NovelToon NovelToon
Beladiri Yang Mencapai Puncak Cakrawala

Beladiri Yang Mencapai Puncak Cakrawala

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Kultivasi
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: JokyWong

Dunia di mana kekuatan adalah satu-satunya hukum, Luo Chen lahir sebagai "sampah" dengan bakat yang menyedihkan. Dihina, dikucilkan, dan dipandang sebelah mata oleh klan sendiri—namun, ia memiliki satu hal yang tidak dimiliki para jenius: Keinginan untuk bertahan hidup yang melampaui batas kewarasan dan tekad yang sanggup meruntuhkan hukum Langit dan Bumi.Tidak ada warisan agung, tidak ada guru besar, hanya teknik bela diri kuno yang terlupakan dan pil racikan dari tanaman liar. Ini bukan sekadar kisah bangkitnya seorang kultivator, ini adalah perjalanan penuh darah dan keringat untuk membuktikan bahwa takdir hanyalah belenggu yang harus dihancurkan. Akankah Luo Chen mengguncang langit, atau ia akan terkubur selamanya dalam ketidakadilan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JokyWong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Konflik Keluarga Lin

Mereka bergerak cepat menyusuri koridor batu untuk segera kembali menuju ke arah kamar perawatan di lantai dua. Lin Changkong berjalan paling depan memegangi kotak giok dingin berisi pil tingkat tiga dengan kedua

tangannya yang terus gemetar halus.

Satu gerakan tangan Lin Changkong segera membuka penutup kotak giok begitu mereka tiba di samping ranjang, lalu membantu mengangkat kepala putranya untuk segera memasukkan Pil Penawar Roh Es Kuno tersebut ke dalam mulut Lin Tian.

"Tian'er, telan pil ini sekarang juga," ujarnya membantu menyalurkan segelas air murni ke sela-sela bibir putranya.

Sambil menunggu di dalam kamar yang sepi, Lin Changkong berjalan mondar-mandir di dekat ujung ranjang dengan langkah kaki berat yang menimbulkan suara decit sepatu kulit di atas lantai ubin.

Tetua Ran sesekali meletakkan punggung tangannya di kening Lin Tian untuk memeriksa suhu tubuh, sementara Luo Chen berdiri disebuah kursi jati sembari menikmati secangkir teh di dekat jendela dengan santainya.

Pertama hanya terdengar beberapa suara rintihan kecil dari Lin Tian. Dan setelah beberapa puluh menit berlalu dalam kesunyian yang menegangkan sebelum reaksi obatnya mulai terlihat secara fisik.

Tubuh Lin Tian mendadak bergetar hebat secara beruntun, disusul dengan munculnya kepulan gas hitam korosif yang sangat tebal merembes keluar dari setiap pori-pori kulitnya, meninggalkan lapisan embun es hitam tipis di atas permukaan sprei ranjang kayu.

"Reaksi obatnya bekerja dengan sangat sempurna melelehkan sisa-sisa racun es di paru-parunya," batin Luo Chen memperhatikan kepulan uap hitam tersebut naik perlahan ke langit-langit kamar. "Penyaluran energi obat ini telah membuka kembali jalur nadinya yang semula tersumbat."

Suara batuk keras mendadak terdengar dari mulut Lin Tian memuntahkan seonggok darah hitam pekat yang membeku di atas saputangan kain putih yang disodorkan oleh ayahnya. Warna kulit wajah Lin Tian yang semula seputih kertas fana seketika berubah menjadi lebih kemerahan dan segar, sementara deru napasnya kembali berembus dengan sangat teratur dan kokoh.

"Terima kasih, Tuan Chen! Anda adalah penyelamat hidup saya yang sesungguhnya!" seru Lin Tian melompat turun dari atas ranjang batu dengan gerakan fisik yang sangat ringan, lalu segera berlutut dan membungkukkan tubuhnya sangat dalam di depan kaki Luo Chen sebagai tanda penghormatan jiwa yang murni.

"Tanpa adanya pil tingkat tiga milik Anda, saya pasti sudah membusuk tak berdaya di atas ranjang kayu ini seumur hidup saya."

"Tuan Muda Lin Tian, tidak perlu melakukan penghormatan berlebihan seperti ini. Bangunlah dan segera stabilkan kembali aliran energi Qi di meridianmu," sahut Luo Chen mengangkat tangan kanannya untuk mempersilakan pemuda itu berdiri tegak kembali.

Sambil merapikan jubah biru tuanya, ia menatap lurus ke dalam manik mata Lin Tian yang kini telah kembali memancarkan kilar cahaya bertenaga. "Racun es

dingin tingkat tiga ini tidak akan bisa masuk ke dalam ulu hati Anda tanpa adanya perantara fisik murni. Apakah Anda mengingat makanan atau minuman aneh apa yang pernah Anda konsumsi sebelum tubuh Anda mendadak lumpuh beberapa bulan lalu?"

"Benar! Tian'er, pikirkan baik-baik!" sela Lin Changkong menepuk bahu putranya dengan wajah yang memancarkan ketegasan fisik seorang pemimpin klan.

"Siapa di antara orang-orang di luar sana yang telah memberimu makanan atau minuman aneh?"

Sambil menggertakkan giginya hingga terdengar suara derit sendi rahang yang keras, Lin Tian mengepalkan kedua tangannya dengan penuh kemarahan yang meluap-luap. "Ini adalah ulah keji dari klan baru di kota kita, yaitu Keluarga Sun!"

"Dua bulan lalu, putra sulung klan Sun yang bernama Sun Feng mengundangku ke sebuah perjamuan makan malam di Kedai Bambu Hijau," lanjut Lin Tian mengarahkan telunjuknya ke arah luar jendela kamar. "Dia menyajikan arak spiritual es dingin yang katanya dikirim khusus dari sekte wilayah barat sebagai tanda persahabatan klan."

"Aku meminumnya sebanyak tiga cangkir penuh tanpa ada sisa kecurigaan sedikit pun di dalam pikiranku. Namun, keesokan harinya, meridian ulu hatiku mendadak

terasa mati rasa sebelum akhirnya seluruh tubuhku lumpuh sepenuhnya," sambung Lin Tian dengan nada suara yang bergetar menahan amarah.

"Mereka sengaja melakukan konspirasi ini agar klan Lin kehilangan pewaris utamanya, sehingga klan Sun bisa merebut hak monopoli distribusi tanaman herbal spiritual di seluruh pasar luar Kota Qingfeng!"

Satu hantaman telapak tangan Lin Changkong mendarat sangat keras di atas permukaan meja kayu jati samping ranjang hingga menimbulkan retakan sedalam beberapa milimeter di strukturnya. "Keluarga Sun! Beraninya mereka menggunakan taktik sekotor ini untuk menghancurkan putra tunggalku!"

"Asosiasi mereka belakangan ini memang berkembang sangat agresif di sepanjang jalur perdagangan kota kita, Patriark Lin," sela Tetua Ran mengelus janggut putih panjangnya dengan kening yang berkerut rapat. "Mereka mencoba memperluas pengaruh klan mereka dengan cara mengintimidasi dan merusak reputasi klan-klan tua."

"Mereka mengincar pasar herba klan Lin... dan target pergerakan mereka berikutnya setelah menguasai distribusi kota mungkin adalah jalur perdagangan Paviliun Seribu Obat kita," sahut Luo Chen dengan nada suara yang sangat datar dan dingin.

"Keluarga Sun akan segera meluncurkan pergerakan baru mereka begitu menyadari Lin Tian telah kembali pulih sepenuhnya hari ini," batin Luo Chen merencanakan langkah taktis berikutnya di dalam kepala. "Aku harus segera menyelesaikan persiapanku menuju ke dimensi Medan Perang Kuno sebelum mereka menyadari keterlibatanku dalam penyembuhan klan Lin ini."

Setelah menyelesaikan seluruh proses pengobatan dan menolak dengan sopan berbagai hadiah koin emas yang ditawarkan oleh keluarga Lin, Luo Chen dan Tetua Ran segera melangkah pergi bersiap untuk pulang.

"Tuan Chen, Anda telah menyelamatkan dan memulihkan kembali pewaris tunggal klan Lin hari ini," ujar Lin Changkong menangkupkan kedua tangannya di hadapan

Luo Chen dengan bungkukan hormat yang sangat dalam di depan pintu gerbang kayu kediaman. "Mulai hari ini, seluruh klan Lin berutang nyawa kepada Anda. Jika di masa depan Anda membutuhkan bantuan apa pun, baik berupa pasokan tanaman herbal, koin emas, atau dukungan kekuatan fisik klan, cukup sebutkan saja. Kami akan membantu Anda dengan segala cara dan kemampuan maksimal klan kami."

"Terima kasih atas kebaikan dan ketulusan Anda, Patriark Lin. Aku akan mengingat tawaran kerja sama ini di masa depan," jawab Luo Chen menangkupkan tangannya kembali dengan gerakan yang tenang dan datar.

Lin Changkong membungkuk sembilan puluh derajat sebagai tanda penghormatan dan membatin "Anak muda ini adalah seekor Naga! aku tidak boleh menyinggung nya dimasa depan aku harus lebih sering mengunjungi nya!"

Satu anggukan kepala dia berikan sebagai tanda pamit sebelum melangkah pergi meninggalkan kediaman klan Lin bersama dengan Tetua Ran, menyusuri kembali jalanan batu Kota Qingfeng untuk menuju ke gerbang Paviliun Seribu Obat.

1
🌹🌹Alika Moi🌹🌹
sangatbagus isi ceritanya tapi sayang tidak di lanjutkan.
Joe Maggot Curvanord
bagus cuma terlalu sedikit bab oer hari nya
JokyWong: oke makasih ya masukkan nya, nanti di up ya 2 bab per hari 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!