NovelToon NovelToon
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Diam-Diam Cinta
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Adca_21

Alina Anastasya gadis cantik berumur 23th yang sedang menempuh pendidikan di luar kota tiba tiba orang tuanya menghubungi nya untuk cepat pulang.

"hallo Alin ini ibu cepat kamu pulang kakak mu sedang kritis" mendengar ibunya yang sangat panik

"hallo ibu ada apa bicara pelan pelan kak Andin kenapa Bu?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adca_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

   Ya ampun kok aku kesiangan sih mana ada kelas pagi Alin buru buru pergi ke kamar mandi,ia hanya mandi sekilas saja karena waktunya sudah mepet sekali.

   Akhirnya aku sampai juga mana lapar sekali belum sarapan nanti saja kalau kelas nya sudah selesai aku mau makan yang banyak.

   "Alina kamu kemana buru buru"tanya Devi

   "Ya ke kelas lah bukannya hari ini ada kelas pagi kenapa kamu masih disini dev"

   "Pasti kamu gak baca grup hari ini dosen nya gak masuk Alina"

   "Apa! Aku kira aku kesiangan Devi dari kosan aku udah buru buru mandi juga asal basah aja"

   "Makannya kalau punya handphone tuh gunain"

   "Mana sempet aku pegang handphone yang ada di otak ku bangun kesiangan takut gak keburu ke kampus"

   "Udah lagian kenapa kamu begadang karena live jualan atau gimana?"

   "Enggak ada sesuatu yang mengganggu pikiran ku saja,ayo temenin aku sarapan ini perut dari tadi udah minta di isi"

   "Ayo aku juga belum sarapan"

  Saat mereka sampai di kantin Mila langsung memesan banyak makanan

   "Cantik cantik tapi makannya kayak kuli yang gak makan seminggu"

   "Biarin aku laper sekali dev aku perlu tenaga untuk menghadapi dunia ini"

   "Dasar ratu drama lebay sekali"

   "Ayo cepat makan saja jangan banyak bicara,makanan nya enak enak sekali dev"

   "Pantes aku cari cari kamu gak ada aku telpon tapi gak di angkat angkat ternyata kamu disini"ucap Aryan

   "Ada apa kak,jangan ganggu dulu aku laper sekali"

   "Ini makanan kamu sendiri Alina"

   "Iya kak hehe aku lapar mata karena perutku lapar sekali"

   "Kamu ini ayo cepat habiskan makanan nya kita harus mengantar paket ke ekspedisi"

   "Iya sebentar kak,apa kakak udah sarapan?"

   "Udah aku udah sarapan di rumah"

   "Lin kok gue disini kayak lalat ijo ya"ucap Devi

   "Kenapa begitu emang nya kamu cosplay jadi lalat ijo dev?"

   "Habisnya kalian bicara gak liat orang sekitar seperti dunia milik berdua yang lain ngontrak"

   "Sorry besti bukan seperti itu,ayo lanjut makan saja"

   "Oh ya kak kenapa kamu tau aku disini"

   "Kata teman kelas kamu hari ini dosen kalian gak masuk mumpung kamu gak ada kelas jadi kita antarkan paket nya"

   "Oke kak sebentar ya"

      "Dev aku duluan ya tenang makanan mu juga sudah aku bayarin"

      "Oke makasih Lin"

   Alin dan Aryan pergi bersama

     "Gak nyangka ya Lin bisnis ini kita cuma iseng iseng nyari kesibukan tapi hasil nya sekarang lumayan"

     "Iya kak aku juga gak nyangka bisa seperti ini meskipun ayah dan ibu ku masih selalu mengirimkan uang untukku tapi aku masih bisa bayar kuliahku sendiri"

     "Gapapa kamu tabung aja untuk keperluan mu yang lain"

    Hari ini Alin sangat sibuk sekali ia mengurus semuanya bersama Aryan mereka juga mempekerjakan seseorang dan tentunya temen mereka untuk membantu pekerjaan Alin dan Aryan.

    Memang gaji nya belum seberapa tapi masih lumayan untuk nya bisa tambah tambah untuk uang kuliah,cita cita alin dan Aryan juga bisa mempekerjakan anak anak kampus yang membutuhkan tambahan uang.

    "Bentar kak aku mau istirahat dulu capek banget"

    "Iya kamu istirahat dulu aja,nanti malam juga kamu jangan live aja biar aku kamu istirahat aja besok kamu ada kelas pagi kan?"

    "Ahhh emang kamu yang paling terbaik sayang terimakasih"sifat manja Alina itu selalu bikin Aryan suka manja Alina bukan yang di buat buat tapi memang seperti itu karakternya

    "Kalau lagi gini aja baru manggil sayang"

    "Hehe maaf kak kalau di luar aku malu apalagi banyak fans nya kamu aku menghargai mereka"

    "Jangan dengerin mereka Alina kamu kekasih aku mau manggil aku apapun itu ya gapapa jangan jadi orang gak enakan"

    "Oke sayang"

   Kenapa sih mas Tio selalu gila kerja meskipun sudah sampai dirumah dia masih sibuk dengan pekerjaan nya,tidak lama Tio datang.

   "Kenapa kamu belum tidur hmm"

   "Kenapa sih mas kamu selalu pulang larut malam"

   "Kamu juga tau banyak kerjaan Andin"

   "Iya tapi sekali saja kamu gak pulang larut selama menikah kamu gak pernah pulang cepat"

   "Sudahlah Andin jangan seperti anak kecil aku kerja juga untuk kamu"

   "Apa kamu menghindar dari aku mas?"

   "Apa maksud kamu Andin"

   "Apa sebenarnya kamu menyesal menikah dengan ku?"

   "Kenapa pikiran mu kemana mana,suami pulang kerja bukannya disambut kamu malah ngajak berantem"

   "Bukan begitu mas aku hanya meminta waktu mu"

   "Sudahlah kamu tidur saja kamu harus banyak istirahat,aku mau mandi dulu"

   Pasti seperti itu kalau aku bicara apa kamu menyesal mas.

   Andin dan Satrio memang mereka di jodohkan tapi tidak ada paksaan dari orang tua mereka,mereka berhak menolak jika tidak ada saling cocok tapi Andin dan Satrio memilih menerima perjodohan mereka meskipun tidak mengenal begitu dekat.

Tio ke luar dari kamar mandi dengan wajah segar.

"Kenapa kamu belum tidur juga"

"Sekarang aku sudah sulit untuk tidur mas"

"Apa ada yang sakit?"

"Enggak ada,aku pengen kamu mengelus perut aku sampai aku tidur" saat Tio ingin menolak tapi Andin sudah memotong nya

"Aku gak mau ada penolakan mas aku tidak pernah meminta apapun padamu aku hanya ingin meminta kamu mengelus perut ku"

"Baiklah" Tio naik keranjang dan berbaring dipinggir Andin Tio mengelus perut Andin yang sudah besar

"Mas apa kamu tau,aku selalu berharap saat tidur kamu mengelus perut ku dan mengajak bicara dia dalam perut,tapi kamu tidak pernah melakukan nya kamu pulang mandi lalu pergi ke ruang kerja mu"

"Maafkan aku Andin bukan berarti aku tidak mengharapkan nya tapi aku tidak tau harus bagaimana"

"Makannya mas sekali sekali kamu harus ikut aku periksa,kata dokter bayi yang sering di ajak bicara oleh ayah nya membuat ikatan batin sama ayah nya"

"Iya nanti kita periksa dan kapan kelahiran kamu biar aku bisa mengambil cuti jauh jauh hari"

"Oh ya mas kalau nanti aku meninggal saat melahirkan tolong jangan terlalu sibuk bekerja kamu harus mengurusnya"

"Apa apaan Andin kenapa kamu bicara seperti itu jangan omong kosong seperti itu"

"Kan aku hanya bicara seandainya kata orang melahirkan itu taruhan nya hidup dan mati jadi kalau aku meninggal kamu jangan dingin seperti ini"

"Diam Andin kamu jangan bicara lagi kamu akan baik baik saja jangan bilang seperti itu lagi maaf jika aku membuat mu setiap merasa kesepian"

"Iya mas apa boleh besok kamu jangan pulang larut malam aku ingin periksa kandunganku ditemenin kamu"

"Iya akan aku usahakan setelah makan siang kita akan ke dokter kandungan, sekarang kamu tidur jangan berpikir macem macem lagi" Tio memeluk Andin dan mengelus perut nya

Saat Andin sudah terlelap tidur,maafkan aku Andin memang aku belum sepenuhnya mencintai kamu tapi aku akan berusaha menyanyi kamu dan anak kita tetap hidup lebih lama lagi agar aku bisa mencintaimu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!