NovelToon NovelToon
Sang Rahim Bayaran

Sang Rahim Bayaran

Status: tamat
Genre:Poligami / CEO / Selingkuh / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:159.5k
Nilai: 5
Nama Author: Wind Rahma

Naima menjual rahimnya untuk mendapat sejumlah uang demi mengobati sang ibu yang sedang terbaring sakit.

Lalu siapa pria yang membeli rahimnya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wind Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terkuak

Setelah satu kali dua puluh empat jam Naima dan bayinya sudah bisa pulang. Zico mengantar Naima ke rumah almarhum bu Maya lantaran Naima sendiri yang minta.

"Naima, aku harus segera membawa bayi ini," ucap Zico meski terasa sangat berat.

Naima menghembuskan napas mencoba untuk kuat, tegar dan ikhlas.

"Iya. Akhiri juga hubungan kita sekarang. Agar semuanya benar-benar selesai," pinta Naima namun Zico menolak.

"Tidak, aku tidak akan mengakhiri nya sekarang."

"Kenapa?"

"Aku rasa ini bukan waktu yang tepat," jawab pria itu padahal ia berat untuk melepas Naima.

"Akhiri saja, Zico. Aku tidak apa-apa," pinta Naima sedikit memaksa, ia tidak ingin terus menerus menjalin hubungan yang membuat ia terluka.

"Tidak, Naima. Aku tidak ingin membuatmu terluka di hari yang sama dengan menjadikan putrimu milik Aylin."

"Tapi aku akan lebih terluka jika kau menggantungkan hubungan ini, Zico. Cepat akhiri hubungan di antara kita agar aku bisa lebih tenang."

"Aku tidak akan melakukannya, Naima. Maaf, aku harus pergi sekarang. Jaga dirimu baik-baik, aku janji aku segera kembali menemuimu."

Zico melipir keluar dari kamar Naima dengan membawa bayinya. Air mata yang sejak tadi sudah mengalir kini kian menderas. Naima merasa dadanya sesak dan perih di bagian rongga-rongga nya.

Kenapa harus sesakit ini? Dan yang lebih sakitnya ia tidak dapat melakukan apapun. Ia hanya bisa berharap untuk kebaikan putrinya selama jauh darinya.

***

Zico sudah tidak sabar untuk segera memberikan kejutan dengan membawa baby Ziana pada Aylin. Ia sangat yakin jika Aylin pasti akan senang dan terharu. Ia juga sudah memiliki alasan jika Aylin bertanya tentang bayi yang ia bawa secara tiba-tiba.

Mobil pria itu sudah memasuki halaman rumah. Ia lekas turun dari mobil dan mengambil baby Ziana yang ia letakan di jok bagian depan samping kemudi yang sudah ia pasang alat pengaman khusus.

Ia melangkah masuk ke dalam rumah dengan membawa binar bahagia yang terpancar di wajahnya. Ia mencari soso Aylin di ruang tengah, ruang televisi, kemudian ke kamar. Ternyata sosok wanita yang ia cari-cari itu tengah duduk di tepi ranjang tempat tidur dalam keadaan menunduk.

"Sayang ..." panggil Zico kemudian bergegas menghampiri istrinya.

"Sayang coba lihat aku bawa apa?" Zico memperlihatkan baby Ziana pada Aylin, namun wanita itu tidak kunjung mendongakan kepalanya.

"Sayang, aku bawa bayi yang aku adopsi di panti asuhan Mutiara Ibu dan bayi sekarang jadi milik kita. Lihat, bayi nya berjenis kelamin perempuan dan dia manis sekali." Zico memberi tahu Aylin dengan penuh semangat.

Aylin sama sekali tidak merespon, hal itu membuat Zico merasa ada yang aneh.

"Sayang ... Kau kenapa? Sayang ..." Zico mencoba untuk menyentuh bahu istrinya, namun wanita itu dengan cepat menepis tangannya.

"Jangan sentuh aku lagi, Zico," seru Aylin dengan air mata yang terurai di pipinya.

Zico tentu saja tercengang melihat perubahan sikap Aylin yang tiba-tiba.

"Sayang, kau kenapa?" tanya Zico memastikan tidak ada sesuatu yang terjadi pada wanita kesayangannya.

"Tega kau, Zico. Tega sekali kau berkhianat di belakang aku selama ini!" seru Aylin membuat wajah Zico menegang seketika.

"Kenapa, Zico? Kenapa kau bisa melakukan hal itu, hah? Kenapa? Kau bilang kau suami yang setia dan mau menerima kekurangan aku sebagai istrimu. Tapi di belakang ternyata kau menikahi wanita sempurna yang bisa memberikan apa yang tidak bisa aku berikan. Sakit, Zico. Sakiittt ..." Aylin menepuk dadanya cukup keras seolah sedang memberi tahu jika di dalam dadanya sedang terluka hebat.

_Bersambung_

1
Suartati Hasibuan
keren nih kayaknya ceritanya
sandi Gelau
tk mslh itu ank zico..lmbt laun pun zico ttp sma Alyin
Wiek Soen
nanti mampir Thor
tina_sa
kejam sekali sitya ini,bisa bisanya dy berbicara seperti itu dg temanya.
tina_sa
wah sekali tembak langsung tepat sasaran si zico,keren.
tina_sa
ternyata suhu si arsa q kira cupu😁
tina_sa
menariiiik.,
tina_sa
gercep juga si zico,semangat
tina_sa
baru mampir thor,untuk pertama baca novelnya 😊
Wind Rahma: Happy Reading ❣️
total 1 replies
Maya Sari Niken
nanti gimana perut makin besar kan keliatan
Ana Susana
👍
Wiek Soen
akhirnya bahagia juga
Wiek Soen
ternyata Arsa toh
Wiek Soen
akhirnya sama2 terluka
Wiek Soen
kok tambah nyesek Thor
Wiek Soen
sampai kebawa ceritanya aq thor
Wiek Soen
semangat Naima
Wiek Soen
Zico tanggung jawab betul
Wiek Soen
pertama perut yg di kenyangkan
Wiek Soen
pingin ketawa juga pingin menangis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!