NovelToon NovelToon
SIMPUL KIRANA : TAKDIR ENAM NEGERI

SIMPUL KIRANA : TAKDIR ENAM NEGERI

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Sistem / Penyelamat
Popularitas:431
Nilai: 5
Nama Author: Noona Y

Bhaskara hanyalah pemuda biasa ... hingga sebuah kecelakaan merenggut hidupnya.
Saat membuka mata, ia telah berada di Jagaddhita—dunia yang perlahan ditelan kegelapan. Sebuah sistem misterius muncul di hadapannya.

《Misi Utama》
-Pulihkan Prisma Kirana.
-Satukan Enam Negeri.
-Selamatkan Jagaddhita.

Untuk menyelesaikan misi itu, Bhaskara harus mencari lima putri pewaris elemen—Anala, Nirmala, Sekar, Samira, dan Vajra.

Namun, menyatukan mereka tidak cukup. Ia harus membentuk Simpul Kirana, ikatan suci yang dapat membangkitkan kembali cahaya dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noona Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5 : NAGA PURBA AGNIVARA

Pangeran Dahana menggeram murka. Seringai keputusasaan yang gila saat ia menyadari para hakim dan senopati mulai ragu pada tuduhannya.

"Kau pikir kau sudah menang, Anala?!" teriak Dahana memecah keheningan Colosseum.

Dengan tangan bergetar, Dahana menarik sebuah jimat batu bernoda darah dari balik jubah sutranya, lalu menghantamkannya ke lantai batu Altar Agung hingga hancur berkeping-keping.

CRACK... BOOM!

Gelombang gempa dahsyat seketika menggetarkan seluruh Colosseum batu. Tanah vulkanik hitam di tengah arena terbelah lebar. Dari dalam jurang lahar membara di bawah Altar Agung, terdengar raungan melengking yang begitu memekakkan telinga hingga membuat ribuan prajurit di tribun merintih sambil menutup telinga mereka.

GROAARGGHH!

Meraung memecah langit, raksasa purba itu merayap keluar dari perut bumi.

Tubuh Naga Purba itu begitu masif, membentang luas hingga membayangi separuh arena batu. Sisik-sisik di sekujur tubuhnya bukanlah kulit biasa, melainkan kerak batu vulkanik hitam yang merekah, memperlihatkan aliran magma membara di balik tiap celahnya yang berdenyut cepat. Pasang mata merah darahnya berkilat liar, memancarkan aura gila yang pekat akibat racun Energi Kelam Umbrawa.

Naga Purba—beast legenda Agnivara yang telah ditundukkan Dahana menggunakan sari jimat terlarang—kini menguasai tengah arena.

Hawa panas yang luar biasa menyembur dari lubang hidungnya, membumihanguskan tanah di sekitar tempat Bhaskara dan Anala berdiri.

"Habisi mereka berdua! Ratakan seluruh arena ini jika perlu!" perintah Dahana gila, menunjuk ke arah Bhaskara dan Anala dari atas mimbar.

Di tribun, para menteri dan prajurit berteriak histeris, berusaha melarikan diri dari kepungan hawa membakar Sang Naga Purba. Suasana Colosseum seketika berubah menjadi kekacauan total.

Anala merapatkan posisinya ke samping Bhaskara, mengacungkan Pedang Garuda Merahnya yang kembali menyala. Namun, ukuran dan hawa intimidasi Naga Purba itu jelas berada di luar jangkauan kemampuan mereka saat ini.

"Naga Purba ini telah diracuni oleh Energi Kelam Umbrawa," bisik Anala dengan mata membelalak, peluh dingin membasahi pelipisnya. "Paman Dahana benar-benar sudah gila!"

Di sudut pandang Bhaskara, pendar Lontar Emas mendadak merekah begitu cerah hingga menyelimuti pandangannya dengan cahaya emas murni. Tulisan bersulur puitis muncul berurutan, membawa getaran dahsyat dari dalam dada kirinya:

> 《Cahaya tidak memilih yang terkuat. Cahaya memilih yang layak.》

> [PERINGATAN ANCAMAN: NAGA PURBA TERKONTAMINASI ENERGI KELAM]

> 🔥 Tingkat Bahaya: Bencana

> ⚠️ Celah Takdir: Inti Energi Kelam tertanam di kristal dahi Sang Naga.

> [RESONANSI SIMPUL PERTAMA: MEMBUKA KUNCI]

> Kepercayaan Putri Api telah mencapai puncaknya. Satukan hatimu dengan Fragmen Bara untuk membangkitkan Kekuatan Prisma Murni.

> 《Prisma mengamati pilihanmu.》

Bhaskara menoleh ke arah Anala. Ia tidak menatap Naga Purba yang kini mengangkat cakar raksasanya untuk menghantam mereka, melainkan mengulurkan tangan kirinya, menggenggam erat jemari Anala yang bergetar.

"Anala," panggil Bhaskara, suaranya terdengar begitu tenang di tengah gemuruh raungan naga. "... api milikmu butuh cahayaku."

ROAAARRR!

Naga Purba itu mendongakkan kepalanya seraya menarik napas dalam-dalam. Dadanya yang terbuat dari kerakan magma berdenyut makin terang, mengumpulkan energi panas yang mematikan.

Dalam hitungan detik, gelombang semburan magma murni meledak keluar dari mulut raksasanya, membumbung tinggi sebelum meriam cair membara itu menyapu habis ke arah tanah tempat Bhaskara dan Anala berdiri.

"Awas! Lariii!"

"Arena ini bakal hancur!"

Hawa panas yang luar biasa membakar udara Colosseum. Panik massal pecah seketika di tribun. Para pejabat, menteri, hingga prajurit berzirah merah saling dorong dan terinjak-injak, berhamburan lari menuju pintu keluar arena yang sempit.

Suasana Altar Agung berubah total menjadi neraka kekacauan. Pangeran Dahana sendiri tertawa gila dari mimbarnya yang aman, yakin bahwa keponakannya dan pria asing itu akan lebur menjadi debu.

Semburan lahar cair sejauh puluhan meter itu meluncur deras menghujam tepat ke hadapan mereka.

Anala mengatupkan matanya refleks, bersiap menahan gempuran dahsyat itu dengan sisa tenaga apinya. Namun, tangan Bhaskara melingkar cepat di pinggangnya, menarik tubuh sang putri rapat ke dadanya.

"Biar aku yang tahan!" seru Bhaskara.

Di sudut pandang Bhaskara, pendar Lontar Emas meledak menyilaukan. Sebuah skill yang baru saja terbuka dari resonansi Fragmen Agni langsung terpicu otomatis dari dalam Inti Prisma di dadanya:

> 《Memicu Kemampuan Terbuka: Ajian Kirana Agni》

> Lapisan Perisai Cahaya Berapi terpancar murni dari gabungan Prana Emas dan Element Bara.

> Daya Tahan: 100% (Menyerap Serangan Elemen Api/Magma).

BANG!

Bhaskara menghentakkan kaki kerjanya ke tanah, melempar telapak tangan kirinya ke depan.

Seketika, sebuah kubah perisai transparan berpendar emas keemasan memancar mekar melingkupi Bhaskara dan Anala.

Di permukaan perisai tersebut, sulur-sulur ukiran teratai berapi berputar cepat, menciptakan dinding pertahanan yang begitu kokoh.

CRASHHHHH!

Semburan magma raksasa milik Naga Purba menghantam kubah perisai itu secara langsung. Cairan lahar membara terbelah menjadi dua, menyemprot liar ke sisi kiri dan kanan kubah tanpa berhasil menggores satu inci pun tanah di dalam perisai.

Cahaya emas Ajian Kirana Agni justru menyerap suhu panas magma tersebut, menjadikannya bahan bakar untuk memperkuat pendar perisai itu sendiri.

Anala perlahan membuka matanya. Ia terpana menatap deburan magma yang meletup-letup tepat di atas kepala mereka, terhalang oleh perisai cahaya indah yang dibangkitkan oleh pria yang mendekapnya.

"Perisai ini..." bisik Anala, matanya berbinar tak percaya. "Kau menyerap elemen api negeriku dan menyatukannya dengan cahayamu?!"

Bhaskara menatap Anala sambil tersenyum tipis, napasnya tetap stabil walau menahan gempuran monster purba. "Sudah kubilang, kan? Apinya mungkin milikmu, tapi cahayanya milik kita bersama."

Semburan magma raksasa itu akhirnya meredup, meninggalkan kubah Ajian Kirana Agni yang masih mengambang gagah berpendar keemasan. Sisa-sisa lahar cair yang tadi tertahan di dinding perisai kini terperangkap dalam pusaran energi Prana milik Bhaskara.

"Anala, pegang erat-erat," bisik Bhaskara.

Bhaskara menyilangkan kedua tangannya di depan dada, mengencangkan genggaman jarinya hingga urat-urat di lengannya menegang. Inti Prisma di dadanya bergetar hebat, memancarkan gelombang cahaya emas menyilaukan yang merambat langsung ke seluruh permukaan perisai.

> 《Memicu Teknik Pengalihan: Pembalik Cahaya Kirana》

> Menyerap energi magma musuh, memecahnya menjadi gempuran proyektil Agni-Kirana.

"Saatnya mengembalikan hadiah ini!" seru Bhaskara lantang.

Dengan satu hentakan dorongan kedua telapak tangannya ke depan, kubah perisai itu meledak pecah! Namun, alih-alih hancur, sisa-sisa magma raksasa milik Naga Purba yang terserap tadi justru terurai dan terpecah menjadi ribuan tombak cahaya berapi yang meruncing tajam.

SWOOSH! SWOOSH! SWOOSH!

Ribuan proyektil Agni-Kirana meluncur deras membelah udara Colosseum, membumbung tinggi ke langit sebelum menukik tajam bagaikan hujan meteor emas meratakan tubuh sang monster purba.

CRASH! CRASH! BAM! BAM! BAM!

Hujan tembakan cahaya berapi itu menghantam tepat di celah-celah sisik obsidian Sang Naga Purba. Cahaya murni Bhaskara menembus dan memurnikan racun Energi Kelam yang melapisi kulitnya, sementara kobaran api yang terakumulasi meledakkan kerak-kerak batu di tubuhnya hingga pecah berkeping-keping.

GROAAARRRGGIHHH!

Naga Purba itu meraung kesakitan yang amat sangat. Tubuh raksasanya terhuyung ke belakang, dihantam gempuran bertubi-tubi hingga darah magma menyembur keluar dari sela-sela lukanya. Monster yang tadinya begitu menakutkan kini bertekuk lutut, merintih di atas tanah Colosseum yang hancur.

Asap tebal dan pendar emas perlahan menyebar di sekitar mereka.

Anala berdiri terpaku di samping Bhaskara. Napasnya tertahan, matanya membelalak lebar menatap punggung pria di hadapannya itu dengan rasa takjub yang luar biasa.

Sang Putri Api, yang sepanjang hidupnya terlatih dalam pertarungan elemen terhebat di Agnivara, belum pernah menyaksikan penguasaan energi setinggi dan seindah ini.

Bagaimana bisa seorang pria asing dari dunia lain tidak hanya menahan serangan mematikan Naga Purba, tetapi juga membalikkan elemen magma itu menjadi hujan serangan cahaya yang begitu mematikan?

"Kau... bagaimana kau bisa melakukan itu, Bhaskara?" bisik Anala, suaranya bergetar halus oleh rasa terkesan dan kagum yang mendalam.

...****************...

1
Europa.
seperti biasa, novel baru, nunggu insect
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: 😭😭😭😭😭😭😭
total 1 replies
Phrolova
naiknya cepet banget
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: pacing cepatt 🤣🤣
total 1 replies
Yui
masterpiece /Angry//Angry/ aku nunggu insectnya/Drool//Drool//Drool/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: gak ada insect /Curse//Hammer/
total 1 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Han Boshalvaya
Waw, othor romance nulis fantasi! patut dilihat /Doge//Good/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: /Awkward/ waduhhh
total 1 replies
Ironside
Wah /Hunger/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: /Panic/
total 1 replies
Teteh Lia
nama tokoh na dari bahasa Sanskerta semua 👍
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: Isekai tema Nusantara 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!