NovelToon NovelToon
Madu

Madu

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Fantasi / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Noktafia Diana Citra

Aisyah, seorang gadis yang memilih berhijrah dan menutup wajah nya dengan selembar kain (cadar) semenjak SMA. Gadis yang membuat banyak laki-laki ingin menikahi nya, namun lagi-lagi ditolak oleh nya.

Kemudian, hatinya terperangkap oleh seorang pemuda bernama Fatih, yang ternyata adalah dosen baru di Kampusnya. Meneguk manisnya rumah tangga, hingga akhirnya harus berpisah dengan Fatih suaminya dengan cara yang sangat menyakitkan.

Cerita lengkapnya akan temen-temen baca di novel "MADU" ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noktafia Diana Citra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 34

Enam bulan berlalu....

"Dik, sudah enam bulan kamu kuliah di Universitas Harapan Bangsa Jakarta. Kok mas ngga pernah dengar kamu punya teman dekat seperti saat kuliah di Solo, kamu dekat dengan Azizah. Apa tidak ada teman yang nyaman dik?,". Aku bertanya pada istriku. Karena aku khawatir dia tertekan hingga tidak punya teman dekat di kampusnya. Aku penasaran.

"Ada kok mas, siapa bilang Aisyah tidak punya teman dekat. Ada kok. Alhamdulillah,". Aku menjawab rasa khawatir dan penasaran suamiku.

"Oh syukur lah, kalau emang sudah punya dik,". Jawabku dengan perasaan yang tenang.

"Mas mau kenal?,". Aku menawarkan.

"Tidak perlu sayang. Aku hanya perlu mengenal kamu seorang. Hehehe,". Aku sama sekali tidak berminat untuk tau siapa teman dekat istriku, karena sudah pasti dia adalah perempuan.

"Namanya Salwa mas. Dia asli orang Jakarta, kapan-kapan deh ya. Aisyah ajak Salwa main kerumah, kalau dia mau,". Ucapku kepada mas Fatih.

"Kan mas tadi sudah bilang, mas ga mau kenal dek,". Tanyaku heran.

"Ya ngga papa mas, kan cuman Aisyah kasih tau namanya saja mas,". Jawabku bingung.

"Yasudah iya iya dik,". Jawabku pasrah.

Hari ini aku ada keperluan untuk membeli sesuatu, paling setelah aku mengantar Aisyah berangkat ke kampusnya. Aku suka rutinitas mengantarkan Aisyah dan menjemputnya. Apalagi aku suka saat melihat dia melambaikan tangan kepadaku sambil berlari-lari kecil menghampiri diriku. Rasanya menggemaskan sekali. Jika urat maluku sudah putus, mungkin aku akan membopong Aisyah sambil berputar didepan gerbang kampusnya.

"Dik, kalau sudah selesai sarapannya bilang ya. Mas mau ke garasi dulu, mau manasin mobil,". Ucapku pada Aisyah yang masih asyik makan.

"Iya mas. Sebentar lagi Aisyah nyusul ke mas,". Jawabku.

Aku memang tidak pernah membahas mengenai Salwa didepan mas Fatih. Bukan apa-apa aku memang tidak pernah kepikiran, kedua kalinya Salwa adalah gadis yang sangat cantik dan cerdas, ada rasa khawatir dalam diriku. Entahlah, ini hanya was-was setan saja atau gimana. Aku takut hal yang tidak aku inginkan terjadi. Bukankah godaan rumah tangga bisa datang kapan saja dan dari siapa saja?, Salwa sangat berbeda dengan sahabat baik ku Azizah.

Aku merasa Salwa masuk kedalam kriteria mas Fatih. Aku kadang merasa minder. Salwa selain cantik, solihah, dia juga sangat berprestasi dan cerdas. Banyak sekali laki-laki yang ingin bisa mengambil hatinya. Sebenarnya ini alasan terbesarku.

Astaghfirullah..., aku tidak boleh berpikiran negatif, karena perkataan dan pikiran adalah doa. Lagi pula Allah pernah bilang yaitu; dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku saat bersendirian, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, Aku akan mengingatnya di kumpulan yang lebih baik daripada pada itu (kumpulan malaikat)(Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 6970 dan Muslim, no. 2675],".

Sudah sangat jelas, jika Allah itu berdasarkan prasangka hamba-Nya. Kalau aku berpikir buruk atau berprasangka buruk, bisa saja Allah mangbulkan. Astaghfirullah..., lagian aku percaya kepada mas Fatih suamiku. Dia tidak akan pernah melakukan hal yang bisa menyakiti hati dan perasaanku. Aku percaya itu. Tak apa lah.., kapan-kapan akan aku ajak Salwa main kerumah. Lagi pula kadang aku butuh teman dirumah walaupun sudah ada three Bi dirumah.

"Dik sayang, koo malah melamun. Ayok nanti kamu telat ke kampusnya loh,". Tiba-tiba mas Fatih membuyarkan lamunanku. Benar, aku dari tadi melamun.

"Oh iya iya mas. Maafin Aisyah,". Aku langsung keluar menuju suara mas Fatih.

"Lama sekali sayang?, kenapa?, apa ada yang kelupaan?,". Tanyaku Bingung. Hampir 15 menit aku menunggu dia keluar, tapi tak juga muncul-muncul. Mungkin jika tadi aku tidak memanggilnya akan bisa lebih lama lagi.

"Hehehe..., maaf ya sayang. Aisyah ngga sengaja melamun,". Aku menjawab apa adanya, kalau memang tadi aku sedang melamun.

"Memang ada melamun yang di sengaja?,". Tanyaku bingung.

"Ada lah mas, kalau artis-artis itu kan suka melamun dengan sengaja mas, hehehe,". Jawabku dengan bercanda.

"Ya iya iya, terserah istriku yang cantik deh, hehehehe...,". Aku hanya bisa mengalah. Walaupun sebenarnya candaan Aisyah sangat garing. Tapi aku paksakan saja untuk tertawa.

Aku turun dari mobil, setelah berpamitan dan bersalaman dengan mas Fatih. Lalu berjalan menuju ke ruang kelas. Ditengah berjalan menuju ke fakultas farmasi. Tiba-tiba Salwa muncul dan menggandeng tanganku.

"Assalamualaikum ukhty Aisyah,". Ucapnya sambil tersenyum sangat cantik kepadaku.

"Waallaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh. MasyaAlloh ukh, saya sampe kaget,". Aku menjawab salamnya.

"Hehe... Afwan (maaf) yah. Hari ini katanya kuliah pak Harto kosong ya ukh?,". Salwa memberikan informasi, tidak lebih tepatnya kabar burung, karena belum jelas kebenarannya.

"Oh iya kah?, tau gitu tadi saya temenin suamiku saja beli sesuatu,". Ucapku.

"Yasudah, ayuk ke kelas saja ukh. Lagi pula masih menunggu informasi yang valid dari pak Harto,". Salwa mengajakku menuju ke ruang kuliah.

"Yuk ukh,". Sambungku.

Sesampainya dikelas, aku dan Salwa duduk di bangku favorit kami. Dekat dengan jendela pastinya, karena jika sedang bosan dalam kelas, kami bisa melihat pemandangan luar dari dalam kelas. Setidaknya mengurangi rasa jenuh.

"Ukh, mau ngga kapan-kapan main kerumah ana (saya)?,". Aku mencoba menawarkan kepada Salwa.

"Hah?, ngga ukh. Ana malu sama suami anti (kata ganti kamu perempuan dalam bahasa arab),". Salwa menolak.

"Ngga papa ukh, lagi pula juga ada three Bi di rumah,". Aku mencoba menawarkan lagi.

"Three bi?, siapa itu ukh?,". Tanya Salwa kebingungan.

"Hehehe... Afwan, three Bi maksudnya itu, singkatan dari ketiga asisten rumah tangga saya ukh,". Aku menjelaskan kepada Salwa.

"Gimana ya ukh..., ana bingung,". Dia nampak nya dilema, antara tidak enak menolak ajakanku, dan malu.

"Ayolah, sekali-kali. Kita sudah lama berteman dekat. Tapi anti belum pernah main kerumah ana ukh,". Kali ini aku sedikit memaksa.

"Ya sudah. In syaaAlloh hari Sabtu saja ya, kan kalau Sabtu jadwal kuliah hanya ada pagi,". Salwa mau main kerumah, asalkan hari Sabtu.

"Oke baiklah ukh. Hehehe,". Jawabku sambil tersenyum.

Dan ternyata mengenai kuliah pak Harto yang kosong hanya kabar burung saja. Nyatanya beliau tetap masuk ke kelas, meski telat hampir 1 jam.

1
Elisabet Sembiring
memang nyebelin, gondok, tapi namanya cerita ya ibu, mau nyebelin author nulis ceritanya, ya tetap baca. weleh weleh.
author semangat menulis dan readers semangat membaca./Smug/
Elisabet Sembiring
awal baca, hasil sholat istikhoroh nya agak meragukan. nggak terlalu mendalam, ya kan thor
Elisabet Sembiring
jujur dong ke suami.
kata ibu mertua, harus poligami
dasar novel, bikin greget.
lanjut aku baca
Elisabet Sembiring
Luar biasa
Ciankk Arumi Kirana
nyimak
Yayuk Nuri
thor pokok nya jg pisah kn aisah ama fahmi tor aq gk trima pokok nya klu di pisah kn
Yayuk Nuri
jagan pisah kan
Yayuk Nuri
jg pisah kn aisah sama fahmi thor
Yayuk Nuri
ya kenapa fahmi tidak mau nerima panjelasan nya aisah
Yayuk Nuri
lanjut seru nih
TongTji Tea
cerai nya kapan?
TongTji Tea
telan aja sedih mu ,Syah .Aneh banget sih ini
Annasya Saila
karya yang bisa di ambil pelajaranx untuk kita menghadapi setiap ujian di dunia ini. belajar tentang sabar, ikhlas dan ridho akan setiap rencana yg Allah berikan.
Annasya Saila
sungguh tulus cinta Fahmi untuk Aisyah. di dunia di uji dg begitu dahsyatx dan kelak di akhirat akan mendapatkan kebhgiaan. pasangan dunia akhirat Fahmi dan Aisyah.
amalia gati subagio
o a lahhh, bajigur basi oroknya iblis, yach turunan gen setan he
amalia gati subagio
ye kok metong sich? bikin pesta 7hr 7mlm aza, unjuk suka cita utk hasil bajigus basi pd madu1 yg kini otw bangun dari koma o on ogeb pasrahnya jd budak nafsu lu 😁
amalia gati subagio
he? mulai menggugat taqdir neh? ojo nesu2 la bojo anyarnya sempurna toh? jalang++++ suami na bajigur tengik, klop!! yach madu 1 sih mang o on ogeb culun naif halu
Sulati Cus
innalillahi kok jd mewek begini sih pdhl udh pernah baca
amalia gati subagio
perempuan ini munafik bercadar, penipu dgn sertifikatnya bintang 100, tobatnya tobat sambal he
amalia gati subagio
kereb!!!! perempuan dewasa berpendidikan berilmu cukup, sengaja menjatuhkan harga dirinya sd -0sen, terus n terus terperangkap dlm neraka demi syurga yg tak dirindukan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!