Selama ini identik dengan pria yang melamar wanita. Namun ini sebaliknya. Ashimah setiap bertemu dengan pria yang bernama Dikau ia akan selalu meminta pria itu untuk menikahinya. Semua itu berawal karena Dikau yang pernah menciumnya, pria itu mencuri ciuman pertamanya tapi pria itu seolah-olah bersikap biasa dan memberi alasan jika ia tidak sengaja melakukannya. Tapi Ashimah bertekad menjadikan Dikau menjadi suaminya. Ia ingin Dikau bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan, walau hanya sebuah ciuman tapi menurutnya Dikau telah mencuri apa yang menurutnya sangat berharga.
Tag instagram @wgulla_ if you share this story quote
Created on 20 January 2019
Finished on
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gulla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32
"Bodoh bukan saya. Waktu itu saya tidak ada pilihan untuk menyelamatkan perusahaan ayah angkat saya yang sudah saya anggap seperti ayah saya sendiri. Saya bermain bersama pemilik perusahaan-perusahaan besar. Saya menang dalam bertaruh, waktu itu saya mempertaruhkan vila pribadi saya. Kebetulan saya menang berturut-turut dan berhasil mengumpulkan aset senilai 100 milyar." Mata Ashimah membulat mendengar itu. Ia tidak percaya betapa hebatnya pria itu mampu menghasilkan uang sebanyak itu dengan pertaruhan yang kapan saja bisa membuat kita kehilangan apapun yang kita punya.
"Waktu itu saya sedang dilema penuh, setelah kehilangan wanita yang saya cintai. Saya juga kehilangan ayah saya. Walaupun saya hanya anak angkat. Tapi saya terpukul. Dipikiran saya hanya bagaimana cara mengumpulkan uang dan menyelamatkan perusahaan saya tidak ingin mama saya sedih dan terpuruk. Cukup dia kehilangan ayah, jangan sampai perusahaan yang ayah miliki juga pergi."
Ashimah mencoba diam, dia belum berani mengintruksi. Ia ingin Dikau menjelaskan hingga selesai. Ia tidak ingin menghakimi pria itu dulu, walau ia tahu cara yang Dikau lakukan adalah salah.
"Ini semua salah saya. Andai saya waktu itu tidak main-main dan serius mengurus perusahaan ayah. Pasti ini tidak akan terjadi. Ayah meninggal terkena penyakit jantung disaat dia tahu bahwa orang yang ia percayai korupsi banyak sekali, bahkan orang itu menipu ayah dan membawa uangnya kabur." Ashimah terdiam, Matanya menatap Dikau melihat pria itu berusaha tegar walau sebenarnya rapuh.
"Andai kamu dari dulu mengejar saya. Maka saya tidak perlu merasakan patah hati dan dibohongi. Rasanya menyakitkan sekali. Apalagi mendengar kematian ayah angkat saya yang sudah membesarkan saya seperti anak sendiri. Membuat saya ingin bunuh diri dan mati. Tapi saya bertahan, karena melihat mama yang tegar. Kalau saya mati siapa yang jaga mama. Walau saya tahu cara yang saya pakai salah. Mama pasti akan kecewa jika tahu saya melakukan ini pada perusahaanya."
"Apa yang ingin mas lakukan selanjutnya? Apakah mas mau tetap diam Seperti ini? Apakah mas mau meneruskan perusahaan mas yang ini dengan uang haram itu? Apa mas tidak berpikir jika mama mas mungkin saja akan kecewa dengan Mas dikau?"
"Tinggalkan semuanya mas," ujar Ashimah walau dia tahu dia lancang. Tapi dia ingin yang terbaik untuk pria itu.
Dikau terdiam mendengar itu, ia tidak berpikir panjang dulu. Yang ia perlu lakukan adalah mencari jalan keluar bagaimana menyelamatkan perusahaannya. Ia rela melakukan apapun.
"Bagaimana kalau saya diam seolah tak peduli?"
"Aci akan meninggalkan Mas Dikau," ujar Ashimah cepat. Ia menatap tajam mata Dikau yang berada di atasnya. Walau dalam hati ia takut, tapi ia tahu jika yang ia lakukan ini benar. Mata dikau memerah ia tidak suka pernyataan gadis itu yang mengancam akan meninggalkannya. Dia tidak ingin kehilangan lagi dan dia akan mempertahankan apa yang telah menjadi miliknya.
"Kamu tidak bisa meninggalkan saya." Dikau mengingatkan janji yang telah mereka sepakati. "Saya tidak pernah main-main dengan perkataan saya."
Dikau bangkit kemudian keluar dari kamar. Ashimah bangkit mengikuti gerak pria itu namun terlambat pintunya sudah terkunci. Ashimah mendesah kesal, ia tidak habis pikir kenapa hidupnya jadi seperti ini menjadi tahanan Dikau Tondo Prasetya.
****
janagn lupa follow Instagram @wgulla_
jangan lupa mampir dinovel bidadari bumi.
. yg lbhmemilih kisahsehari".. pilihannya sama persis hehe
btw banyak sekali yang nanya udah end apa belum..
Mohon penjelasannya ya kak aouthor..
Emm aku suka kok karya kak author..
bahkan aku baca tanpa skip dan like dariku selalu ada buat novel ini..
semoga saja ada penjelasan dari kak author tentang novel ini..
agar tidak ada lagi yang sedikit resah karena tiba2 aja end😊.
Saya selalu menunggu balasan dari kak😊