NovelToon NovelToon
Menantu Yang Tak Dianggap

Menantu Yang Tak Dianggap

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:54.1k
Nilai: 5
Nama Author: Eni pua

Siapa yang tidak ingin dicintai oleh ibu mertua?
Mila, selalu berusaha menjadi menantu yang baik dan berbakti. Tetapi pada kenyataannya, dia selalu menjadi yang tersakiti dan tidak pernah dianggap sebagai menantu.
Bahkan sang suami, lebih memilih percaya pada ibunya.
Kehidupan seperti apa yang akan Mila jalani dan akankah Mila bertahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eni pua, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34. Di rumah baru

Hisam mengajak Mila ke rumah yang dulu pernah dia persiapkan untuk Mila, sebelum Mila memilih pergi. Mila sempat kaget, saat mobil Hisam menuju ke arah rumahnya. Tetapi ternyata, mobil Hisam berhenti tepat di depan rumah yang sempat membuat Mila ingin membelinya. Rumah itu berada tepat di samping rumah yang di sewa Mila.

"Mas, kenapa berhenti di sini?" tanya Mila kaget.

"Turunlah dulu. Entah sudah takdir, rumah ini adalah rumah kita. Aku membelinya 4 tahun lalu sebelum kamu pergi. Aku tidak menyangka, akhirnya kita bisa kembali bersama dan menempati rumah yang pernah kamu inginkan dahulu. Meskipun terlambat, ini lebih baik daripada tidak," jawab Hisam.

"Daddy, Hasan pingin manjat pohon lagi," kata Hasan sambil menarik tangan Hisam.

"Husein juga. Ayo Daddy, bantuin Husein," kata Husein mengikuti ulah Hasan.

"Apa, manjat pohon lagi? Apa kalian pernah manjat pohon di sini?" tanya Mila kaget.

Hisam dan kedua anaknya tersenyum tetapi bukan senyum senang, melainkan senyuman kesalahan. Terutama Hisam, baru saja berbaikan, menikah tetapi pada akhirnya yang didapat adalah wajah Mila yang menyimpan kemarahan.

" Sayang, itu bukan salah mereka. Aku yang bantu mereka naik. Aku minta maaf, oke?" kata Hisam memohon.

Mila tampak kesal dan langsung masuk tanpa peduli dengan ayah dan anak yang kelakuannya sama. Mila duduk sambil memegangi kepalanya yang mulai terasa pusing.

"Mami, jangan malah. Hasan minta maaf," ucap Hasan sambil memegangi kedua telinganya diikuti Husein.

Hisam yang melihat kedua anak Mila memegangi kedua telinganya, Hisam juga ikut melakukannya. Jadilah kini tiga jagoan Mila memperagakan hal yang sama. Benar-benar serasi mereka bertiga, kompak.

Mila sekilas melihat mereka bertiga dan menahan senyum lalu bersikap tegas kembali.

"Mami tidak ingin kalian manjat pohon lagi. Bagaimana kalau kalian jatuh dan terluka, Mami nanti yang sedih," kata Mila sambil menghela napas berat.

"Hasan janji, tidak akan manjat pohon lagi tanpa seizin Mami," kata Hasan yang memang lebih terlihat dewasa daripada Husein. Husein hanya mengiyakan saja perkataan Hasan.

"Daddy janji, tidak akan membantu Hasan dan Husein manjat pohon mangga lagi tanpa seizin istriku tercinta," kata Hisam dengan ditambahkan pemanis.

"Baiklah, kalau begitu, kalian bisa bermain-main dulu, biar Mami dan Daddy membereskan semuanya," kata Mila sambil tersenyum.

Hasan dan Husein bermain di ruang keluarga sementara Hisam dan Mila pergi ke rumah sebelah, untuk mengambil beberapa barang Mila yang penting saja. Mereka memutuskan untuk melakukan acara pindahan esok hari.

Hari ini mereka sudah sangat kelelahan karena acara akad nikah dan acara makan-makan keluarga. Karena tidak sempat memasak sendiri, Mila terpaksa memesan makanan lewat on line.

Setelah Isyak, Hasan dan Husein langsung tertidur di kamar anak-anak yang sudah disiapkan oleh Hisam. Setelah menidurkan kedua anaknya, Mila menuju ke kamarnya dan Hisam.

Hisam sudah menunggu dengan memakai kimono. Sedangkan Mila kini berganti memakai daster seperti saat mereka masih awal-awal menikah.

"Kamu, masih punya daster seperti ini?" tanya Hisam.

"Tentu saja, tidur dengan memakai daster lebih nyaman," jawab Mila.

Padahal Mila sengaja ingin membuat Hisam ilfil melihat dirinya. Apalah daya, Hisam mencintai Mila apa adanya. Jadi meskipun Mila berubah jelek dan memakai daster sobek sekalipun, Hisam masih akan mencintainya.

Mila berbaring di samping Hisam yang terus memandanginya.

"Mas, apa nggak takut kelilipan itu mata, liatin orang kayak gitu. Aku masih Mila," kata Mila sinis. Mila lalu membelakangi Hisam.

"Yang bilang kamu bukan Mila, siapa? Kalau kelilipan kamu sih, boleh saja. Tidak masalah," jawab Hisam sambil tersenyum.

Hisam mulai bergerak memeluk Mila dari belakang. Mila sempat berontak, tetapi tenaga Hisam terlalu kuat untuk Mila yang malu-malu tapi mau.

Dan entah bagaimana awalnya, mereka berdua telah tenggelam dalam indahnya malam pengantin baru. Hanya terdengar sesekali suara deru napas Hisam yang menggebu-gebu.

Keringat telah membasahi tubuh keduanya yang kini dimabuk asmara. Gelora cinta yang terpendam selama 4 tahun ini, telah tersalurkan dengan indah malam ini.

Malam semakin larut dan mereka tertidur karena kelelahan.

...****************...

1
Elok Pratiwi
males baca nya kebanyakan drama menderita bila ujung ujung nya balikan lagi
Yuliyanti
mls sdh bacanya, ujung2nya blikn lgi
Eni pua: nggak balikkan lagi kak. Mantannya meninggal 🤧
total 1 replies
Yuliyanti
mls sdh bacanya ujung2nya blikn lgi/Applaud//Applaud/
Eva Daniarti
semoga hisam cepat mengetahui anaknya n menyesal..
Siti Fatimah
oohhh seperti itu , jadi Mila sebenarnya tidak pernah keguguran ...
Siti Fatimah
Hasan Husain 🤔 memangnya sewaktu Mila pergi dari rumah dalam keadaan hamil 🤔 bukannya habis keguguran ya dan SM dokter tidak boleh hamil sebelum 1 tahun 🤔 harus ada yg menjelaskan enggak ngerti bingung 🤔🤔🤔
Siti Fatimah
hah Hisam - Hisam jadi lelaki ko bodoh sekali 🤦
Siti Fatimah
hahahaha .
Siti Fatimah
wanita paling paling bodoh yg mau di madu , apapun alasan yg di ucapkan pria yg ingin poligami 6idak akan pernah membawa kebahagiaan apalagi ketenangan batin dan pikiran ,, Mila kamu tidak di madu aja setiap hari menderita menangis dan keguguran sudah dua kali ...
Siti Fatimah
sama Bu Siti saya juga tidak suka Mila jadi istri anak mu yg bodoh dan bejat apalagi di tambah mertua jahat seperti mu Bu Siti iiihhhh serem .
Siti Fatimah
Mila kenapa tidak pernah punya pikiran buat merekam setiap omongan mertuanya buat bukti ke anaknya gimana sadisnya sang ibu ..
Siti Fatimah
Mila mertua mu sterss gila dan parahnya seorang pembunuh dan taruhannya adalah nyawamu mil ,, lindungi Mila SM calon anaknya dari incaran mertua jahat nya 🙏🙏🙏
Siti Fatimah
bagus Mila bangkit tunjukan kalau mertuamu gila dan parahnya punya hati jahat biar hisam tau semua kejahatan ibu tersayang nya , Mila bermain cantik lah untuk menghadapi manusia yg tidak punya hati .
Siti Fatimah
enggak yakin hisam akan percaya omongan Mila secara hisam itu bodoh terus seorang anak dari ibu yg tidak punya hati keibuan ,, udah Mila lebih baik minta cerai dari hisam ya walaupun perceraian di larang oleh Agama tapi kalau untuk menyelamatkan diri kenapa tidak karena bisa saja suatu saat nyawamu juga akan hilang di tangan mertuamu , mertua mu membunun calon cucu kandungnya aja mampu apalagi cuma menantu yg anak orang lain ,, sudah selamatkan nyawa mu persetan dengan cintamu karna percuma punya cinta tapi taruhannya nyawa ..
Siti Fatimah
ah Mira - Mira bodoh ko di piara hanya untuk bisa bersama dengan orang yg di cintai 👎 , udah Mira udah lebih baik menyerah buang laki sombong dan bodoh mu itu ..
Siti Fatimah
Nemu satu lagi cerita dunia halu yg peran wanita nya lemah dan bisanya cuma menangis ,, mau di masukin ke daftar favorit ah mau memanasi Mila agar meninggalkan mertua dan suami sombongnya ,, Mila buat punya cinta tapi hidup di dalam neraka 😤👎
Eni pua: Makasih Kak, wkwkwk.
Ini ikutan event mertua kejam. Kalau nggak kejam sama Mila, bukan mertua kejam. 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!