tentang gadis remaja bernama vana yang mempunyai perjanjian rahasia dengan laki-laki misterius bernama Sagara
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DevinaYunita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 34 ke dua kali vana kabur
Saat malam hari Vana terbangun untuk melakukan aksinya kabur tapi saat ia merasa badanya ada yang menimpa ia melihat kesamping.
"sialan sagaraa"upat vana pelan melihat Sagara tertidur sambil memeluknya erat.
"gimana cara lepasin pelukan Sagara"ucap vana yang mencoba melepaskan pelukannya Sagara tapi semakin dilepas semakin mengerat pelukannya.
"aduh gimana ini malah makin banyak erat pelukannya"ucap vana yang sedang memikirkan cara bagaimana melepaskan pelukannya Sagara
Saat vana mencoba untuk melepaskan yang kesekian kalinya membuat Sagara terusik tidur nya,Sagara langsung bangun melihat vana yang bangun.
"sayang kenapa kok bangun"tanya Sagara membuat vana terkejut seketika
"eh-eh anu itu ak-aku mau kekamar mandi iya kekamar mandi"ucap vana gugup
"kenapa gugup kalo cuman kekamar mandi sayang,yaudah ayok aku temani"ucap Sagara membantu vana bangkit
"eh eeee gak usah aku bisa sendiri kok"ucap vana
Tapi Sagara tetap memaksa untuk membantu vana kekamar mandi alhasil ia menggendong vana masuk ke kamar mandi dan menduduki vana ke closed.
"udah pipis sana"ucap Sagara tapi Vana bukan ingin pipis malahan ingin berak karna ia sudah terlalu dekdekan.
"ak-aku mau berak bukan pipis"ucap vana pelan sekali tapi masih bisa didengar oleh telinga Sagara
"yaudah kalo mau pup,pup aja aku tungguin disini yaaa"ucap Sagara
"tapi aku malu kalo kamu liat aku,kamu keluar aja"ucap vana mengusir Sagara untuk keluar
"ngapain malu sayang kan aku pacar kamu sebentar lagi jadi suami kamu"ucap Sagara membuat vana tersulut emosi sedikit
"sabar vana sabar kalo Lo gegabah bisa-bisa ketawan"ucap vana dalam hati
"tapi aku gak bisa pup kalo ditungguin gini"ucap vana
"yaudah kalo mau nya aku keluar,kalo gitu aku keluar dlu yaa nunggu depan kalo udah kasih tau aku Oky sayang"ucap Sagara yang langsung meninggalkan vana sendirian di kamar mandi
"aaaa kenapa dia ikutan bangun juga sihhh kan jadi susah kaburnyaaaa memang anak anjing"ucap vana kesal.
Tapi bukan vana jika tak mencari jalan lain,ia melihat satu pentilasi kamar mandi yang ia bisa lewati walaupun terowongan nya sedikit sempit tapi ia ingin mencoba.
Setelah beberapa saat ia mencoba akhirnya bisa dan ia merasa senang,vana tiba akhirnya dipintu belakang yang ia rencana lalu ia keluar memanjat pagar tinggi itu dengan tangga seadanya.
Bukkkk
"awww sakit tinggi banget sih pagar nya aduh aku harus lari dlu dari sini"akhirnya vana berlari tak tau arah
"udah beberap puluh menit aku lari tapi kok gak nemu-nemu jalan raya yaaa,jauh bgt sih Sagara buat rumah dalam hutan kek bukan orang aja"oceh vana tak kunjung menemukan jalan raya
tapi disisi lain sagara mengetuk-ngetuk pintu kamar mandi,karna sudah beberapa jam Vana didalam tak kunjung keluar dipanggil juga tak ada sautan karna Sagara cemas ia mendobrak pintu kamar mandi tersebut dan betapa terkejutnya ia melihat vana tak ada disitu lalu melihat keatas atap yang bolong.
"vanaaaaa berani-beraninya kamu kabur"ucap nya marah lalu turun kebawah mengumpulkan semua penjaga untuk mengerahkan mencari Vana disekitar sini
"vana kau tak akan bisa keluar dari hutan sini karna hutan ini sangat jauh dari jalan raya"ucap Sagara kesal
"CEPAT TEMUKAN GADISKU"teriak sagara murka
Vana trus saja berjalan tanpa arah demi menemukan jalan keluar,ia trus saja bergumam.
"semoga aja Sagara gak nyariin aku"ucap vana yang tak akan pernah mungkin
Sagara tak akan melepaskan nya begitu saja,bahkan keujung duniapun Sagara akan tetap mencari Vana.
"vana kau benar-benar keterlaluan,bahkan disaat aku sudah melakukan hal itu kekamu,kamu masih ingin kabur meninggalkan aku"ucap nya sedih
"maaf tuan kami belum menemukan keberadaan nona"ucap salah satu penjaga nya
"AKU TIDAK MAU TAU KALIAN HARUS MENEMUKAN GADIAKU DENGAN CEPAT KALAU TIDAK NYAWA KAKAIN JAMINANNYA,PAHAM"Ucap Sagara membentak semua nya
"vana seperti nya aku harus turun tangan langsung mencari mu"ucap nya langsung memakai jaketnya
Sagara trus mencari keberadaan vana dimana hingga tiba-tiba mendadak hari ujan deras untung Sagara sudah menyediakan payung.tapi disisi lain vana justru kehujanan membuat ia sangat basah kuyup dibuatnya.
"kenapa pakek ujan segala sih, sumpah langin gak berpihak pada gue hari ini aaaaaa"ucap nya setelah itu terjatuh ke salah satu lubang.
"awwwww sakit,kenapa pakek jatoh segala sihhh sekarang gimana cara naik nya lagi"ucap nya sangat kesal dengan semuanya saat ini
vana berusaha menarik keatas lagi sebisa mungkin dengan cara apa pun, setelah sekian lama ia mencoba naik akhirnya ia keluar juga dari lubang itu.
"capek,ini semua salah Sagara"ucap nya kesal
tiba-tiba ia mendengar suara langkah kaki yang mendekat kearahnya dan tak cuman satu tapi banyak yang sedang menuju kearahnya ia buru-buru bersembunyi dibalik pohon besar disana.
"semoga aja Sagara gak nemuin gue, sumpah sekarang gue takut bgt yaallah.aaaa Ara tolong gue"ucap nya lirih sangat sedih
sesat ia bersembunyi ternyata benar mereka pasukan Sagara yang dikerahkan mencarinya,vana Mancoba untuk tenang dengan cara menutup mulutnya agar tak mengeluarkan suara sedikitpun
"yaallah tolong aku,aku gak mau hidup bersama Sagara yaallah hikss-hikssss"ucap vana dalam hati sambil menagis
"cari sampai ketemu,saya tidak mau jika tak ketemu kepala kalian yang akan ku penggal"ucap Sagara dingin
"baik tuan"ucap semua nya
Tutttt-tuutt-tuuut
"hallo ada apa menelpon tengah malam begini"ucap Alex asisten sekalian sahabat Sagara
"gue mau Lo bantu cari vana dia kabur lagi"ucap Sagara
"what tu bocah kabur lagi, sumpah kenapa harus tenagah malam begini sihhh"kesal Alex yang waktu istirahat nya diganggu
"gue gak mau tau Lo harus Dateng cepat ke sini kalo gak"ucap Sagara menggantung perkataanya
"iya,iya gue otw kesana secepatnya"ucap Alex sangat kesal.
"untung Lo pacar sahabat gue kalo bukan aja dah gue Jambak tuh rambut" ucap Alex sangat kesal Dnegan vana
vana yang masih bersembunyi di balik pohon itu sedikit lega karna rombongan Sagara sudah menjauh dari tempat ia bersembunyi,jadi ia bisa melarikan diri lagi.
"nih jalan raya dimana sih kok gak ketemu-ketemu sih udah berjam-jam gue lari tapi masih aja belum kelihatan cahaya jalan"ucap nya yang masih berjalan mencari jalan keluar
"AAAAAAAAAAAAAAAA SAGARAAAAA"
Entah tiba-tiba vana berteriak kencang sambil memanggil nama Sagara membuat ia menutup kembali mulutnya.
"aduh keceplosan lagi, gimana kalo Sagara denger..? Nih mulut gak bisa diajak kompromi,masa liat cacing aja teriak sih kan dia gak gigit"ucap vana pada dirinya sendiri
Sagara yang mendengar suara vana langsung bergegas menuju ke arah suara tersebut.vana mendengar lagi suara langkah kaki segera bersembunyi kembali tapi kali ini ia bersembunyi di semak-semak karna tak ada pohon besar disekatnya.
mampir juga di novel ku ya kakak🙏☺️