NovelToon NovelToon
Lembaran Diary : Istri Seorang Preman

Lembaran Diary : Istri Seorang Preman

Status: tamat
Genre:Romantis / Badboy / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Sosial / Tamat
Popularitas:78.7k
Nilai: 5
Nama Author: AMY DOANK

Martini Salsabila Utari.

Dia adalah istri seorang preman terkenal bernama Gres Sandy.

Ini adalah kisahnya dan juga isi diarynya sejak masih di bangku SMP.

Kisah cinta juga persahabatannya yang penuh gejolak rasa serta dilema berwarna.

Kisah perjalanan hidupnya hingga menjadi istri dari seorang preman yang penuh suka serta duka pastinya.

Selamat membaca🙏🙏🙏Semoga tulisan sederhana author amatir ini mendapat kesan di hati para reader🙏🙏🙏

Mohon dukungan like, komen serta votenya jika berkenan🙏🙏🙏 Terimakasih banyak🙏🙏🙏😍😘💞

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AMY DOANK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Martini Tanpa Diary 3

Ini hari pertama Martini dirumah mertuanya.

Pagi-pagi sekali Abang Gres sudah pergi meninggalkan Martini sendiri karena ada kerjaan yang membutuhkan absensinya.

Duk duk duk... Duk duk duk

Martini setengah berlari membuka pintu kamarnya.

"Hallo nona, selamat pagi!"

Seraut wajah cantik berdiri dihadapannya dengan muka masam. Martini menelan salivanya.

"I-bu!"

"Ibu? Emang gue ibu lo?? Cih... Siapa elo main panggil gue 'ibu'!?!"

Tersedak Martini mendengar jawaban ketus ibu tiri dari suaminya itu.

Wanita itu cantik. Sangat cantik malah dan masih muda pula. Wajarlah jika ia marah dipanggil 'ibu' oleh Martini yang benar-benar cupu.

"Maaf, kak!"

"Kak??? Sok akrab banget lo!! Turun...! Banyak kerjaan! Jangan kayak nona besar lo tinggal disini! Heh! Pipis aje bayar noh di mall! Enak banget hidup lo, cuma mau ongkang-ongkang kaki disini!"

Hiks. Benar-benar tipikal ibu tiri durjana!

"Kenapa lo liat-liat perut gue? Iya. Gue lagi hamil lima bulan! Kenapa? Lo berapa bulan hamilnya? Itu anak si Ahmad apa bukan?"

Yassalam. Kata-katanya...ish!

Martini hanya menggeleng, lalu menunduk. Tiba-tiba ia sangat terkejut, ketika jemari lentik Siti Mariyana menarik pangkal lengannya kasar. Hampir tubuhnya terjengkang kedepan jika tak segera menahan ujung kakinya di lantai.

"Ayo! Ga pake lama!"

Perempuan muda itu terbetot tubuhnya hingga keluar dari area kamarnya.

"Sebentar, Kak! Rapatkan pintu dulu!" kata Martini tapi langsung dipelototi oleh Siti Mariyana.

"Berapa lama lo jadi bininya si Ahmad?"

"Ada... sekitar delapan bulan Kak."

"Hm...! Gue kira dia hanya jadiin lo sebagai pajangan doang! Seleranya soalnya bukan model lo gini, yang culun dan tak punya daya tarik sama sekali. Bodi lo juga tipis. Ga ada menariknya! Hhh..."

"Saya tahu. Kakak adalah cinta pertamanya."

"Wow...! Jadi dia cerita sama elo? Keren juga ternyata. Hahaha..., gue kira dia akan tutup mulut soal cintanya yang harga mati sama gue!"

Martini diam. Tak lagi berniat menyambungi setiap ucapan ibu tirinya.

Semua sudah jelas kini. Rupanya mereka punya kisah klasik di masa lalu. Hm...

"Cuci semuanya! Dan jangan sampai ada yang masih kotor apalagi jadi rusak!"

Dengan seenaknya Mariyana menunjuk sesuatu yang menumpuk dipojokan kamar mandi dapurnya yang luas.

"Saya harus mencuci, Kak?"

"Mau lo apa, hah? Joget-joget tik-tok? Hm?... Banyak gaya lo!"

Martini kena toyor hingga kepalanya nyaris terjungkal ke bawah.

"Aduh!"

"Jangan lebay! Cepetan! Masih banyak kerjaan lain! Tuh! Sayuran di meja menunggu lo masak dan ingat, sebelum jam sebelas semua harus sudah selesai. Nyuci pakaian dan masak makan siang!"

Eh? Dia... menyuruhku untuk bekerja, begitu?

"Kakak..."

"Kakak, kakak... gue bukan kakak lo! Apalagi kakak tua!!! Ayo kerja! Kerja yang benar!"

Hhh...

Dengan berat hati, Martini mengerjakan tugas yang ia berikan.

Ingin rasanya berontak karena diperlakukan semena-mena begitu saja. Tapi... dirinya tak memiliki keberanian sebesar itu Terlebih, Gres Sandy suaminya sedang tak ada.

Akhirnya Martini melaksanakan semuanya sampai akhir, termasuk memasak menu makan siang hari ini.

"Masakan lo boleh juga! Sebelas dua belas dengan rasa warteg yang ada di seberang sana! Mulai hari ini, dapur jadi wilayah kekuasaan lo!"

Martini melongo mendengar ujaran Mariyana, sang mertua muda.

"Kenapa lo? Ga terima? Ga mau? Ooh... Berani rupanya lo ya?"

Sepertinya Mariyana mengetahui betul kalau Gres tak akan pulang dalam waktu lama hingga beberapa hari. Jadi dia dengan mudahnya menjadikan Martini sebagai pembantu gratisannya.

Selesai masak, ternyata hidupnya tak semakin baik. Mereka lalu menyuruh Martini masuk kamar. Baru setelah satu jam berselang, perempuan muda itu kembali disuruh ke dapur untuk bersih-bersih.

Hanya tersisa satu potong ikan kecil dan sepiring nasi putih. Itupun ikannya hanya sebelah yang masih utuh daging tubuhnya.

Hhh...

Martini makan tanpa pikir panjang. Tapi tiba-tiba... ia memuntahkan nasinya karena rasa aneh menyengak di kerongkongannya.

Ya Tuhan !!! Apakah aku ini sedang di racun?

"Hoek hoek...hoek..."

Martini merasakan kepalanya sedikit pening. Tapi hanya sebentar. Tenggorokannya seperti terbakar. Pedas menyengak. Seperti... ada rasa menthol.

"Hahaha... maaf, istrinya Ahmad sayang! Tadi nasinya ketumpahan minyak angin. Maklumlah, aku khan sedang hamil! Jadi... ya, gimana dong! Kalau makan harus bawa-bawa selalu minyak angin!"

Yassalam... teganya kau Siti Mariyana! Hhh...

Lemas lutut Martini. Seluruh isi perut keluar semua tak bersisa. Hanya meninggalkan cairan hijau di akhir muntahan.

Ia teringat pada kata-kata bang Gres. Lawan jika diperlakukan semena-mena.

Tapi... wanita cantik berhati iblis ini sedang hamil lima bulan. Masa' aku harus tega melawan orang yang sedang hamil?!

"Kakak... hati-hati berbuat dan berkata-kata. Kakak sedang hamil. Bahaya bagi kesehatan jiwa calon anaknya!"

"Hilih!! Siapa lo? Apa urusannya sama elo? Hah? Sok suci lo, padahal lo tuh perempuan dari kubangan comberan yang di angkat si Ahmad itu khan?"

"Ya Tuhan, Kak! Kata-katamu..."

"Kenapa? Gak terima? Merasa mengingat masa lalu?"

"Apa bukan karena kakak cemburu, abang pulang membawa aku? Istrinya?"

"Cemburu? Hellooow... Hei perempuan norak! Akulah yang membuang dia karena lebih berminat kepada bapaknya yang gagah dibandingkan dia!"

Martini tersenyum membuat Mariyana tertohok. Tubuh kecilnya didorong tiba-tiba hingga terjelembab jatuh ke lantai.

"Berani kau menertawakan aku, perempuan murahan!" katanya sambil menunjuk kearah Martini yang hanya menatap tajam.

"Kamu sudah dapatkan semua yang kamu inginkan, Kak! Lalu kenapa kamu masih juga membenci abang dan aku, Kak?"

"Bilang sama suamimu yang kini merasa seperti jagoan penguasa malam, berikan sertifikat rumah ini dan juga sertifikat tanah-tanah lainnya yang ada di tangannya!"

"Jadi... karena itukah? Kakak buas karena haus harta!"

Entah kekuatan darimana itu, Martini begitu santainya mengucapkan semua unek-unek yang ada dalam fikirannya. Bahkan dengan sikap yang tenang, justru membuat ibu tiri dari suaminya itu belingsatan.

Tangannya menjambak rambut Martini dengan keras. Dengan kekuatan dan emosi jiwa yang tinggi, ia berhasil menarik hingga tubuh Martini terangkat keatas.

"Aaaaggghhhh,"

Teriakan demi teriakan dari dua perempuan beda usia enam tahunan yang saling tarik menarik rambut itu membuat bapaknya Gres tergopoh-gopoh melerai.

"Sudah, sudah!!! BERHENTIIIIIIII!"

Martini dan Siti Mariyana melepaskan tangan mereka masing-masing.

"Hei, kau lont*! Masuk kau ke dalam kamar!!!"

Pria tua itu menunjuk Martini dengan mata melotot menyeramkan. Sontak Martini menunduk seraya berjalan keluar dapur, menuju anak tangga dan melangkah tergesa-gesa menaikinya.

Airmatanya perlahan merembes turun mengaliri pipi tirusnya.

Gila! Ini benar-benar rumah neraka! Orang-orang tidak waras semua penghuninya. Dan aku harus segera pergi dari sini, sebelum benar-benar menjadi ODGJ.

Ia mengambil handphonenya. Hendak menelpon Gres, suaminya.

Hhh...

"Abang... Rie..., mmmh... Rie... mmmh..."

Entah apa yang terjadi padanya. Seketika lidahnya kelu. Tak berani melanjutkan aduannya pada suaminya diseberang panggilan teleponnya.

Hanya isakan tangis saja yang membuat seseorang di balik handphonenya mengerang bak singa yang kelaparan.

-Bersambung-

1
Qaisaa Nazarudin
Ternyata nikah dgn temen yusof..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Kok feeling ku mengira kalo jodohnya itu Yusof..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Biasanya aku baca kisah CEO nikah sama2 Sultan..Tapi tetap selingkuh dan gak pernah bersyukur memiliki isteri yg cantik juga kaya,Dan istri yg selingkuh walaupun sudah punya suami yg baik dan Tajir, Noh sekarang aku baca kisah preman insyaf,Tapi sayangnya Sad ending..huaaaaaa...😭😭😭
Embun Kesiangan: huaaaa😭😭😭terhura otor🫰🥰 lope2 buat Kakak ♥️
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Untung aja Ahmad udah tobat ya..kalo dia meninggal karena penyakitnya juga,Dia meninggal dlm keadaan beriman,bukan dlm keadaan nya yg dulu..
Qaisaa Nazarudin
KOK MALAH SAD ENDING SIH THOR..😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
Syurga Allah tempat mu Martini..Penderitaan mu sudah berakhir,Tapi kasian anak dan Suami yg kamu tinggalkan..😭😭😭😭
Embun Kesiangan: lope2 Kakak 🙏 makasih banyak udah dukung Martini 🥰♥️
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Ririe gak ada riwayat sakit jantung kan,Lalu kenapa tiba-tiba ada serangan jantung mendadak...
Qaisaa Nazarudin
Gak pernah aku denger yg kayak gini..Tuh juga ketubannya udah beberapa jam pecah tapi masih belum lahiran,bisa lemas baby di dalam tuh,Harusnya di Caesar aja biar cepat, biar dua2 nya selamat ibu dan anak..🤦🤦🙇🙇
Qaisaa Nazarudin
Tapi sayangnya kebahagiaan yg Ahmad rasakan tidak lah lama,Ririe meninggalkan nya utk selama2 nya..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata Fahmi sodaranya Martini,Aku tertanya-tanya kemana Fahmi selama ini,Katanya dia suka sama Martini,Kok Martini malah nikahnya sama org lain..
Qaisaa Nazarudin
OMG..😳😳😳
Qaisaa Nazarudin
SEKERAS APAPUN HIDUP,TIDAK SEMESTI NYA KAMU MELUKAI PERASAAN ISTRI KAMU,HATI WANITA ITU LEMAH,MUDAH MENANGIS,SEKALI HATI WANITA ITU PATAH DAN DILUKAI DIA TDK AKAN PERNAH MEMANDANG KE BELAKANG..
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
KARMA IS REAL...👍👍👍👍
Qaisaa Nazarudin
Dasar JALANG...😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Cinta katanya?? Bulshit..Kalo CINTA gak mungkin dia nyiksa istrinya,Kalo CINTA gak mungkin di memperlakukan isterinya dgn kasar,Kalo CINTA gak mungkin dia masih memikirkan MANTAN dari isterinya sendiri... BENAR2 GILA NIH ORANG..DUH JANGAN SAMPAI DIA KETEMU SAMA MARTINI LAGI..PLEASEEEE 🙏🙏🙏🙏🥹🥹THOR
Qaisaa Nazarudin
Sokorin..
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah Semiga di permudahkan..🤲🤲🤲
Qaisaa Nazarudin
Dudi pleaseee bawa Martini pergi sejauh mungkin..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa perannya Martini jadi vewek lemah thor, kesel aku ama Martini..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!