NovelToon NovelToon
Di Balik Sang Protagonis

Di Balik Sang Protagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Percintaan Konglomerat / Kelahiran kembali menjadi kuat / Keluarga & Kasih Sayang
Popularitas:17.1k
Nilai: 5
Nama Author: Es Pucil

ig : @es.pucil
_____________
Ada banyak alasan mengapa Karina dengan sangat mudah diterima di keluarga Eduardo. Ia seorang aktris terkenal yang selalu sukses menjadikan filmnya selalu laris di bioskop, serta memiliki karakter dan budi pekerti yang sangat baik.

Namun, ada juga beberapa alasan yang sangat kuat mengapa Karina harus memilih Erik Eduardo sebagai kekasih meski usia mereka terpaut 19 tahun. Selain kaya raya serta sukses di bidang bisnis, Karina juga harus memilih Erik untuk ... balas dendam. Demi menebus kematian dirinya dan sang kakak 19 tahun silam, karena keserakahan Erik untuk memiliki sang anak hasil hubungannya dengan sang kakak: Bella ... yang membuahkan gadis kecil bernama Eliza dengan fisik sangat menyerupai mendiang Bella.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Es Pucil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Ancaman Pengkhianat

Butuh waktu beberapa puluh menit bagi Karina untuk meyakinkan diri keluar dari kamar mandi dalam balutan kimono handuk. Hal pertama yang dilakukan gadis itu adalah membuka sedikit celah di pintu agar bisa mengintip keluar, dan menemukan bahwa kondisi kamar sedang sepi.

Karina mulai meyakinkan diri sendiri untuk melangkah keluar. Ia berjinjit, seolah cemas akan menimbulkan suara, padahal Karina sendiri yakin bahwa di ruangan ini tidak ada manusia selain dirinya.

"Kaki kamu kenapa, Sayang?"

Tubuh Karina langsung membeku mendengar pertanyaan itu. Ia bahkan melotot sempurna, mengisyaratkan betapa terkejut perempuan itu.

Sensasi ketegangan semakin bertambah kuat saat Karina mendengar suara langkah kaki dari belakang tubuhnya datang mendekat. Ia kemudian merasakan suara itu berhenti tepat di belakang tubuhnya.

Karina tidak bisa bergerak sama sekali.

Apalagi saat kakinya yang terbuka diusap lembut, dari lutut, ke betis hingga sampai di telapak kaki Karina yang terangkat.

"Nggak ada luka sama sekali," lapor Erik sembari mendongak pada sang istri. "Kenapa jalannya berjinjit?"

Karina menggerakkan bola matanya ke kanan-kiri untuk mencari ide agar bisa mendapatkan jawaban dari pertanyaan telak itu. Ia Juga menggigit bibir bawah karena gugup.

Sementara itu, Erik juga tidak memiliki banyak kesabaran untuk menunggu sang istri berpikir. Ia memilih maju dan mempertemukan pandangan mereka. Saat Karina berusaha untuk memalingkan lirikan, Erik terus berusaha mempertemukan pandangan mereka.

"Karina?" panggil Erik untuk menyadarkan sang istri dari gugup yang berkepanjangan. Ia turut membawa tangannya yang hangat bertengger di leher Karina dengan gerakan sensual.

Hal itu semakin membuat Karina terkena efek kejutan, dan terpaksa mempertemukan titik pandangnya dengan sang suami. Di saat itulah, Karina sudah terjebak. Ia tidak bisa berpikir lagi, dan harus memanfaatkan keahlian lidahnya dalam berbohong atau mengelak.

"Kamu kok bisa ada dari sana. Dari mana memangnya?"

"Deket pintu kamar mandi, tunggu kamu selesai mandi," jawab Erik dengan lugas. "Kamu belum jawab pertanyaan saya."

Karina mengusap tengkuknya sekali, demi mengurangi gugup sekaligus memaksa otaknya untuk berpikir kilat.

"Aku ... keinget masa syuting," kata Karina sembari tersenyum nyengir antara menunjukkan rasa bersalah sekaligus kelegaan setelah menemukan jawaban. "Jadi kangen banget syuting."

"Katanya mau istirahat bentar." Erik balas dengan pertanyaan lagi.

"Ya emang. Maunya istirahat, cuman udah kangen aja," kata Karina. "Karena udah kebiasaan syuting, jadi rasanya kayak nggak enak banget kalau nggak ada kerjaan kayak sekarang." Karina terus mengeluh demi mendapatkan simpati sang suami. "Atau ... aku syuting lagi kali, ya?"

Dengan alasan ini, Karina bisa saja mendapatkan banyak waktu luang untuk mencari tahu tentang masa lalu Erik tanpa suaminya itu sadari.

"Yakin kamu?" Erik masih meragukan permintaan Karina.

Perempuan itu memberikan anggukan polos penuh keyakinan.

"Oke," kata Erik kemudian dengan suara yang terdengar lesu.

Karina baru saja lega seolah lolos dari jebakan, tetapi ketika ia hendak kabur dari suasana mencekam ini, Erik tidak langsung melepaskannya dengan mudah. Pria itu menahan pinggang Dea dan merengkuhnya erat.

"Sudah ... lima hari dari hari pertama kamu datang bulan. Sekarang, sudah bersih, 'kan? Kamu juga sudah mandi." Erik awalnya menghirup dalam aroma Karina dari jauh, tetapi kemudian ia mendekat dan meletakkan bibirnya di leher gadis itu. "Karina ...." Erik mendesis dengan suara rendah. "Saya benar-benar nggak bisa tahan diri lagi."

Karina menegang di tempat. Namanya tertahan di hidung, sulit untuk diembuskan ketika Erik sibuk mengendus leher basahnya.

"Erik, aku ...." Karina dengan susah payah mencari alasan agar dirinya bisa terlepas dari ancaman bahaya saat ini. Namun, belum sempat menemukan alasan yang tepat, ia sudah digendong di pundak Erik, dan dibawa ke tempat tidur.

"Aku masih basah, Erik!" Karina melayangkan protes dengan nada tinggi, tetapi sama sekali tidak berhasil mencegah pria itu untuk memosisikan diri di atas tubuhnya.

"Ya?" balas Erik dengan senyum menyeringai. Ia memiliki arti 'basah' lain dalam pikirannya yang berbanding terbalik dengan kecemasan Karina. "Kalau begitu, saya tambahkan supaya kamu banjir sekalian."

Karina melotot sempurna. Ia tidak bisa melakukan penolakan jenis apa pun, karena tangannya yang mencoba menahan di depan dada, sangat mudah ditekan oleh Erik ke atas kepala Karina hanya menggunakan satu genggaman. Menunjukkan betapa berkuasa pria itu terhadap tubuh lemah di bawahnya.

Karina memejam kuat saat Erik mulai merendahkan posisi wajahnya. Ia bahkan melipat bibir ke dalam demi membatasi akses Erik ke tujuannya.

Namun, terasa sia-sia jika melihat bagaimana kekuatan Erik jika dibanding Karina. Perempuan itu mengandalkan jurus terakhir tanda putus asanya. Berharap, bahwa Tuhan akan melindungi tubuh sucinya dari pria bejat bernama Erik.

Dan ... terkabul. Ketika pintu kamar mendadak dibuka, berhasil mengambil alih fokus dua sejoli di atas ranjang itu menghadap ke sumber suara.

Di sana, Karina dan Erik sama-sama membeku sebagaimana sosok di ambang pintu juga terpaku kaget. Pelakunya Eliza, terlihat syok dengan mulut setengah terbuka.

Karina bergerak spontan untuk mendorong Erik menjauh dari dirinya, kemudian kabur ke kamar mandi.

Di sana, Karina bebas menguping obrolan ayah-anak itu, berharap ada satu hal penting di sana.

"Papa kayaknya sibuk. Lanjutin aja," kata Eliza dengan nada dingin.

Karina bisa mendengar suara ketukan sepatu Erik begitu cepat, kemudian berhenti.

"Eliza, nggak, Sayang." Pria itu berusaha untuk mencegah kemarahan sang putri berlanjut lebih lama. "Ada apa, hm? Papa nggak pernah sibuk kalau urusannya itu tentang Eliza. Kamu mau bicara apa sama Papa?"

"Bukan aku," kata Eliza masih dengan nada dingin yang sama. "Angga, yang mau bicara sama Papa.",

Karina yang mendengar hal itu langsung membeku di tempat dengan mata melotot sempurna. Ia yakin tidak salah dengar, dan percaya pasti bahwa mereka hanya mengenal satu Angga yang sama: asisten Karina.

Untuk apa Angga mau bertemu Erik?

Hal itu langsung mengganjal pikiran Karina, sehingga setelah pintu terdengar ditutup, perempuan itu buru-buru keluar dari tempat persembunyian.

Persetan dengan kondisi basah. Karina langsung berpakaian kilat: mengenakan dalam lalu dress yang simpel untuk menutupi tubuhnya. Ia tidak memedulikan kondisi rambut basah dan berantakan, Karina langsung keluar dari agar bisa mencari tahu obrolan antara Erik dan Angga.

Sebelumnya, Karina mengintip ke lantai dasar dan memastikan suasana di sana sepi. Ia kemudian berjalan menyusuri lorong demi mencari tempat mengobrol ketiga orang tersebut.

Sampai akhirnya, Karina tiba di depan pintu ruang kerja Erik. Ia mendengar samar obrolan dari dalam sana dari dua pria berbeda.

"Di situ sudah saya rangkum beberapa hal informasi tentang Karina Elvasya, Pak. Anda bisa mengeceknya secara rinci di sana."

Karina tidak salah dengar. Kalimat sialan itu diucapkan oleh Angga di dalam ruangan.

Karina merasakan ketegangan luar biasa menjalari seluruh tubuhnya, dan terpampang jelas dari bagaimana kuatnya ia menggenggam gagang pintu ruang kerja tersebut.

Dalam hati, Karina bersumpah tidak akan membiarkan Angga hidup tenang setelah pengkhianatan ini.

1
Jesi Jasinah
salam kenal kak dari Cintaku yang tak direstui
Jesi Jasinah
semangat kakak
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
Erick... hoo Erick klo w yg jdi Karina udah melting dah sweet bnget niyh Oom" nya 🤧 msih misteri sypa karakter Antagonis nya tpi tetep ajha kg suka ma Angga Thor mkin bnyak terlibat mlah bkin mkin was" baca nya 😄
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
lama" jg ntar Luluh dah Luh Kar ma Erick inget rencana awal luh nikah buat apha.. yaa walopun sebenernya suami luh kg bsa di pungkiri Hot Dudes 🤧😍😍
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
kg di lanjut kah Kak Chil...
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
tega batt sii visual Erick nya bisa cakep beud.. kan jd kg bsa sebel ma Erick klo adegan kek gini pesona SugDad mang kg da lawan nya
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁: apalah Q yg cuma remahan Diamond Kak
total 4 replies
Es Pucil
UPDATE SETIAP HARI :
jam 12.10 WIB
jam 00.10 WIB

info cerita :
ig : es.pucil
fb : Es Pucil III
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
Q tetep ketar ketir sama sosok Angga niyh...
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
Karina pliss.. Angga bukn maen Dy merhatiin km kek nya dy orang yg peka bnget km kasih Dy mobil syapa yg tau klo Angga sbnernya incer mainan yg lbih gede lewat km 😳

#Menarik 😳
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
what happen Aya naon ini teh Erick.. apha yg tersembunyi di balik pernikahan masa lalu kmu 🤧
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
Karinaa Matteng Luh ketauan..
Sugar Daddy nya cakep bner kak Chil..mau dah w jg klo bgtu mh 🙈
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁: jiwa Bully ku meronta Kak 🤧
total 2 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
Okok.. Karina tetep waspada Angga sekarang jg Aspri km yaah jdi Dy yg atur smua jadwal km dr bangun tdur smpe tidur lg kemungkinan Dy tau tentang km jg mkin besar 😱 mkin seru
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
agak ngeri juga niyh Angga tuh karakter nya dsisniasih Abu".. sedang kan Karina kerja sndrian dy kg crita ma siapapun missi dy buat nikah in Erick klo Erick kek nya teratur bnget rencana nya mulai dari deketin Karina maslah belanja nya Karina smua kerjaan dy.. syap yg bakal jatuh atau siapa sebenarnya di balik Protagonis ntuh 🤧
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
jiwa Blanksak w berasa di iris" duit 15 M bkal bsa w bawain naik haji brapa orang ntuh yak
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁: lbih dikit nya tuh munkin da lah 1K kecamatan kek nya
total 2 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
anceman nyaa ngeri mo coba senjata aki" katanya masih menghasilkan kecebong apha kg 🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
penasaran ma motif sbnernya Erik sbgtu menginginkan Eliza tpi gak ibunya knpa sma Bella.. smpe kg nikah lg cuma idup berdua ajha ma anak nya
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
Kak Es Pucil mang selalu juara nya ma alur cerita yg epic batt moga mpe End ya kak Q maksa niyh
Winda Andriana V
selalu love dengan karya author satu ini
RATNA RACHMAN
Hadir..
Aida Arifin
ceritanya bagus semoga selesai di sini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!