" Kisah seorang gadis cantik yang hidup sebatang kara yang penuh suka dan duka dalam meraih cita-citanya, hingga pertemuannya dengan seorang Dokter tampan merubah jalan hidupnya"
" Cintaku mungkin tidak akan sama seperti cinta wanita yang telah lama mengisi hatimu , tapi aku yakin dengan kekuatan cintaku akan mampu membuatmu bahagia di sisiku sampai kau akan lupa bagaimana rasanya sakit karna cinta itu sendiri"
Elina Nadhira
" apa kau yakin? bisa membuatku lupa akan luka dan sakit yang selama ini menyiksaku bahkan siang dan malam aku tersiksa dan menderita,lakukan jika kau bisa maka aku akan bertekuk lutut dikakimu "
Dr.Davin Elazar
" mampukah Elina meluluhkan hati Dr Davin yang terkenal dengan pribadi dinginnya dan menyembuhkan luka hati karna masa lalunya "
yuk kepoin 😅 maaf ya kalau kebanyakan typo di novel- novel sebelumnya 🙏🙏 minta dukungan dan votenya ya 😁😇😊☺
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DewyLee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Honeymoon2
Elina bangun pagi-pagi ia merasa sudah terlalu lama tidur sejak dari pesawat hingga mereka tiba di Hotel ditatapnya Davin yang terlelap di belainya wajah sang suami dengan jari lentiknya
''( bagaimana mungkin kau bisa setampan ini suamiku'')
batin Elina
seperti terhipnotis Elina mencium bibir Davin sekilas namun Davin malah menahan tengkuknya dan memperdalam ciumannya
''kau sudah bangun? ''
''aku sudah bangun sejak kau mengatakan aku tampan''
''isshhh... dasar kau curang ''
Elina mencebikan bibirnya Davin tertawa senang dan gemas dengan tingkah Elina iapun mempererat pelukannya
''sayang, aku menginginkanmu , dari kemarin aku sudah menahannya karna kau terlihat kelelahan sekarang aku minta hak ku''
Davin merajuk
Elina tersipu namun ia pun mengangguk menuruti keiinginan suaminya itu
''jangan menyiksa dirimu, aku istrimu ambil hakmu kapan pun kau mau , aku akan dengan senang hati melayanimu suamiku''
Elina dengan menangkup wajah Davin yang terlihat bahagia dengan penuturannya
''kalau begitu pagi ini aku ingin terpuaskan olehmu sayang''
Davin mengecup kening Elina dengan penuh kelembutan ia mulai permainan dan mencumbu tubuh candu sang istri yang mendekapnya erat pasrah menerima dan memberikan apa yang Davin inginkan
Davin menciumi tubuh Elina tanpa terlewat satu incipun baginya tubuh Elina begitu memabukan dan membuatnya tergila-gila Elina mendekap erat Davin saat mencumbunya di kedua bukit kembarnya dengan penuh hasrat menggebu
''emmm... aahhh.... sayang.... ''
lenguh Elina di bawah kungkungan Davin ia mendesah dan meremas rambut sang suami saat Davin benar-benar membuatnya melayang dengan sentuhan-sentuhan yang Davin berikan
dengan lihainya Davin bermain di bawah sana keluar masuk memainkan jemarinya membuat tubuh Elina di dera rasa nikmat
''aahhh.... sayaang.... aku sudah tidak tahan emmmhh... ''
Elina meremas sprei tempat tidurnya Davin dengan cepat mengganti jarinya dengan lidahnya membuat Elina semakin menggila
''aahhh.... aahhh.... ''
''kau sungguh nikmat sayang juga manis''
ucap Davin tanpa memberi jeda pada Elina ia memasuki tubuh Elina dari belakang dan meminta Elina untuk bertumpu pada tempat tidur dengan ia memegangi pinggang sang istri dan mencumbuinya
''aahh... aahhh.... ''
Elina mendongakan kepalanya menikmati permainan Davin yang membuatnya semakin menggila
''aaahhkk... aahhhkk... sayang kau membuatku tergila-gila aahhkk''
Davin memacu dirinya semakin cepat Elina meracau kan nama Davin terus menerus
''emmhhh.... aahhh... aahhhh''
Davin kemudian membalikan tubuh Elina di bawah kungkungannya ia kembali menguasai tubuh Elina dengan penuh hasrat yang menggebu ia memacu tubuhnya Elina mengalungkan kedua tangannya di leher Davin
erangan panjang Davin menjadi tanda ia telah mencapai puncak kepuasannya bersama Elina yang melengkingka ln tubuhnya di bawah Davin mencengkram erat bahu sang suami
''I love you honey tanks''
bisik Davin ditelinga Elina dan mengecup bibirnya Elina mengangguk dan membalas ucapan cinta Davin
''I love you too ''
keduanya kembali saling memagut dan berbelit lidah saling bertukar saliva dan memeluk erat tubuh masing-masing
**********
siang hari Elina memutuskan untuk berenang di kamar Hotel tempatnya menginap untuk membuat tubuhnya agar lebih santai setelah Davin membuat dirinya kelelahan tadi pagi
sementara Davin pergi ke suatu tempat tanpa Elina ketahui
rupanya Davin pergi ke pemakaman dimana mendiang Serinda sang istri bersemayam
Davin membawakan bunga dan ia letakan di atas nisan sang istri
''maaf aku baru bisa datang Serinda, setelah kepergianmu kau tau apa yang terjadi padaku kan ?''
''aku hancur dan terpuruk juga menyalahkan diriku sendiri karna kepergianmu tapi kini berkat seseorang aku bisa bangkit dan kembali hidup ''
'' terima kasih atas cinta yang kau berikan Serinda sampai kapan pun aku akan tetap mengingatmu didasar hatiku kenangan indah bersamamu tak akan pernah kulupa do'akan aku bersama Elina agar bahagia selamanya ''
Davin mengucapkan do'a untuk sang istri kembali ia mengingat pertemuannya bersama Serinda juga semua kenangan mereka saat bersama
''lama tak berjumpa Kakak ipar ''
tiba-tiba lamunan Davin buyar dengan kedatangan Lula adik mendiang sang istri yang kebetulan datang ke pemakaman Serinda
''Lula , apa kabarmu ku harap kau baik-baik saja sedang apa kau disini? mengingat dulu kalian tidak begitu dekat '' ketus Davin
''kau masih sama seperti dulu Kak, dingin''
ucap Lula dengan tatapan nya pada Davin , sejak dulu Lula memang menyukai Davin namun Davin tak pernah menggubrisnya Davin sadar Lula menyukainya namun ia memilih bersikap acuh demi menjaga perasaan Serinda sebagai saudaranya
''kau tau bagaimana sikapku jadi jangan bersikap manis padaku karna kau tau dengan jelas aku tidak suka dengan hal itu''
tukas Davin dan beranjak untuk meninggalkan makam Lula berusaha mengejar langkah Davin dengan bergegas mengikuti langkah Davin
''tunggu Kak, kenapa Kak Davin begitu membenciku , apa salahku padamu tolong katakan?''
Lula mencoba meraih tangan Davin namun di tepis oleh Dokter muda itu
''kau tau dengan pasti apa yang membutku marah padamu malam itu jika Serinda tak menemukan surat cinta yang kau buat untukku tak mungkin Serinda kecelakaan ia merasa bersalah karna ia berpikir telah mengambil laki-laki yang adiknya cintai tanpa ia tahu ''
Lula terdiam ia tak mengira kalau kepergian sang kakak karna ulah dirinya ia tak sadar menjadi penyebab kehancuran saudaranya sendiri
''karna kau Serinda merasa bersalah dan menyalahkan dirinya sendiri karna kau kami bertengkar malam itu hingga kami mengalami kecelakaan karna kau juga istriku meninggal ''
ungkap Davin
''tidak, Kak itu tidak benar aku tidak bersalah aku hanya mengatakan aku mencintaimu aku tidak tau jika surat itu akan di temukan Kak Serin''
sergah Lula
''karna ulah mu aku seperti orang gila hidup dalam keterpurukan semua karna kau ... kau''
Davin menunjuk wajah Lula yang nampak mulai menangis tak terima dengan kemarahan Davin padanya dengan kasar Davin menepis tangan Lula hingga hampir tersungkur
Davin meninggalkan pemakaman dengan penuh kemarahan sementara Lula terdiam sembari menghapus air matanya
''jika memang aku jahat biarlah kau berpikir aku jahat aku berjanji pada diriku sendiri kau harus menjadi milikku Kak''
gumam Lula dengan mengepalkan kedua tangannya menatap kepergian Davin
please😚😚😚
ih itu mah saiko😏😏🙏