NovelToon NovelToon
Pernikahan Kontrak

Pernikahan Kontrak

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:7.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Audwibill

Selma adalah seorang janda dengan 3 orang anak. Dia berkerja di sebuah perusahaan swasta yg hampir bangkrut..

Dengan gaji pas-pasan dia berusaha mencukupi kebutuhan sekolah dan hari-hari mereka.. Tapi di kantor sudah tersebar surat edaran bahwa akan ada pengurangan karyawan,dia harap itu bukan dirinya. Karna jika itu dia,maka dia tidak tau harus bekerja apa lagi,di kota sebesar ini mencari pekerjaan bukanlah sesuatu yg mudah. Apalagi mengingat statusnya seorang janda yg memilikki dasar pendidikan yg rendah...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Audwibill, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pendekatan

 

Kini didalam ruangan itu hanya mereka berdua. Keadaan kamar yang remang karena sudah dipersiapkan sebagai kamar pengantin,membuat Andreas canggung. Sementara Selma hanya berdiam diri mengarahkan pandangannya keluar jendela. Tiba-tiba pintu kamar di ketuk,keduanya menoleh..

 

"iya masuk" Andreas memberikan perintah..

Seorang pelayan masuk kedalam kamar membawa setumpuk lipatan pakaian dan handuk.

"Tuan,ini baju ganti dan handuk" Pelayan itu meletakkan baju-baju kedalam lemari. Selma tersenyum dan mengucapkan terimakasih disambut dengan senyuman hangat dari pelayan tersebut..

"dan Kakek menunggumu dikamarnya" Sambung pelayan tersebut..

"katakan pada kakek aku akan segera kesana"

"apa masih ada yang di perlukan tuan?"

"tidak ada.." jawab Andreas sambil menggelengkan kepala..

Pelayan tersebut pergi meninggalkan mereka berdua lagi..

"kau ingin membersihkan diri?" tanya Andreas mencairkan suasana..

"tidak.. aku masih ingin menghilangkan keringatku dulu" jawab Selma seadanya..

"baiklah.. aku akan menemui kakek.. istirahatlah.. kau pasti lelah.. besok kita akan kembali" Andreas berbalik dan meninggalkan Selma sendirian..

Ketika pintu ditutup,Selma masuk ke kamar mandi dan menangis sejadi-jadinya. Membiarkan dirinya diguyur dinginnya air yang mengalir. Selma kembali membayangkan kejadian demi kejadian yang harus dia terima malam ini. Cukup lama ia berada di dalam kamar mandi itu. Hingga akhirnya iapun beranjak mengeringkan dirinya yang sudah mulai kedinginan. Tetapi ia tertegun lama saat ingin memakai baju tidurnya. Baju itu terbuat dari bahan yang sangat halus.. tetapi cukup minim dan transparan, membuat ia kembali mencari baju lainnya dan hasilnya pun sama.. tiga buah baju yang di berikan itu sama tranparannya. Mau tak mau Selma harus memakainya. Ia menyadari kenapa ia di berikan baju-baju seperti ini,itu karena dia adalah pengantin baru,dan ini sudah biasa dilakukan oleh sebagian keluarga. Tetapi ia tak berpikir itu akan terjadi di keluar Andreas yang cukup terpandang..

 

Selma keluar kamar mandi,sambil melihat-lihat pakaian yang ia kenakan. Ketika terdengar suara pintu yang dibuka,secepat kilat Selma melompat ke ranjang dan menyelimuti dirinya. Andreas yang melihat itu menjadi kebingungan dan bertanya..

 

"Ada apa?"

"ha... aku.. aku sedikit kedinginan setelah mandi, jadi aku menghangatkan badanku dengan menyelimutinya.." jawab Selma sekenanya..

"kau tidak mengatur air mandimu?"

"tidak,kukira karena aku sangat berkeringat mandi air dingin mungkin menyegarkan" ia menjawab sambil tersenyum tipis..

"baiklah aku akan mengatur suhu kamarnya"

"jangaaan" teriak Selma seketika..

"kenapa? bukannya kau kedinginan?"

"ia benar,tapi aku ingin langsung tidur saja,aku takut jika kau atur suhunya saat tidur akan kepanasan" elak Selma lagi. Jika Andreas mengatur suhu ruangannya maka ia tidak akan tidur karena kepanasan semalaman..

"kau belum makan? makanlah sedikit lalu tidurlah" Andreas bicara sembari mengulurkan nampan yang berisi makanan..

"aku tidak lapar,kau sajalah yang makan" setelah menolak makanan itu,perut Selma berbunyi. Melihat itu,Andreas tersenyum lucu..

"sepertinya bibir dan perutmu tidak saling mendukung" katanya meledek Selma yang masih terbaring lurus dengan selimut yang membungkus utuh tubuhnya dan hanya meninggalkan bagian kepala saja...

"makanlah.. aku akan mandi,mungkin aku yang tidak sehat atau karena sudah terlalu berkeringat hingga aku merasa sangat gerah" katanya sambil meletakkan nampan yang sedari tadi di pegangnya ke atas meja disisi tempat tidur..

 

Andreas berjalan mengarah kekamar mandi, melihat itu Selma sedikit lega. Sambil menghembuskan nafas panjang diiringin dengan suara kriuk dari perutnya. Selma melirik makanan disampingnya. Mengelus kembali perutnya. Iya.. dia memang lapar.. Akhirnya ia duduk dan menarik nampan tersebut.

 

"Sajian yang cukup lezat katanya dalam hati"

 

Satu persatu lauk di lahapnya,ia begitu menikmati makan malam itu hingga tak sadar bahwa Andreas telah memperhatikannya sedari tadi. Andreas pun kembali menggodanya...

 

"apakah menu malam ini enak?" tanyanya yang membuat Selma tersentak kaget..

"ah.. iyaa.. sangat enak" jawab Selma dengan sedikit senyuman..

"apa kau terbiasa seperti ini?"

"terbiasa? apa?" Selma tampak kebingungan dengan pertanyaan Andreas..

"mengatakan suatu hal yang sebenarnya itu bukanlah kenyataannya!"

"maksudmu berbohong?" tanya Selma kearah Andreas.

"aku tidak mengatakan itu,kau sendiri yang mengatakannya"

"tapi itulah maksudmu kan?"

"makanlah,masih tersisa sedikit.. sayang jika tidak dihabiskan" Elak Andreas mengalihkan pembicaraan..

 

Dengan wajah kesal Selma meneruskan makannya. Andreas pun hanya tersenyum kecil melihat tingkah Selma yang kekanakan..

 

Andreas seperti mencari sesuatu. Karena tidak menemukannya iapun bertanya pada Selma..

"apa kau melihat sisir?"

"tidak" Selma menjawab seadanya dan masih terus mengunyah makanannya..

"dasar aneh" Andreas kembali tersenyum lucu..

"apa kau bilang?"

"aneh"

Selma mengerutkan keningnya...

"kau bilang tidak melihat sisirnya padahal kau baru selesai mandi dan dikamar ini hanya ada kita berdua"

"lalu kenapa jika aku habis mandi? apa hubungannya dengan sisir?"

"apa kau tidak menyisir rambutmu setelah mandi?"

"aku tadi mau melakukannya, tapi kau sudah masuk kekamar" jawab Selma sambil melepaskan makannya dan meletakkan nampannya Kembali..

"lalu kenapa jika aku masuk kekamar? apa itu menganggumu menyisir rambutmu? benar-benar aneh"

Selma diam tak berani menjawab lagi. Karena tak jua menemukan sisirnya, akhirnya Andreas menyalakan lampu kamar dan semua terlihat dengan jelas. Ketika ia berbalik kearah Selma ia terdiam melihat pakaian yang dikenakan Selma. Selma yang menyadari itu menarik kedua tangannya menutupi bagian dadanya. Keadaan pun kembali canggung .

"Maaf aku tidak bermaksud demikian.. Aku tidak tau pakaianmu begitu minim karena keadaan kamar yang remang.."

"hmm.." jawab Selma singkat..

"Kau tidurlah diranjang,aku akan tidur di sofa" Ucap Andreas sambil kembali mematikan lampu kamarnya..

Tidak ada suara yang terdengar diruangan itu,semua hening. Akhirnya Andreas berdiri berjalan mengarah ke lemari yang terdapat dipojok kamar. Mengeluarkan sebuah botol dan cangkir juga sebungkus rokok..

Selma yang sedari tadi belum tidur melihat semua yang dilakukan Andreas dalam kamar itu. Iapun berdiri dengan selimut membungkus tubuhnya..

"apa kau punya dua cangkir?" tanya Selma yang membuyarkan lamunan Andreas..

"kenapa?"

"aku tidak dapat tidur, sepertinya enak minum wine" jawab Selma sekena..

"duduklah" perintah Andreas..

"kau benar kedinginan,atau hanya alasan?"

"Wine-nya enak,pasti mahal" jawab Selma yang tidak sesuai dengan pertanyaan Andreas tadi..

"lepaskanlah selimut itu jika kau tidak kedinginan. aku cukup bisa menahan diriku untuk hal seperti itu"

Selma tidak menjawab,hanya menuruti apa yang di katakan Andreas sambil memandangi Andreas yang sedang menghembuskan asap rokok dari mulut dan hidungnya..

 

Malam yang panjang mereka habiskan di teras kamar sambil menikmati Wine dan cahaya bulan. sesekali mereka bercanda dan saling bercerita satu sama lain. Entah apa yang mereka ceritakan hingga akhirnya mereka sudah semakin akrab dan saling mengenal lebih jauh..

 

1
Nana Bati
janji Allah tidak pernah salah, setiap kebaikan pasti akan menuai kebaikan begitu sebaliknya... semangat thor 👍👍👍
Nana Bati
kereeeennn iyas👍👍👍
Anggoro Abhi
Queen.....Queen.....pendidikanmu tinggi..pengalamanmu banyak di acungi jempol banyak orang...tapi kepribadianmu luar biasa Nol....hebat sang penulis....aku suka dgn sikap Andrees dan yg lain..😁😁
Anggoro Abhi
menarik...dan bikin haru..membacanya aja aku bs nangis....👍👍👍👍
Shuhairi Nafsir
Selma memang sangat goblok pada awalnya nga mau berterus terang sebagai ibu tunggal.
Neng Titi
Blm jd istri aja udah begitu Adel, di nikahi ga mau, ga jls lu 🤣
Neng Titi
ya ampun ribuuttttt melulu kapan damai nya sih, pada baperan amat ini orang2 dlm cerita ini
khitara
ampun thorrrrr bagus banget ceritamu...bener2 perempuan yg beeeeeh
khitara
keren..cerita yg bener2 lain dari yg lain, q seneng wanita yg jual mahal dan angkuh meski ia dlm kesulitan dan cowoknya sosok yg tegas tp pengertian...luv luv buat u thor
Neng Titi
udah sering ena ena , malah ga mau d nikahi. aneh km Adelia 😂
Neng Titi
Msh perawan kan Selma dg 3 anak , ah jd bingung 😂
Neng Titi
Cerita rumah tangga yang aneh, tapi Krn penasaran baiklah akan sy lanjut baca 🤣
Neng Titi
Selama ini rese dan keras kepala sekali 😖
ceritanya sangat menarik
🌻Ruby Kejora
Mah di sini rame banget Yang komen juga panjang-panjang semangat salam kenal Thor 💐💐
yonahaku
inilah pelakor terselubung stella
yonahaku
iya stella baik bagimu tapi kau tidak memilih dia jadi istri mu dan kau memilih selma. jika kau tidak memilih selma kedudukanmu mungkin aman
yonahaku
kita tunggu kenapa selma melakukan hal yang tidak masuk akal seperti ini apa mungkin pengalaman masa lalunya dengan mantan suami makanya menjadi liat yang luar biasa terhadap suami barunya
yonahaku
selma sepertinya pernah mengalami hal ini waktu bersama suami pertamanya jadi trauma dia dengan suami keduanya takut mendapatkan kejutan yang sama
Reski Rezki
selma pikirannya terlalu pendek,,mementingkan org lain daripada kluarganya sendiri,,Dasar Bodoh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!