NovelToon NovelToon
HASRAT CINTA

HASRAT CINTA

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Komedi / Tamat
Popularitas:445.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Jesyca

Jesyca jeje

Bolehkan sekali kita berkhayal?
Seandainya pun boleh, pastikan khayalan tersebut dapat terwujudkan.

Kisah sosok seorang pendamba cinta, setelah sekian lamanya terjebak dalam penyakit yang entah sejak kapan datangnya, dan bertemu dengan wanita yang mampu menimbulkan hasratnya kembali.

Akankah pria itu sembuh, ataukah sebaliknya, apa yang terjadi?

Yuk lanjut aja bacanya, jangan lupa dukung author dengan cara like, komen dan vote ya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jesyca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps #34

Pagi itu. Key yang salah satu orang kepercayaan Adit mengumumkan rapat penting, memanggil semua investor untuk mengadakan rapat.

Adit membuat beberapa investor saham mengalami kerugian agar dapat ia memanfaatkan mereka untuk bekerja sama dengannya dan memberikan sahamnya dengan penawaran lain.

Adit bekerja sama dengan perusahaan yang berinvestor di perusahaan Arlos Groub agar mereka membuat penyetokan barang terhambat dan memudahkan Adit mengakuisi perusahaan tersebut. Arlos Groub adalah perusahaan Ayah Ronal.

Rapat yang memakan waktu dua jam itu kini telah selesai. Adit kembali ke ruangannya yang di ikuti Key dari belakang. Ya, begitulah Adit, tidak ingin terlalu optimis dalam mengerjakan urusan di kantornya, cukup menghandlenya melalui smartphone. Hanya bawahan kepercayaannya dan Key yang ia beri tanggung jawab masalah di kantor. Saat ini ia sudah turun tangan, dan dua perusahaan dapat ia kuasai dalam semalam.

"Apa tidak terlalu berlihan kamu Dit. "Ujar Key yang saat itu mereka sudah di ruangan Adit.

Adit mengeyitkan kening. "Berlebihan? Apanya? "Ucapnya santai.

"Kau sudah Akuisisi perusahaan Ayah Ronal, kau kan tau Ronal adalah Abang ipar mu. "

Adit senyum sinis. "Itu tanyakan saja kepada Ronal, kenapa dia mencoba menikung ku dari belakang. Dan ingin menghianati Kakak ku. "

Key menatap penuh tanya. "Maksud mu? "

"Dia adalah mantan Amira, dan dia mencoba mendekati Amira lagi, sampai melukai Amira, apa dia tidak sadar sudah memiliki istri dan anak. "Ucap Adit sambil menahan amarah.

"What.. Mantan Amira. "

Adit yang duduk di kursi kebesarannya hanya mengangguk membenarkan ucapan Key yang terkejut.

"Emang lo tau dari mana, apa lo udah mastiin semuanya. "

"Cih.. Kau seperti tidak mengenalku saja, mungkin aku orang yang santai, kemana-mana sendiri dan orang menilaiku pria memiliki penyakit Aneh dan memiliki wajah satu ekspresi. Tapi asal kau tahu, di mana pun aku berada, semua pengawalku ada di dekat ku. "

"Ya.. Gue akui itu, tapi apa Amira tidak merasa risih? "

Adit tertawa, "Risih,,, dia saja tidak pernah mengetahuinya, bahkan kau sendiri tidak tahu saat tanda merah berada tepat di jantung mu. "

Key berdiri mengedarkan pandangan di setiap sudut ruangan Adit, ia tidak habis fikir, sahabat yang mirip Gay karna tidak menikmati surga dunia itu ternyata memiliki cara pikir yang luar biasa untuk melindungi diri sendiri dengan cara tidak mencolok.

"Sudahlah!.. Kau kerjakan sisanya, aku ingin pulang menemui Amira. "Adit berjalan melewati Key yang sedang asik mengecek benda yang mencurigakan baginya.

"Apa kau sudah tinggal bersama Amira? "

Adit berhenti dan berbalik menatap Key. "Baru satu malam, tapi mulai detik ini akan aku pastikan dia selalu di samping ku dan tidak bisa jauh dari ku. "Adit kembali melajukan kakinya.

"Parah lo Dit, pria posesif banget lo. "

Adit tidak mendengarkannya. Ia menuju lift dan memencet tombol satu untuk ke lantai kusus parkiran. Setelah sampai di parkiran kusus di buat untuk orang penting itu, Adit membuka kunci mobil, ia langsung membuka pintu mobil, memakai sabuk pengaman dan melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Setelah 20 menit ia melintas di jalan raya, kini Adit sampai di rumah. Ia membuka pintu rumahnya dan langsung menuju kamar yang berada di lantai dua.

Adit melihat Amira yang tengan duduk di kursi yang tersedia di balkon. Ia pun menghampiri gadis itu.

"Kamu kenapa sayang, kok wajahnya murung gitu. "Tanyanya tanpa rasa bersalah.

Amira membuang pandangannya ke arah lain, ia tidak ingin menjawab pertanyaan Adit. Adit yang merasa di cuekin darahnya mulai mendidih. Ia pun mulai menggunakan kekuasaannya untuk mengancam Amira.

"Kau boleh saja mengabaikan ku bahkan marah pada ku, tapi asal kau tau, jika kau tidak merubah sikap mu, bukan hanya perusahaan Ayah pria masa lalumu yang aku rebut, akan ku pastikan nyawa Ronal berada di genggaman ku mulai detik ini. "

Amira mendongak menatap Adit, ia tidak habis fikir melihat Adit yang mulai tidak bisa mengontrol rasa Amarahnya.

"Kamu pria kejam Dit, apa hubungannya aku dengan Ronal, dia hanya masa lalu ku, aku jarang bertemu dengannya, dan dia kakak ipar mu, tapi kamu marah pada ku dan Ronal karna atas dasar keteropsesian mu pada ku. "Maki Amira.

Adit duduk mendekat ke arah Amira. Ia memegang dagu Amira dengan kuat. "Kau benar Amira, aku pria yang kejam dan sangat terobsesi pada mu, tapi ini semua karna mu, jika kau menuruti keinginan ku dan menerima aku menjadi kekasih mu, mungkin aku tidak akan segila ini. "

Amira merasakan sakit di dagunya yang di cengkram oleh Adit, matanya kini mulai berkaca-kaca, ia semakin takut menghadapi Adit yang sekarang.

"Jangan kamu sakiti Ronal Dit, dia suami kakak mu, dan sudah memiliki Jovan, aku tidak akan menemuinya lagi, aku mohon jangan ganggu dia. " ucap Amira terbata-bata.

Adit berdiri dan menertawakan ucapan Amira. "Kau membuat penawaran dengan ku hanya demi cinta masa lalu mu itu, kau yang sebenarnya wanita kejam Mir, kau mempermainkan dua hati pria, kau seperti wanita murah*n yang senang berganti lelaki. "

Amira bangkit dari duduknya dan menampar Adit, ia tidak terima dengan perkataan Adit, kata-kata murahan membuat hatinya hancur. "Iya.. Aku memang wanita murahan, jadi apa peduli mu terhadap ku, lepaskan aku, aku akan mencari pria lain yang dapat memuaskan ku dan menyayangiku."

Adit menarik tangan Amira, emosinya semakin memuncak, keegoisannya tidak dapat di kendalikan lagi.

Adit mendorong Amira sampai punggungnya menempel di dinding, kedua tangannya di cengkram kuat oleh tangan kiri Adit. Dan tangan kanan Adit mulai memegang tengkuk leher Amira, ia mulai mencium paksa Amira, lama semakin dalam, membuat Amira kehabisan oksigen. Adit tidak memperdulikan Amira yang sudah menangis, ia mulai menciumi leher jenjang Amira.

Adit membopong Amira dan merebahkan tubuhnya di atas kasur, membuka dasi dan kemejanya, menampilkan pemandangan roti sobek di tubuhnya.

Amira mulai ketakutan, ia terus memundurkan tubuhnya sampai menempel di kepala ranjang. Adit mulai menarik paksa baju Amira, dan satu kali hentakan membuat baju Amira sobek. Amira meronta-ronta ingin melepaskan diri, ia memukul tubuh Adit dan menggigitnya. Tapi Adit tidak merasa kesakita, ia tetap melancarkan aksinya.

"Dit lepasin aku, aku masih datang bulan Dit, tidak mungkin kita melakukannya, aku mohon lepasin Dit. "Ucap Amira terbata-bata.

Sejenak Adit menyudahi aksinya dan menatap wajah Amira yang hanya berjarak beberapa senti saja.

"Apa kau ingin aku melakukannya saat dia sudah berhenti. "

Amira menggeleng. "Jangan Dit, aku tidak mau. "

Adit tersenyum sinis. "Apa kau ingin aku membunuh Ronal. "

Amira melotot tak percaya. "Jangan Dit, jangan sampai kau membunuh seseorang. "

"Jika tidak ingin aku membunuhnya, apa kau bersedia aku menikmati tubuh mu ini. "

"Aku ingin melakukannya dengan suamiku kelak, jangan kau rebut kesucian ku Dit, aku tidak ingin membuat suami ku kecewa. "

"Baiklah, setelah kau selesai dengan tamu bulanan mu itu, mari kita menikah, dan hiduplah selamanya dengan ku. "

Amira semakin menatap Adit tidak percaya,. Pernikahan tidak semudah kita membalikkan telapak tangan, tapi Adit dengan mudahnya mengucapkan menikahlah dengannya.

Amira tidak menjawab, dia bingung harus menjawab apa.

"Kenapa kau diam saja, jika kau menolak ku lagi, akan ku pastikan besok pagi mantan mu itu hanya Tinggal nama. "

Tanpa fikir panjang Amira pun mengiyakan ucapan Adit. "Ayo kita menikah Dit, tapi aku mohon jangan sakitin dia, sudah cukup kau merebut perusahaan Ayahnya, dia suami kakak mu Dit, aku tidak sanggup menanggung dosa penderitaan kakak mu jika kau membunuhnya karna kau cemburu pada ku. "

"Wanita baik, dan sekarang aku belum bisa menikmati tubuh mu yang menggoda ini. Aku ingin bercumbu dengan mu. "Ucap Adit yang tangannya mulai menjelajahi tubuh Amira.

"Cih.. Kau benar-benar pria brengs*k, tadi kau mencium ku dengan paksa, sekarang kau berkata seperti itu, kau benar---. "

Amira belum selesai mengucapkan omelannya, Adit sudah membungkam bibir mungilnya dengan bibir Adit, awal Amira tidak membalas ciuman Adit, tpi Adit menggigit bibirnya membuat ia terpaksa membalas ciuman yang tidak di harapkan oleh Amira.

Bersambung...

Yang makin penasaran sama kelanjutannya.. Jangan lupa vote, like dan komen ya..

😘😘😘😘😘😘

1
vannyaa
koq si amira murahan bgt ya thor ngeri cwe pelakor
Shedah Humaira
bagus cerita kak.....lanjut kak
Ety Susanti
lanjut
Yulis Bunda Raffa
hadeeuuuu amira labil bangt....
Bernadina Natalia Bere
Amira kyak cwek murahan larinya kok mlah ke ronal ga tau apa ronal punya istri anak.walaupun ronal mntan nya tp jgn gitu donk...
~lk~
apaan si sjka ngegantungin deh ni author😎
Vivi Bundanya Al
lanjut donk
oren
amira jalang
oren
dasar cwek murahan
oren
amira mili ronal bnyak yg skit hti
oren
sdh dgn ronal dgn adit lagi ciuman
oren
amira maunya dua2nya
Nur Kholidah
lanjuttt
Salma
bikin penasaran deh
Salma
lanjut lanjut lagi seru ni bacanya
Mohammad Sulthon
jd ikut bingung. ..km pasti bingung jgkn thoooor
Mohammad Sulthon
yess
..adit good joob
Mohammad Sulthon
msukn dikit... tiap ada prcakapan sebaikny dksih kterangan siapa yg bicara... biar qt2 yg bc g bingung... lanjuuuut
Erni Rospita
bukan amira yg slh tpi yg salh tu,,,, ya knpa hrus ronal ya yg jadi suami amira thour jgn bkin skit hti,,, udah temuin aja iamira sama suruhan adit cpt bwa amira nya tmpt adit biar semua aman
Erni Rospita
kasihan adit skluarga thour,,,, msa keluarga baik"di kasih cobaan begitu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!