NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Sistem Ibu

Reinkarnasi Sistem Ibu

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Single Mom / Anak Genius / Chicklit
Popularitas:128.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nasya Mutiara

Elsa Birdella Hoover model sekaligus artis ternama yang diberikan kesempatan kedua untuk terlahir kembali dengan dibekali sistem.

Kehidupan apa yang menjadi kehidupan baru Elsa? Akankah Ia kembali terlahir menjadi Elsa Hoover atau sosok lain?
Temukan jawabannya di Reinkarnasi Dengan Sistem Ibu.
Dukung terus karya author dengan subscribe, tinggalkan jejak pada setiap bab nya🙏😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nasya Mutiara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34. Lagi-Lagi Ditolak

"Masuk lah," ucap Elardo setelah keduanya sampai di depan kontrakan milik Elsa.

"Tuan aku tidak mau anda terus-terusan menyelamatkan saya jika begini bagaimana saya bisa menembusnya?" Elsa mengungkapkan kerisauannya. Ya memang benar setiap ada bahaya pria itu selalu datang menyelamatkannya hingga tidak terhitung jumlah hutang budi Elsa pada pria itu.

"Kau tidak perlu sungkan lakukan semua yang kau inginkan dan aku yang akan menyingkirkan bahayanya. Satu lagi izinkan aku tetap disamping mu aku tidak akan mengganggumu," terang Elardo.

Kata-kata Elardo semakin membuat Elsa tercekik karena bagaimanapun juga Ia tidak bisa membalas pria itu meski hanya cinta.

"Aku hanya seorang ibu tunggal yang sangat tidak pantas untuk tuan Elardo jadi jangan pernah sedikitpun memberinya harapan," gumam Elsa.

"Tapi Tuan aku sangat terganggu dengan anda jadi aku harap ini yang terakhir kalinya anda menemui saya. Kedepannya kita hanya boleh bicara jika menyangkut Kiara!" tegas Elsa.

"Baik jika itu kemauanmu tapi aku tetap akan melakukan sesuai keinginanku nona Elisa. Permisi." Elardo melangkah pergi meninggalkan Elsa yang masih bergetar hebat dengan penolakannya tadi. Bukan kata-kata yang mudah yang Elsa keluarkan demi menolak Elardo namun Ia juga tidak boleh terus-terusan memberi harapan yang tidak mungkin Ia bisa kabulkan.

Elsa sadar dia hanya seorang ibu tunggal yang juga tidak sebanding dengan Elardo. Beberapa waktu lalu seorang wanita memperingatkannya untuk menjauhi pria itu membuat Elsa sadar siapa dirinya.

Sementara itu Elardo yang tidak bisa mengatasi perasaan patah hatinya karena berulang kali ditolak Elisa melampiaskannya di sebuah bar. Sudah beberapa botol wine Ia tenggak membuatnya kini mabuk berat.

"Apa perlu aku mati baru kau mau menerimaku Elisa, aku ma- u mati sa-ja kalau itu bisa." Racau Elardo.

Seorang pria dengan tatapan penuh kebencian menyadari ada kesempatan emas untuk membalas dendam. Pria itu melangkah menuju Elardo.

...

Tolong ... tolong." Samar-samar terdengar suara minta tolong membuat Elsa yang hendak masuk ke kontrakannya melihat sekeliling.

Waktu menunjukkan pukul 11 malam.

"Suara ini sepertinya bukan pendengaran biasa." Elsa memejamkan matanya. Suara itu terdeteksi beberapa ratus meter dari tempatnya, tepatnya di gang sempit yang jarang dilewati orang.

Elsa berlari untuk membantu wanita itu yang terus saja berteriak minta tolong yang terdengar dari intuisi pendengarannya.

"Tidak jangan lepaskan aku, aku akan memberi kalian uang yang banyak orang tuaku pasti tidak segan," tawar wanita itu.

Beberapa pria itu terus mendekat mengepung gadis muda itu setelah mengendorkan ikat pinggangnya.

"Jangan, jangan!" teriak wanita itu. Pakaiannya sudah koyak karena ditarik dengan paksa empat pria itu.

"Arghhh!" teriak wanita itu ketika pria itu mencumbunya dengan liar.

"Hei binatang lepaskan gadis itu!" geram Elsa.

Ada rasa ketakutan dari diri Elsa ketika perhatian empat pria itu terarah kepadanya setelahnya. Ia sadar tidak mampu mengalahkan keempat pria itu mengingat ketrampilan kuat nya lemah hingga pasti tidak mampu melawan.

"Wah kita kedatangan tamu yang tidak diundang sepertinya Tuhan begitu baik hingga mengirim satu lagi kesenangan untuk malam ini." Seorang pria datang mendekat ke arah Elsa.

"Berhenti jika kau mendekat aku remukan tulangmu!" tegas Elsa dengan ancamannya. Namun bukannya takut pria itu malah tertawa semakin kencang.

"Kau hanya seekor kelinci mau meremukkan tubuhku."

Blam! Blam!

Elsa menendang pria itu dengan kekuatan penuh namun tendangan itu tidak berpengaruh apa-apa.

{Ding. Peringatan bahaya prosentase kekuatan anda menurun drastis menjadi 20%}

Peringatan dari sistem. Tanpa Elsa sadari suasana hatinya setelah menolak Elardo terus membuat ketrampilannya menurun hingga tersisa 20% membuatnya tidak bisa melawan meski hanya membuat pria itu bergerak Ia tidak mampu. Tubuh keempat pria itu begitu kekar.

"Tidak jangan mendekat!" pekik Elsa saat keempat pria itu beralih mengepungnya.

Jiwa Elsa seperti melayang di udara sementara tubuhnya terkulai tidak berdaya. Jangankan untuk melawan ia bahkan tidak bisa menggerakkan tubuhnya.

"Mungkinkah ini akhir hidupku, aku sudah berakhir. Aku ... aku pergi selamat tinggal Kiara, Elardo," gumam Elsa dengan mata terpejam.

Elsa membayangkan kebersamaannya dengan Kiara juga Elardo yang hanya walaupun sesaat Ia begitu bahagia.

Keempat pria itu tertawa terbahak-bahak menatapnya yang sudah tidak berdaya.

1
Lala Kusumah
ceritanya sungguh baguuuuusss dan seruuuuu... lanjutkan....
Lala Kusumah
Biasa
Madia Normadia
kebanyakan bertele-tele..makinkesini makin kebanyakanbegonya Alsa ..
Madia Normadia
orang ceoboh dan bodoh kurang waspada capat mati
Othor Manja
Maaf author belum bisa up setiap hari karena kesibukan di dunia nyata🙏. Author janji akan menyelesaikan novel ini sampai bab terakhir😊. Jika ada masukan untuk kelanjutan novel ini author sangat berharap.
Aris Prasetyo: Semangat Thor💪💪
total 1 replies
Narimah Ahmad
👍❤️❤️❤️
Narimah Ahmad
😍😍😍
Narimah Ahmad
👍👍👍
Narimah Ahmad
seperti biasa 💪💪💪💪💪 thor 😊
Othor Manja: Semangat Kak, mau lanjut masih super sibuk🤣
total 1 replies
Narimah Ahmad
👍👍👍😊
Narimah Ahmad
semanggat 💪💪💪
Narimah Ahmad
bruu mampir
Othor Manja: Terima kasih Kak sudah mampir
total 1 replies
Frando Kanan
kok jd bicara sendiri sih???
Othor Manja: Sudah diperbaiki Kak, terimakasih koreksinya😊🙏
total 1 replies
Frando Kanan
ahh...ternyata begitu....pantas eps awal Elisa yg tubuh sebelomny Dia sombong Dan angkuh krn hanya ingin tutupi hati
Frando Kanan: yg adany Elsa ini bkl jd dendam tpi syngny gara2 system itu gk bkl bs bls dendam
total 4 replies
Frando Kanan
langsung kaya mendadak
Othor Manja: Berasa cari duwit enak banget/Sneer/
total 1 replies
Frando Kanan
tentu saja klian keterlaluan....klian seenakny menghina tanpa Tau spa mereka bkn? cih 😒💢
Frando Kanan: inilh zaman yg skrg tetangga yg gw lht kadang ada yg bntu tpi alhasil mlh yg udh bantu mlh jd punya mslh besar....trs yg udh bantu mlh diam aja
total 2 replies
Frando Kanan
aiyah...jd gara2 itu... seharusny....jika gw jd lo...gw langsung bls dendam...dgn kejam...buat mereka Tau jika berani menyingung hanya krn kesenangan pribadi gmna rasany keputusaan
Othor Manja: Ya itulah si MC walaupun terlihat jahat pada kenyataannya rasa sakitnya akan penghianatan tidak lebih besar dari rasa sayang pada sahabatnya dan bahkan rela menanggung sakit itu dalam hati dan memilih pergi
total 1 replies
Frando Kanan
dsr sampah...Bru segini langsung kabur...
Frando Kanan
gmna rasany? senjata mkn tuan
Othor Manja: Jelas nggak enak Kak🤣
total 1 replies
Frando Kanan
gk heran itu yg buat lo sombong Dan tdk Tau diri...mah...dptlh karma yg lo blom pernah rasakan 😒
Othor Manja: karma masih berlaku Kak,jadilah dia menuai semua yang sudah ditanamnya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!