istrinya sesuka hatinya.Meskipun suami memiliki beberapa wanita lain.Ia seorang pria yang baik dan sejati yang selalu bertanggung jawab kepada isteri -isteri nya dan anak-anaknya kelak tak perduli pria atau wanita normal atau tidak.Ia akan menerima dengan penuh cinta dan ketulusan hati",
Selir Wu tersenyum,"Baguslah.Jika suami mu benar seperti kamu bilang kepadaku tadi.Ohya,Apakah kau datang ke sini untuk menanyakan sesuatu kepadaku?",
Xuan Ji menggangguk,"Iya.Aku ingin tahu cara membunuh Perdana Menteri Su dan Iblis Akhirar",
Selir Wu berkata,"Kalau hal itu aku tidak tahu cara melakukan itu tetapi aku tahu ruang rahasia Perdana Menteri Su adalah sebuah stempel kekuasaan Kaisar Qing yang telah di curinya dan memfitnah suami mu sebagai pemberontak serta ia pun memerintahkan orang pandai untuk menghancurkan Pulau Surga Es tempat tinggal orang tua suami mu dan sudah berangkat dari beberapa hari yang lalu",
Xuan Ji terperanjat,"Apa?Astaga.Aku harus segera mencari dan menemukan stempel itu memulihkan nama baik suamiku lalu pergi ke Pulau Surga Es untuk membantu ayah dan kedua ibu mertuaku",
Ah Pu berkata,"Sabar,satu -persatu dahulu baru berikutnya.Kau juga harus menjaga kondisimu lihat perutmu sudah membesar dan pastinya melelahkan mu ",
Selir Wu juga berkata,"Aku setuju dengan pendapat Ah Pu.Begini saja ,biar Ah Pu mengambil stempel itu untuk mu dan kau bisa berikan kepada Kaisar untuk memulihkan nama baik suami mu dan mencegah penyerbuan terhadap keluarga mertuamu di Pulau Surga Es",
Xuan Ji menggangguk patuh,"Baiklah ibu."
Selir Wu mengundang Xuan Ji untuk makan makanan dari masakan pengasuh nya itu Bibi Cui.
"Tuan Putri silakan Anda mencicipi masakan Hamba", kata Bibi Cui bersujud pada Xuan Ji.
Xuan Ji tersenyum,"Baiklah dan terimakasih Bibi Cui",
Selain mengundang makan,Selir Wu juga telah menyiapkan sebuah kamar bersih ,rapi dan wangi untuk Xuan Ji tempati sambil menunggu Ah Pu datang membawakan stempel Kaisar Qing kepadanya.
Di ruang itu,Xuan Ji melamun sambil mengelus-elus perutnya yang kini telah memasuki usia enam bulan lewat tiga minggu itu berarti sudah memasuki bulan ke tujuh.
"Anakku.Apakah kau seperti ibumu yang merindukan ayahmu?",tanya Xuan Ji lembut pada perutnya.
Ada gerak-gerak halus pada dinding perutnya dan Xuan Ji tersenyum.
"Ah kau sama seperti ayahmu aktif dan doyan sekali makan dan bernyanyi",kata Xuan Ji keluar ruangan dan mengambil kue di meja makan di ruang aula istana dingin.
Saat ia sedang menikmati kue itu,ia mendengar alunan musik kecapi yang di mainkan oleh seorang Selir cantik lain yang duduk di sebuah taman sambil memandang rembulan di langit.
Xuan Ji mendatangi Selir itu dan menikmati alunan musik yang tenang dan indah ketika seorang kasim datang memberi hormat kepada Xuan Ji dan Selir itu.
"Hormat kepada Putri Xuan Ji dan Selir Wang".
"Ada apa kasim Liu?",tanya Selir Wang.
"Perdana Menteri telah mengetahui Tuan Puteri ada disini.Kini sedang menuju ke mari ke istana dingin ini",jawab Kasim Liu.
"Xuan Ji kau harus segera pergi dari sini.Cepat!!",perintah Selir Wang.
Xuan Ji sempat ragu tetapi Selir Wang sudah menarik nya ke dalam ruangan tertutup yaitu ke dalam balik tempat tidur Selir Wang.
"Kau sembunyi disini dan jangan keluar apapun yang terjadi dan kau dengar",kata Selir Wang.
Xuan Ji patuh,"Iya ibu Wang ,terimakasih",
Selir Wang keluar dari ruangan tepat ketika pasukan Perdana Menteri Su datang untuk menggeledah ruangan dan isi ruangan nya.
"Apakah sudah di temukan?",tanya salah seorang orajurit ke prajurit penggeledah.
"Belum",jawab prajurit penggeledah.
Kemudian mereka keluar untuk mencari Xuan Ji di tempat lain di istana dingin.
"Apa dia sudah kabur dari istana dingin?",tanya seorang wanita genit berpenampilan mewah.
"Kemungkinan ia sudah kabur",jawab pria bertubuh jangkung .
Wanita genit itu meleletkan lidah panjang nya untuk menjilat si pria jangkung.
"Dia wanita Siluman Kecil.Kita harus lebih berhati -hati",kata nya sambil mendelik ke Selir Wu dan Selir Wang serta Selir lainnya.
"Aku mau mencari Puteri pertama Wu Chin yang molek itu",kata si Jangkung.
"Seterah kau lah.Aku lebih suka Siluman Kecil yang pernah ku lihat di danau damai.Dia sangat luar biasa tampan dan gagah perkasa.Tentu lebih nikmat dari pria manapun yang pernah bersamaku",ujar si wanita genit lalu melangkah keluar istana dingin bersama si Jangkung.
Xuan Ji mendengarkan dengan tegang dan gemas.
Selir Wang sudah datang lagi,"Kau bisa keluar dari sini dan kau ikuti aku untuk segera meninggalkan tempat ini dan temui Nona Talina dan Putri Xiao Hui di Perguruan Bunga Sakti mereka sedang menghimpun kekuatan untuk melawan Perdana Menteri Su,Kucing genit,Si jangkung dan Iblis Akhirat ",
Xuan Ji patuh ,"Iya,ibu".
Selir Wang mengantar Xuan Ji keluar gerbang Istana Dingin dan di mana kasim Liu yang siap mengantar Xuan Ji ke Bunga Sakti.
"Xuan Ji jika kau berjumpa dengan Song Xian putri ku di suatu tempat minta tolong kepada Siluman Kecil untuk melindungi nya seumur hidung Song Xian bisa menjadi dayang Siluman Kecil bersama mu",
Xuan Ji mengangguk patuh,"Iya ,ibu".
cucu lelaki kembar yg ber umur sebelas dua belas tahun
seharus nya khan gampang buat nemukan ke 2 anak nkal itu
Apakah di pulau ada goa nya??