NovelToon NovelToon
Dendam Yang Diwariskan

Dendam Yang Diwariskan

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:13.8k
Nilai: 5
Nama Author: Lautan Ungu_07

Alka hanya ingin hidup sederhana, mengejar mimpi, menjaga orang-orang yang ia sayangi, dan membuktikan bahwa kerja keras bisa mengubah masa depan.

Namun tanpa ia sadari, langkahnya tak pernah benar-benar bebas. Di balik kehidupannya, ada dendam lama yang terus tumbuh, dendam dari seseorang yang seharusnya menjadi tempat pulang.

Fellisya menyimpan luka dari masa lalu. Dan tanpa disadari siapa pun, dendam yang ia pelihara perlahan merusak kehidupan orang-orang di sekitarnya, termasuk dirinya sendiri.

Hingga suatu hari, Lista ikut terseret dalam permainan yang tak pernah ia pahami. Persahabatan berubah menjadi luka, kepercayaan berubah menjadi pengkhianatan, dan mimpi-mimpi yang dulu terasa dekat… kini hancur tanpa sisa.

Karena dendam tidak pernah berhenti pada satu orang. Ia akan terus hidup, menjadi dendam yang diwariskan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lautan Ungu_07, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab: 34 Selagi Jadi Manusia Biasa

Langit sudah gelap waktu Alka turun dari motor. Helm di buka kasar, rambutnya langsung acak-acakan. Ia tak langsung masuk. Tapi diam sebentar, narik napas panjang, lalu membuangnya kasar.

Langkahnya lebar saat ia masuk ke cafe. "Gue kesel."

"Emang lo ngeselin," sahut Athar yang duduk di balik meja kasir.

Alka noleh sekilas, lalu langsung ngelirik Lista. "Ta."

Lista refleks nengok. "Apa?"

"Lo nggak adil banget tahu nggak?" tatapan Alka tajam ke Lista.

Alis Lista langsung bertaut, bingung. "Nggak adil? Maksud, lo?"

"Suara, lo." Alka nyengir, tapi matanya protes. "Kenapa pas Tuhan lagi pembagian suara bagus, lo nggak manggil gue. 'Ka, itu ada pembagian suara, ayok ikut war.' gitu kek."

Athar tertawa kecil. "Haha, Lista nggak mau ngajak, lo."

Lista melipat tangan di dada, senyum jahil muncul di wajahnya. "Waktu itu gue ajak lo, kok. Tapi lo malah lari duluan, ikut war ke pembagian jago dance."

"Heh, yang bener aja." wajah Alka di buat kesal dramatis. "Gue di ruang vokal berasa kayak toa masjid rusak. Baru buka mulut aja, pelatih udah senyum duluan sambil nengok ke speaker."

"Berati speakernya sensitif." Cakra menahan senyum.

"Nah, kan!" Alka nunjuk Cakra. "Kayaknya lo ngerti deh."

"Lo punya suara jelek aja cerewet banget. Apalagi kalau di kasih suara bagus." timpal Athar sambil bangun dari duduknya.

Alka mendengus. "Cerewet juga kalau gue nggak ada, lo kangen."

"Lo nggak ada, Athar juga nggak banyak omong." sahut Cakra santai.

Alka tak menjawab. Ia melangkah masuk ke ruang kasir, lalu menjatuhkan tubuhnya di atas sofa.

Sejak Alka masuk masa trainee, ia menjadi orang yang super sibuk diantara yang lain. Pulang kuliah, langsung pergi ke agensi.

Namun akhir-akhir ini waktu latihan Alka sedikit lebih senggang. Malam ini semua teman-teman Alka kumpul di cafe. Alesha dan Jehan juga ada.

Cafe di tutup lebih awal. Lampu luar dimatikan. Tapi di dalam justru lebih hidup dari biasanya.

Meja-meja di geser ke tengah. Di sudut cafe, alat bakar sederhana menyala. Asap tipis naik, bercampur aroma daging dan tomyum yang masih ngepul dari panci besar.

Alka berdiri di depan kompor, celemek di pakai asal. Rambut yang mulai gondrong itu di ikat seadanya, tangan sibuk ngaduk tomyum.

"Lio, sumpah ya," katanya sambil noleh sebentar. "Kalau lo lihat gue malam ini, terus lo jatuh cinta. Itu wajar."

Athar langsung nyahut di balik meja. "Wajar apaan. Kalaupun iya malam ini Liona jatuh cinta sama lo, artinya matanya lagi kehalang asap."

Liona tertawa, duduk di bangku tinggi sambil pegang minuman. "Fokus masak aja dulu, Ka. Daging nya gosong."

Alka noleh, senyum miring. "Gosong dikit nggak apa-apa. Yang penting niatnya tulus."

Cakra dan Liona duduk berdampingan, mereka sibuk noleh bumbu marinasi ke jagung yang sudah siap di bakar.

Kepala Cakra geleng-geleng kecil, senyumnya tipis. "Setiap ada Liona. Volume Alka naik dua level."

Lista terkekeh, sebelum akhirnya ia ikut menyahut. "Dan otaknya turun setengah."

"Bukann setengah lagi, akalnya juga ikutan hilang," sahut Athar yang di susul dengan tawanya.

"Kurang ajar!" gumam Alka sambil melayangkan sendok tomyum.

Sementara di sisi lain, Jehan tengah sibuk membakar jagung. Alesha duduk di sebelahnya. Mereka hanya bagian ikut tertawa, jarang sekali ikut nimbrung. Bukan tak ada yang ngajak ngobrol, tapi mereka sendiri yang milih diam.

Tatapan Alesha itu dingin saat jatuh ke Alka yang tengah tertawa di hadapan Liona. Tangannya mengerat di pangkuannya.

Tak lama, Jehan jongkok di samping Alesha. "Nggak suka ya, lihat dia ketawa lepas sama Liona?" bisiknya pelan.

Alesha mencoba tersenyum. Tapi kaku. "Nggak usah sembarangan."

"Mulut kamu bisa aja bohong, tapi dari tatapan kamu. Aku tahu," jawab Jehan, ia kembali berdiri. Kembali sibuk dengan jagung bakarnya.

Suara tawa Alka kembali pecah di ruangan. Ada tatapan dingin dari Alesha. Dan tatapan tajam dari Jehan.

Tapi Alka nggak sadar itu. Ia berpikir semuanya akan bahagia malam ini. Tak akan ada rasa yang di sembunyikan di antara mereka.

Malam itu berlalu dalam sekejap mata. Bulan sudah tenggelam, di gantikan sinar matahari yang menyala. Angin tipis berhembus pelan, menyapu wajah Alka yang berdiri di parkiran. Matanya menyipit setiap kali melihat mahasiswi yang keluar.

Lagi-lagi yang muncul bukan yang ia tunggu. Kali ini yang keluar duluan justru malah Lista, Jehan dan Alesha.

Alka menghela napas dalam. "Tumben banget belum keluar," gumamnya pelan.

Alka berdiri tegak depan motornya. Helm di tangan, senyum masih tipis.

"Yaa, baru pada keluar. Kayak gue dong duluan," katanya sedikit berteriak.

"Berisik," sahut Lista yang menatapnya tajam.

Mereka bertiga mendekat, berdiri di dekatnya. Alesha langsung menatapnya, senyum di bibirnya lebih lebar. "Ka, tumben nggak langsung pergi latihan."

"Lagi senggang, makanya gue santai," jawab Alka pelan. "Oh iya, besok jadwal lo terapi ya," lanjut Alka.

Alesha ngangguk cepat. "Iya, Ka."

"Tapi kalau lo sibuk jangan maksain, gue ada waktu buat nganter dia," sahut Jehan yang berdiri di belakang Alehsa.

"Gimana nanti aja," jawab Alka. Tatapan datarnya jatuh ke Jehan.

Tapi tak lama, ia tersenyum lebar. Membuat matanya juga ikut tersenyum. Ia melambaikan tangan. "Lioo," panggilnya ringan.

"Hai," jawab Liona. Napasnya masih ngos-ngosan.

"Jalan yuk," ucapnya sambil ngangguk.

Liona noleh, tangannya memegang dada. "Ngapain?"

"Ngapain aja," Alka mengedikkan bahu. "Selagi gue masih jadi manusia biasa."

Liona sempet ragu, matanya natap Lista yang berdiri di belakang Alka.

Lista tersenyum sambil mengangguk. "Pergi aja, kalau dia kurang ajar. Lo hantam aja nggak papa."

Akhirnya Liona ngangguk setuju. Alka langsung memakai helm, lalu naik ke atas motor. Sementara Liona ngambil helm miliknya di motor yang terparkir tak jauh dari sana.

"Gue sama Liona duluan," teriaknya. Sebelum mesin motornya meraung, Liona naik. Lalu melaju dengan pelan.

Alesha menatapnya, tak bicara. Tapi rahangnya menegang, menelan ludah keras. Seolah mengalihkan rasa sesak yang tiba-tiba muncul dalam dadanya.

1
Its me
Terus terus kami juga mau dengar Tante
Its me
Ada ada aja nih mereka auto sepi cafe nya
james
wah kasian tuh twins /Grievance/
james
lama juga yah perjanjiannya 20 tahun..
Agatha soul
20 tahun anak udah gede terus cerai gitu? iii males banget
Its me
alesha masih mau mepet sama Jehan karena ada jantung Alka. coba kalau bukan alka udah di cuekin tuh si Jehan.
Yue xin🥀(⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠)
16 tahun udah bawa mobil eummm boleh sih tapi minimal punya sim lah
Yue xin🥀(⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠)
kalau begitu terus gimana bakal berhenti /Hey/masak nanti cucunya juga bakal saling serang
❥␠⃝ ͭ🍁Hs' Arrasy
renata baik banget yah💖
❥␠⃝ ͭ🍁Hs' Arrasy
ibu kandung serasa peri jahat
❥␠⃝ ͭ🍁Hs' Arrasy
ini nih si nenek yg biang rusuh. jd ada dendam di keluarga ini
❥␠⃝ ͭ🍁Hs' Arrasy
betuuuullll.. ingatanmu ga salah alka
❥␠⃝ ͭ🍁Hs' Arrasy
padahal alka ga salah kan ya
Its me
jangan sampai Jehan memanfaatkan jantung alka untuk Tetap dekat dengan alesha
Its me
sudahlah Jehan gak usah mikirin Alesha dia aja gak mikirin kamu
Its me
hmmm hawa nya bakal di plot kan sama Jehan
Its me
innalilahi wa innailaihi rojiun
selamat jalan alka
Its me
idih drama kan kamu yang bunuh anakmu sendiri
🍒⃞⃟🦅 CACASTAR
yang cewek cuek dan yang cowok penuh perhatian 😄
🍒⃞⃟🦅 CACASTAR
nongkrong tapi tetap menghasilkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!