Akibat kecelakaan yang dialaminya, sikap Jonathan Alexander atau kerap disapa nathan berubah 180° setelah mendengar vonis dokter bahwa dirinya mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya. Sikap nathan yang hangat dan penyayang berubah menjadi dingin, datar dan terkesan tidak memiliki semangat hidup. Namun semuanya berubah setelah kedatangan seorang wanita yang merupakan sahabat masa kecilnya.
Bagaimanakah kisah keduanya? Akankah wanita tersebut mampu membuat nathan seperti sedia kala? Yuk mampir dan baca kisahnya eits jangan lupa untuk like, komentar, rate dan vote-nya 😘😘🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shan Al Mumthahanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Epson 33
Diluar villa terdapat sebuah mobil dengan dua orang pria misterius yang merupakan ketua dan asisten pria bertopeng didalamnya yang sedang mengawasi villa tersebut.
"sepertinya dia baik-baik saja, buktinya dia masih bisa membuat seok jin pusing hadapi tingkahnya" tersenyum kecil melihat layar Ipad-nya.
Sang asisten hanya mendengar sekaligus menyimak saja dengan ekspresi datarnya.
Ketua pria bertopeng tersebut mengalihkan pandangannya ke bangunan villa didepannya.
"semoga kamu betah beberapa hari disini sampai semuanya selesai"gumamnya dalam hati.
"kita pulang"titahnya pada sang asisten.
Sang asisten mengangguk dan segera tancap gas meninggalkan tempat tersebut menuju suatu tempat lagi.
*******
Sedangkan disebuah mansion lain, David dan jack baru saja turun dari mobil dan segera masuk ke dalam mansion tersebut. Dilihatnya seorang lelaki parubaya yang sedang makan dimeja makan.
"daddy____" lirih david menahan sakit diperutnya.
Sang daddy yang dipanggil segera menoleh dan langsung panik melihat kondisi dua orang didepannya.
"ada apa dengan kalian berdua? kenapa bisa seperti ini?" tanya tuan gery yang merupakan daddy dari David.
"udah daddy jangan banyak tanya, kita harus ke ruang bawah tanah sekarang. Pelurunya harus segera dikeluarkan" ucap david.
Tuan gery mengangguk.
"pelayan!!!!!" panggilnya menggema.
Para pelayan lari kocar-kacir ke sumber suara"iyya tuan"sahut semuanya.
"cepat papah mereka ke ruang bawah tanah, dan kau beritahu dokter alan dan dokter ernest untuk segera ke sini" titah tuan gery, pelayan mengangguk dan segera melaksanakan perintah tuannya.
David dan Edward segera dipapah oleh masing-masing dua pelayan yang mengapitnya masuk ke dalam lift, disusul tuan gery yang ikut masuk.
Saat sampai lantai bawah yang merupakan ruang rahasia yang memiliki bau khas seperti rumah sakit, david dan edward direbahkan dikasur kecil seperti yang ada tersedia untuk pasien dirumah sakit.
"apa yang sebenarnya terjadi pada kalian sampai jadi seperti ini?" tanya tuan gery khawatir.
"ceritanya panjang dad, nanti saja Edward yang akan menceritakannya"jawab david.
"yah sudah, sebaiknya kalian berdua tekan lebih kuat area tembakannya supaya tidak mengeluarkan banyak darah" tutur tuan gery.
"hemmm"
"baik tuan" (sahut kedua orang didepan tuan gery kompak)
Tak lama dokter alan dan ernest sampai dan segera menangani david dan jack. Sedangkan tuan gery melangkah menuju salah satu ruangan dimana ada seorang wanita parubaya yang terbaring lemah diatas kasur.
"mau sampai kapan kamu tidur terus seperti ini? Apa kau tidak lelah? sudah bertahun-tahun sejak kejadian itu bahkan anak kita sudah dewasa sekarang. Tapi lihatlah, kau belum sadar juga. Apa ada yang lebih indah dialam imajinasi mu?" lirih tuan gery menatap sendu wanita didepannya yang tak lain adalah istrinya yang sudah bertahun-tahun dinyatakan koma oleh dokter.
"ku mohon cepatlah sadar, jangan seperti ini. I Miss You my wife" buliran air mata menetes begitu saja dari matanya sesaat setelah mengecup lembut kening sang istri.
Mengelus rambut sang istri sejenak lalu keluar dari ruangan tersebut menuju ruangan david dan jack ditangani.
"bagaimana keadaan mereka berdua?", tanya tuan gery pada dua dokter muda didepannya.
"kondisi mereka berdua aman paman, tapi untuk sementara mereka harus banyak istirahat sampai luka tembaknya sembuh dan harus meminum obat tepat waktu" tutur alan menjelaskan.
"kalian berdua dengar kan?" tanya tuan gery pada dua pasien yang terbaring diatas kasr.
"hemmmmm"
"Iyya tuan" sahut keduanya kompak.
"oke karena tugas kita sudah selesai, kita berdua pamit yah paman balik ke rumah sakit" pamit dokter ernest mewakili alan.
"hemmm, hati-hati"sahut tuan gery.
Kedua dokter muda itu segera meninggalkan tempat tersebut. Sedangkan tuan gery menanyai lagi tentang yang terjadi pada putranya dan juga Edward.
Edward menjelaskan semuanya dari A-Z.
"itu saja tuan" ucap Edward mengakhiri penjelasannya.
"siapa mereka dan apa alasan mereka mencari wanita itu?" tanya tuan gery berpikir.
"sebenarnya saya merasa curiga dengan pada seseorang tapi saya rasa itu tidak mungkin, tapi melihat postur tubuh ketua mereka itu sama persis dengan nathan tuan" ucap Edward memberitahu kejanggalan yang sejak tadi terlintas dipikirannya.
"memang tidak mungkin, karena nathan kan lumpuh tidak bisa berjalan sedangkan orang yang menyerang kita tadi kakinya sangat sehat" timpal David.
"sudahlah nanti saja lagi kita bahas ini setelah kalian sembuh, sekarang kalian istirahat saja daddy mau ke ruang kerja dulu" tutur tuan gery bangkit dari duduknya dan meninggalkan tempat tersebut.
David dan edward mengangguk dan merebahkan tubuh mereka dikasur.
Sedangkan tuan gery yang sudah sampai diruang kerjanya masih memikirkan perkataan Edward.
"pasti dia bagian keluarga Alexander, aku akan membalas perbuatan kalian yang membuat istriku seperti ini" tekad tuan gery mengepal tangannya kencang.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Part selanjutnya masih akan update
T**erus mampir ke novel author yah 😁😁😁 Jangan lupa like, komentar, vote, tips hadiah dan rate-nya yah reader's 😘😘😘**
mungkin sekarang udah beda dlm segala hal dr NT di terbitkan... 👍🏻👍👍💙👍🏻💙💙😘😘
Gimana. chemestrynya.. 🤔🤔
mampir Thor...