NovelToon NovelToon
She Is My Sweet Wife

She Is My Sweet Wife

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Action / Tamat
Popularitas:23M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rahayu Avilia

Kisah cinta antara Dafa Artanegara dan Risma Anggraini, mereka di pertemukan dalam sebuah kecelakaan, karena rasa bersalah, Dafa menikahi Risma yang hanya seorang yang biasa saja.

Dari pernikahan yang di dasari rasa bersalah itulah,Dafa akhirnya benar-benar jatuh cinta dengan sosok Risma yang sederhana dan baik hati, tapi bagaimana jika Risma tahu siapa Dafa yang sesungguhnya, Apa lagi Dafa yang mempunyai sisi gelap dan tidak di ketahui oleh Risma.

Yuk mari silahkan di baca jika ingin tahu kisah cinta mereka yang penuh dengan emosi dan air mata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahayu Avilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di kota S

Di Kota S, Nando melihat puing-puing bekas rumah orangtuanya yang terbakar. Sudah beberapa bulan ini terbangkalai, dia berencana akan membangun kembali rumah itu. Garis polisi yang melingkar, kini sudah tidak ada. Jasa kontraktor pun sudah di persiapkan untuk membangun kembali rumah tersebut.

Nando merasa sangat sedih melihat rumah di depannya yang sudah tinggal puing bekas kebakaran itu. Karena di sanalah kenangan indah tentang keluarganya. Masa-masa indah saat ayah ibunya masih hidup. Kenangan indah saat dia mendapatkan adik yang cantik seperti Risma, kenangan dimana dia menikah dengan Nadia serta kenangan saat dia menggendong Jonathan untuk pertama kalinya. Semua kenangan itu masih tercetak jelas di ingatan Nando.

Hingga tanpa dia sadari air mata meluruh di pipinya. Sedih? Ya, teramat sangat sedih. Mengingat semua kenangan itu, membuat Nando seakan-akan ingin kembali ke masa lalu. Nando duduk berjongkok di depan bekas kamarnya. Dengan kepala tertunduk di sandarkan tangannya ke lutut.

"Aku merindukanmu Ayah, Ibu, Istriku. Aku merindukan kalian," gumam Nando di sela-sela isakan tangisnya.

"Beberapa bulan tanpa adanya kalian membuatku tidak bersemangat, Aku merindukan kalian. Sangat amat merindukan kalian," kata Nando yang semakin deras air mata mengalir di pipinya.

Ketegaran seorang Nando Prasetya runtuh begitu dia mengenang kembali masa lalunya.Ya, Nando juga hanyalah manusia biasa yang juga punya sisi kelemahan yang jarang dia tampakkan di hadapan para pekerja atau pun rekan bisnisnya.

"Mas, Mas jangan bersedih lagi, semua akan indah pada waktunya," kata seseorang yang tiba-tiba duduk di samping Nando dan merangkulnya serta mengelus punggung nya seakan-akan memberikan kekuatan padanya.

Seketika Nando langsung menoleh ke samping, Nando terkejut melihat siapa yang berada di sampingnya tersebut.

"Luna, ngapain kemari?" tanya Nando dan segera diusapnya sisa-sisa air mata yang tadi masih ada di kedua pipinya. Dan Nando pun berdiri. Gerakan Nando tadi ditiru oleh Luna yang mengikutinya berdiri.

"Aku mencari Mas Nando, tadi aku ke perkebunan. Tapi Mas tidak ada," jawab Luna dengan entengnya

"Mencariku? Ada perlu apa?" tanya Nando dengan setengah bingung.

"Mas Nando lupa, kan hari ini investor yang bekerja sama dengan perkebunanku akan datang kemari," kata Luna.

"Oh iya, kalau begitu, ayo kita ke perkebunan aja sekarang," ajak Nando kepada Luna.

"Ayuklah Mas," sahut Luna mengiyakan ajakan Nando.

Lalu mereka berdua keluar dari puing-puing sisa kebakaran rumah tersebut. Nando pun pergi bersama Luna menumpang di mobil Luna.

Sesampainya di perkebunan, investor yang sudah di tunggu-tunggu sudah datang. Mereka melihat cara pekerja memetik pucuk daun teh dan juga pengolahannya. Serta melihat bagaimana cara packing produknya di pabrik milik mereka. Karena memang selain perkebunan, keluarga Prasetya mempunyai pabrik teh juga.

Setelah cukup melihat-lihat perkebunan dan pabrik, investor tersebutpun ingin melakukan kerja sama dengan Nando. Tentu saja Nando sangat senang mendengar berita tersebut dan itu semua adalah berkat bantuan dari Luna.

"Luna, makasih banyak atas bantuanmu. Aku tidak tahu harus bagaimana caranya berterima kasih padamu," kata Nando ketika mereka sedang makan siang di sebuah cafe di Kota S.

"Mas Nando tidak perlu berterima kasih, aku ikhlas membantu Mas Nando," kata Luna dengan jawaban yang jujur.

"Kamu memang gadis yang baik, pantas saja Jonathan menyukai kamu," kata Nando sangat menghargai semua bantuan Luna.

"Hehehe, Mas bisa aja. Jonathan memang anak yang baik mas, mungkin dia merindukan sosok seorang ibu," kata Luna. Kata-kata itu sukses membuat Nando tersedak saat mendengarnya.

"Mas, Mas tidak apa-apa? Ini minumlah dulu," kata Luna sambil menyodorkan gelas berisi minuman kepada Nando.

"Terima kasih," kata Nando sembari menerima gelas tersebut dan meminumnya.

Membutuhkan seorang ibu? Ya, mungkin benar apa yang di katakan Luna. Jonathan membutuhkan kasih sayang seorang ibu. Tapi Nando belum siap untuk menikah lagi, Nando takut kalau orang yang akan menjadi istrinya nanti tidak bisa menerima kehadiran Jonathan. Dan akan memperlakukan Jonathan dengan tidak baik.

Tidak munafik walaupun Nando memang membutuhkan seorang istri untuk membantu mengurusnya dan juga mengurus Jonathan. Apa lagi Jonathan yg masih berusia enam bulan dan masih harus mendapatkan perhatian ekstra.

"Di jaman sekarang, jarang ada yang bisa menerima duda memiliki anak seperti aku ini, Lun," kata Nando setelah sejenak terdiam.

"Benarkah? Tapi aku rasa tidak begitu juga kok Mas. Jika aku pasti bersedia jadi istri mas," kata Luna kemudian.

Uhuk... uhuk... uhuk... Nando kembali tersedak makanannya setelah mendengar kata-kata Luna barusan.

"Ini Mas, minum lagi," kata Luna sambil memberikan segelas air minum lagi kepada Nando.

Luna memang sudah jatuh hati dengan lelaki di depannya tersebut. Lelaki yang baru dia kenal beberapa bulan ini.

Nando memberikan rasa nyaman di hati Luna. Nando yang selalu menghibur Luna ketika Luna sedang sedih. Bahkan saat bersama dengan Nando dan Jonathan, Luna merasakan kebahagiaan yang sulit untuk di gambarkan.

"Kamu tuh ya, kalau ngomong kok ngasal gitu, pernikahan kan sesuatu yang sakral Lun. Dan kalau bisa, di lakukan sekali seumur hidup. Agar nanti kamu tidak menyesal," nasehat Nando kepada Luna.

"Iya Mas, iya. Aku ngerti kok," kata Luna menjawab nasehat Nando kepadanya tadi

'Mas Nando memang tidak peka. Huufftt,' Batin Luna sengsara

Akhirnya mereka melanjutkan makan yang sudah tinggal dikit itu. Setelah itu mereka melanjutkan pergi ke rumah Nando. Karena memang tadi Nando di jemput oleh Luna.

Nando pun kini sudah tinggal di rumah barunya selama dua bulan terakhir bersama dengan Jonathan, sang buah hati. Dan kini Luna di ajak Nando ke rumah barunya.

Untuk pertama kalinya semenjak membeli rumah tersebut, !ando mengajak pulang seorang wanita. Di rumah tersebut Nando di sambut oleh seorang suster yang khusus menjaga Jonathan dan seorang pembantu.

"Silakan duduk. Anggap rumah sendiri," kata Nando.

"Ini rumah Mas?" tanya Luna dengan penasaran.

"Hmm, baru dua bulan ini aku tempati," jelas Nando.

"Dimana Jojo?" tanya Luna karena belum melihat Jojo sedari tadi

"Bentar, aku panggilkan. Suuss, Jojo dimana? tanya Nando pada pengasuh Jonathan.

"Jojo sedang tidur, Pak," jawab pengasuh Jonathan tadi.

"Oh, yasudah," kata Nando.

Lalu dia menoleh ke arah Luna dan bertata kepadanya, "Jojo tidur."

Mereka berbincang-bincang sebentar sebelum akhirnya Luna meminta ijin untuk pulang. Karena waktu sudah menjelang sore. Setelah kepulangan Luna, Nando masuk ke kamarnya untuk membersihkan diri.

Setelah mandi, Nando duduk-duduk di balkon kamarnya, Nando memikirkan kata-kata Luna tadi.

"Apa mungkin Luna benar-benar mau menikah denganku?" gumam Nando yang duduk di kursi balkon.

'Sebenarnya aku juga mulai nyaman dengan Luna. Tapi apa mungkin gadis seperti Luna akan menerima duda seperti aku?' batin Nando.

Nando semakin larut dalam pikirannya sendiri, hatinya bergejolak. Memang benar apa yang di katakan Luna, tetapi untuk melamar seorang Luna yang merupakan anak dari keluarga yang sangat kaya raya, membuat dirinya minder.

Bersambung...

1
buna nisa
Dengan begitu menunjukkan kalau kekuasaan.dafa ngak ada apa" nya,, masa gx belajar dari pengalaman masih kecolongan terus
Moms Rafi-alhusaini 🌺
Luar biasa
Moms Rafi-alhusaini 🌺
Lumayan
Almaicha Aslan
tegaaaang yuuu
Bajul Sayuto
author ANJING
khomsi
😂😂😂,,sabar ya yo punya boz yg begoo
khomsi
😂😂😂,,,pinter km yo
Febri Ana
aku mampir thor
♨ˢᶜ☠⃟𝓖𝓱𝓸𝓼❦Gee
aku pun udah ke3kali nyaa bacaa novel ini😅😅
Lala Japoung
orang tua sayang anak
Nur Lela
ayyu kok aku gak bisa buka visual ny y
Nur Lela
author jangan di skip dong .mlp ny
Juragan Jengqol
yaaah, agak kecewa sama ryo. kamu ga gentle, yo...
Juragan Jengqol
menunggu luna tahu kalo nando kakaknya risma 🤭
Juragan Jengqol
papimu ke luar kota demi masa depan mu daf 🤭
Juragan Jengqol
ceritanya bagus thor, tulisannya juga ok, ga banyak typo.

kebetulan baru baca di hari senin, langsung kasih vote 👍🏻🤭
abdan syakura
so sad...😞
abdan syakura
Salken,Kak author ..☺️
菲菲 Dwi L Arema
Mafia selakangan semua makanya lemot
菲菲 Dwi L Arema
Kok jijay panggilan sweety pantesan jadi mafia tpi rada oon
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!