NovelToon NovelToon
Scripted Love: Menikahi Musuh Bebuyutan

Scripted Love: Menikahi Musuh Bebuyutan

Status: tamat
Genre:Menikah dengan Musuhku / Live/Variety Show / Showbiz / Nikah Kontrak / Model / Enemy to Lovers / Tamat
Popularitas:14.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Satu skandal, dua musuh bebuyutan, dan 24 jam kamera yang menyala.
Sienna Rose, seorang supermodel papan atas, mendadak dihujat publik dan dituduh menjadi simpanan sugar daddy. Di waktu yang sama, Declan Bryer, aktor internasional berwajah sedingin es, tersandung skandal orientasi seksual. Demi menyelamatkan karier bernilai jutaan dolar, manajemen mereka memaksa keduanya bergabung dalam reality show pernikahan palsu, We Got Married.
Publik mengira mereka pasangan serasi yang romantis. Namun di balik layar, saat kamera mati, mereka adalah musuh bebuyutan masa kecil yang saling membenci! Sanggupkah Sienna menahan diri untuk tidak mencakar Declan di depan kamera? Dan apa yang terjadi saat masa lalu yang belum usai serta rahasia besar keluarga mereka perlahan mulai terkelupas di tengah sandiwara ini?
"Kurangin manjanya di depan kamera. Geli gue dengernya." — Declan Bryer.
"Pikir gue sudi?! Lo itu cuma kanebo kering, Declan!" — Sienna Rose.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34: Meja Makan dan Dua Sisi Meja yang Sama

​"Lo yakin mau bawa dua buket bunga ini masuk? Gak takut langsung dilempar piring sama nyokap gue?"

​Declan menahan siku Sienna tepat sebelum cewek itu mendorong pintu kaca restoran privat bernuansa klasik Eropa yang sudah dipesan seluruhnya oleh Vincent duBois. Tatapan Declan beralih dari wajah Sienna ke dua buket lili putih dan mawar merah di pelukan istrinya. Semburat jingga lampu jalanan kota malam ini mempertegas rahang kaku Declan yang masih tampak tegang.

​Sienna mendengak, mendengus pelan dengan hidung sengaunya yang menggemaskan. "Gue cegil beradab ya, Declan. Mau gimanapun kelakuan Tante Maria kemarin, dia tetep orang yang udah ngelahirin lo ke dunia. Kalau dia mau lempar piring, kan ada lo yang bakal jadi tameng gue."

​"Bisa aja lo nyari tumbal," cicit Declan, namun sudut bibirnya terangkat tipis. Tangannya beralih membuka pintu kayu berat di depan mereka, menuntun Sienna masuk ke dalam ruangan bernuansa emas yang sangat sunyi.

​Di tengah ruangan, sebuah meja panjang berbahan mahoni telah terisi penuh. Di sisi kiri duduk Vincent duBois dengan setelan jas hitamnya yang rapi, berdampingan dengan Kamelia Rose yang tampak anggun menyandarkan kepalanya. Sementara di sisi kanan, Damiano Bryer duduk tegak bersanding dengan Kakek Suprapto yang menumpu kedua tangannya di atas kepala tongkat. Di ujung meja, Maria duduk dengan melipat kedua tangannya, wajahnya ditekuk masam menatap dinding tanpa memedulikan kehadiran suaminya sendiri.

​"Malam, semuanya," sapa Sienna memecah kebekuan, melangkah perlahan mendekati meja.

​Kamelia langsung menegakkan tubuhnya, matanya berbinar lega. "Sienna... duduk, Sayang. Sini dekat Mama."

​Sienna tersenyum, namun langkahnya pertama kali justru terarah ke sisi kanan meja, tepat di depan kursi Maria. Dengan gerakan anggun, dia mengulurkan buket lili putih ke depan wanita itu. "Malam, Tante Maria. Ini buat Tante. Semoga lili ini bisa bikin suasana hati Tante agak lebih segar malam ini."

​Maria tersentak, menatap buket bunga itu lalu beralih menatap Sienna dengan pandangan tidak percaya. "Kamu... ngasih saya bunga? Setelah apa yang saya ucapkan di rumah sakit kemarin?"

​"Sienna Rose gak pernah nyimpan brosur dendam lama, Tante," sahut Sienna santai, meletakkan bunga itu dengan lembut di dekat lengan Maria. "Kita lupakan yang kemarin. Sekarang kita bahas masa depan aja."

​Maria terdiam, mulutnya bergetar sedikit sebelum akhirnya memalingkan wajah, namun tangannya perlahan menarik buket lili itu lebih dekat ke pangkuannya.

​Declan yang melihat itu hanya bisa menggelengkan kepala heran, lalu menarik kursi di sebelah Kakek Suprapto untuk Sienna dan dirinya sendiri. "Jadi, apa yang mau dibahas sampai dua kepala keluarga paling keras di kota ini harus duduk satu meja?"

​"Gak usah buru-buru, Declan. Biarkan istrimu napas dulu," tegur Kakek Suprapto dengan senyuman bijaknya, melirik ke arah Vincent dan Damiano bergantian. "Kalian berdua, mau sampai kapan pasang muka seperti algojo siap pancung? Ini meja makan, bukan arena eksekusi."

​Vincent duBois berdeham berat, suaranya yang bariton menggema rendah. "Saya mengundang kalian ke sini untuk menegaskan satu hal. Urusan pidana Maura Gilbert dan audit perusahaan Allan Jasper sudah berjalan secara legal. Tidak ada lagi yang bisa mengganggu Sienna maupun Declan di industri hiburan."

​"Perusahaan Jasper sudah tamat," timpal Damiano Bryer dengan nada dingin yang sama. "Allan terlalu bodoh karena mengira perselingkuhannya dengan Maria dulu bisa menjamin posisinya di atas angin. Dia lupa kalau aku hanya melepas setengah kekuasaanku, bukan seluruhnya."

​Maria mendengus sinis mendengar nama suaminya disebut. "Kamu selalu bicara soal kekuasaan, Damiano. Kamu gak pernah tahu kalau alasan aku berpaling dulu karena kamu terlalu sibuk mengejar bayang-bayang wanita lain." Mata Maria melirik tajam ke arah Kamelia.

​Kamelia menghela napas panjang, menatap Maria dengan pandangan teduh tanpa amarah. "Maria... kita sudah bersahabat sejak remaja. Aku sudah berulang kali bilang padamu, aku tidak pernah punya perasaan pada Damiano. Hatiku hanya milik Vincent, dulu, sekarang, dan selamanya."

​Vincent yang mendengar ucapan Kamelia langsung menoleh, matanya yang biasa dingin meredup dengan pancaran emosi mendalam yang sangat kuat. Tangannya di bawah meja perlahan menggenggam jemari Kamelia yang gemetar. "Aku terpaksa melepaskanmu dulu demi keselamatanmu dari musuh-musuhku, Kamelia. Tapi malam ini, di depan anak kita... aku tidak akan pernah melepaskan tanganmu lagi."

​Sienna menatap kedua orang tuanya dengan mata berkaca-kaca, menyenggol lengan Declan dengan sikunya. "Liat tuh, Dec. Papa lo sama Papa gue ternyata aslinya bucin, cuma egonya aja yang segede gaban."

​"Gak usah menyindir orang tua, Rose," ketus Declan, namun tangannya di bawah meja ikut menyusup, menggenggam erat jemari Sienna, meniru gerakan Vincent pada Kamelia.

​Kakek Suprapto tertawa terkekeh melihat interaksi anak dan cucunya. "Nah, kalau begini kan bagus. Masa lalu yang berantakan itu biarlah jadi pelajaran. Damiano, Maria... kalian berdua harus belajar dari anak kalian. Declan ini jauh lebih pintar menjaga hak miliknya daripada kalian berdua dulu."

​"Kakek jangan mulai bawa-bawa masa lalu lagi," potong Declan dengan telinga yang kembali memerah.

​"Loh, kenapa? Biar Sienna tahu kalau suaminya ini aslinya sangat protektif," ledek Kakek Suprapto, mengedipkan sebelah matanya pada Sienna.

​Sienna tersenyum lebar, menatap Declan dari samping dengan pandangan menggoda. "Iya nih, Kek. Kemarin di mobil dia bahkan ngaku kalau dia posesif banget sama Sienna. Katanya cowok lain gak boleh natap Sienna lebih dari dua detik."

​"Sienna Rose, diam atau gue pulangin lo ke Jogja sekarang juga," ancam Declan dengan suara rendah yang ditahan, membuat seisi meja makan yang semula tegang dan membeku mendadak dipenuhi oleh suara tawa kecil dari Kamelia dan Kakek Suprapto. Bahkan Maria pun tampak menyembunyikan senyuman tipisnya di balik buket bunga lili putihnya.

​Malam itu, di dalam ruang restoran yang hangat, labirin kebohongannya lama dan rantai dendam yang telah mengikat dua keluarga besar itu selama belasan tahun perlahan terurai tanpa sisa. Di atas puing-puing masa lalu yang hancur, sebuah fondasi hubungan yang baru dan nyata telah resmi berdiri tegak—bukan lagi karena skenario kontrak WGM atau tuntutan agensi, melainkan karena rasa yang murni tumbuh di antara Declan Bryer dan Sienna Rose.

1
Aidil Kenzie Zie
kalau nggak pengen diliatin sama cowok lain y harus go public donk Dec🥰🥰 hubungan kalian jadi mereka paham
Ariska Kamisa: susah ya kak mereka ini 🤭🤣
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Baca marathon akhirnya End juga... 👍
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak🙏🙏🙏
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Oowhh bukan Satria Toh pelaku utamanya.. padahal sudah nuduh Dia tad tapi ternyata Asisten dan Agensi lain.i.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Feeling Aku sih pelakunya si Satria, apa lagi tadi terlambat masuk pas yang lain sudah ngumpul dan semua petunjuk mengarah ke dia karna sejak awal dia ga suka denganDeclan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Thor kenapa panggilan Declan sama Siena masih pake Lo Gue... padahal kan udah nikah, di kirain bakal di ganti Aku Kamu lebih mending enak di denger halus.🙏

Atau sekalian saja pake sebutan Sayang, Honey biar lebih romantis.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Siena protes mulu perasaan, sekali² bales lah Dec biar Dia ga ngerasa di cintai dan di posesifin terus sama kamu makanya ga tau rasanya Cemburu.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Coba bales aja Dec kamu deketin perempuan lain dengan ngobrol boasa di depan Siena, tar lihat gimana reaksinya bakal tetep cuek apa cemburu... biar Dia ngerasain juga kalau cemburu rasanya gimana.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
terus apa kabar dengan kedua musuh Siena Declan... niihh, ga kedengeran si Edrick dan si Maura kemana plus gimana kehidupannya.😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hmmm... Good para Orang Tua gercep.👍👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Lah Bapaknya Siena Ketua mafia tapi kenapa bisa kecolongan hanya karna seorang Maura yang ga punya kekuatan apa²... emang yang ngasih info Siena jatuh ke jurang cuma liatin aja tah tapi ga gercep instingnya sebagai pengawas bayangan.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Iya sih, Harab Maklum karna pengawal bayangan juga manusia ada lengahnya.🤭🤭
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Nah gitu kek jujur awal mula masalah kalian jadi sedikit lebih ringan kan jadinya dengan hubungan kalian... teruuusss sekarang ga harus Akting yerlalu di buat² lagi karna bisa dengan natural aja pasti lebih bisa buat ngalahin tuh si Edrick dengan Maura.
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Mudah²an komflik di dalam ceritanya ga berat² alnya Aku suka males kalau ujung² musuh yang lebih bahagia dan bikin esmosii.🤣✌️🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Awas saja tar kena Aku seruduk lho Thor kalau kepalaku sudah berasap.🤣🤣🤣
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kalau kamu takut Siena terluka lagi harusnya kasih tau biar bisa nyari jalan keluar dan hadepin bareng² atau siaga Declan beda lagi kalau dia ga tau malah masalahnya lebih ruwet... Dan Siena kalau kamu mau masuk dalam kehidupan Declan dan ngerasa perlu atau bersedia buat jadi pendengarnya harus usahakan cara bicaramu pada tempatnya dulu bukan dengan marah² dan ketus karna yanga ada Declan ga bakal buka suara sedang kamu saja ga bisa ambil kepercayaannya dengan sikapmu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Iiiihhh autor sampe soal pribadi di ajuin juga, depan umum lagi banyak yang liat.🫣

Perlu sapu ga Thor buat bantu bersihinnya biar ga Ngeres kemana².😁✌️
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hah... Siena padahal.kamu sendiri yang duluan sok²an jual mahal semua di sangkut pautin dengan Akting dan giliran di balas ketus sama Declan malah ngerasa jadi korban karna terluka sama jawabannya... hadeuuhh makanya kalau jangan sok jual, gaya mahal seolah ga butuh bantuan dia dan nuduh buruk mending diem saja.

Komunikasikan juga sama Declan tentang kesalahan mu dulu kalau memang kamu salah jangan gengsi di gedein.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sanfok dengan kata HANCUNG itu suara bersih atau apa Thor.🤔

karna biasanya yang Aku sering denger dan lumrah bunyinya HATCIIHHH.🤭✌️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Oowwhh .. untung Aku ga sampe salfok sama dengan HANGC*T... Thor ya Ampuunn.🤣🤣🤣✌️🫣
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Wkwkwkk Kenapa ga di komunikasikan biar jelas kesalah pahaman dulu mungkin bisa terbuka dan ga bikin kalian menjauh lagi dengan batasan.🤭🤭

Tapi ngomong² siapa nih Edrick.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Jangan marah² mulu Dec tar darah tinggi kan repot... harusnya di sayang² kek.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Lah kalau cinta ngapain di tutupin pake benci segala... mending di ungkapin aja Declan.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Iya jadi pengen di getok biar Tunjukin aja langsung tanpa harus sembunyiin lagi.😁😁
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
baru Mampir bab awal sudah berantem... moga² mah ga bikin darting, Maaf Thor bercanda.😁✌️
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!