NovelToon NovelToon
Rahasia Di Balik Dekapan

Rahasia Di Balik Dekapan

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Dikelilingi wanita cantik / Selingkuh / Anak Yatim Piatu / Cerai / Tamat
Popularitas:163.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: Rosseroo

Medina Khaled, gadis cantik bermata Hazel dari Ghaza yang telah di adopsi oleh seorang dokter relawan bernama Yasmin Ameena, dan suaminya bernama Ardan Mahesa, memiliki putra tunggal Rendra Mahesa.
Dokter Yasmin menolong Medina di bawah reruntuhan bangunan. Gadis itu masih bisa di selamatkan.
Dokter Yasmin merasa iba pada Medina yang sebatang kara, ia membawa Medina pulang ke Indonesia dan menjadikan nya anak angkat.

Setelah dewasa, Medina menolak tawaran dokter Yasmin untuk melanjutkan studinya di Amerika menyusul Rendra yang sudah disana. Medina ingin bekerja, belajar mandiri. Dokter Yasmin tidak ingin kehilangan Medina. Akhirnya ia menyuruh Rendra untuk pulang, dan menikahi Medina. Mau tak mau, ke-duanya harus menuruti keinginan dokter Yasmin, walau Rendra sudah memiliki kekasih. Rendra menyayangi Medina, tapi ia punya selera di luar sana. Membuat Rendra bermain di belakang Medina.

Bagaimana kah kelanjutan Rumah Tangga nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosseroo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34

Di tengah malam yang dingin, keheningan di ruang dapur hanya dipecah oleh napas mereka.

Dari belakang, Rendra merengkuh tubuh Medina. Hembusan napasnya yang hangat menyentuh telinga, sementara usapan lengan kekarnya di pinggang membuat kulit Medina meremang. Jantungnya berpacu, tak seirama dengan pikirannya yang masih berantakan.

“Mas sangat merindukanmu, sayang…” bisik Rendra lirih, tepat di telinganya.

Kecupan lembut mendarat di leher Medina.

Seketika, tubuhnya menegang—antara rindu dan luka yang belum sepenuhnya pulih.

“Mas, lepasss…” Medina berusaha melepaskan diri.

Dengan berat hati, Rendra melepas pelukan itu. Matanya memerah, menahan genangan yang siap tumpah.

“Apa… sampai detik ini kamu masih belum menerima permintaan maaf mas, sayang?”

Medina menarik napas panjang. “Aku masih butuh waktu.”

“Kamu gak rindu sama mas?”

Medina menghembuskan napas kasar, menahan emosi. “Mas pikir kesalahanmu seenteng itu?”

“Mas harus bagaimana?” suara Rendra bergetar. “Mas sudah sangat merindukanmu. Mas ingin bersama-sama lagi…”

Tubuh Rendra merosot. Ia memeluk kaki Medina, seolah takut kehilangan pijakan terakhir.

“Mas gak mau kehilangan kamu.”

“Mas, berdiri,” pinta Medina tegas.

“Gak mau, kalau kamu belum maafin mas.”

Medina terdiam sejenak. Lalu, dengan suara yang lebih pelan, ia berkata,

“Aku sudah maafin, mas.”

Rendra mendongak, menatap wajah istrinya dengan sorot yang nyaris tak percaya. “Sungguh?”

Medina mengangguk lemah. “Berdiri dulu.”

Rendra bangkit. Tatapannya terkunci pada kedua mata hazel yang selalu ia rindukan—mata yang dulu menatapnya penuh percaya.

“Tapi,” lanjut Medina, “kita mulai dari awal.”

“Seperti saat pengantin baru?” Rendra menyeringai harap.

“No!”

Rendra mengerutkan kening. “Lalu bagaimana?”

“Seperti kita baru pertama bertemu. Kamu mendekatiku, merayuku, dan berjuang mendapatkan cintaku.”

Rendra terdiam, berpikir. Ia tahu itu tak akan mudah—proses yang panjang, penuh ujian. Sementara rindunya sudah menumpuk, menuntut kehangatan yang selama ini tertahan.

'aaakh… apa aku harus menahannya lebih lama lagi?!' batinnya meronta.

“Bagaimana?” tanya Medina.

“Baiklah,” Rendra mengangguk pasrah. “Tapi kalau aku berhasil meluluhkan hatimu… bisakah kita berbagi ranjang kembali?”

Medina mendengus. “Sepertinya yang ada di otakmu cuma itu?”

“Bu-bukan begitu, sayang… Mas hanya terlalu rindu. Kamu sudah membuat mas candu.”

“Cukup, mas! Aku merinding dengarnya.”

Medina menatapnya lurus. “Begini saja. Anggap ini pertarungan. Kalau mas menang dan berhasil mendapatkan cintaku lagi, aku akan memenuhi keinginanmu—termasuk berbagi ranjang. Tapi kalau mas kalah… ceraikan aku.”

Rendra menunduk lemas, dadanya sesak. “Baiklah. Akan mas lakukan sesuai maumu. Tapi… kalau mas menang, kamu jadi istriku selamanya dan memberikan kembali hak mas?”

Medina menghela napas, jelas jengah. “Oke!”

“Deal,” jawab Rendra mantap.

Dalam hatinya, Rendra bersorak. Ia akan berjuang sekuat tenaga—bukan hanya demi haknya sebagai suami, tetapi demi satu hal yang paling berharga: mendapatkan kembali hati istrinya.

Saat Medina akan melangkah pergi, Rendra mecekal tangannya.

"Ada apa lagi?"

"Apa mas boleh minta satu kecupan?"

"Tentu saja. Tidakk! Kita kan baru kenal."

Rendra mendengus kesal saat Medina telah melangkah pergi meninggalkan nya.

Di kantor

Rendra mengusap kasar wajahnya. Bayu yang sedari tadi di sana sedang membahas masalah dokumen proyek bulan depan, menjadi terganggu dengan sikap atasannya.

"Bapak kenapa?"

"Bay, gimana cara merayu cewek?"

"Haaaa? Bapak punya cewek baru?"

"Kau gila?! Mau aku di gantung oleh ayah dan bunda ku!"

"Lalu kenapa anda bertanya?"

"Aku ingin membuka lembaran baru bersama Medina. Tapi, aku harus kembali merayunya. Agar hatinya luluh lagi padaku."

"Lakukan saja seperti yang biasa bapak lakukan."

"Masalah nya ini berbeda dengan dulu Bay? Aku benar-benar frustasi!"

"Aakhh beri hadiah-hadiah kecil tapi romantis pak. Dan jangan lupa kata mesra yang menyentuh."

"Lalu?"

"Selalu beri Nyonya Medina word affirmations, dan act of service. kalau buat pemula jangan dulu physical touch. Itu kalau sudah saling menerima.

Masalah, nyonya Medina menginginkan untuk mulai dari awal kan?"

Rendra mengangguk.

"Intinya lakukan seperti yang saya bilang saja pak, jangan dulu telalu intim.

Buat nyonya Medina berbunga-bunga dan terharu dulu dengan perjuangan bapak."

"Hmm baiklah kalau begitu. Akan aku coba."

"Semangat pak. Masih ada harapan. Saya yakin bapak bisa meluluhkan hati nyonya Medina kembali."

Sore hari, saat Rendra kembali sebelum ayah dan bundanya sampai. Ia melihat Medina sedang berada di dapur bersama bi Surti memasak untuk makan malam.

"Assalamu'alaikum.."

Mereka menoleh ke arah suara. "Walaikumsalam.."

"Eh, tuan sudah pulang."

"Bibi sama Medina lagi masak?"

"Iya tuan. Mau di buatkan minuman?"

"Boleh, teh hangat saja ya bi."

"Baik tuan." jawab bi Surti, langsung mengambil cangkir untuk membuat kan minuman.

"Kamu lagi masak apa?" tanya Rendra hangat.

"Ayam pedas asam manis."

"Sepertinya enak, aromanya sudah sangat harum."

"Benarkah?"

"Hmm harum karena itu buatan mu."

Meda sedikit berdehem.

"Aku bawakan ini." ucap Rendra dengan memberikan bingkisan kecil berbalut pita berwarna merah muda.

"Apa itu?"

"Buka lah."

Medina lalu membuka bingkisan itu. Rupanya dua buah coklat yang dulu sering ia makan. Coklat kesukaannya.

"Terimakasih."

"Sama-sama sayang."

Medina kembali memasak, namun tatapan Rendra yang terus mengarah padanya membuat dirinya sedikit gugup.

"Bisa gak jangan disini!"

"Aku gak bisa kalo masak dilihatin." ucapnya lagi kesal.

"Oouh begitu. Baiklah, mas duduk di kursi saja."

"Kenapa gak ke kamar aja sih!"

"Kenapa?"

"Ke kamar sanah, mandi. Bau asem tau. Nanti ngaruh ke makanannya!" ucapnya asal, padahal ia tidak mau terus di pandang oleh Rendra.

Rendra terkekeh. "Baiklah, mas mandi dulu. Biar wangi."

Rendra berjalan pergi menuju kamarnya.

"Huuhhh.. oh jantung, please. Gak boleh baper!"

Bi Surti telah menaruh secangkir teh hangat di atas meja. ia kembali memasak bersama Medina, di selingi canda tawa kecil di dalam dapur.

Rendra yang telah selesai mandi, menatap dari jauh. Ia kini sedikit lega karena sudah mulai sering melihat istrinya tersenyum dan tertawa.

"Aku pasti bisa meluluhkan hatimu lagi sayang. Medina Khaled, istriku tersayang." lirihnya.

...----------------...

1
Pengabdi Uji
🤣🤣 Alysa mnta laki nya dsuruh kandangin dlu
Pengabdi Uji
🤣🤣 kocak bgt si al yg nkah sapee🤣
Pengabdi Uji
yaa klo km sblm ijab pingsan paling2 mah dibangunin😭😭
Pengabdi Uji
mending pisah lah sheika🙄 lu kan kaya.. balik janda jg masi dihormati🙄
Pengabdi Uji
ini jgn2 ujungnya marlin ama istrinya g bkal punya anak grgr marlin emg kurang cinta
Pengabdi Uji
ni cacing kremi ga bsa bgt puasa tolong🤣😭
Pengabdi Uji
Hadehh rendra lu mau minggat lg 😒😒 Medina murka lohh😒😒
Laila Sarifah
Yahhh udah tamat aja. Cakep banget Marlin😭
🦋Rosseroo🦋: yah keturunan bangsawan soalnya😌 othor jugana naksir
total 1 replies
Laila Sarifah
Akhirnya happy ending, sesuai dengan keinginan readers kalau Medina tetap sama Rendra🥰
Laila Sarifah
Sesat banget ajaran Alyssa👊😭
🦋Rosseroo🦋: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/ agak laen emang itu bocah atu
total 1 replies
Laila Sarifah
Yey akhirnya semuanya soldout juga. Selamat husna dan Martin🥰
Siti Maulidah
ceritanya menarik
🦋Rosseroo🦋: terimakasih kaka🙏🥰
total 1 replies
Laila Sarifah
Untung Medina nggak jadi sama Marlin😌
🦋Rosseroo🦋: kakeknya toxic itu🥲
total 1 replies
Pengabdi Uji
🙄 Medina udh ngalamin 2x tp emosinya gk meledek2 😭😭 Klo aku dstu ya lempar pk panci
Pengabdi Uji
Lahh masa iya lu bisa2 nya mau nuntut😒 Dalha Yasmin jgn baik2 amat lu lah 😒
Pengabdi Uji
Mending pukul sampe beda pulau aj Ren😭😭 Trlalu play victimmm🙄
Pengabdi Uji
Hmm 😭 Ko bisa bisanya loh ada yg goda lg😒😒 awas aj kutu kupret ni
Laila Sarifah
Belum aja setahun anaknya Ren, udah siap-siap punya anak baru lagi😭
🦋Rosseroo🦋: /Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Laila Sarifah
Akhirnya bisa buka puasa ya Ren😝🤣
Laila Sarifah
Duhhh kamu terlalu banyak mengahayal Laila. Syukurnya Rendra nggak tergoda sama sekali👊😌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!