Lanjutan Between Two Brothers
Putus dari Prince Louis Carrington of England, membuat Ashley Moretti memilih pergi ke Glasgow Skotlandia untuk berlibur disana. Tanpa disangka dirinya harus terjebak dengan seorang pria Skotlandia arogan yang membutuhkan pengantin demi tetap mempertahankan klan Ferguson.
Gavin Ferguson diharuskan segera menikah pada tanggal yang sudah ditetapkan demi klannya tetap berkuasa di Glasgow dan Highland Scotland yang orang-orangnya biasa disebut Highlander. Dan pilihannya adalah seorang gadis yang sedang melukis di tebing Glasgow dekat dengan kastilnya.
Bagaimana kacaunya kehidupan rumah tangga dua orang yang sama-sama keras kepala dan sama-sama tukang ngeyel? Apalagi Ashley mengetahui kalau Gavin adalah rival ayahnya, Alessandro Moretti untuk merebutkan sebuah lahan di Glasgow.
Gen ketujuh ya
Follow my IG @hana_reeves_nt
JANGAN PLAGIAT KARENA JIWA GESREK KITA BERBEDA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hukuman Gavin
Sel Tahanan Scotland Yard London
Nelson dan Indiana hanya bisa menatap kasihan ke Gavin Ferguson yang tampak berantakan. Pengacara kondang itu sudah membawakan baju ganti untuk Gavin, yang akan dipakai saat maju ke pengadilan pagi ini pukul sepuluh pagi.
"Kamu mandi dulu deh ! Oom sudah meminta ijin pada kepala Scotland Yard untuk kamu mandi dengan pengawalan ketat." Neslon memberikan paper bag ke Gavin. "Jangan berpikiran akan pergi atau kabur, Vin."
"Nope. Aku tidak akan lari Oom Nelson. Bukan apa-apa, aku memikirkan Ashley dan janin dalam perutnya..." jawab Gavin.
"Good. Oom akan coba bebaskan kamu dengan jaminan. Kamu punya uang banyak kan Vin?" tanya Nelson saat Gavin hendak keluar dari pintu sel untuk mandi.
"Banyak Oom. Tenang saja."
"Penjaminmu adalah Steven, asistenmu bersama Charles McGregor."
Gavin mengangguk. "Terimakasih."
"Dan Alessandro Moretti."
Kali ini Gavin membalikkan tubuhnya dan menatap Nelson bersama Indy. "Ayah mertuaku?"
"Yup. Ayah mertuamu menjamin dirimu tidak akan pergi dari Inggris Raya" jawab Nelson.
"Apa maksudnya aku tidak akan pergi meninggalkan Inggris Raya?" Gavin tampak bingung.
"Selama Louis tidak akan menarik tuntutannya, kamu hanya akan bisa lepas dari penjara dengan uang jaminan yang tidak sedikit..."
"Plus paspor kamu ditahan. Selama masih area Inggris Raya, tidak masalah tapi tidak boleh keluar Inggris Raya" sambung Indiana Blair.
Gavin hanya mengangguk. "Aku jadi tahanan negara maksudnya?"
"Short off."
***
Gedung Pengadilan London
Ashley sudah datang di ruang pengadilan dengan ditemani Raine Blair McGregor dan Elane McCloud. Gedung pengadilan itu pun penuh dengan pengawalan ketat karena Pangeran Louis akan hadir dalam sidang pertama yang menekankan proses penjaminan atau penjara lagi terhadap Lord Gavin Ferguson.
Alessandro mengirimkan beberapa pengawal untuk putrinya yang sementara tinggal dengan keluarga McGregor demi keamanan semuanya. Pria Italia itu memang tidak datang karena mempercayakan semuanya pada iparnya, Nelson Blair.
Tak lama Gavin pun masuk dengan tangan diborgol didampingi oleh dua orang petugas pengadilan dan langsung duduk di kursi tempat tersangka yang dekat dengan meja pengacaranya, Nelson Blair dengan asisten yang juga putranya sendiri, Indiana Blair.
Gavin menoleh dan melihat istrinya di jejeran pengunjung sidang, langsung memberikan senyumannya yang dibalas Ashley. Ada banyak rasa yang terucap dari mata mereka masing-masing namun terlihat jelas keduanya saling merindukan satu sama lain.
Tak lama jaksa penuntut umum pun masuk bersamaan dengan pangeran Louis dan dua pengawalnya. Louis melihat bagaimana Ashley dan Gavin saling berpandangan satu sama lain tanpa mengindahkan sekelilingnya, merasa hatinya tercubit.
Semua orang di ruang persidangan pun berdiri saat hakim masuk ke dalam mimbar lalu duduk di kursi kebesarannya. Para peserta sidang mendengarkan pembukaan dari jaksa penuntut umum sedangkan Gavin memilih menunduk karena morning sicknya datang lagi. Indiana memberikan coklat mint diam-diam ke iparnya agar tidak muntah di ruang sidang. Remaja tampan itu sudah mendapatkan stok berbagai macam makanan pencegah mual dari Ashley.
Gavin Ferguson
Gavin memakan coklatnya dan memutuskan berkonsentrasi untuk menetralisir mualnya. Ashley menatap cemas ke arah suaminya karena dia tahu bagaimana parahnya morning sick suaminya.
Pada saat giliran Nelson Blair memberikan pembukaan, semua orang mendengarkan bagaimana Gavin hanya melindungi istrinya dan pangeran Louis dari skandal dan fitnah. Nelson juga memberikan gambaran bahwa Gavin rela dipenjara demi istrinya meskipun tahu Ashley sedang hamil muda.
Nelson pun meminta agar Gavin dibebaskan dengan jaminan dan paspornya ditahan sampai adanya keputusan apakah akan ada sidang atau pangeran Louis mencabut tuntutannya. Nelson juga menyebutkan nama Charles McGregor dan Alessandro Moretti sebagai penjamin Gavin Ferguson.
Ketika Nelson usai mengucapkan bahwa kedua orang itu bersedia menjadi penjamin, terdengar suara dari belakang.
"Aku akan menjadi penjamin Lord Gavin Ferguson."
Semua orang terkejut saat tahu siapa yang berbicara.
"My Prince?" ucap semua orang ke arah Pangeran Richard yang berdiri disana.
Gavin menatap Nelson dan Indiana yang tampak bingung karena mereka tidak tahu kalau Richard punya rencana tersendiri.
"Hon'ble Mr Justice ( yang mulia hakim ), kasus ini adalah kasus pribadi, bukan kasus yang menyerang Inggris. Semua orang tahu Ashley mantan Louis dan sekarang Ashley sudah menikah dengan Gavin. Suami mana yang tidak terima melihat mantan kekasih istrinya berdiri di toilet seolah menunggu disana. Ini murni kasus suami melindungi istrinya dan yang dilihat adalah personal. Louis salah karena masih mengharapkan Ashley hingga berbuat nekad. Gavin juga salah karena dia main hajar Louis hingga babak belur. Ini bukan kasus ancaman negara, hanya kasus asmara..." ucap Richard. "Jadi tidak ada kaitannya dengan keamanan Inggris !"
"My Prince, terimakasih atas pernyataannya tapi saya yang akan memberikan keputusan. Masukan anda akan menjadi pertimbangan kami " ucap Hakim ketua.
"Terimakasih Hon'ble Mr Justice." Richard mengangguk. Meskipun sudah bukan putra mahkota tapi Richard masih punya kuasa di Inggris meskipun tidak semutlak Louis.
Richard lalu menghampiri adiknya dan menepuk bahunya sedangkan sidang pun dilanjutkan dengan pernyataan para penjamin Gavin dari Charles McGregor dan Alessandro Moretti yang diwakili oleh Nelson melalui surat pernyataannya yang ditandatangani secara resmi bermeterai.
Sidang pun ditutup dan keputusan pun akan diumumkan satu jam lagi. Semua orang pun menunggu. Ashley menyempatkan diri untuk memeluk Gavin dan suaminya itu membalas pelukannya dengan erat sambil mencium pelipisnya.
"Kamu lihat? Ashley sudah tidak ada perasaan padamu..." komentar Richard ke Louis. "Di hatinya sudah ada dan hanya ada Gavin. Apa kamu tega memisahkan mereka padahal Ashley sedang hamil muda?"
Louis hanya diam saja.
"Pantas jika Ashley membencimu nanti karena kamu tidak dewasa. Daddy pasti kecewa padamu karena sikapmu seperti ini ..." Richard pun berdiri dan berjalan keluar persidangan meninggalkan Louis yang masih melihat Gavin menyempatkan diri mencium mesra bibir Ashley. Bibir yang dulu sering Louis cium.
Louis pun berdiri dan berjalan keluar.
Brengseeekkk !
***
Satu jam kemudian, Hakim ketua pun masuk dan melanjutkan sidang putusan pra sidang.
"Lord Gavin Ferguson, saya tahu ini bukan kasus penyerangan terhadap simbol negara yang kebetulan pangeran Louis adalah mantan kekasih istri anda. Anda menyerang Louis nya bukan Pangeran Louis of Carrington demi istri anda. Oleh karena itu, anda dikenakan denda £2 juta, paspor ditahan selama tiga bulan lalu menjalani tahanan rumah di kastil Ferguson Glasgow Skotlandia juga selama tiga bulan. Usai itu anda baru bisa mengambil paspor anda di Scotland Yard ke superintendent Alex Darling. Setelah itu, anda harus menunggu apakah maju di persidangan atau tidak, tergantung pangeran Louis mencabut tuntutannya atau tidak. Anda boleh pulang bersama istri anda, Lord Ferguson." Hakim memukulkan palunya tiga kali.
"Tiga bulan di rumah?" tanya Gavin. "No problem selama bersama Ashley..."
Indiana menatap Gavin dengan tatapan malas. "Dasar bucin !"
***
Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa gaaaeeessss
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
Dapet aja visual super ganteng utk teman menghalu ❤️❤️❤️