NovelToon NovelToon
SATU MALAM DENGAN BERONDONG

SATU MALAM DENGAN BERONDONG

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Identitas Tersembunyi / Diam-Diam Cinta
Popularitas:10.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lisa

Terbangun di kamar hotel, Fela syok setengah mati saat membaca KTP yang terjatuh dari dompet pria di sampingnya. Dia masih anak SMA!

Fela langsung kabur ketakutan demi menyelamatkan reputasinya.

Namun dunia Fela berantakan saat Kenzo, si anak SMA itu tiba-tiba masuk ke kantor periklanannya sebagai anak magang baru.

Di depan rekan kerja, Kenzo adalah asisten yang sopan. Tapi di balik pintu ruang rapat, dia adalah berondong posesif yang siap menjerat Fela kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 34 Aku harus ikut campur

Dion merapikan kerah tuksedonya. Sesudahnya ia menatap Fela dengan pandangan penuh superioritas.

"Lagipula sejak awal levelmu itu memang hanya perempuan biasa. Pegawai agensi periklanan yang harus merangkak dari bawah. Kamu tidak akan pernah setara dengan istriku yang anak petinggi di W-Corp. Dia punya jaringan, kekuasaan, dan kelas yang tidak akan pernah bisa kau capai seumur hidupmu!"

Kata-kata Dion bergaung di koridor sunyi itu. Seperti sengaja dirancang untuk meremukkan harga diri Fela sebagai seorang wanita.

Padahal Fela bersikap sekasar ini semata-mata karena perbuatan Dion sendiri. Pria itu yang lebih dulu bermain api dan berselingkuh tepat saat mereka sudah menyusun rencana pernikahan. Juga kata-katanya yang sinis menyesakkan dada.

Bukan salah Fela jika hatinya kini mengeras akibat rasa sakit mendalam yang telah ditorehkan oleh Dion.

"Bajingan," umpat Fela. Suaranya terdengar bergetar menahan luapan amarah.

"Kau!" Wajah Dion merah padam. Merasa harga dirinya diinjak-injak oleh perempuan yang dianggapnya biasa, Dion mengangkat tangannya dengan cepat. Ia hendak melayangkan tamparan keras ke wajah Fela.

Wanita ini refleks memejamkan mata, bersiap menerima hantaman. Hanya saja tamparan itu tidak pernah sampai.

Fela membuka matanya perlahan dan mendongak. Di sana, pergelangan tangan Dion telah dicengkeram dengan sangat kuat di udara oleh seseorang.

Ternyata itu Kenzo.

Bocah magang itu kini berdiri tegap di antara mereka. Tatapan matanya yang biasa datar malam ini tampak begitu dingin dan tajam. Langsung menusuk ke arah manik mata Dion.

"Kamu? Anak magang itu?" Dion mendesis, rupanya ia masih ingat dengan wajah Kenzo dari pertemuan mereka di kantor W-Corp tempo hari.

Tanpa sepatah kata pun, Kenzo melepaskan cengkeraman tangannya dari pergelangan tangan Dion dengan sentakan pelan namun tegas.

Kenzo mengulas senyum yang teramat tenang. Ekspresi yang justru terlihat mengintimidasi di situasi tegang seperti ini. "Maaf mengganggu, Direktur. Tapi jika urusannya sudah mengarah pada kekerasan fisik, saya rasa saya harus ikut campur."

"Kau hanya bocah yang terlalu banyak bertingkah. Seharusnya kamu tahu apa yang akan aku lakukan pada kariermu jika kau berani ikut campur urusanku," desis Dion penuh ancaman.

Saat Dion sedang melayangkan tatapan tajamnya, matanya tidak sengaja menangkap sebuah pin berwarna emas yang tersemat rapi di kerah jas mewah milik Kenzo.

Dion tertegun.

Pin emas? Bukankah itu pin khusus yang hanya diberikan kepada tamu undangan VIP kelas atas? Tamu-tamu yang bahkan levelnya berada di atas dirinya dan sang mertua?

Dion langsung menarik pandangannya kembali ke wajah Kenzo. Ia meneliti garis wajah pemuda itu dengan seksama. Mencoba mengingat-ingat barangkali ia pernah melihat rupa bocah ini di jajaran foto para petinggi.

Merasa ada yang tidak beres, Dion beralih menatap Fela. Wanita itu hanya diam.

"Sayang! Ada apa di sana?"

Sebuah suara manja memecah ketegangan. Istri Dion, putri pejabat W-Corp yang bertabur perhiasan itu muncul di ujung koridor.

"Ah, tidak ada apa-apa, Sayang. Hanya bertemu teman lama," sahut Dion cepat dengan nada suara yang langsung berubah manis dan lembut.

"Cepat masuk ke ruang ganti. Papa sudah dari tadi mencari-cari kita," titah istrinya sebelum berbalik arah kembali.

"Baik, aku akan segera ke sana," ucap Dion patuh dan manis. Namun saat begitu istrinya menjauh, wajah Dion kembali mengeras. Ia menatap Kenzo dan Fela bergantian dengan mata tajam.

Dion melangkah mendekati Fela, lalu berbisik dengan nada penuh racun. "Kamu harus tahu sekarang posisiku jauh berada di atasmu, Fela. Jangan puas dulu karena merasa sudah membuangku. Pada akhirnya, aku yang mendapatkan berlian, dan kamu tetap bukan apa-apa." Setelah memberikan lirikan penuh peringatan pada Kenzo, Dion berbalik dan melangkah pergi dengan angkuh.

Fela yang sudah terlanjur didera amarah yang luar biasa, hanya bisa terpaku di tempatnya. Napasnya naik-turun memburu. Seluruh tubuhnya bergetar hebat menahan gejolak emosi yang bercampur aduk antara amarah, rasa terhina, dan luka lama yang kembali menganga.

Kenzo melangkah mendekat, hendak menanyakan keadaan Fela. "Fela ..."

Tetapi belum Kenzo sempat menyelesaikan kalimatnya, Fela langsung berbalik dan berjalan pergi dengan langkah terburu-buru tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Ia mengabaikan panggilan Kenzo. Sepertinya dia hanya ingin lari dan bersembunyi dari kenyataan pahit yang baru saja menghantamnya.

Apa keputusanku untuk keluar dari persembunyian ini salah? Apa sebaiknya aku tetap bersembunyi sebagai saja tanpa membantunya? batin Kenzo goyah, merasa kehadirannya justru menambah beban kebingungan di hati wanita yang ingin di lindunginya itu.

****

Beberapa menit sebelum ketegangan itu memuncak.

Kenzo sebenarnya sudah berada di sana saat Dion dan Fela bersitegang. Ia baru saja keluar dari toilet pria dan hendak kembali ke ruang VIP.

"Fela?" gumam Kenzo. Matanya menangkap siluet Fela di ujung koridor yang sepi. Ia ingin mendekat, tapi saat ia sadar dengan penampilannya saat ini ia urung.

Mengenakan setelan jas custom dan ada pin emas VIP yang disematkan di dada memang membuatnya tampak gagah. Tapi baginya, itu adalah hal yang membahayakan. Ia ingin tetap di anggap sebagai anak magang saja.

"Sebaiknya aku mencari jalan keluar. Aku harus menjaga jarak untuk malam ini dengannya."

Dia tidak ingin wanita itu melihat di area VIP. Karena semua yang ia sembunyikan akan terungkap.

Langkahnya terhenti saat mendengar suara Dion. Pria itu tampak mendekat dengan sikap angkuh. Kenzo merasa pasti ada hal yang tidak menyenangkan. Ia memilih untuk bersembunyi.

Cukup dengar sebentar, pastikan Fela baik-baik saja, lalu pergi, pikir Kenzo praktis.

Semakin lama ia menguping semakin panas darahnya mendidih. Setiap kata hinaan yang dilontarkan Dion membuat tangan Kenzo mengepal erat. Ia tidak terima dan ingin marah.

"Kau bisa jadi selingkuhanku," ujar Dion.

Kalimat menjijikkan itu bagaikan pemicu bom. Dan ketika Kenzo melihat Dion mengangkat tangannya tinggi-tinggi, siap mendaratkan tamparan keras ke wajah Fela, logika Kenzo sepenuhnya hilang.

Ketakutan akan identitasnya yang terbongkar? Bodo amat. Sekarang bukan saatnya memikirkan itu.

Satu-satunya hal yang memenuhi pikiran Kenzo adalah melindungi Fela.

Kenzo melesat keluar dari balik dinding dengan kecepatan penuh. Ia tidak lagi memikirkan apakah Fela akan terkejut melihatnya di sana, atau bagaimana Dion akan bereaksi melihat seorang anak magang berani menghalangi jalannya.

Bugh!

Tangan Dion yang melayang di udara berhasil ia tangkap. Persis sebelum kulit pria itu menyentuh pipi Fela.

***

Setelah memberikan lirikan penuh peringatan pada Kenzo, Dion berbalik dan melangkah pergi dengan angkuh.

Fela pun menjauh dari sana tanpa bicara.

"Fela!" panggil Kenzo. Namun wanita itu tidak mempedulikannya. langkahnya terus menjauh dari koridor hotel.

1
Rahma Inayah
pede sekali Dion bicara SPT tu .km pikir fela mau SM kmu dan menjijikn klu fela mau JD selingjn mu dsni yg murahan mmg km Dion SDH punya istri msh mengharapkan mantan JD selingkuhan mu dasar laki yg setia syukurlah fela putus
Sherin Loren
triple up thor
Indah Lestari
kl lg seru n serius baca..terus habis..beuh rasanya mau nyamperin kak otor buat nodong up sebanyak banyaknya
Indah Lestari
baru nyaho...
semangat Fel....
Rahma Inayah
Kenzo walau Mash muda tp sifat dewasa dia tau klu Dela lagi byk pikirn dan pusing kerja SMA dgn sang mantan tnp dinmnt Kenzo siap siaga membantu
Rahma Inayah
ya iya lh kenzo ank pemilik perusahaan mkn sebagai mulai kerja dr bawah
Grareta
lanjutttt
Bu Dewi
lanjut kak😍😍😍
LisA: Terima kasih sudah singgah dan baca😊
total 1 replies
Rahma Inayah
Mash teka teki dgn Kenzo siapa sebrnya dia apakah ank pemilik perusahaan kah
Rahma Inayah
lnjut Thor
Rahma Inayah
lanjut Thor mkn seru
Rahma Inayah
mkn kah Kenzo ank pemilik perusahaan dimn Dela bernaung sekrg ini
Rahma Inayah
😅bocil jatuh cinta SM wanita dewasa ..lnjut Kenzo
🌸 Maya Debar 🌸
Tak tunggu selalu upnya Thor ❤️🤩❤️🤩🤩🤩🤩🤩💋
LisA: Terima kasih sudah baca😊
total 1 replies
Rahma Inayah
lnjut thor
Rahma Inayah
tp bocah bukan sembarang bocah tp bocah sultan
Rahma Inayah
🤭mmpir Thor moga bgus ceritanya
LisA: Terima kasih sudah singgah untuk membaca. Semoga berkenan.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!