NovelToon NovelToon
Suamiku Bossku

Suamiku Bossku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:59.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Elvani Rosita Dewi

Clara seorang gadis cantik yang terpupuler dikampusnya, hidupnya bagaikan seorang pemeran sinetron yang mempunyai lika-liku dan masalah kehidupan yang tidak ada habisnya, pacarnya menghiantinya dan akhirnya dia harus rela menikahi orang yang tidak dia cintai demi bertahan hidup. Bagaimana kisah selanjutnya..? Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elvani Rosita Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34 Suamiku Bossku

Kembali Bekerja..

Clara sudah bersiap sedangkan Cakra masih tertidur pulas. Entah jam berapa dia datang semalam Clara tidak mengetahuinya karena setelah bercinta Clara ketiduran dan terbangun ternyata sudah pagi dengan posisi tubuhnya ada dalam pelukan Cakra.

"Mas, mas bangun, aku akan berangkat bekerja. Berikan aku uang jajan." seperti biasa Clara selalu meminta uang jajan sebelum berangkat bekerja.

"Hmmmmm." Cakra berusaha membuka matanya dan mengambil dompet dimeja kecil yang tepat berada disamping tempat tidurnya dan memberikan kepada Clara.

"Mas, aku minta uang bukan ini..?" Clara memberikan kembali kartu ATM milik Cakra.

"Itu untukmu, pakailah sepuasnya belanjakan semua kebutuhanmu. Pinnya****** ingat baik-baik jangan sampai salah." Ucap Cakra sembari menutup kembali matanya.

"Benarkah, beli mobil baru boleh..?" Clara masih tidak percaya dengan ucapan Cakra dan kembali meminta lebih.

"Belilah mobil dengan keluaran terbaru. Tapi terserah kamu saja mau model bagaimana ikuti sesuai seleramu, sana pergi kamu akan terlambat. Bagian kedisiplinan pegawai akan menegurmu jika kamu tiap hari datang terlambat."

"Benarkah mas? kamu tidak sedang bermimpikan memberikan aku kartu ATM milikmu..?" Clara mencubit pipi Cakra memastikan Cakra tidak sedang tidur.

"Clara.. kamu mau pergi atau aku akan memaksamu untuk bercinta..!" Cakra memegang pipinya karena kesakitan.

"Baiklah aku akan pergi, terima kasih mas Cakra yang baik hati." Dengan cepat Clara pergi setelah mendengar perkataan Cakra.

Clara menaiki kendaraan umum seperti biasa. "Apa mas Cakra benar-benar serius dengan ucapannya..? Masa iya, dia berani memberikan kartu miliknya kepadaku. jangan-jangan kartu ini saldonya kosong." Tiba dikantor, Clara langsung berlari kemesin ATM untuk mengecek kartu milik Cakra. Dan betapa terkaget-kagetnya Clara setelah melihat saldo yang ada dalam kartu tersebut.

"Yah ampun, apa mas Cakra benar-benar gila, ini sungguh luar biasa. Ini pertama kalinya aku melihat saldo sampai sebanyak ini. Jangankan membeli mobil membeli rumahpun aku bisa melakukannya." Clara masih tidak percaya dengan apa yang ada didepan matanya.

Clara sudah duduk dimeja kerjanya lebih tepatnya mereka masih membantu pekerjaan para staf pegawai yang ada dikantor karena mereka masih dalam tahap pembelajaran.

Clara bisa melihat beberapa pasang mata melihatnya. Ya, dia tahu kalau mereka sudah bergosip tentang pernikahannya dengan direktur perusahaan ini tapi tak seorang pun yang berani bertanya kepadanya, justru mereka terlihat sangat canggung dengan kehadiran Clara. Padahal Clara bersifat biasa-biasa saja dan tidak menonjolkan kesombongan didepan mereka.

"Mba, ada pekerjaan yang bisa aku bantu..?" Clara menawarkan pekerjaan kepada pegawai yang ada disampingnya.

"Eh kamu..., maaf salah, maksudku nona Clara duduk saja nanti aku yang akan mengerjakan semuanya." Wanita itu terlihat salah tingkah didepan Clara.

"Nona..? Aku membenci situasi seperti ini." Gumamnya dalam hati.

"Nggak apa-apa mba, mba terlihat sangat sibuk dan tidak mungkin mba mengerjakan semuanya secara bersamaan..?" Clara benar-benar bermohon kali ini karena sangat tidak mungkin dia datang kekantor hanya sekedar duduk dan memangku kaki.

"Baiklah kalau nona Clara memaksa." Wanita itu sudah memberikan beberapa berkas yang akan diketik kepada Clara.

"Mba jangan memanggilku dengan sebutan nona, panggil saja Clara." Clara mengedipkan matanya dan tersenyum kepadanya.

"Baiklah non.. eh Clara." Wanita itu terdengar sangat terbata-bata mengucapkan kata-kata. Bagaimana dia tidak canggung, posisinya Clara adalah istri dari seorang direktur dan menantu dari tuan Wibowo yang kaya raya.

Setelah selesai bekerja Clara pergi menemui Hana dimeja kerjanya. Karena ini merupakan jam istirahat Clara ingin mengajak Hana untuk makan bersama. Belum ada yang mengetahui tentang status Hana sebagai adik Direktur dikantor itu karena semua tertutup dengan rapat. Hana memang seperti itu, dia sangat mementingkan privasinya dan tidak ingin terganggu dengan orang yang memandangnya hanya karena dia adalah anak dari orang kaya raya.

"Hana..? Teriak Clara dengan keras di pintu ruangan. Semua menatapnya dan mereka hanya menundukkan kepalanya menunjukkan rasa hormat melihat Clara. Perlakuan ini sama seperti saat mereka melihat Cakra.

"Mengapa dengan mereka." Clara tidak nyaman dengan perlakuan yang diperlihatkan oleh karyawan kantor kepadanya.

"Ayoo pergi....!" Hana menarik tangannya yang masih terpaku didepan pintu ruangan menatap semua karyawan yang ada didalam ruangan itu.

1
Arnoldina Caet
Kecewa
Sarah Yuniani
Clara sama Cakra kok gak negur anak nya sih .. Calvin udah keterlaluan
Sarah Yuniani
sip Clara jangan mau ditindas
Sarah Yuniani
ceritanya seru
Sarah Yuniani
hahahah keriput dan tuwirr
Sarah Yuniani
gemess
Sarah Yuniani
kok saya sih
Sarah Yuniani
sudah baik dikasih tumpangan tempat tinggal .. dasar clara
❀∂я🤎Anita🅟M⃟3💋𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋
orang tua ribut melulu, pasti rumah bagai neraka bagi Clara
Ida S
Luar biasa
tris tanto
dia yg mutusin dia yg stress
tris tanto
knp jd diputer yak siapa yg salah siapa yg disalahin
tris tanto
emng gk nungguin dirs yak,kok liat diph ft hananya
tris tanto
knp kd gugu claranya yg tegas dong bgmnpun kamu yg sah lho
tris tanto
lha ktny nunggu siap kirain akna ada sdkt drma mslh ninaninu ee tau2 udh ninaninu
tris tanto
ditanyain bpknya gk bisa jwb soa perasaan cakra ke clara,,tp ada bb dimn cakra takut kehilngn clara,disini adeknya bilng msh mencintai fely,,
tris tanto
lha ngapain jg nemuin claraaa,,jd dipermalukan kan
tris tanto
malem masing galauuuuuooo kok pagi2 udh mau nyatain perasaan,,lha cpt ment to
Tami Satra
sabar cakra nunggu halal dulu
antha mom
thor kamu ya jangan sampai Clara kenapa napa sama kehamilan nya,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!