bacanya dari awal sampai akhirnya ya biar gak salah faham sama ceritanya😌
Vans pria kejam dipertemukan dengan Zahira seorang wanita yang dia anggap hanya sebagai pelacur yang dijual oleh keluarganya.
Tapi sedikitpun dia tak pernah anggap Zahira sebagai istrinya melainkan pembantu ( art )
Pernikahan yang di idamamkan oleh banyak wanita dengan seorang pangeran tampan sabar dan hubungan harmonis tidak didapatkan oleh Zahira.
Bak tinggal dineraka Zahira sedikitpun tak pernah merasakan apa itu cinta dari pernikahannya.
bagaimana kisah kehidupan mereka selanjutnya apakah akan tumbuh rasa cinta antara mereka ?
atau justru perpisahan akhir dari kisah cinta mereka ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea alexia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
dia bukan anak ku
" Uek uek.. "
" Kira kira lah ini di meja makan " ketus Vans yang mendengar Zahira mual mual
" Maaf mas akh.. Perut ku " rintih Zahira yang ke sakitan karna sedari tadi tak istirahat.
" Bikin mood makan ku ilang aja " ucap Vans yang hendak pergi tapi tiba_tiba Zahira pingsan
" Zahira " ucap Vans dan langsung membawa Zahira ke sofa
Dengan penuh resah Vans menghembuskan nafasnya pelan. Huuf seraya mengelus keningnya sendiri menatap ke arah istrinya yang sedang pingsan.
Apa yang terjadi padamu Zahira jangan buat aku resah.
Sebuah tangan kekar mengelus kening Zahira penuh kasih sayang.
" Emm "
Vans yang melihat Zahira terbangun langsung melepaskan genggamannya dari tangan Zahira dan menjauhinya
" Mas " panggil Zahira pelan
" Heem " jawab Vans singkat
" Tak mau kah kamu mendengar detak jantung bayi kita? dokter yang memberi rekaman ini " tanya Zahira sambil memegang tangan Vans dan menghalangi Vans untuk pergi.
Ingin menolak tapi dia mengingat kata kata Afdal. Jika kemungkinan itu adalah bayi Vans.
Menuruti kemauan Zahira, Vans duduk di sebelah Zahira dan mendengarkan detak jantung anaknya.
Deg seketika air mata Vans terjatuh saking terharunya.
" Dia anak mu mas sungguh " ucap Zahira sambil tersenyum senang ketika Vans mendengar rekaman itu
" Tidak dia bukan anak ku " ucap Vans yang mengingat ke jadian waktu itu dan langsung bangun dari duduknya seraya menghapus air matanya.
" Baik lah dia hanya anak ku " tegas Zahira dan menatap tajam ke arah Vans.
" Mas apa yang terjadi dengan tangan mu " ucap Zahira yang mempertanyakan tangan Vans yang memerah.
" Tidak masalah akan segera sembuh " tegas Vans seraya menyembunyikan tangannya
" Kau mengikatnya karna mencoba melawan ke canduan narkoba mu " ucap Zahira lembut
" Nggak aku masih meminumnya dia nyawa ku " tegas Vans seraya memalingkan wajahnya dan pergi.
Matamu mengatakan semuanya mas kau mencoba menyembunyikan cinta mu pada ku.
Makasih kamu telah menepati janji mu aku mencintai mu Vans.
Mungkin kah kata perceraian hanya lah ancaman Vans.
Zahira terdiam di balik jendela seraya menghembuskan nafas dan menikmati indahnya taman taman yang Vans buat.
...****************...
" Mas tolong jangan sakiti aku dan anak ku " ucap Zahira sambil memundurkan dirinya dari Vans
Mata bulatnya memerah seraya menatap ke arah Zahira, rahangnya mengeras tangan kanannya memegang pistol dan tangan kirinya dia kepalkan seperti ingin memukuli mangsanya.
" Vans ini aku istri mu sadarlah " ucap Zahira yang melindungi anaknya yang ia kandung
Berjalan ke arah Zahira dengan penuh emosi
" Kamu bukan istri ku kamu pelacur dia bukan anak ku Zahira Maira " bentak Vans membuat Zahira semakin takut
Duak duak
Afdal datang dan memukul Vans menggunakan tangannya yang kekar dan Vans pingsan.
" Anda gak papa? Maaf tadi saya mau antar boss tapi boss menolaknya jadi saya ikuti dia dari jauh " ucap Afdal seraya mengangkat tubuh Vans dan membawanya ke sofa
Jantung masih terasa deg degan karna ke jadian tadi. membuat Zahira tak menjawab perkatan Afdal sedikitpun.
" Bisakah anda mendengar saya " ucap Afdal sambil melambaikan tangannya
" Eh iya makasih Afdal " jawab Zahira singkat sambil tersenyum ke arah Afdal
" Iyah, boss ke banyakan minum jadi ke hilangan akal sehat!!! Ya udah saya pulang dulu permisi " ucap Afdal dan pamit pulang
...Mengangguk....
Brewok ku kenapa kamu minum bir berlebihan? Kamu udah gila?
Menatap ke arah Vans yang sedang pingsan seraya tangan kanan membelai rambut dan tangan kiri menggenggam tangan Vans.
" Aku mencintai mu Zahira tolong gugurin bayi itu ku mohon jangan tinggalin aku " ucap Vans dengan tak sadar
" Jika kamu mencintai ku kenapa ucapin kata talak mas? Kamu gak buruk mas kamu hanya belum tau jika ini memang anak mu " batin Zahira sambil mencium kening Vans.
Uek.. ueek..
" Minum ini mas " ucap Zahira dan memberikan jus lemon pada Vans.
" Apa yang terjadi " ucap Vans sembari memegangi kepalanya dan mencoba mengingat semuanya.
" Tidak ada " dusta Zahira
" Rumah berantakan, oh no apa kamu baik baik saja " ucap Vans yang kembali mengingat semua kejadiannya dan langsung memeluk Zahira dengan erat.
Komentarnya ya biar semangat ngetiknya!
setidaknya kamu tak perlu melayani laki² hidung belang diluar sana😣😣