NovelToon NovelToon
VRMMORPG Another World

VRMMORPG Another World

Status: tamat
Genre:Pemain Terhebat / Epik Petualangan / Solo Leveling / Game / Tamat
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: Isekai Fantasy

Setelah mengantri untuk membeli game Yuto malah mengalami insiden terjebak di dalamnya, bersama 3.000 pemain lainnya mereka harus bisa menaklukkan lantai terakhir dan mengalahkan sosok yang menyebut dirinya seorang dewi.

Ini bukan permainan dimana kematian bukan segalanya, walau demikian ada pembayaran yang harus diterima pemain saat HP mereka menyentuh angka nol.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 34 : Misteri Lantai 80

Beberapa hari setelah pesta kesatria yang diadakan oleh Alice, aku dan kelompokku telah mengunjungi lantai 80 yang membuat fraksi para petualang berhenti bermain.

Tempatnya sendiri merupakan area luas dengan padang rumput luas yang dipenuhi pepohonan bambu, hanya lantai ini satu-satunya yang menyajikan keindahan yang berbeda dari lantai-lantai lainnya. Tentu saja seperti tempat lainnya, di sini juga dipenuhi oleh monster yang akan segera menyerang player jika mereka melihatnya.

Aku menahan seekor beruang yang melompat di depanku, berhubung dia sendirian maka Karina menusuknya dari samping untuk menghabisinya.

Item drop yang diberikannya adalah sebuah jaket berbulu yang lembut.

"Jaket ini luar biasa."

"Setuju."

"Kalian para gadis memang tidak bisa dijauhkan dari kelembutan."

Rebecca memandangku sinis.

"Tunggu, apa? Aku hanya mengatakan sesuatu yang biasanya."

Rebecca membuang wajah sembari melihat ke arah sekeliling, aturan dari tempat ini adalah ketika bos dikalahkan maka bos tersebut menghilang selamanya, aneh jika ada sesuatu yang bisa membantai para petualang jika tidak ada bos.

Seberapa lama kami menyisir area ini, tidak ada monster yang benar-benar mampu melakukannya, beruang, serigala, capung raksasa dan monster lainnya sama sekali tidak masuk dalam kriteria walaupun semuanya berada di level 800 ke atas.

Kami berkumpul dengan kecewa.

"Sudah aku duga, hanya dengan bertanya pada mantan petualang baru kita akan tahu?" kata Karina.

"Meski kau mengatakan itu, aku sudah mencoba menanyakannya tapi mereka menolak untuk mengatakannya."

"Lupakan dulu soal lantai, aku baru kepikiran soal skill yang digunakan oleh Yuto sebelumnya, bukannya namanya Increase tapi kenapa jadi Enternal Sword?"

"Kau baru menanyakannya?"

Terhadap perkataan Mofu aku berdeham sekali.

"Yah, aku hanya ingin mengubah namanya jadi terdengar keren.. meski skillnya bernama Increase akan tetapi itu masih aktif saat aku berkata hal berbeda."

Rebecca mendesah pelan.

"Pada dasarnya setiap penggunaan skill tidak perlu mengatakannya, saat kita memainkan game RPG di PC yang dulu, pemainnya juga tidak perlu berteriak untuk mengaktifkan skill."

Mofu memiliki ekpresi terkejut.

"Lalu kenapa sekarang?"

Rebecca mengalihkan pandangan ke arah Karina yang membusungkan dadanya bangga seolah siap menerima pujian akan perbuatannya.

"Itu karena aku, aku yang membuat semua player mengatakan skillnya saat bertarung, entah kenapa pemain baru juga terpengaruh?"

Aku mendesah pelan karena kelakuannya, kurasa hal seperti itu juga bisa menambah keasyikan saat bermain VRMMORPG seperti ini.

Kami memutuskan kembali ke lantai satu untuk makan di sebuah kedai yang baru buka belakangan ini, mereka menyajikan baso sebagai menu utama.

Ketika Mofu akan menusuk baso miliknya itu melompat ke dadanya, dia ceroboh seperti biasanya.

"Apa boleh buat, biar aku yang ambil."

Tanganku di tusuk garfu oleh Rebecca.

"Bergerak satu langkah lagi aku akan memotongnya."

Makin lama dia semakin menakutkan.

"Hey Yuto, sepertinya aku perlu bantuan."

"Ogah."

Karina melakukan trik sama seperti Mofu tapi aku tidak peduli, pelayan pria yang membawa pesanan terakhir kami tertawa melihatnya.

"Kalian benar-benar grup pelawak."

"Tunggu sebentar, sejak kapan kami menjadi grup pelawak," teriakku demikian.

"Akhirnya ada seseorang yang mengetahui bakat kita Yuto, kita memang akan menjadi duo pelawak ternama."

"Aku tidak punya keinginan seperti itu oi."

"Jangan khawatir jadi pelawak bayarannya mantap, jika kita gagal melawak mereka tidak melempari kita dengan tomat melainkan mobil, bayangkan kita punya mobil sebagai uang tip."

"Mati dong kita."

Rebecca meletakan koran di meja.

"Aku tidak ingin bilang ini, tapi kalian juga ada di koran."

Aku bisa melihat nama kami berada di sana sebagai pelawak. Ini karena kami selalu ribut kemanapun kami pergi.

1
Hakimi Yuuki
'masihlah' bukan 'masinglah'
Frando Kanan
lvl 200 huh....utk iblis huh
Frando Kanan
tuh....lht bkn...30% aja udh kesusahan....cih 😒
Frando Kanan
nah itulh yg gk adil....Dia sendiri lvl 1000...sdgkn player? max lvl 350an aja...mkany ini gk adil....
Frando Kanan
cih....jika bneran knp di Dunia nyata kebykan yg gw lht pembawa mslh ya????????
Frando Kanan
skillu ultimate yg biasa aja 😅
Frando Kanan
provokasi huh... seperti maple Dan kuromu
Frando Kanan
njirr udh lvl 300 ternyata si MC ini...tpi bknny max lvl 350?
Frando Kanan
njirr Karina lvl 65 mofu lvl 63 lalu Alice lvl 85...lalu MC lvl brp?
Frando Kanan
Dewi sialan 💢💢💢
Frando Kanan
yare2 🙄...
Frando Kanan
njirr pemain Max lvl 350...tpi monster max lvl 1000?! ini sgt tdk msk akal njirr 💢💢💢💢
Frando Kanan
njirr job hanya 2 aja?! gw kira ada job spear Dan axe tpi ternyata hanya mage Dan sword Master aja... bner2 deh 😒
Frando Kanan
anjirr..jika mati lvl langsung kembali ke nol...bknny ini sama aja bkin mental hancur tuh 🤦🤦
Frando Kanan
lbh tptny seperti SAO
Frando Kanan
FIX....versi ke 2 SAO
Frando Kanan
Sword Master lgi 😒
Frando Kanan
seperti SAO
tuh cewek malah mikirin bok*p hadeuh
Evenflow
SAO versi beda
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!